Save Page
Mazmur 82:6-8
82:6 Aku sendiri telah berfirman: "Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian. -- 82:7 Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." 82:8 Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa.

Penjelasan:

* Mzm 82:5-7 - Kamu akan mati ... kamu akan tewas
Hukuman Yang Adil. Kamu akan mati ... kamu akan tewas. Karena para hakim tersebut kurang memiliki pengertian, yaitu ciri penting dari keadilan, maka hukuman tak dapat dihindarkan. Kepada mereka diberikan fungsi menyerupai allah sebagai hakim, tetapi sekarang mereka harus jatuh seperti semua orang yang menyimpang dari keadilan.

* Mzm 82:8 - Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi
Hakim Tertinggi. Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi. Mazmur ini diakhiri dengan permohonan kepada Allah untuk menyempurnakan karya-Nya sebagai Hakim Tertinggi bagi semua bangsa. Dia harus memutuskan dan juga menghukum sebelum keadilan yang sebenarnya dapat berjalan.

* Mzm 82:6-8 - Kewajiban Para Hakim

Kewajiban Para Hakim (82: 6-8)
Di sini diceritakan tentang,
    I. Allah-allah duniawi yang direndahkan dan dijatuhkan (ay. 6-7). Martabat sifat mereka diakui (ay. 6): Kamu adalah allah. Mereka telah mendapat kehormatan menyandang nama dan sebutan allah. Allah sendiri menyebut mereka demikian dalam ketetapan melawan perkataan yang bersifat khianat (Kel. 22:28), Janganlah engkau mengutuki Allah. Jadi, kalau mereka menerima gelar ini dari sumber kehormatan itu, siapa yang dapat membantahnya? Tetapi siapakah manusia hingga dimuliakan seperti itu? Allah menyebut mereka allah-allah karena kepadamerekalah firman itu disampaikan. Begitulah yang dijelaskan oleh Juruselamat kita (Yoh. 10:35). Mereka mendapat pengutusan dari Allah, dan diutus serta ditunjuk oleh-Nya untuk menjadi perisai bagi bumi, memelihara ketenteraman umum, dan membalaskan murka ke atas orang-orang yang mengganggu ketenteraman itu (Rm. 13:4). Dalam pengertian ini, mereka semua adalah anak-anak Yang Mahatinggi. Allah telah menaruh sebagian dari kehormatan-Nya di atas mereka dan mempekerjakan mereka di dalam pemerintahan dunia yang dipelihara-Nya, sama seperti Daud mengangkat anak-anaknya menjadi penguasa utama. Atau, "Karena Aku sendiri telah berfirman: ‘Kamu adalah allah,‘ kamu telah membawa kehormatan ini lebih jauh daripada yang direncanakan semula dan kamu telah membayangkan dirimu sebagai anak-anak Yang Mahatinggi," sama seperti raja Babel yang berkata (Yes. 14:14), Aku hendak menyamai Yang Mahatinggi, dan seperti raja Tirus (Yeh. 28:2), hatimu menempatkan diri sama dengan Allah. Memang sulit bagi manusia untuk menerima kehormatan sebesar itu dari tangan Allah dan dihormati dengan setinggi-tingginya oleh anak-anak manusia tetapi tidak menjadi sombong serta congkak hingga menganggap diri lebih tinggi daripada seharusnya. Namun, kemudian menyusul pernyataan yang mematikan ini: seperti manusia kamu akan mati. Hal ini dapat diartikan,
        1. Sebagai hukuman bagi para hakim yang jahat, yang menghakimi orang dengan tidak adil, sehingga melalui pemerintahan yang salah mereka telah membuat goyang segala dasar bumi. Allah akan membuat perhitungan dengan mereka, dan akan memutuskan hubungan dengan mereka di tengah kebesaran dan kejayaan mereka. Mereka akan mati seperti orang-orang jahat yang lain, dan seperti salah seorang pembesar kafir mereka akan tewas (keberadaan mereka sebagai orang Israel atau hakim pun tidak akan menjadi jaminan bagi mereka), atau seperti salah seorang malaikat yang jatuh dalam dosa, atau seperti salah seorang raksasa pada zaman dahulu. Bandingkan hal ini dengan apa yang diamati Elihu menyangkut para penindas perkasa di zamannya (Ayb. 34:26), Mereka ditampar-Nya karena kefasikan mereka, dengan dilihat orang banyak. Biarlah orang-orang yang menyalahgunakan kekuasaan mereka tahu bahwa Allah akan mengambil kekuasaan dan juga nyawa mereka. Karena saat mereka menyombongkan diri, Ia akan menyatakan diri lebih tinggi daripada mereka. Atau,
