Save Page
2 Petrus 1:19-21
1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. 1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, 1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.

Penjelasan:

* 2Ptr 1:19-21 - Kami makin diteguhkan oleh Firman yang telah disampaikan para nabi // menurut kehendak sendiri. Oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah
Kami makin diteguhkan oleh Firman yang telah disampaikan para nabi. Bersama dengan apa yang dikemukakan di ayat 21, yang diacu oleh ayat-ayat ini rupanya adalah Perjanjian Lama. Merupakan suatu penilaian yang menakjubkan tentang keabsahan Kitab Suci ketika Petrus menyatakan bahwa Kitab Suci lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan suara dari surga yang didengar dengan telinga jasmani. Tersimpul di dalamnya teguran kepada para pengajar yang bertindak jauh melampaui apa yang dikatakan dalam Kitab Suci, dengan menyusun teori-teori mistik menurut kehendak sendiri. Oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah atau berbicara dari Allah, dengan didorong oleh Roh Kudus. Nas ini secara kuat mengingatkan kita akan ulasan mengenai pengilhaman nubuat yang terdapat dalam I Petrus 1:10-12, sebuah kaitan lagi di antara kedua surat ini.

* Pengilhaman Kitab Suci (1:19-21)
    Dengan menggunakan kata-kata di atas Rasul Petrus menjelaskan alasan lain untuk membuktikan kebenaran dan kenyataan Injil, dan menyatakan bahwa bukti kedua ini lebih kuat dan lebih meyakinkan daripada sebelumnya dan lebih tidak dapat disanggah bahwa pengajaran mengenai kuasa dan kedatangan Tuhan Yesus Kristus kita bukanlah dongeng atau rancangan licik manusia, melainkan rancangan yang penuh hikmat dan indah dari Allah yang kudus dan murah hati. Sebab hal ini telah dinubuatkan oleh nabi-nabi dan para penulis Perjanjian Lama, yang berbicara dan menulis di bawah pengaruh dan sesuai pengarahan Roh Allah. Perhatikanlah di sini,
        I. Gambaran yang diberikan mengenai firman di dalam Perjanjian Lama: firman itu disebut sebagai nubuat yang lebih pasti (ay. 19, KJV).
            1. Firman itu merupakan pernyataan nubuatan mengenai kuasa dan kedatangan, keilahian dan penjelmaan, dari Juruselamat kita, yang kita dapati di dalam Perjanjian Lama. Di dalamnya dinubuatkan bahwa keturunan perempuan itu akan meremukkan kepala ular. Kuasa-Nya untuk menghancurkan Iblis dan pekerjaan-pekerjaannya, dan kelahiran-Nya oleh seorang perempuan dinubuatkan di sana. Dan Nama Allah yang agung dan dahsyat dalam Perjanjian Lama, Yehova (sebagaimana dibaca oleh sejumlah orang), menunjukkan bahwa hanya Dialah yang adalah Dia, dan Nama Allah itu (Kel. 3:14) diterjemahkan oleh banyak orang sebagai Aku Adalah Aku, dan dengan demikian nama-nama tersebut dipahami sebagai menunjuk kepada penjelmaan Allah dengan tujuan untuk mendatangkan penebusan dan keselamatan bagi umat-Nya, yang akan datang. Tetapi Perjanjian Baru merupakan sejarah tentang apa yang telah dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama. Semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes (Mat. 11:13). Dan para pemberita Injil dan rasul-rasul telah menulis sejarah mengenai apa yang sebelumnya disampaikan sebagai nubuat. Sekarang penggenapan Perjanjian Lama oleh Perjanjian Baru serta kesesuaian antara Perjanjian Baru dengan Perjanjian Lama memperlihatkan bukti sepenuhnya dari kebenaran kedua perjanjian itu. Bacalah Perjanjian Lama sebagai sebuah nubuat tentang Kristus, dan dengan ketekunan dan rasa syukur gunakanlah Perjanjian Baru sebagai penjelasan terperinci yang terbaik mengenai yang lama.
            2. Perjanjian Lama merupakan perkataan nubuat yang lebih pasti (ay. 19, KJV). Hal ini benar demikian bagi orang-orang Yahudi yang menerimanya sebagai firman Allah. Para nabi berikutnya menegaskan apa yang telah disampaikan oleh nabi-nabi yang telah mendahului mereka, dan nubuat-nubuat ini telah ditulis melalui perintah yang jelas kepada mereka, dan dipelihara oleh pemeliharaan khusus, dan banyak di antaranya telah digenapi oleh penyelenggaraan yang indah dari Allah, dan oleh karena itulah nubuat-nubuat itu menjadi lebih pasti bagi orang-orang yang selama ini telah menerima dan membaca kitab suci daripada laporan Rasul Petrus mengenai suara yang datang dari sorga. Musa dan para nabi lebih kuat pengaruhnya untuk meyakinkan mereka bahkan daripada mujizat-mujizat sendiri (Luk. 16:31). Betapa teguh dan pastinya iman kita seharusnya, yang telah memiliki firman yang begitu teguh dan pasti sebagai tumpuan! Semua nubuat-nubuat Perjanjian Lama menjadi lebih pasti dan meyakinkan bagi kita yang telah memiliki sejarah tentang penggenapannya dengan semua perincian ketepatan dan waktunya.
