Save Page
Yakobus 4:13-17
Jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan
4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", 4:14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." 4:16 Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah. 4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.


Penjelasan:

* Yak 4:13 - Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun,
Sikap para pedagang yang dilukiskan di sini merupakan ungkapan keduniawian lain yang membuat seseorang terasing dari Allah. Para pedagang keliling tersebut merupakan orang-orang Yahudi yang memiliki perdagangan menguntungkan di wilayah Mediterania. Mereka dikatakan membuat rencana secara cermat untuk usaha dagang mereka. Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun, dam seterusnya.

* Yak 4:14 - kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok // uap
Membuat rencana itu sendiri tidak ada salahnya. Sekalipun demikian, para pembuat rencana ini mengabaikan dua hal. Yang pertama ialah keterbatasan manusia yang membatasi pula pengetahuan mereka - kamu tidak tahu apa yang akan terjadi esok. Yang kedua ialah ketidakpastian hidup yang oleh Yakobus diumpamakan seperti uap.

* Yak 4:15 - Jika Tuhan menghendakinya. 16 // memegahkan diri dalam congkakmu
Orang Kristen, di dalam membuat rencana, hendaknya mengakui ketergantungannya kepada Allah dan mengatakan, Deo volebte. Jika Tuhan menghendakinya. 16. Tetapi mengakui ketergantungan kepada Allah tidak dilakukan para pembaca Yakobus. Mereka justru memegahkan diri dalam congkakmu. Berbicara sombong ini disebut salah oleh Yakobus.

* Yak 4:17 - berdosa
Sebuah peringatan penutup diberikan kepada para pedagang yang terlalu percaya diri itu. Mereka adalah orang Kristen. Karena itu mereka mengetahui bahwa kerendahan hati dan ketergantungan kepada Allah merupakan hal yang menentukan di dalam kehidupan Kristen. Mengetahui hal ini namun tidak melakukannya adalah berdosa.

* Kita diperingatkan supaya tidak dengan lancang yakin akan kelanjutan hidup kita, dan supaya tidak membuat rencana-rencana atas dasar kelancangan itu dengan keyakinan bahwa kita akan berhasil (ay. 13-14). Rasul Yakobus, setelah menegur orang-orang yang menghakimi dan mencela hukum, sekarang menegur orang-orang yang tidak ambil peduli terhadap Pemeliharaan ilahi: Jadi sekarang, yaitu perkataan dari bahasa Yunani yang dapat diartikan, lihat sekarang, atau "Lihat, dan renungkanlah, hai kamu yang berkata: ‘Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung.‘ Renungkanlah sejenak cara berpikir dan berbicara seperti ini, tanyakan pada dirimu sendiri bagaimana mempertanggungjawabkannya." Merenungkan dengan sungguh-sungguh perkataan dan perbuatan kita akan menunjukkan kepada kita banyak kejahatan yang, karena ketidaksengajaan, cenderung kita lakukan dan terus kita lakukan. Ada sebagian orang yang dulu, dan sekarang pun masih sangat banyak, berkata, kami akan berangkat ke kota anu, dan berbuat ini dan itu, untuk jangka waktu tertentu, tanpa dengan betul-betul peduli terhadap keputusan-keputusan Pemeliharaan ilahi. Perhatikanlah di sini,
    1. Betapa mudahnya orang-orang duniawi yang memiliki berbagai macam rencana untuk mengabaikan Allah dalam rancangan mereka. Apabila hati orang terpatri pada pada hal-hal duniawi, maka hal-hal duniawi itu memiliki kuasa yang mengherankan sehingga hati dibuat asyik membayangkan impian-impiannya sendiri. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap niat atau keinginan untuk terus mengejar apa saja di dunia bawah sini.
    2. Betapa kebahagiaan duniawi itu sebagian besarnya terdapat pada apa yang dijanjikan orang terlebih dulu pada diri mereka sendiri. Kepala mereka penuh dengan penglihatan-penglihatan yang indah, mengenai apa yang akan mereka lakukan, akan menjadi apa mereka, dan apa yang akan mereka nikmati di masa yang akan datang, padahal mereka tidak bisa pasti tentang waktunya atau tentang keuntungan apa saja yang sudah mereka janjikan pada diri sendiri. Oleh karena itu, perhatikanlah,
    3. Betapa sia-sianya mencari kebaikan apa saja di masa depan tanpa persetujuan dari Allah Sang Pemelihara. Kami akan berangkat ke kota anu (kata mereka), mungkin ke Antiokhia, atau ke Damaskus, atau ke Aleksandria, yang pada saat itu merupakan kota-kota besar yang banyak dilalui. Tetapi bagaimana mereka bisa yakin, ketika berangkat, bahwa mereka akan sampai di kota-kota ini? Bisa saja ada suatu hal yang menghentikan jalan mereka, atau memanggil mereka untuk pergi ke tempat lain, atau membuat tali kehidupan terputus. Banyak orang yang memulai suatu perjalanan pada akhirnya pergi ke rumah mereka yang abadi, tanpa pernah mencapai tujuan perjalanan mereka itu. Tetapi, kalaupun misalnya mereka sampai di kota yang ingin mereka kunjungi, bagaimana mereka tahu bahwa mereka akan terus tinggal di sana? Bisa saja terjadi suatu hal yang membuat mereka harus kembali, atau memanggil mereka dari situ, dan mempersingkat masa tinggal mereka. Atau sekiranya mereka dapat tinggal tetap seperti yang mereka rencanakan, mereka tidak bisa yakin bahwa mereka dapat berjual beli di sana. Bisa saja mereka terbaring sakit selama di sana, atau tidak bertemu dengan orang-orang yang mereka harapkan untuk berjual beli dengan mereka. Bahkan, sekiranya mereka sampai di kota itu, dan terus tinggal di sana selama setahun, dan berjual beli, bisa saja mereka tidak mendapat untung. Mendapat untung di dunia ini merupakan suatu hal yang, kalaupun berhasil, tidak pasti, dan bisa saja mereka membuat penawaran yang lebih merugikan daripada menguntungkan. Kemudian, selain semua hal ini, kerapuhan, kesingkatan, dan ketidakpastian hidup haruslah menegur kesombongan dan keangkuhan yang lancang dari para pembuat rencana untuk masa depan itu: Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (ay. 14). Allah dengan bijak membiarkan kita dalam kegelapan mengenai peristiwa-peristiwa masa depan, dan bahkan tentang lamanya kehidupan itu sendiri. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, kita mungkin tahu apa yang berniat kita lakukan dan ingin menjadi apa kita, tetapi seribu satu hal bisa saja terjadi untuk menghalang-halangi kita. Kita tidak mempunyai kepastian akan hidup itu sendiri, karena hidup itu seperti uap, sesuatu yang kelihatan, tetapi tidak padat atau pasti, mudah terpencar dan lenyap. Kita bisa menetapkan jam dan menit terbit dan terbenamnya matahari esok hari, tetapi kita tidak bisa menetapkan waktu tertentu kapan uap terpencar. Seperti itulah hidup kita: Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Hidup itu lenyap jika menyangkut dunia ini, tetapi ada kehidupan yang akan terus berlangsung di dunia lain. Dan karena hidup di sini sedemikian tidak pasti, sudah sepatutnya kita semua mempersiapkan diri dan menyimpan bekal untuk hidup yang akan datang.