        2. Sebagai masa kejayaan semua hakim di dunia ini. Janganlah mereka menyombongkan diri dengan kehormatan yang mereka terima atau melalaikan tugas mereka, tetapi biarlah kesadaran perihal kefanaan mereka itu mematikan kesombongan mereka dan menghidupkan kembali semangat mereka dalam menjalankan tugas. "Kamu memang disebut allah, tetapi kamu tidak berhak atas kekekalan. Seperti manusia kamu akan mati, seperti manusia biasa, dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas." Perhatikanlah, bagi Allah, para raja, pangeran, dan semua hakim di dunia adalah manusia biasa. Mereka bisa mati seperti manusia lain, dan semua kehormatan mereka akan terkubur di dalam tanah. Mors sceptra ligonibus æquat – Maut mempersatukan tongkat kerajaan dengan sekop.
    II. Allah sorgawi yang dimuliakan dan ditinggikan (ay. 8). Pemazmur beranggapan bahwa beradu mulut dengan para penindas congkak ini percuma saja. Mereka menutup telinga terhadap segala sesuatu yang dikatakan dan terus berjalan dalam kegelapan. Oleh karena itu ia memandang kepada Allah, mengajukan perkaranya kepada Dia, dan memohon kepada-Nya agar menggunakan kemahakuasaan-Nya: Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi. Saat pemazmur berdoa agar Allah melakukannya, ia juga percaya bahwa Dia akan melakukannya: Engkaulah yang memiliki segala bangsa. Hal ini menunjukkan rasa hormat,
        1. Terhadap kerajaan Sang Pemelihara. Allah memerintah dunia, menegakkan dan menjatuhkan siapa yang dikehendaki-Nya. Ia memiliki segala bangsa, menguasai mereka sepenuhnya, dan dapat membuang mereka seperti orang membuang miliknya. Kita harus mempercayai dan menghibur diri dengan hal ini, yaitu bahwa bumi tidak sepenuhnya diserahkan ke dalam tangan orang fasik, para penguasa fasik, seperti yang cenderung kita pikirkan. Sebaliknya, Allah telah mencadangkan kuasa itu bagi diri-Nya sendiri untuk mengalahkan mereka. Dengan iman ini kita harus berdoa, "Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, tampillah melawan orang-orang yang menghakimi dengan tidak adil, dan tetapkan para gembala bagi umat-Mu, sesuai dengan hati-Mu sendiri." Masih ada Allah yang adil kepada siapa kita dapat berpaling meminta tolong, dan kepada siapa kita dapat bergantung bagi pembebasan semua orang yang dirugikan oleh hakim-hakim yang tidak adil.
        2. Terhadap kerajaan Mesias. Ini merupakan doa untuk mempercepat kedatangan Kristus yang akan menghakimi bumi, dan untuk menyerukan janji bahwa Allah akan memberikan bangsa-bangsa menjadi milik pusakanya. Engkaulah, ya Kristus, yang memiliki segala bangsa, dan memerintah atasnya (2:8; 22:29). Biarlah kedatangan Kristus yang kedua kalinya meluruskan semua kekacauan ini. Ada dua perkataan yang dapat kita gunakan untuk menghibur diri, yang masing-masing berkenaan dengan penyalahgunaan kekuasaan di antara manusia. Yang pertama terdapat dalam Wahyu 19:6, Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Sedangkan yang kedua terdapat dalam Wahyu 22:20, Ya, Aku datang segera!



