Save Page
1 Korintus 14:20-25
14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! 14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan." 14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman. 14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila? 14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua; 14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."

Penjelasan:

* 1Kor 14:20-25
Paulus telah mengemukakan keunggulan dari nubuat bagi orang dalam. kini dia membahas keunggulannya bagi orang luar.

* 1Kor 14:21-22 - hukum Taurat // orang-orang yang mempunyai bahasa lain
Sang rasul memasukkan sebuah kutipan bebas dari hukum Taurat (maksudnya, Perjanjian Lama) untuk menunjukkan bahwa bahasa roh dimaksudkan sebagai tandan kehadiran Allah bersama orang-orang bukan Yahudi. Di dalam Yesaya 28:11,12, bagian yang dikutip, bangsa Asyur disebut sebagai orang-orang yang mempunyai bahasa lain. Jadi, karunia ini terutama dirancang bagi orang-orang yang belum percaya. Di dalam Kisah Para Rasul karunia ini disebutkan sebanyak empat kali (kata "melihat" di dalam Kis. 8:18 tampaknya menunjukkan bahwa di Samaria terdapat tanda lahiriah), dan di dalam setiap peristiwa ada orang Yahudi yang hadir. Allah bermaksud menunjukkan kepada kelompok orang yang tidak mau percaya itu bahwa Dia ada bersama gerakan yang baru itu. Jelas bahwa bahasa-bahasa yang dikenal yang dipakai pada hari Pentakosta, merupakan satu-satunya tanda yang memadai bagi orang-orang Yahudi yang sulit diyakinkan itu. Bahasa orang yang dalam keadaan ekstase berpeluang mendapat terlalu banyak alasan alamiah, dan yang tidak kalah penting di antaranya ialah fakta historis yang sudah dikenal dan sudah sering dibicarakan oleh kelompok-kelompok non-Kristen (MNT, hlm. 208, 209).

* 1Kor 14:23-25 - rahasia yang terkandung dalam hatinya // sujud menyembah
Paulus melukiskan berbagai dampak berbeda dari bahasa roh dan nubuat pada orang luar dengan menunjukkan keunggulan dari nubuat. Tidak ada pertentangan dengan 14:22 sebagaimana tampak jika dilihat secara sekilas (bahasa roh tidak berguna bagi orang tidak percaya, sedangkan nubuat rupanya berguna). Di dalam ayat yang terakhir, individu-individu yang telah mendengar kebenaran namun menolaknya diberi perhatian, sebagaimana ditunjukkan melalui penyamaan dengan bangsa Israel yang suka berontak, sedangkan di dalam bagian ini yang diberi perhatian adalah para pendengar baru (ICC, hlm. 319). Nubuat menuntun seseorang kepada keinsafan akan keadaan berdosanya, penghukuman, dan manifestasi dari rahasia yang terkandung dalam hatinya. Hasil dari semua itu adalah sujud menyembah satu-satunya obyek yang layak dilayani (bdg. Mat. 14:33).

* Rasul Paulus menambahkan bahwa dengan diketahuinya kesukaan berlebihan mereka terhadap karunia berbahasa lidah ini, itu jelas-jelas menunjukkan ketidakdewasaan mereka dalam membuat penilaian: Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu! (ay. 20). Anak-anak cenderung terkagum-kagum oleh apa yang baru dan tampak aneh. Mereka mudah terpana oleh penampilan luar, tanpa mencari tahu hakikat dan nilai yang sesungguhnya dari segala sesuatu. Janganlah kamu berbuat seperti mereka, dan lebih menyukai kebisingan dan pamer daripada nilai dan hakikat. Tunjukkanlah kematangan yang lebih tinggi dalam menilai, dan bertindaklah lebih dewasa. Janganlah menjadi anak-anak dalam hal apa pun, tetapi milikilah kecenderungan hati yang tidak merusak dan tidak menyakiti. Ada teguran ganda yang termuat dalam pernyataan ini, baik terhadap kesombongan mereka atas karunia-karunia yang mereka miliki, maupun keangkuhan dan tinggi hati mereka terhadap satu sama lain, serta segala persaingan dan pertikaian yang timbul karenanya. Perhatikanlah, orang-orang Kristen harus menjadi anak-anak yang tidak berbahaya dan tidak menyakiti, bersih dari segala tipu muslihat dan kejahatan. Sebaliknya, mereka harus memiliki hikmat dan pengetahuan yang matang dan dewasa. Janganlah mereka tidak ahli dalam ajaran tentang kebenaran (Ibr. 5:13), meskipun mereka tidak boleh ahli dalam segala tindak kejahatan.

