Save Page
1 Korintus 3:18-23
 3:18 Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat. 3:19 Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: "Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya." 3:20 Dan di tempat lain: "Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka." 3:21 Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu: 3:22 baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya. 3:23 Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.

Penjelasan:

* Gambaran Kerendahan Hati (1 Korintus 3:18-20)
    Di sini Rasul Paulus menggambarkan kerendahan hati dan pikiran yang tidak mengagung-agungkan diri sendiri di antara mereka, sebagai penawar bagi ketidaktertiban dalam jemaat Korintus, perpecahan dan persaingan di antara mereka: Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri (ay. 18). Janganlah disesatkan oleh para penipu sehingga menyimpang dari kebenaran dan kesederhanaan Injil dan beralih ke ilmu pengetahuan dan kecakapan berbicara. Janganlah disesatkan dengan sikap yang memamerkan pengetahuan yang hebat-hebat atau kata-kata yang indah dari para guru agama, ahli pidato, atau filsuf. Perhatikanlah, kita terancam bahaya menipu diri sendiri ketika kita mengagung-agungkan hikmat dan keterampilan manusiawi. Kekristenan yang murni dan sederhana sepertinya ada kemungkinan akan dihina oleh orang-orang yang dapat menyesuaikan ajaran mereka dengan selera yang rusak dari para pendengarnya, dan menyesatkan mereka dengan bahasa yang indah, atau ditambah dengan pameran akan kehebatan bernalar yang kuat dan dalam. Akan tetapi dia yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat. Orang demikian harus menyadari kebodohannya dan menyesalinya. Dia harus mempertanyakan pengertiannya dan tidak mengandalkannya. Mengagung-agungkan hikmat kita sendiri hanyalah menyombongkan diri saja, dan menyombongkan diri hampir tidak ada bedanya dengan menipu diri sendiri. Jalan menuju hikmat sejati adalah dengan menenggelamkan pendapat kita mengenai diri sendiri ke tempat yang sewajarnya, dan rela untuk diajari oleh Allah. Orang yang ingin menjadi sungguh-sungguh bijaksana haruslah menjadi bodoh. Orang yang meninggalkan pengertiannya sendiri supaya dia dapat mengikuti bimbingan Allah, berarti sudah ada di jalan menuju hikmat yang kekal dan sejati. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati (Mzm. 25:9). Orang yang tidak mengandalkan pengetahuan dan kuasanya sendiri akan rela menerima pengetahuan yang lebih baik. Orang seperti itu bisa menjadi berpengetahuan dan menjadi lebih baik melalui pewahyuan. Akan tetapi orang yang sombong dan mengandalkan hikmat dan pengertiannya sendiri bahkan akan cenderung ingin memperbaiki hikmat ilahi sekalipun, dan lebih memilih pemikirannya yang dangkal daripada segala pewahyuan kebenaran dan hikmat yang tidak bisa salah. Perhatikanlah, kita harus merendahkan diri di hadapan Allah, jika kita ingin benar-benar menjadi bijaksana atau baik: Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah (ay. 19). Hikmat yang begitu diagung-agungkan manusia duniawi (kebijakan, filsafat, pidato) adalah kebodohan bagi Allah. Ini sungguh demikian adanya bila dibandingkan dengan hikmat-Nya. Malaikat-malaikat-Nya pun didapati-Nya tersesat (Ayb. 4:18), apalagi orang-orang terbijak dari antara anak-anak manusia. Kebijaksanaan-Nya tak terhingga (Mzm. 147:5). Tidak terbandingkan hikmat-Nya dengan hikmat kita, seperti halnya juga antara kuasa dan keberadaan diri-Nya dengan kuasa dan keberadaan kita. Tidak ada alat ukur untuk membandingkan yang terhingga dengan yang tidak terhingga. Jadi, betapa hikmat manusia itu adalah kebodohan bagi Allah ketika dibandingkan dengan hikmat-Nya sendiri. Wajarlah jika Ia merendahkannya, dan betapa mudahnya Dia dapat mengalahkan dan mengacaukannya! Ia menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya sendiri (Ayb. 5:13). Dia menangkap mereka dalam jaring-jaring mereka sendiri dan menjerat mereka dalam jeratan mereka sendiri. Dia membuat semua rancangan mereka yang paling rapi dan menjanjikan berbalik melawan diri mereka sendiri, dan membinasakan mereka dengan kelihaian mereka sendiri. Bahkan, Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka (ay. 20), semuanya hampa (Mzm. 94:11). Perhatikanlah, Allah mengetahui pikiran-pikiran manusia dengan sempurna, pikiran-pikiran terdalam orang-orang berhikmat, rancangan dan maksud mereka yang paling tersembunyi. Tidak ada yang tersembunyi dari-Nya, tetapi segala sesuatu telanjang dan terbuka di hadapan-Nya (Ibr. 4:13). Dan Ia tahu bahwa semua itu sia-sia belaka. Pikiran-pikiran orang-orang paling berhikmat di dunia ini mengandung banyak kesia-siaan, kelemahan dan kebodohan di dalamnya, dan di hadapan Allah, pikiran-pikiran mereka yang terbaik pun merupakan kesia-siaan, maksud saya, jika dibandingkan dengan pemikiran-pemikiran-Nya. Jadi, tidakkah ini mengajari kita untuk rendah hati, tidak mengandalkan diri sendiri, dan menghormati hikmat Allah? Tidakkah ini membuat kita bersyukur atas berbagai pewahyuan-Nya, dan rela diajari oleh-Nya? Tidakkah ini membuat kita untuk tidak disesatkan hikmat dan keahlian manusia yang palsu sehingga menyimpang dari kesederhanaan Kristus atau ajaran sorgawi-Nya? Perhatikanlah, orang yang ingin berhikmat haruslah belajar mengenal Allah dan tidak menandingkan hikmatnya sendiri melawan hikmat Allah.

