Save Page
1 Korintus 14:6-9
14:6 Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran? 14:7 Sama halnya dengan alat-alat yang tidak berjiwa, tetapi yang berbunyi, seperti seruling dan kecapi -- bagaimanakah orang dapat mengetahui lagu apakah yang dimainkan seruling atau kecapi, kalau keduanya tidak mengeluarkan bunyi yang berbeda? 14:8 Atau, jika nafiri tidak mengeluarkan bunyi yang terang, siapakah yang menyiapkan diri untuk berperang? 14:9 Demikianlah juga kamu yang berkata-kata dengan bahasa roh: jika kamu tidak mempergunakan kata-kata yang jelas, bagaimanakah orang dapat mengerti apa yang kamu katakan? Kata-katamu sia-sia saja kamu ucapkan di udara!

Penjelasan:

* Tentang Karunia-karunia Rohani
    Dalam perikop ini, Rasul Paulus melanjutkan untuk menunjukkan betapa sia-sianya memamerkan kemampuan berbicara dalam bahasa yang tidak dikenal dan tidak dimengerti. Itu sama sekali tidak membangun dan tidak bermanfaat (ay. 6): Jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran? Tidak ada artinya mengucapkan semuanya ini dalam bahasa yang tidak dikenal. Seorang rasul, dengan segala kelebihannya, tidak bisa membangun, kecuali ia berbicara sesuai kemampuan para pendengarnya. Wahyu-wahyu baru, penjelasan yang paling terang untuk wahyu-wahyu lama, dan perkataan-perkataan untuk mendidik, tidak akan bermanfaat jika disampaikan dalam bahasa yang tidak dipahami. Bahkan, tafsir Kitab Suci dalam bahasa asing perlu ditafsirkan lagi sebelum bisa digunakan.

Rasul Paulus menggambarkan hal ini dengan merujuk pada beberapa hal.
            1. Pada seruling atau kecapi yang selalu dimainkan dalam nada yang sama. Apa gunanya ini untuk orang-orang yang menari? Jika tidak ada perbedaan bunyi, bagaimana mereka harus mengatur langkah atau gerakan? Berbicara dalam bahasa yang tidak dimengerti itu seperti meniup seruling atau memetik kecapi tanpa perbedaan bunyi. Tidak ada arahan bagaimana orang harus berperilaku, sama seperti seruling dengan satu lobang atau kecapi dengan satu senar tidak bisa mengarahkan penari bagaimana ia harus mengatur langkahnya (ay. 7).
            2. Pada nafiri yang tidak mengeluarkan bunyi yang terang, adēlon phōnēn, bunyi yang tidak jelas. Yaitu, bunyi yang tidak sebagaimana mestinya sesuai tujuan, atau yang tidak cukup jelas untuk dibedakan dari bunyi lain. Andaikata, bukannya berbunyi untuk siap siaga, nafiri itu berbunyi untuk menyuruh mundur, atau berbunyi tanpa orang tahu harus berbuat apa, maka siapa yang bisa bersiap diri untuk berperang? Berbicara dalam bahasa yang tidak dikenal dalam perkumpulan Kristen itu sepenuhnya sia-sia dan tidak bermanfaat sama seperti nafiri yang tidak mengeluarkan bunyi yang terang di medan pertempuran. Pasukan pada satu sisi, dan jemaat di lain sisi, pasti akan merasa gugup dan betul-betul kebingungan. Berbicara dalam bahasa yang tidak bermakna bagi orang yang mendengarnya berarti membiarkan mereka tidak tahu apa yang dikatakan. Itu sama saja dengan mengucapkan kata-kata di udara (ay. 9). Kata-kata yang tanpa arti tidak dapat menyampaikan gagasan atau pengajaran apa pun kepada pikiran. Dan kata-kata yang tidak dipahami tidak akan bermakna bagi orang yang tidak memahaminya. Berbicara kepada mereka dalam bahasa seperti itu berarti membuang-buang nafas saja.


SBU

HARl MlNGGU SE5UDAH EPIFANIA
MINGGU, 13 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ. 57:1,3 -Berdoa
SEMANGAT UNTUK MEMBANGUN JEMAAT KRISTUS

1 Korintus 14:1-5
Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia roh. terutama karunia untuk bernubuat (ay.1).

Ada sebagian orang Kristen yang berpendapat bahwa karunia berbahasa roh (glossolalia=bahasa lidah) adalah karunia rohani utama yang dianugerahkan Roh Kudus bagi orang percaya. Karunia berhahasa roh dianggap sebagai tanda bahwa kehidupan seorang
Kristen dikuasai Roh Kudus, sehingga orang yang bisa berbahasa roh dianggap sebagai orang Kristen sejati. Sadangkan yang tidak bisa berbahasa roh dianggap bukan orang Kristen sejati. Pendapat seperti itu tentu saja keliru. Karunia berbahasa roh memang adalah salah satu karunia rohani yang dianugerahkan Tuhan bagi orang percaya (1 Kor. 12: 8) namun demikian, karunia berbahasa roh tidak boleh dianggap sebagai karunia rohani yang paling utama.