        II. Dorongan Rasul Petrus kepada kita supaya menyelidiki kitab suci. Dia memberi tahu kita, alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya. Yakni, berusaha agar akal budi kita memahami maknanya, dan hati kita mempercayai kebenaran, dari firman yang pasti ini. Ya, kita harus mencondongkan diri kita kepada firman, supaya kita dapat dicetak dan dibentuk olehnya. Firman itu merupakan pengajaran yang ke dalamnya kita harus dibentuk (Rm. 6:17), kegenapan segala kepandaian dan kebenaran (Rm. 2:20) yang dengannya kita harus mengatur pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita, perkataan-perkataan dan pengakuan-pengakuan kita, seluruh kehidupan dan perilaku kita. Jika kita menuruti firman Allah sedemikian rupa seperti ini, maka keadaan kita pasti sejahtera dalam semua hal, dalam apa yang berkenan kepada Allah dan menguntungkan diri kita sendiri. Dan ini tidak lain selain menaruh perhatian semestinya terhadap semua firman Allah. Namun, supaya dapat memberikan perhatian kepada firman, Rasul Petrus menyarankan beberapa hal khusus bagi mereka yang ingin menuruti kitab suci untuk setiap maksud yang baik. Yaitu,
            1. Mereka harus memegang dan menggunakan kitab suci sebagai terang yang telah dikirim Allah ke dalam dunia ini dan menempatkannya di sana, untuk menghalau kegelapan yang menyelimuti seluruh muka bumi ini. Firman itu adalah pelita bagi kaki orang-orang yang menggunakannya dengan benar. Terang ini menemukan jalan di mana seharusnya orang berjalan. Terang ini adalah sarana yang dengannya kita dapat mengenal jalan kehidupan.
            2. Mereka harus mengakui kegelapan mereka sendiri. Dunia ini merupakan tempat kesalahan dan kebodohan, dan setiap orang di dunia ini pada dasarnya tidak memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk memperoleh kehidupan kekal.
            3. Jika ada orang yang pernah dibuat menjadi bijaksana hingga memperoleh keselamatan, maka itu karena terang dari firman Allah yang menerangi hati mereka. Gagasan alamiah tentang Allah tidaklah cukup bagi manusia yang telah jatuh di dalam dosa, yang sehebat-hebatnya sebenarnya hanya tahu teramat sedikit tentang Allah, dan karena itu mutlak perlu mengetahui jauh lebih banyak tentang Allah, lebih daripada yang diketahui Adam ketika ia masih belum mengenal dosa.
            4. Ketika terang kitab suci disoroti oleh Roh Kudus Allah ke dalam akal budi yang buta dan pengertian yang gelap, maka datanglah fajar hari kerohanian dan terbitlah hari yang cemerlang di dalam jiwa itu. Pencerahan pikiran yang ada di dalam kegelapan itu sama seperti fajar dini hari yang berangsur merekah dan tampak, lalu menyebar dan membaur ke seluruh jiwa, sampai terang itu menjadi rembang tengah hari (Ams. 4:18). Pencerahan itu adalah pengetahuan yang berkembang. Orang-orang yang dicerahkan seperti ini tidak pernah berpikir bahwa mereka sudah cukup mengetahui, sampai mereka menjadi tahu ketika mereka dikenal orang. Memberikan perhatian kepada terang ini perlu menjadi perhatian dan kewajiban semua orang. Dan semua yang menjalankan kebenaran datang kepada terang ini, sementara para pelaku kejahatan menjauhinya.
        III. Rasul Petrus menegaskan satu hal penting yang perlu bagi kita untuk dapat memberikan perhatian kepada firman dan menjadi baik olehnya, yakni kita harus tahu bahwa semua nubuat itu berasal dari Allah. Nah, kebenaran penting ini tidak saja dia tegaskan, tetapi juga membuktikannya,
            1. Amatilah, tidak ada nubuat dari kitab suci yang berasal dari tafsiran menurut kehendak sendiri (atau pendapat seseorang itu sendiri, atau suatu penjelasan dari pikirannya sendiri), melainkan merupakan penyingkapan atau pewahyuan dari pikiran Allah. Inilah perbedaan antara nabi-nabi Tuhan dan nabi-nabi palsu yang telah ada di dalam dunia ini. Nabi-nabi Tuhan tidak berbicara dan juga tidak melakukan sesuatu dari pikiran mereka sendiri, sebagaimana Musa, pemimpin mereka, mengatakannya dengan jelas (Bil. 16:28), aku diutus TUHAN untuk melakukan segala perbuatan ini, dan hal itu bukanlah dari hatiku sendiri (juga dalam menyampaikan ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan). Sebaliknya, nabi-nabi palsu hanya mengungkapkan penglihatan rekaan hatinya sendiri, bukan apa yang datang dari mulut TUHAN (Yer. 23:16). Para nabi dan penulis kitab suci menyatakan dan menulis apa yang ada di dalam pikiran Allah. Dan walaupun, ketika berada di bawah pengaruh dan tuntunan Roh, mereka bisa saja dianggap memang bersedia untuk mengungkapkan dan mencatat pikiran Allah itu, namun hal itu terjadi karena Allah yang menginginkan mereka mengatakan dan menulis pikiran-Nya itu. Tetapi, meskipun kitab suci bukanlah pencurahan pikiran dari pendapat atau keinginan manusia sendiri, tetapi merupakan penyingkapan pikiran dan kehendak Allah, namun setiap orang harus mau menyelidikinya sampai memahami arti dan maksud dari penyingkapan itu.