III. Kita diajar untuk senantiasa menjaga perasaan bergantung pada kehendak Allah untuk kehidupan, dan untuk semua hal yang kita lakukan dan nikmati di dalamnya: Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu" (ay. 15). Rasul Yakobus, setelah menegur mereka atas apa yang salah, sekarang mengarahkan mereka bagaimana men jadi dan berbuat lebih baik: "Kamu harus mengatakannya di dalam hatimu sepanjang waktu, dan dengan lidahmu pada kesempatan-kesempatan yang cocok, terutama dalam doa-doa dan ibadah sehari-hari, bahwa jika Tuhan menghendaki, dan jika Ia mau mengakui dan memberkatimu, kamu mempunyai rencana ini dan itu untuk kamu selesaikan." Ini harus dikatakan bukan dengan cara yang seenaknya, atau resmi, atau mengikuti kebiasaan, melainkan dengan benar-benar memikirkan apa yang kita katakan, sehingga kita hormat dan sungguh-sungguh dalam apa yang kita katakan. Sungguh baik mengatakan ini ketika berurusan dengan orang lain, tetapi kita mutlak dituntut untuk mengatakan ini kepada diri kita sendiri dalam segala sesuatu yang kita kerjakan. Syn Theō – dengan izin dan berkat Allah, diucapkan oleh orang-orang Yunani pada setiap awal usaha.

    1. Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup. Kita harus ingat bahwa waktu kita tidak berada di tangan kita sendiri, tetapi bergantung pada Allah. Kita hidup selama Allah menentukannya, dan dalam keadaan-keadaan yang ditetapkan Allah, dan karena itu kita harus tunduk kepada-Nya, bahkan menyangkut hidup itu sendiri. Barulah kemudian,
    2. Jika Tuhan menghendakinya, kami akan berbuat ini dan itu.
    Semua tindakan dan rancangan kita berada di bawah kendali Sorga. Kepala kita bisa saja penuh dengan berbagai pemikiran dan rencana. Kita bisa merencanakan ini dan itu bagi diri kita sendiri, atau keluarga kita, atau sahabat-sahabat kita. Tetapi adakalanya Allah Sang Pemelihara menghancurkan segala ukuran yang kita tetapkan, dan mengacaukan rancangan-rancangan kita. Oleh karena itu, baik keputusan-keputusan untuk bertindak maupun tindakan yang kita lakukan haruslah sepenuhnya diserahkan kepada Allah. Semua yang kita rancangkan dan kita lakukan haruslah dibuat dengan kebergantungan dan keberserahan kepada Allah.