* Tentang Karunia-karunia Rohani (1 Korintus 14:21-25)
    Dalam perikop ini, Rasul Paulus meneruskan apa yang disampaikannya dan alasan-alasan untuk itu berdasarkan tema-tema lain, seperti,
        I. Karunia bahasa, sebagaimana jemaat di Korintus menggunakannya, lebih merupakan tanda penghakiman Allah daripada belas kasihan kepada suatu bangsa (ay. 21): Dalam hukum Taurat (yaitu Perjanjian Lama) ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan (Yes. 28:11). Bandingkan dengan Ulangan 28:46, 49. Pada kedua bacaan inilah, menurut sebagian orang, Rasul Paulus merujuk. Keduanya disampaikan dengan cara mengancam, dan bacaan yang satu dianggap menafsirkan bacaan yang lain. Menurut pandangan ini, artinya adalah bahwa bila Allah sampai memberikan petunjuk semacam ini kepada suatu bangsa, itu merupakan bukti bahwa Ia telah meninggalkan mereka, untuk menghajar mereka yang berbicara dalam bahasa lain. Dan tentu saja perkataan Rasul Paulus menyiratkan, "Tidak sepatutnya kamu menyukai tanda-tanda murka ilahi. Tidak mungkin Allah memberi rahmat-Nya kepada orang-orang yang dibiarkan dalam pengajaran seperti ini, dan diajar dalam bahasa yang tidak dapat mereka mengerti. Mereka tidak akan bisa mendapat manfaat dari pengajaran seperti itu. Dan, apabila mereka dibiarkan seperti ini, itu merupakan tanda yang menyedihkan bahwa Allah telah mencampakkan mereka sebagai orang-orang yang tak dapat lagi disembuhkan." Jadi maukah jemaat Kristen ada dalam keadaan seperti itu, atau membawa semua jemaat ke dalamnya? Namun itulah yang sebenarnya dilakukan oleh para pengajar di jemaat Korintus, yang selalu ingin menyampaikan ilham-ilham yang mereka dapat dalam bahasa yang tidak dikenal.
        II. Karunia bahasa roh itu lebih merupakan tanda bagi orang-orang yang tidak beriman daripada bagi orang-orang yang beriman (ay. 22). Karunia bahasa adalah karunia rohani, yang dimaksudkan untuk menginsafkan dan mempertobatkan orang-orang kafir, supaya mereka dihantar ke dalam jemaat Kristen. Tetapi orang-orang yang sudah bertobat harus dibangun dalam Kekristenan oleh ajaran-ajaran yang bermanfaat dalam bahasa mereka sendiri. Karunia bahasa itu penting untuk menyebarkan Kekristenan, dan mengumpulkan jemaat. Karunia bahasa itu pantas dan dimaksudkan untuk menginsafkan orang-orang yang tidak beriman akan ajaran yang sudah dipeluk oleh orang-orang Kristen. Tetapi bernubuat, dan menafsirkan Kitab Suci dalam bahasa mereka sendiri, paling berguna untuk membangun orang-orang yang sudah percaya. Maka dari itu, berbicara dalam bahasa roh dalam perkumpulan-perkumpulan orang Kristen betul-betul tidak pada waktu dan tempatnya. Waktu ataupun tempatnya tidak sesuai untuk itu. Perhatikanlah, supaya karunia-karunia digunakan dengan benar, sudah sepantasnya kita mengetahui tujuan apa yang ingin dicapainya. Mengusahakan pertobatan orang-orang kafir, seperti yang dilakukan para rasul, akan menjadi sia-sia tanpa karunia bahasa, dan tanpa penggunaan karunia ini. Akan tetapi, dalam perkumpulan orang Kristen yang sudah bertobat memeluk iman Kristen, menggunakan dan memamerkan karunia ini sungguh tidak patut, karena tidak akan bermanfaat bagi perkumpulan itu. Ini bukan untuk menginsafkan orang akan kebenaran, karena mereka sudah memeluknya. Bukan pula untuk membangun mereka, karena mereka tidak mengerti, dan tidak bisa mendapat manfaat tanpa mengerti apa yang mereka dengar.