            2. Kebenaran penting ini bahwa Kitab Suci berasal dari Allah
            (bahwa apa yang terkandung di dalamnya adalah pikiran Allah dan bukan pikiran manusia) harus diketahui dan diakui oleh semua orang yang mau memberikan perhatian kepada firman nubuat yang pasti itu. Bahwa kitab suci itu merupakan firman Allah tidak saja merupakan sebuah pokok iman Kristen yang sejati, melainkan juga merupakan sebuah pokok penyelidikan atau pengkajian. Sebagaimana orang tidak mau percaya begitu saja bahwa seseorang benar-benar merupakan sahabat sejatinya, dan ingin memastikannya dengan mengamati tanda-tanda dan tabiat yang pantas dan khas dari sahabatnya itu, maka begitu jugalah orang Kristen mengenal Kitab Suci itu benar-benar sebagai firman Allah dengan dan saat mengamati semua tanda dan ciri bahwa memang kitab itu terilhami secara ilahi. Ia mengecap rasa manis, merasakan suatu kuasa, dan melihat kemuliaan di dalamnya sebagai sunggguh-sungguh ilahi.
            3. Keilahian kitab suci itu harus sudah diketahui dan diakui terlebih dahulu, sebelum orang dapat menggunakannya dan mengambil manfaatnya, dan sebelum mereka mencurahkan perhatian kepadanya. Supaya pikiran kita tidak terganggu oleh tulisan-tulisan lain, sehingga kita bisa memusatkan pikiran secara khusus pada Kitab Suci ini sebagai satu-satunya peraturan yang pasti dan tidak mengandung kesalahan, maka kita perlu meyakinkan diri sepenuhnya bahwa Kitab Suci diilhamkan secara ilahi dan mengandung apa yang benar-benar merupakan pikiran dan kehendak Allah.
        IV. Melihat betapa mutlak pentingnya orang diyakinkan sepenuhnya mengenai asal usul keilahian Kitab Suci, maka Rasul Petrus (ay. 21) memberitahukan kepada kita bagaimana Perjanjian Lama itu disusun, dan itu
            1. Dengan pernyataan yang memakai kata ingkar: nubuat itu tidak datang karena kehendak manusia. Segala sesuatu yang dicatat itu sendiri dan yang kemudian membentuk beberapa bagian dari Perjanjian Lama, tidaklah berasal dari pendapat-pendapat manusia, juga bukan kehendak salah seorang dari nabi-nabi atau para penulis kitab suci yang menjadi aturan atau alasan mengapa semua itu ditulis yang kemudian menjadi kanon kitab suci.
            2. Dengan pernyataan positif: Orang-orang kudus milik Allah berbicara ketika mereka digerakkan oleh Roh Kudus. Amatilah,
                (1) Mereka adalah orang-orang kudus milik Allah yang dipakai untuk mengerjakan kitab yang kita terima sebagai firman Allah. Seandainya Bileam dan Kayafas, dan orang-orang lainnya yang tiada memiliki kekudusan sama sekali, karena suatu hal tertentu memiliki sesuatu dari Roh nubuat, maka orang-orang seperti itu tidak akan dipakai untuk menulis bagian mana pun dari kitab suci untuk digunakan oleh jemaat Allah. Semua penulis kitab suci adalah orang-orang kudus milik Allah.
                (2) Orang-orang kudus ini digerakkan oleh Roh Kudus di dalam apa yang mereka sampaikan sebagai pikiran dan kehendak Allah. Roh Kudus merupakan Sang Pelaku Agung, sedangkan orang-orang kudus hanyalah alat-alat belaka.
                    [1] Roh Kudus mengilhami dan mendiktekan kepada mereka apa yang harus mereka sampaikan dari pikiran Allah.
                    [2] Dengan penuh kuasa Dia menggairahkan dan menggunakan mereka secara berhasil guna untuk mengatakan (dan juga menulis) apa yang telah Dia taruh di dalam mulut mereka.
                    [3] Dengan sangat bijaksana dan berhati-hati Ia menolong dan mengarahkan mereka untuk menyampaikan apa yang telah mereka terima dari-Nya, supaya firman itu benar-benar dapat terlindungi dari setiap kesalahan yang paling kecil sekalipun ketika mereka menyatakan apa yang mereka ungkapkan. Karena itu semua firman dalam Kitab Suci itu harus kita terima sebagai firman dari Roh Kudus. Segala kejelasan dan kesederhanaan, semua kuasa dan kebajikan, semua keanggunan dan kepantasan, dari setiap firman dan pengungkapannya haruslah kita terima sebagai berasal dari Allah. Oleh karena itu, gabungkanlah iman dengan apa yang Anda temukan di dalam kitab suci. Hargailah dan hormatilah Alkitab Anda sebagai kitab yang ditulis oleh orang-orang kudus, diilhamkan, dipengaruhi, dan dibantu oleh Roh Kudus.