SBU

MINGGU ll SESUDAH EPIFANIA
KAMIS, 24 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ.52:1 -Berdoa
BERTINDAK ADIL

Mazmur 82:1-5
Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan (ay.3).

Fidelis Arie Sudarwanro akhirnya harus menjalani hukuman penjara oleh karena menanam ganja di rurnahnya. Selama ini Fidelis menggunakan daun ganja tersebut untuk mengobati istrinya yang menderita penyaklt syringomyelia atau tumbuhnya kista berisi cairan dibagian surnsum tulang belakang dan bukan untuk diperdagangkan demi keuntungan pribadi. Namun demikian, hakirn yang mengadili perkaranya telah rnarnutuskan bahwa tindakan tersebut
merupakan pelanggaran hukum dan pantas untuk dihukum. Adilkah?

Pemazmur ingin mengungkapkan bahwa Allah sangat memperhatikan keadilan. Ia peduli pada orang-orang yang lemah. Allah mengingatkan para hakim atau penguasa yaitu orang-orang yang diberi kepercayaan untuk mamutuskan suatu perkara agar bertindak adil. Mereka yang lemah dan tidak mampu membela diri, harus dibela haknya serla membebaskan mereka dari tangan orang-orang yang berlaku serakah.

Kita bukan seorang hakim, sehingga kita tidak rnemutuskan sebuah perkara. Sekalipun demikian, kita seringkali dihadapkan pada persoalan-persoalan yang menuntut kita dapat bersikap adil. Dalam keluarga, sebagai orang tua, kita harus bersikap adil terhadap
anak-anak kita. Sebagai anak, kita harus bersikap adil, juga antara orang tua dan mertua. Sebagai seorang karyawan, kita harus melaksanakan kewajiban dengan baik agar memperoleh hak kita. Bersikap adil merupakan panggilan kita dan harus kita laksanakan dalarn rnenjalani hidup di dunia ini dan khususnya di hari yang baru ini. Tuhan mempercayakan keadilan-Nya untuk kita tegakkan dalam hidup kita.

KJ.52 : 2
Doa : (Tolonglah kami Tuhan untuk berlaku adil dalam setiap keadaan)


MINGGU ll SESUDAH EPIFANIA
KAMIS, 24 JANUARI 2019
Renungan Malam
KJ.66:1,2 -Berdoa
HUKUMAN TUHAN BAGI PELAKU KECURANGAN

Mazmur 82:6-8
Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas. (ay.7)

Setiap perbuatan salah pasti akan mendapat sanksi, termasuk bagi petugaa yang mengadili sebuah perkara bila tidak memberikan hukuman dengan benar kepada yang tiersaiah atau dengan sengaja berbuat curang. Namun, kenyataan tidak selalu seperti yang kita harapkan. Lalu, siapa yang memberi sanksi kepada para penguasa dan penegak keadilan ketika berbuat tidak benar?

Pemazmur menyakini bahwa orang yang berlaku tidak adil terhadap sesamanya akan mendapat hukuman dari Tuhan. Dengan tegas keyakinan itu diperdengar oieh pemazmur di ayat 7 bahwa seperti manusia kamu akan mati dan seperti seorang pembesar kamu akan tewas. Kalau ilah atau dewa mati apa kelebihan ilah atau dewa dari manusia? Dewa atau ilah sama dengan manusia, ia kehilangan kehebatannya. Seorang pembesar tewas. Kata tewas
juga dapat diartikan tumbang. ini dapat dipahami kekuasaan seorang pembesar ditumbangkan. lnilah hukuman Tuhan. Tuhan akan mempermalukan orang-orang yang berlaku tidak adil dan menumbangkan kekuasaan penguasa yang berlaku tidak adil.