* Larangan Mengagung-agungkan Guru (1 Korintus 3:21-23)

Di sini Rasul Paulus memaparkan himbauannya supaya tidak ada yang memegahkan guru-guru mereka berdasarkan alasan yang telah dia kemukakan sebelumnya dan dengan mempertimbangkan bahwa mereka memiliki kepentingan yang sama dalam semua pelayan: Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia (ay. 21) atau lupa bahwa para pelayan hanyalah manusia biasa. Juga, supaya janganlah ada yang memberi mereka kehormatan yang seharusnya hanya bagi Allah, menempatkan mereka di tempat teratas, menyanjung-nyanjung mereka dengan berlebihan, mengikuti arahan mereka dengan patuh, dan manut kepada suruhan-suruhan mereka dengan cara yang bertentangan dengan Allah dan kebenaran-kebenaran yang diajarkan oleh Roh Kudus-Nya. Umat manusia cenderung ingin mengambil keuntungan dari belas kasihan Allah demi tujuan-tujuan mereka. Pelayanan memang sangat bermanfaat dan penuh kasih karunia, dan para pelayan yang setia merupakan berkat yang amat besar bagi siapa pun juga. Akan tetapi, kelemahan dan kedegilan dalam diri manusia mungkin saja menyalahgunakan berkat yang ada itu. Mereka bisa saja terpecah-belah dan memihak pelayan-pelayan tertentu serta menempatkan mereka sebagai kepala mereka, memegahkan diri atas pemimpin-pemimpin mereka, dan mau saja dibawa ke mana pun oleh mereka tanpa mengetahui arahnya. Satu-satunya jalan untuk menghindari sikap yang berbahaya ini adalah dengan memiliki pandangan yang wajar terhadap diri sendiri, mengakui bahwa pengertian manusia itu mengandung kelemahan, dan menaruh rasa hormat yang besar terhadap hikmat Allah yang berbicara melalui firman-Nya. Para pelayan tidak boleh ditandingi satu dengan yang lainnya. Seluruh pelayan yang setia melayani satu Tuhan dan mengejar satu tujuan. Mereka dipilih oleh Kristus demi kebaikan jemaat seluruhnya: "Paulus, Apolos, maupun Kefas, semuanya kamu punya. Mereka tidak boleh dipertentangkan satu dengan yang lainnya, tetapi semuanya harus dihargai dan dijadikan sarana demi kemajuan rohani kalian." Pada kesempatan ini, Paulus juga menjabar kan harta milik jemaat, yaitu kekayaan rohani yang dimiliki orang percaya yang sejati: "Semuanya kamu punya, yaitu para pelayan dalam segala jabatan, baik yang biasa maupun yang luar biasa. Bahkan dunia pun kamu punya." Ini tidak berarti bahwa para orang kudus memiliki dunia ini, tetapi artinya, dunia ini ada untuk keuntungan mereka, sebab mereka memiliki sebanyak yang dipandang sesuai oleh Hikmat Kekal, dan apa pun yang mereka punya disertai oleh berkat ilahi. "Hidup ini kamu punya, supaya kamu beroleh waktu dan