SBU

MINGGU SESUDAH EPIFANIA
RABU,16 JANUARI 2019
Renungan Pagi
GB 62:1 -Berdoa
TEKUN MEMBACA DAN MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN

2 Petrus 1:19-21
Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang yang berbicara atas narna Allah (ay,21).

Karya Aliah yang menyelamatkan dunia di dalam Yesus Kristus, sesungguhnya sudah dinubuatkan oleh para nabi Perjanjian Lama. Berita nubuatan itu disampaikan oleh para nabi, bukan berdasarkan mimpi di siang belong", namun berdasarkan hikmat dan tuntunan
Rah Kudus. Kendati dernikian, ternyata tidak semua orang mernpercayai Yesus Kristus dan ajaran-ajaran-Nya. Para penyesat yang muncul di dalam tubuh Gereja perdana, sebagaimana disinggung dalam surat 2 Petrus, adalah termasuk orang-orang yang tidak percaya
kepada Yesus Kristus dan menentang ajaran-ajaran-Nya. Ajaran Yesus yang secara terang-terangan ditentang oleh para penyesat adalah ajaran tentang Kedatangan-Nya kembali ka dunia.

Petrus menegaskan bahwa ajaran tentang kedatangan Yesus Kristus, sebagaimana sudah ia beritakan, didasarkan pada Firrnan yang telah disampaikan para nabi. Oleh karena itu, Petrus rnengingatkan agar jernaat rnemperhatikan dengan baik firman Tuhan yang telah disampaikan para nabi. Jika diperhatikan dengan baik, Firrnan Tuhan bisa menjadi cahaya yang rnenuntun kepada terang sesungguhnya, yaitu terang Tuhan Yesus Kristus (ay.19). Petrus juga mengingatkan bahwa nubutan para nabi tidak baleh dftafsirkan menurut kehendak sendiri, karena setiap nubuat yang diberitakan para nabi adalah nubutan yang dihasilkan bukan berdasarkan kehendak manusia, namun berdasarkan dorongan dan kuasa Roh Kudus.