        III. Harga diri dan nama baik perkumpulan mereka di antara orang-orang tidak beriman menuntut mereka untuk lebih mengutamakan bernubuat daripada berbahasa asing. Sebab,
            1. Andaikata, selagi mereka semua berkumpul untuk beribadah, hamba-hamba Tuhan, atau semua yang ikut serta dalam ibadah bersama, berbicara dalam bahasa yang tidak dapat dimengerti, lalu orang-orang kafir masuk, orang-orang itu akan menyangka bahwa mereka gila, tidak lebih baik daripada sekumpulan orang liar dan gila agama. Orang waras mana yang bisa terus menjalankan ibadah dengan cara seperti itu? Atau agama macam apa yang meninggalkan pengertian dan akal budi? Bukankah Kekristenan akan tampak konyol di mata orang kafir, jika ia mendengar para pemberitanya berdoa, atau mengajar, atau menjalankan ibadah-ibadah lain, dalam bahasa yang tidak dimengerti baik oleh dia ataupun jemaat itu sendiri? Perhatikanlah, agama Kristen itu sendiri adalah agama yang waras dan masuk akal, jadi janganlah para pemberitanya membuatnya tampak liar atau tidak masuk akal. Sungguh membawa aib bagi agama, dan menjelekkan tabiat diri sendiri, mereka yang berbuat apa saja yang menunjukkan ciri-ciri ini. Namun sebaliknya,
            2. Jika, sebagai ganti berkata-kata dalam bahasa asing, hamba-hamba Tuhan dengan jelas menafsirkan Kitab Suci, atau mengajar kebenaran-kebenaran dan aturan-aturan agung Injil dalam bahasa yang sesuai dan dapat dimengerti, maka orang kafir atau orang tidak terpelajar yang ikut dalam perkumpulan itu mungkin saja akan diinsafkan dan bertobat menjadi Kristen (ay. 24-25). Hati nuraninya akan tersentuh, rahasia-rahasia hatinya akan diungkapkan kepadanya, ia akan dihukum oleh kebenaran yang didengarnya, dan dengan demikian akan dibuat mengakui kesalahannya, memberi penghormatan kepada Allah, dan mengakui bahwa sungguh Dia ada di antara kamu, hadir dalam perkumpulan jemaatmu. Perhatikanlah, Kitab Suci, yaitu kebenaran, yang diajarkan dengan jelas sebagaimana mestinya, mempunyai kuasa luar biasa untuk membangunkan nurani dan menyentuh hati. Dan bukankah ini jauh lebih membawa kehormatan bagi agama kita daripada kalau orang kafir sampai menyangka bahwa para pemberita agama kita adalah sekumpulan orang gila, dan ibadah-ibadah mereka hanyalah hiruk pikuk yang tidak karuan? Ini akan langsung menimbulkan cemooh pada diri mereka dan pada agama mereka pula. Bukannya mendatangkan pujian bagi mereka, itu akan membuat mereka tampak konyol, dan pekerjaan mereka pun ikut terkena cela. Sebaliknya, bernubuat pasti akan membangun jemaat, jauh lebih baik menjaga nama baik mereka, dan ada kemungkinan bisa menginsafkan dan mempertobatkan orang-orang kafir yang sewaktu-waktu mendengarkan mereka. Perhatikanlah, ibadah-ibadah dalam perkumpulan Kristen harus dijalankan sedemikian rupa supaya sesuai untuk membangun umat beriman, dan menginsafkan, mempengaruhi, serta mempertobatkan orang-orang yang tidak beriman. Pelayanan tidak ditetapkan untuk memamer-mamerkan karunia dan pemberian, tetapi untuk menyelamatkan jiwa-jiwa.