kesempatan untuk mempersiapkan hidup di sorga. Selain itu, kematian juga kamu punya, supaya kamu dapat mengalaminya. Kematian itu ialah semacam utusan yang akan menjemputmu menuju ke rumah Bapamu. Waktu sekarang kamu punya, sebagai sokonganmu dalam perjalanan, dan waktu yang akan datang juga kamu punya, untuk memperkaya dan memanjakanmu selamanya di tempat tujuan perjalananmu nanti." Perhatikanlah, jika kita milik Kristus dan setia kepada-Nya, segala sesuatu yang baik menjadi milik kita dan pasti menjadi milik kita. Semuanya milik kita, waktu dan kekekalan, bumi dan sorga, hidup dan mati. Kita tidak akan kekurangan kebaikan (Mzm. 84:12). Akan tetapi perlu diingat pula, dalam waktu yang bersamaan, bahwa kita adalah milik Kristus, warga negara kerajaan-Nya, milik-Nya. Dia adalah Tuhan atas kita, dan kita harus mengakui kekuasaan-Nya, dan dengan senang hati harus tunduk kepada perintah-Nya dan berserah kepada perkenanan-Nya, jika kita ingin segala sesuatu bekerja bagi keuntungan kita. Segala sesuatu adalah milik kita, semata atas dasar bahwa kita ini adalah milik Kristus. Di luar Dia, kita tidak memiliki hak apa pun atas segala sesuatu yang baik. Perhatikanlah, orang-orang yang ingin selamat di masa sekarang dan bahagia dalam kekekalan, haruslah menjadi milik Kristus. Dan Kristus adalah milik Allah. Dia adalah Kristus dari Allah, diurapi oleh Allah, dan diutus oleh-Nya untuk menjabat sebagai Pengantara, serta atas dasar itu bertindak untuk memenuhi tujuan-tujuan-Nya demi kemuliaan-Nya. Perhatikanlah, segala sesuatu adalah kepunyaan orang percaya, supaya Kristus mendapat kehormatan dalam tugas agung-Nya, dan Allah mendapat kemuliaan dalam segala sesuatu. Allah di dalam Kristus mendamaikan dunia yang penuh dosa dengan diri-Nya dan mengucurkan banyak kekayaan kasih karunia-Nya ke atas dunia yang sudah didamaikan. Inilah inti dan hakikat dari Injil.


SBU

MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
SENIN, 28 JANUARI 2019
Renungan Pagi
KJ. 252:1 -Berdoa
YESUS KRISTUS DASAR HIDUP KRESTEN

1 Korintus 3:10-17
Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus (ay.11).

Setiap bangunan harus memiliki suatu dasar. Dasar bangunan menentukan seberapa kuat bangunan itu bertahan dalam berbagai keadaan. Jika dasar bangunan lemah, maka bangunan itu tidak akan bertahan lama. Dasar bangunan ini merupakan suatu kiasan untuk menggambarkan kahidupan manusia. Manusia membutuhkan suatu dasar bagi keyakinannya. Dasar yang kuat dapat membuat seseorang bertahan dalam Keadaan-keadaan yang sulit. Sedangkan; dasar yang lemah membuat seseorang lemah dan rapuh.