Firrnan Tuhan hari ini mau mengajak kita senantiasa tekun membaca Alkitab, seraya berdoa meminta hikmal dan tuntunan Rah Kudus agar kita diberi kemampuan rnengerti, menghayati, dan mempraktikan Firman Tuhan dalan-| kehidupan sehari-hari. Rasul Pauius dalarn
suratnya kepada Timotius mengatakan bahwa Afkitab adalah Firman Allah yang berguna untuk memberi hikrnat, manuntun kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus, mengajar, menyatakan kesalahan memparbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran, sehingga kita diperlengkapi untuk malakukan yang bark (2 Tim.3:10-17).

GB. 277:1, 2
Doa : (Ya Tuhan, Sang Firman yang telah menjadi manusia karuniakanlah Roh Kudus-Mu untuk membimbing kami untuk mengerti dan mendalami kekayaan Firman-Mu, serta dimampukan untuk melaksanakan Firman-Mu dalam kehidupan sehari-hari)

Label:   2 Petrus 1:19-21 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMlS,17 JANUARl 2019 - YESUS KRISTU$, PEMBEBAS DAN PENEBUS DOSA - Kolose 1:13-14 - MINGGU SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 15 JANUARI 2019 - DEWASA DALAM PEMIKIRAN DAN TINDAKAN - 1 Korintus 14:20-25 - MINGGU SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar 2 Petrus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 16 Juni - 2 Raja 19:1-34; Mazmur 73

Hari ini, 16 Juni - Maz 73:4-10, 2 Raj 19-20, Kel 2:1-13, Ams 17:27-18:1

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;
TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019
JUKLAK HLUN ke-23 2019 , PESAN DEWAN PKLU HLUN ke-23, SURAT PENGANTAR HLUN ke-23, DOWNOAD TATA IBADAH HARI MINGGU PEMULIAAN YESUS KRISTUS & HARI LANJUT USIA NASIONAL ke-23 - MINGGU, 2 JUNI 2019



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 15 Juni 2019
Family of God (Hymn) - Bill Gaither

Sabtu, 15 Juni 2019
Back On Top - Gloria Gaynor

Sabtu, 15 Juni 2019
Singin' Over Me - Gloria Gaynor Feat. Jason Crabb

Sabtu, 15 Juni 2019
Day One - Gloria Gaynor

Rabu, 12 Juni 2019
Greater Than All My Regrets - Tenth Avenue North

Rabu, 12 Juni 2019
Believer - Rhett Walker

Rabu, 12 Juni 2019
Hope - Emily Brimlow

Rabu, 12 Juni 2019
Up Again - Dan Bremnes

Rabu, 12 Juni 2019
Even Louder - Steven Malcolm feat. Natalie Grant

Rabu, 12 Juni 2019
The Kind Of Man - The Color

Rabu, 12 Juni 2019
Revival - Tori Harper

Senin, 10 Juni 2019
Speak To Me - For All Seasons

Senin, 10 Juni 2019
Let It Rain (Is There Anybody) - Crowder

Minggu, 09 Juni 2019
Little Big Town - The Daughters

Minggu, 09 Juni 2019
Look What God Gave Her - Thomas Rhett

Minggu, 09 Juni 2019
My Miracle - Brad Paisley

Minggu, 09 Juni 2019
Love Wins - Carrie Underwood

Sabtu, 08 Juni 2019
Mercy Tree - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
No Condemnation - Anthony Evans