Di ayat 1, rasui Paulus menekankan dua karunia rohani yang justru harus diusahakan dan dikejar oleh jemaat di Korintus, yaitu pertama, kasih. Kasih adalah termasuk karunia yang dianugerahkan Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Karunia sehebat apapun, termasuk karunia berbahasa roh, tidak berguna tanpa kasih
(bnd, 1 Kor 13 : 1, 2).

Kedua, karunia bernubuat. Karunia bernubuat adalah karunia mernberitakan karya keselamatan yang dikerjakan Allah secara jelas dan bisa dipaharni, sehingga berguna untuk
membangun, menasihati dan menghibur orang yang mendengarnya. Hal itu ditekankan oleh Paulus karena ia mendengar bahwa ada sebagian warga jemaat Korintus yang membanggakan karunia rohani, terutama karunia berbahasa roh, secara khusus dalam pertemuan jemaat dan ibadah.

Saudaraku, gereja adalah anggota tubuh Kristus dan Kristus adalah Kepala gereja. Sebagai anggota tubuh Kristus, rnarilah memelihara dan berusaha mewujudkan kasih Kristus di tengah Jemaat yang adalah anggota tubuh Kristus. Kasih tidak mementingkan diri sendiri dan tidak sombong. Dengan berdasar kasih marilah kita menggunakan karunia rohani yang dianugerahkan Roh Kudus, bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk membangun
Jemaat Kristus.

KJ. 249:1,3
Doa : (Ya, Tuhan, kami bersyukur untuk karunia rohani yang Tuhan anugerahkan kepada kami, mampukanlah kami agar bisa memanfaatkan karunia rohani yang Engkau anugerahkan untuk membangun Jemaat-Mu)


HARl MlNGGU SE5UDAH EPIFANIA
MINGGU, 13 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ. 58:1 -Berdoa
SEMANGAT MEMBERITAKAN FIRMAN TUHAN DENGAN KATA DAN BAHASA YANG JELAS

1 Korintus 14:6-9
Jadi saudara-saudara. jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu panyataan Allah atau pengetahuan alau nubuat atau pengajaran?

Dalam pembacaan Alkitab malam ini, Paulus semakin mernpertegas apa yang sudah dikatakan di ayat-ayat sebalumnya, bahwa karunia barbahasa roh bukanlah karunia yang paling utama. Untuk menegaskan ha! itu ia mangajukan pertanyaan ratoris kepada jemaat Korintus {ayat 6). Melalui pertanyaan retoris tersebut, Paulus sebanarnya mau menekankan bahwa bahasa roh yang digunakan dalam pertemuan jemaat dan ibadan menjadi tidak barguna, jika orang lain yang hadir dalam ibadah tersebut tidak mangerti artinya. Guna mempar jelas hal itu, Paulus menggunakan analogi (kiasan) tentang alat musik (seruling, kecapi) dan nafiri. Ia
mengatakan bahwa alat-alat musik dan nafiri menjadi tidak barguna, jika tidak mengeluarkan bunyi yang jelas.

Sejalan dengan itu, la mengingatkan bahwa karunia berbahasa roh yang digunakan dalam ibadah menjadi tidak berguna, jika dalam pertemuan ibadah tarsebut tidak disampaikan penyataan Allah, pengetahuan, nubuat, dan pengajaran. Paulus menekankan pentingnya semangat memberitakan Firman Tuhan dengan kata dan bahasa yang jalas dan dipahami agar Jemaat dibangun.

Malam ini, Firman Tuhan mengingatkan kepada kita tentang pentingnya membentakan Firman Allah dangan rnengunakan kata dan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti. Secara khusus sebagai orangtua, mari kita merenung apakah kita telah memberitakan Firman Allah kepada anak-anak kita dangan menggunakan kata dan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti. Jika anak-anak kita mendengarkan. mangerti dan menghayati Firman Allah maka rnereka akan mangenal dan mengasihi Kristus. Tidak hanya itu, kahidupan mereka berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam
Kristus.

KJ.432 : 1,2
Doa : (Ya, Tuhan pakailah diriku untuk menyampaikan karya keselamatan-Mu dengan kata dan bahasa yang jelas sehingga orang yang mendengarnya dikuatkan, bahkan dibangun dalam iman)


Label:   1 Korintus 14:6-9 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 14 JANUARI 2019 - BERIBADAH DENGAN ROH DAN AKAL BUDI - 1 Korintus 14:13-17 - MINGGU I SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA

Garis Besar 1 Korintus

Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan





  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    Lagu Kotbah




    songbatak.com-karaoke



    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*, HC*,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI



    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)






    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    KAMIS, 31 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Tuhan semesta alam, hari penyembelihan, OBSESI AKAN KEKAYAAN
    RABU, 30 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB RABU, 30 JANUARI 2019 - JIKA TUHAN MENGHENDAKI - Yakobus 4:13-17 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 4:13-17 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
    Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan, kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok, Jika Tuhan menghendakinya, Kita di
    SELASA, 29 JANUARI 2019
    Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Yakobus 3:17-18 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    SENIN, 28 JANUARI 2019
    Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 28 JANUARI 2019 - HIKMAT DARI - 1 Korintus 3:18-23 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
    Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

    MINGGU, 27 JANUARI 2019
    MINGGU, 27 JANUARI 2019 - 1 Korintus1:26-31
    Sabda Bina Umat (SBU)


    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,