Sebagai seorang Kristen, kita pun memlliki dasar irnan yang membantu kita menghadapi keadaan-keadaan sulit. Dasar lman Kristen adalah Yesus Kristus. lman kepada Yesus
adalah penopang hidup seorang Kristen. Namun, iman kepada Yesus tidak berarti iman yang pasif. lman itu harus bergerak dan aktif. Artlnya seseorang yang beriman kepada Yesus akan bergerak dan aktif. Dalarn pergerakan itu, ia akan berhadapan dengan berbagai keadaan sulit dalam hldupnya. Keadaan-keadaan sulit itu merupakan suatu ujian untuk imannya. Tentu saja, hasil dari pekerjaan tarkadang bisa jadi sesuai atau tidak sesuai dengan harapan. Namun, usaha yang seorang Kristen lakukan tentu tidak akan sia-sia selama ia sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan.

Kamu adalah bait Allah dan bahwa roh Allah diam dalam kamu (ay.16). Ungkapan ini rnemperlihatkan bahwa seseorang tidak bernilai dari apakah ia menghasilkan sesuatu yang balk atau yang buruk. Manusia pada dirinya sendiri adalah berharga bagi Tuhan.
la merupakan ciptaan yang Tuhan kasihi. Tuhan mernberikan rahNya berdiam dalam diri manusia. Hal itu agar manusia dapat melakukan hal-hal besar demi kemuliaan Tuhan. ltu juga berarti bahwa rnanusia tidak boleh merusak dirinya sendiri.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali menemukan orang-orang yang merusak dlri sendiri. Hal itu dilakukan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Kita kurang menyadari bahwa kehidupan yang diberikan oleh Tuhan adalah sebuah anugerah. Tubuh dan pikiran yang kita millkl rnerupakan berkat dari Tuhan. Oleh karena itu, tugas utama kita adalah menjaga dan memelihara tubuh dan plkiran kita.

KJ. 252:4
Doa : (Tuhan, ajari aku untuk bersyukur atas hidup yang Engkau beri bagiku)



MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
SENIN, 28 JANUARI 2019
Renungan Malam
KJ.144b:1 -Berdoa
HIKMAT DARI TUHAN

1 Korintus 3:18-23
TUHAN mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat sesungguhnya semuanya sia-sia belaka"  (ay.20).

Seiring perkembangan zaman dan teknologi manusia bisa mandapatkan segala sesuatu dengan instan. Sains memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia. Pengetahuan manusia pun semakin luas dengan perkembangan teknologi informaai. Sains dan teknologi yang
canggih itu merupakan hasil karya manusia. Tujilan utamanya adalah untuk memberikan suatu pengetahuan yang cukup bagi manusia.

Pengetahuan yang mengarahkan manusia kepada kebijaksanaan. Namun, apakah sekarang ini manusia semakin bijak seiring dengan perkembangan teknologi?

Bacaan kali ini memaparkan tentang manusia yang menipu diri sendiri. Menipu diri sendiri tidak berbeda dengan sikap yang meninggikan diri sendiri. Manusia demikian merasa bahwa ia marnpu malakukan segala sesuatu. Ticlak hanya itu, manusia itu merasa yakin dengan pengetahuan dan hikmat yang ia miliki. Manusia seperti ini tidak lagi bergantung kepada Tuhan. la sepenuhnya mengandalkan kemampuan dan pengetahuannya. Yang tldak disadari adalah manusia adalah rnakhluk yang terbataa. Keterbatasannya mengakibatkan
manusia sesungguhnya tidak mampu untuk melakukan semua hal.

Pada sisi lain, Tuhan berbeda dangan manusia. Ia tidak terbatas. Ia mampu mengetahui segala sesuatu. Rancangannya jauh lebih besar dari rancangan manusia. Bagitu pula, hikmat-Nya jauh lebih luas dan dalam daripada hikmat manusia. Untuk mendapatkan pengetahuan
dan hikmat dari Tuhan, manusia perlu untuk berhubungan dengan Tuhan. Ia perlu untuk merendahkan hati dan meminta Tuhan memberikan kebijaksanaan. Hal itu juga diceritakan dalam Alkitab. Raja Salomo tidak meminta harta dan tahta‘ malainkan ia meminta pe-
ngetahuan dan kebijakaanaan dari Tuhan. (1 Raja-Raja 3 : 9, 12 ).