Sabtu, 08 Juni 2019
Precious Lord - Gloria Gaynor

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan amsal 3 11 20,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   kotbah kejadian 22:1-12,   lagu rohani kanon,   renungan singkat kejadian 22 1-19,   renungan Ulangan 12:7 mengimani Tuhan dalam ibadah, diberkatiNya,   lagu ya roh kudus baharuilah,   unduh video lagu aku percaya kj 280,   lagu persembahan,   renungan kita yohanes 14 : 15-31,   tafsiran kitab amsal 3:11-20,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   khotbah singkat minggu 16 juni 2019,   lagu nyanyian rohani betapa indah bumi ini,   kotbah yosua 6:1-7,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   kotbah yosua 6:1-7,   lagu betapa indah bumi ini,   khotbah minggu 16 juni 2019,   kj 353,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   larilah cepatlah lot dan kluarga,   khotba gpib tentang kesetiaan,   khotba gpib tentang kesetiaan,   renungan 1 Taw 23:30,   jamita minggu 1 musa 22:1-12 hkbp,   doa persembahan,   lagu penghantar persembahan,   mp3 nyanyian Rohani i.s keinjne,   khotbah amsal 3:11-20,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan 1 Yohanes 4:1-6,   nyanyian rohani,   1musa22;1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   kj 353,   renungan Amsal 3:11-20,   jamita 1 musa 22:1-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   pkj 227,   lirik lagu istri yang ter amat baik,   almanak gereja methodist indonesia 2019,   kj 353,   Kotbah Kejadian 22:1-12,   tafsiran kitab kejadian 22 : 1-12,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   khotbah gereja toraja 16 juni 2019,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Download lagu gratis mars gp gpib,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   Kotbah minggu 16 juni 2019,   daftar lagu persembahan,   kejadian 22:1-12,   tata ibadah malam penghiburan malam ke 2 Kristiani,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   lirik dan acord yesus sungguh berarti oleh lidya nursaid dan mus mujiono,   lagu-lagu rohani barat ,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   kehendak Tuhan laksanakan cord,   bahan khotbah amsal 3 : 11-20,   bahan jamita minggu tgl 16 juni 2019,   lagu rohani dengan tema hikmat,   lagu kidung jemaat untuk pembukaan ibadah,   jamita minggu tgl 16 juni 2019,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   latar belakang lagu istri yg teramat baik,   download lagu nkb,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   doa berkat pendeta,   Bacaa kitab suci gereja katolik 19-06-2019,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   nats persembahan,   lirik lagu buka mata hatiku,   https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=8331,   Not lagu terimalah ucapan syukur ku,   lirik lagu penyembahan pantekosta lama,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   Pemurah dan pengasih dalam keluarga Kejadian 4:1-15 renungan,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   nkb not angka pdf,   bahan jamita hkbp 16 juni 2019,   lagu rohani nomor 72,   lagu puji pujian,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   kotbah hkbp Keluaran 22:1-12,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lagu sebelum doa buka,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah minggu trinitas,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah ibrani 11:7-12,   khotbah setelah pentakosta,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   jamita minggu 16 juni 2019,   jamita minggu 16 juni 2019,   lirik lagu rohani yang menyentuh hati,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   renungan Amsal 3:11-20,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   Download lagu 20 lagu dangdut rohani terbaik,   khotbah kejadian 7 ayat 10 sampai 24,   konteks matius 19:27-30 dalam injil matius,   kumpulan lagu persembahan,   lagu paskah kidung jemaat,   download kumpulan lagu paskah,   download MP3 kumpulan lagu paskah,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   renungan amsal 15:21,   renungan amsal 15:21,   penegak rohani pentakosta,   khotbah keluaran 15: 12- 18 ,   lagu saat persembahan,   doa persembahan,   penjelasan fan renungan dari pengkhotbah 11:9,   renungan amsal 3 ayat 11 sampai 20,   conto`panitia pembangh panitia unan gerejah kema hinjil ,   renungan firman yohanes 14:15-31,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   renungan kristen untuk pemuda dari pengkhotbah terbaik,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   khotbah dari kejadian 6 11 12,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   chor lirik gembala baik nan merdu,   khotbah kejadian 22:1-12,   khotbah kejadian 22:1-12,   Tema ibadah persembahan,   khotbah matius 6:5-14,   khotbah johanes 13:31-35,   kotbah kristen tentang amsal 12,   1 tawarikh 25 penyanyi 1-31,   uraian khotbah mnrut Mzm.147: 1-7,   lagu saat persembahan,   mazmur 40 ayat 5-6 dan artinya,   Renungan kejadian 22:1-12,   Kotbah yakobus 2:1-13,   khotbah pemuda kejadian 22:1-19,   Bahan khotbah dari Kejadian 22:1-12,   lagu ucapan syukur rohani,   khotbah johanes 13:31-35,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   renungan dari pengkhotbah 11:10,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani mengabarkan injil keselamatan, ikut Tuhanku,   Renungan: ahi up ini adalah kesempatan,   jamita partangiangan heber 3:7-12 tgl 16 juni 2019,   keluaran 15 : 12 - 18,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,   khotbah kisah para rasul 15:1-21,   jamita minggu tanggal 16 juni 2019,   khotbah johanes 13:31-35,   bahan khotbah kisah para rasul 2:41-47,   khotbah johanes 13:31-35,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,   penjelasan tentang 1 korintus 14:1-5,   kidung ceria 277 lawanlah godaan,