Hai orang yang percaya kepada Tuhan yakinlah seperti pemazmur bahwa Tuhan itu ada dan berkuasa atas seluruh ciptaan-Nya. Walaupun mungkin hari ini masih banyak kita ternukan orang-orang lemah dan orang miskin yang digilas oleh hukum, karena para petugas yang harus memelihara keadilan tidak berlaku adil atau mungkin hari ini kita menderita karena ketidakadilan yang dilakukan orang lain. Melalui firman Tuhan hari kita dlyakinkan untuk tetap percaya bahwa waktu Tuhan akan datang kepada mereka yang tidak berlaku adil dan hukuman-Nya akan diberikan kepada mereka sesuai perbuatannya.

KJ.66:3
Doa : (Teguhkanlah iman kami ya Tuhan, agar kami percaya Engkau akan menghukum orang yang berlaku tidak adil)


Label:   Mazmur 82:6-8 



Christian Songs
Songs on The Blood of Jesus
HEALING WORSHIP SONGS
Jesus Is Risen Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 25 JANUARI 2019 - TEGAKKAN KEADILAN - Ayub 32:17-22 - MINGGU II SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 23 JANUARI 2019 - SAMBUTLAH TUHAN DI HATIMU - Mazmur 24:7-10 - MINGGU ll SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Mazmur




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

    songbatak.com- Top of JUDIKA

    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392
    Preview Swing Tradig




    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни) *, SR *, SP *, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), Puji Syukur, Madah Bakti,
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs



    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik


    Minggu, 03 Maret 2019
    JUKLAK DAN TATA IBADAH HUT KE-54 PELKAT PKP GPIB - Minggu, 03 Maret 2019

    Surat Pengantar, Juklak, Petunjuk Teknis IHMPA di Bulan Khusus-PKP, Tata-Ibadah, Pesan MS HUT 54 PKP, Multimedia Pesan H



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)

    Selasa, 2 Juli 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 Juli 2019 - Kisah Para Rasul 5:26-42 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Kisah Para Rasul 5:26-42 Penjelasan Ayat
    Penangkapan dan Pemeriksaan Para Rasul; Nasihat Gamaliel
    Senin, 1 Juli 2019
    Senin, 1 Juli 2019 - HUT ke-38 Yapendik GPIB - Kisah Para Rasul 5:12-16 - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat

    Minggu, 30 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 30 Juni 2019 - Kisah Para Rasul 2:41-47 (SGD) - HARI MINGGU II SESUDAH PENTAKOSTA
    Penjelasan Ayat
    Cara hidup jemaat yang pertama, Kedatangan Roh Kudus, Persekutuan Murid-murid
    Sabtu, 29 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 29 Juni 2019 - Hakim-Hakim 11:1-11 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hakim-Hakim 11:1-11 Penjelasan Ayat
    Yefta dan Gilead, Adapun Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa,
    Jumat, 28 Juni 2019
    Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Juni 2019 - Hosea 7:8-16 - MINGGU I SESUDAH PENTAKOSTA
    Hosea 7:8-16 Penjelasan Ayat
    Efraim // mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik

    lagu gereja tiberias indonesi, lagu gereja pikul salib, lagu gereja kemurahan tuhan, lagu gereja semua di mata tuhan, lagu gerejawi, lagu gereja mp3, lagu gereja gki, lagu lagu gereja, lagu gereja nikko, lagu gereja talita doodoh, lagu gereja lama, lagu gereja ntt, lagu gereja, lagu gereja kasih nama yesus, lagu gereja terbaru, lagu gereja suka cita, lagu gereja anak, , lagu gereja ya bapa, anugrahmu, lagu gereja tua, lagu gereja katolik, lagu gereja advent, lagu gereja hkbp, lagu gereja nikita, lagu gereja biak, lagu gereja batak, lagu gereja manado, agu gereja katolik cintamu, lagu gereja indonesia, lagu gereja yang mudah, lagu gereja katolik anak anak, lagu gereja terbaik dan terpopuler, lagu gereja nainggolan sisters, lagu gereja kidung jemaat, lagu gereja katolik bagai rajawali, lagu gereja anak kristen,