SBU

MINGGU SESUDAH EPIFANIA
1 Korintus 14:20-25
SELASA, 15 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ.342:1 -Berdoa
GEREJA YANG MELAKSANAKAN FUNGSI MENGAJAR

1 Korintus 14:18-19
Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh (ay.19).

Paulus beium berhenti menyampaikan kritikan kepada jemaat Korintus yang suka membanggakan karunia berbahasa roh dalam pertemuan jemaat dan ibadah. Di ayat 18, Paulus rnengatakan bahwa ia juga mendapat karunia berbahasa roh. Bahkan ia meng-
klaim bahwa ia bisa berbahasa roh lebih baik daripada jemaat Korintus.

Namun demikian ia tidak pemah membanggakan diri atas karunia berbahasa roh yang dikaruniakan kepadanya. Dengan Kerendahan hati ia justru mengatakan bahwa dafam pertemuan jemaat ia Iebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang Jain, dari pada ribuan kata dafam bahasa roh. Kata "mengajar" di sini diterjemahkan dari kata Yunani : karekheo. Kata Katekheo di ayat 19 berarti mengajar
berulang-ulang di telinga tentang kehidupan dan pengajaran Yesus dan juga Firman Allah, sehingga orang yang diajar akhirnya bisa menerima dan mengerti.

Firman Tuhan hari ini menyadarkan kita bahwa Gereja sebagai persekutuan orang percaya, tidak boleh mengabaikan, apalagi melupakan fungsi mengajar. Fungsi mengajar bisa dilakukan melalui keseluruhan tugas panggilan dan pengutusan Gereja, yaitu meialui
kegiatan persekutuan, pelayanan dan kesaksian. Fungsi itu harus terus menerus dilakukan oleh Gereja secara berkesinambungan dari generasi ke generasi dengan melibatkan seiuruh warga gereja, balk dalam kehidupan keluarga, maupun persekutuan jemaat.

Tujuan akhirnya jelas, yaitu 1 warga jemaat diperlengkapi sehingga mengalami perubahan dan pertumbuhan untuk mencapai kedewasaan penuh dalam Kristus, dan bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus (Efesus 4: 11-16). Secara khusus sebagai orangtua, kita diingatkan bahwa di tengah kesibukan kita, mari kita menyediakan waktu untuk mengajar anak-anak kita tentang karya keselarnatan Allah dalam Yesus, sehingga mereka mengasihi Yesus Kristus di sepanjang hidup mereka.

KJ. 342 : 3
Doa :(Ya Yesus Kristus, Guru yang Agung, sebagaimana Engkau telah mengajar kami, biarlah kiranya hidup kami juga Engkau pakai untuk membina dan mengajar jemaat-Muuntuk meiakukan Firman dan kehendakMu)


MINGGU SESUDAH EPIFANIA
SELASA, 15 JANUARI 2019
Renungan Malam
KJ.367 : 1,2 -Berdoa
DEWASA DALAM PEMIKIRAN DAN TINDAKAN

1 Korintus 14:20-25
Saudara-saudara janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu (ay.21).

Bacaan Alkitab malam ini adalah bagian akhir dari penjeiasan Paulus tentang karunia-karunia roh yang digunakan dalam konteks kehidupan berjernaat. Di bagian akhir ini, Paulus masih menyatakan kecaman ternadap sikap jemaat Korintus yang suka membanggakan diri dan memamerkan karunia berbahasa roh. Paulus menganggap bahwa sikap tersebut adalah sikap ke kanak-kanakan yang sangat mungkin lahir dari pemikiran yang kekanak—kanakan.
Karena itu, Paulus menasihati jemaat Korintus agar mereka meninggalkan pemikiran yang kekanak-kanakan, dan mulai memiliki polapikir orang dewasa (ayat 20).