Perkembangan teknologi rupanya tidak membuktikan bahwa manusia semakin bijak. Adanya informaai palsu, ujaran kebencian, pengrusakan hutan, polusi udara, dan lainnya. Hal itu menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak mangarahkan manusia untuk semakin
bijak. Untuk itu, kita perlu untuk mengoreksi diri kita aendiri. Katergantungan tarhadap pengetahuan dan hikmat yang kita miliki hanyamembuahkan harapan kosong. Tetapi, kerendahan hati untuk meminta hikmat dan pengetahuan dari Tuhan memberikan kita masa
depan yang lebih baik (Amsa| 8:35,36).

KJ.144b : 3
Doa : (Tuhan, ajari aku untuk tidak bersandar pada kemampuanku agar aku !ebih belajar untuk rendah hati)





German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 27 JANUARI 2019 - HIKMAT KRISTUS MENYELAMATKAN MANUSIA - 1 Korintus 1:18-25 - HARI MINGGU Ill SESUDAH EPIFANIA




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 27 Juni - Yesaya 29-30

Hari ini, 27 Juni - Maz 77:6-12, 1 Taw 16-17, Kis 8:1-25, Ams 19:8-10

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH PERJAMUAN KUDUS & SYUKUR HUT KE-25 YADIA GPIB - MINGGU, 14 JULI 2019
1. surat pengantar HUT ke-25 Yadia 2. Juklak HUT ke-25 YADIA GPIB 3. PESAN HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 4 Tata Ibadah HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 5. Rekapitulasi Laporan Keuangan Yadia GPIB Tahun 2018 - 2019. 6. KOLEKTA IBADAH JAN SD DES 2018-319JEMAAT 7. KOLEKTA IBADAH JAN SD MAR 2019-319JEMAAT 8. KONTRIBUSI JAN SD DES 2019 - 319 JEMAAT 9.
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Rabu, 26 Juni 2019
With All I Am - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Mountain - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Prince Of Heaven - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Here With You - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Man of Sorrows - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Depths - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Here I Am to Worship / Call - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Elohim - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
我相信 (使徒信经) I believe (the Apostles' Creed) - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
What A Saviour - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Faithfulness - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Crowns - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
As It Is (In Heaven) - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
In God We Trust - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then Sings My Soul) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Love So Great - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
I Will Boast In Christ - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
O Praise The Name (Anu00e1stasis) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Never Forsaken - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then My Soul Sings) - Hillsong Worship