Lebih Ianjut Paulus mengingatkan bahwa bahasa roh merupakan tanda bagi orang yang tidak beriman. Mengapa Paulus mengatakan demikian? Penggunaan bahasa lidah merupakan hal yang sangat biasa dilakukan dalam praktek peribadahan orang-orang Korintus yang menyembah kepada dewa-dewi. Mereka mempercayai bahwa di saat dewa-dewi itu "menguasai" diri mereka; maka mereka akan mengalami keadaan tidak sadarkan diri (ekatase) dan mulai mengucapkan bahasa yang tidak dapat dimengerti. Cara kebiasaan itu ternyata juga muncul dalam diri jemaat Korintus  yang menggunakan bahasa roh. Jika jemaat Korintus mengikuti cara dan kebiasaan seperti itu, maka hal itu menjadi tanda bahwa
jemaat Korintus sama dengan orang-orang Korintus yang tidak percaya kepada Kristus. Jika itu terjadi maka kehidupan mereka tidak bisa menjadi teladan malahan bisa menjadi batu sandungan.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa pemikiran kita sangat mempengaruhi sikap dan perilaku kita. Di malam ini, mari kita meminta kepada Tuhan agar Ia menerangi pikiran (juga hati) kita dengan Firman-Nya sehingga kita dimampukan untuk berpikir, dan mewujudkan sikap dan perilaku iman yang dewasa. Dengan demikian kehidupan tidak menjadi batu sandungan, sebaliknya akan menjadi teladan bagi orang lain.

KJ. 367:6
Doa : (Ya Yesus Kristus, bimbinglah pikiran dan juga hati kami dengan terang Firman-Mu sehingga mewujudkan sikap dan perilaku yang baik, benar dan adil sehingga kehidupan kami
menjadi teladan bagi orang lain)

Label:   1 Korintus 14:20-25 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU,16 JANUARI 2019 - TEKUN MEMBACA DAN MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN - 2 Petrus 1:19-21

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 14 JANUARI 2019 - BERIBADAH DENGAN ROH DAN AKAL BUDI - 1 Korintus 14:13-17 - MINGGU I SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar 1 Korintus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 16 Juni - 2 Raja 19:1-34; Mazmur 73

Hari ini, 16 Juni - Maz 73:4-10, 2 Raj 19-20, Kel 2:1-13, Ams 17:27-18:1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;
TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019
JUKLAK HLUN ke-23 2019 , PESAN DEWAN PKLU HLUN ke-23, SURAT PENGANTAR HLUN ke-23, DOWNOAD TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 15 Juni 2019
Family of God (Hymn) - Bill Gaither

Sabtu, 15 Juni 2019
Back On Top - Gloria Gaynor

Sabtu, 15 Juni 2019
Singin' Over Me - Gloria Gaynor Feat. Jason Crabb

Sabtu, 15 Juni 2019
Day One - Gloria Gaynor

Rabu, 12 Juni 2019
Greater Than All My Regrets - Tenth Avenue North

Rabu, 12 Juni 2019
Believer - Rhett Walker

Rabu, 12 Juni 2019
Hope - Emily Brimlow

Rabu, 12 Juni 2019
Up Again - Dan Bremnes

Rabu, 12 Juni 2019
Even Louder - Steven Malcolm feat. Natalie Grant

Rabu, 12 Juni 2019
The Kind Of Man - The Color

Rabu, 12 Juni 2019
Revival - Tori Harper

Senin, 10 Juni 2019
Speak To Me - For All Seasons

Senin, 10 Juni 2019
Let It Rain (Is There Anybody) - Crowder

Minggu, 09 Juni 2019
Little Big Town - The Daughters

Minggu, 09 Juni 2019
Look What God Gave Her - Thomas Rhett

Minggu, 09 Juni 2019
My Miracle - Brad Paisley

Minggu, 09 Juni 2019
Love Wins - Carrie Underwood

Sabtu, 08 Juni 2019
Mercy Tree - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
No Condemnation - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
Precious Lord - Gloria Gaynor

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



renungan kita yohanes 14 : 15-31,    1 Raja-raja 17:7-15,   nats khotbah minggu 16 juni 2019,   tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan amsal 3 11 20,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   kotbah kejadian 22:1-12,   lagu rohani kanon,   renungan singkat kejadian 22 1-19,   renungan Ulangan 12:7 mengimani Tuhan dalam ibadah, diberkatiNya,   lagu ya roh kudus baharuilah,   unduh video lagu aku percaya kj 280,   lagu persembahan,   renungan kita yohanes 14 : 15-31,   tafsiran kitab amsal 3:11-20,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   lagu nyanyian rohani betapa indah bumi ini,   kotbah yosua 6:1-7,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   lagu betapa indah bumi ini,   kotbah yosua 6:1-7,   khotbah minggu 16 juni 2019,   kj 353,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   larilah cepatlah lot dan kluarga,   khotba gpib tentang kesetiaan,   khotba gpib tentang kesetiaan,   renungan 1 Taw 23:30,   jamita minggu 1 musa 22:1-12 hkbp,   doa persembahan,   lagu penghantar persembahan,   mp3 nyanyian Rohani i.s keinjne,   khotbah amsal 3:11-20,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   nyanyian rohani,   1musa22;1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan Amsal 3:11-20,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   pkj 227,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   almanak gereja methodist indonesia 2019,   kj 353,   Kotbah Kejadian 22:1-12,   tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   daftar lagu persembahan,   kejadian 22:1-12,   tata ibadah malam penghiburan malam ke 2 Kristiani,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   lirik dan acord yesus sungguh berarti oleh lidya nursaid dan mus mujiono,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   lagu-lagu rohani barat ,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   bahan khotbah amsal 3 : 11-20,   bahan jamita minggu tgl 16 juni 2019,   lagu rohani dengan tema hikmat,   lagu kidung jemaat untuk pembukaan ibadah,   jamita minggu tgl 16 juni 2019,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   latar belakang lagu istri yg teramat baik,   download lagu nkb,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   doa berkat pendeta,   Bacaa kitab suci gereja katolik 19-06-2019,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   nats persembahan,   lirik lagu buka mata hatiku,   https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=8331,   Not lagu terimalah ucapan syukur ku,   lirik lagu penyembahan pantekosta lama,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   nkb not angka pdf,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   lagu rohani nomor 72,   lagu puji pujian,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lagu sebelum doa buka,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah minggu trinitas,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah setelah pentakosta,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   jamita minggu 16 juni 2019,   jamita minggu 16 juni 2019,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   renungan Amsal 3:11-20,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   khotbah kejadian 7 ayat 10 sampai 24,   konteks matius 19:27-30 dalam injil matius,   kumpulan lagu persembahan,   lagu paskah kidung jemaat,   download kumpulan lagu paskah,   download MP3 kumpulan lagu paskah,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan amsal 15:21,   renungan amsal 15:21,   penegak rohani pentakosta,   khotbah keluaran 15: 12- 18 ,   lagu saat persembahan,   doa persembahan,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   renungan amsal 3 ayat 11 sampai 20,   conto`panitia pembangh panitia unan gerejah kema hinjil ,   renungan firman yohanes 14:15-31,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah dari kejadian 6 11 12,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   chor lirik gembala baik nan merdu,   khotbah kejadian 22:1-12,   khotbah kejadian 22:1-12,   Tema ibadah persembahan,   khotbah matius 6:5-14,   khotbah johanes 13:31-35,   kotbah kristen tentang amsal 12,   1 tawarikh 25 penyanyi 1-31,   uraian khotbah mnrut Mzm.147: 1-7,   lagu saat persembahan,   mazmur 40 ayat 5-6 dan artinya,   Renungan kejadian 22:1-12,   Kotbah yakobus 2:1-13,   khotbah pemuda kejadian 22:1-19,   Bahan khotbah dari Kejadian 22:1-12,   lagu ucapan syukur rohani,   khotbah johanes 13:31-35,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani mengabarkan injil keselamatan, ikut Tuhanku,   Renungan: ahi up ini adalah kesempatan,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   keluaran 15 : 12 - 18,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   jamita minggu tanggal 16 juni 2019,   khotbah johanes 13:31-35,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   khotbah johanes 13:31-35,