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



download lagu rohani kristen mp3 gratis,   unduh instrumen lagu rohani,   lagu rohani untuk mendengar khotbah,   senja membayang di batas hari,   lagu penutup ibadah kidung jemaat,   lagu kj dalam pembacaan kisah para rasul 19 : 28-40,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   partitur apinya berkobar dalam hatiku,   download lagu gereja,   gita bakti bangsa,   gigitan xxxx,   lagu rohani tentang ucapan syukur,   contoh tata ibadah kemerdekaan,   Kotbah roma 10:4--12,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   renungan 2 tawarikh 22-25,   lagu rohani barat ,   Download lag rohani,   renungan keluaran 15:12-18,   ajarku mengerti kasihmu seperti telah engkau ajarkan,   lagu selesai khotbah GPIB dl Gita bakti,   lagu selesai khotbah GPIB dl Gita bakti,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   Hubungan Hikmat Iman dan.Pencobaan menurut Yakobus 1:2,   unduh lagu rohani kharismatik 2019,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   ayat alkitab berkaitan dg persembahan,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   jesus pangan ti meruan chord,   kidung ceria dihapuskan dosaku,   renungan dari kitab roma 10 : 4-12,   renungan dari kitab roma 10 : 4-12,   renungan hakim-hakim 4 1-24,   lirik dam chord lagu tiba saatnya kami berkumpul bersama,   lagu persembahan,   ibadah sabda perkawinan katolik,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   renungan khotbah dalam kitab hakim-hakim 4:1-24,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   contoh kotbah dari amos 5:25-27,   tata ibadah minggu ke 5 minggu 30 juni 2019,   Khotbah Roma 10:4-12,   khotbah gbkp 30 juni 2019,   lagu lagu pantekosta,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   Free mp3 tenanglah kini hatiku,   lagu persembahan,   khotbah hakim hakim 4 : 1 - 24,   renungan rut 4,   ayat alkitab tentang persembahan,   lagu rohani kristen terbaru 2018 mp3 free download,   contoh pengalaman rohani tentang matius 7: ayat 15 sd 20,   2 korintus 8:16-24 renungan,   kHOTBA WAHYU TERBARU 2019,   ayat alkitab untuk pengumpulan persembahan,   Renungan kristen protestan rabu,26 juni 2019,   lagu pernikahan kristen,   bacaan minggu tgl 30 juni 2019,   khotbah gbkp 30 juni 2019,   kmm 4,   TAFSIRAN GALATIA 5 : 16-26,   doa persembahan,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   kotbah roma 1o:4-12,   hotbah kesombongan,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   kotbah roma 1o:4-12,   download instrumen rohani,   lagu pengumpula persembahan,   lagu anak-anak sekolah minggu untuk pernikahan,   renungan pengkotbah 11:7,   lirik lagu bapa kami alfa trio,   lagu pernikahan kristen,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   renungan keluaran 15:12-18,   Lirik lagu kristen Suplemen Ny Rohani no 99,   kotbah roma 1o:4-12,   keluaran 15 ayat 12-18,   lagu rohani kita dibenarkan karena. iman bersama.chord,   Download Lagu Rohani PikuL Liku ,   daftar lagu rohani kristen untuk paduan suara,   Dawnload lagu rohani tentang kesombongan,   Efesus 2 ayat 13-18,   jamita rom 10 4-12,   download lagu paduan suara gereja,   download lagu paduan suara gereja,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   kisah pararasul 17:22-30,   lagu untuk persiapan kotbah rohani,   nats Yesaya 50:7-10,   chord gitar aku bawa dan berikan,   tafsir rom 10 : 4 - 12,   Lagu pembukaan dari kj,   Download lagu rohani lirik kesombongan,   jamita 30 juni 2019,   lirik lagu tuhan adalah gembalaku( hanya dekat mu Tuhan),   khotbah roma 10, 4 - 12,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   renungan ibadah keluarga rabu,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   khotba 1 yohanes 4:1-6,   refleksi lagu hidup ini adalah kesempatan? reformed,   tata ibadah gke,   downloud lagu 17 agustus,   Khotbah dari Kis 16:13-18,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   renungan harian kis para rasul 2: 45,   air hidup kisa para rasul 2:41-47,   khotbah kisa para rasul 2:41-47,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   sabda bina umat gpib 2019,   bahan sermon jamita Psalmen 32:1-11,   khotbah mazmir 127 gpib,   khotbah mazmir 127 gpib,   renungan alkitab untuk ibadah kunci bulan,   lagu gereja ,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   download mp3 rohani kristen,   download mp3 rohani terbaru,   Vidio kidung pg...,   Free download Mp3 rohani kepuasan ku berada di hadiratmu,   menerima damai sejahtera yoh 20:19-23,   Renungan dari Amos 5:25-27,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   bahan renungan hosea 4:7-10,   roma 10:4-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani pernikahan,   khotbah keluaran 15:12-18,   partitur lagu anak rohani kristen,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   tata ibadah api unggun,   Rancangan Khotbah Minggu 7 Juli 2019,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   dpwnlpad lagu you are my king (amazing love) w/ lyrics (Christy Nockles),   lagu seruling mas,   lagu rohani kristen mengucap syukur,   renungan mat 7 15-20,   injil matius 7 15 20 beserta kotbahnya,   makna renungan i tesalonika 5:21-22,   bahan kotbah kisahpararasul 13 : 15 - 25,   nyanyian rohani nomor 165,   renungan mat 7 15-20,   renungan mat 7 15-20,   liturgi pernikahan gereja kalimantan evangelis,   renungan mat 7 15-20,   hukuman bagi ketidakadilan amos 5,   download khotbah mp3 bagi yang gelisah,   lagu rohani pertobatan,   lagu rohani suara gembira apk,