IV. Kita diminta untuk menghindari bualan yang sia-sia, dan untuk memandangnya bukan hanya sebagai suatu hal yang lemah, melainkan juga sangat jahat. Kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah (ay. 16). Mereka menjanjikan bagi diri mereka sendiri kehidupan dan kemakmuran, dan perkara-perkara besar di dunia, tanpa sedikit pun memberikan perhatian yang layak kepada Allah. Lalu mereka bermegah dengan semuanya ini. Begitulah sukacita orang-orang duniawi, memegahkan semua keberhasilan mereka, bahkan sering kali memegahkan rencana-rencana mereka sebelum mereka tahu apakah itu akan berhasil atau tidak. Begitu biasa orang bermegah dengan hal-hal yang atasnya mereka tidak berhak. Yang benar adalah bahwa mereka bermegah karena kesombongan dan kelancangan mereka sendiri! Kemegahan yang demikian (tegas Rasul Yakobus) adalah salah. Kemegahan seperti itu bodoh dan mencelakakan. Jika orang memegahkan hal-hal duniawi, dan rancangan yang mereka cita-citakan, padahal seharusnya mereka memperhatikan kewajiban-kewajiban sederhana yang ada di depan mata (yang diuraikan dalam ay. 8-10), maka itu adalah suatu hal yang sangat jahat. Itu dosa besar dalam pandangan Allah, dan akan membawa kekecewaan besar bagi diri mereka sendiri, serta menghancurkan mereka pada akhirnya. Jika kita bersukacita di dalam Allah bahwa waktu kita berada di tanganNya, bahwa semua peristiwa ada dalam genggaman-Nya, dan bahwa Ia adalah Allah yang mengikat perjanjian dengan kita, maka sukacita ini baik. Dengan begitu, hikmat, kuasa, dan pemeliharaan Allah akan membuat segala sesuatu bekerja bersama-sama demi kebaikan kita. Akan tetapi, jika kita bersukacita dalam keyakinan diri dan kesombongan kita yang sia-sia, maka sukacita ini salah. Ini merupakan suatu kejahatan yang harus berusaha dihindari oleh semua orang bijak dan baik.
V. Kita diajar, dalam seluruh perilaku kita, untuk bertindak sesuai dengan apa yang kita yakini, dan entah kita berhadapan dengan Allah atau manusia, kita harus memastikan bahwa kita tidak pernah melakukan hal yang bertentangan dengan apa yang kita sendiri ketahui (ay 17): Jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa. Dosa itu menjadi lebih berat. Itu berarti berdosa di depan saksi. Itu juga berarti memiliki saksi yang paling memberatkan melawan hati nurani sendiri. Cermatilah,

    1. Hal ini berhubungan langsung dengan pelajaran sederhana yang mengatakan, jika Tuhan menghendakinya, kami akan berbuat ini dan itu. Mungkin mereka siap berkata, "Ini sungguh jelas sekali. Siapa yang tidak tahu bahwa kita semua ber gantung pada Allah yang Mahakuasa untuk hidup dan nafas dan segala sesuatu?" Maka dari itu ingatlah, jika memang kamu tahu ini, setiap kali kamu melakukan hal yang tidak sesuai dengan itu dan tidak bergantung kepada-Nya, bahwa jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa, maka dosanya itu lebih berat.
    2. Kelalaian, seperti halnya pelanggaran, adalah dosa yang akan dihakimi. Orang yang tidak melakukan kebaikan yang dia ketahui harus dilakukannya, seperti juga orang yang melakukan kejahatan yang dia ketahui tidak boleh dilakukannya, akan dihukum. Oleh karena itu, marilah kita betul-betul memastikan bahwa hati nurani kita mendapat pengetahuan yang benar, maka barulah kita bisa mematuhinya senantiasa dengan setia. Sebab, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah. Tetapi jika kita berkata bahwa kita melihat, namun tidak bertindak sesuai dengan apa yang kita lihat, maka tetaplah dosa kita (Yoh. 9:41).



SBU

MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
RABU, 30 JANUARI 2019  
Renungan Pagi
KJ.467:1 -Berdoa
STOP FITNAH!
Yakobus 4:11-12

"Saudara-saudara, janganiah kamu saling memfitnah!" (ay.11a).

Saat ini kita sering kali melihat berita-berita tantang ujaran kebencian. Ujaran kebencian adalah istilah yang dipakai untuk bahasa-bahasa negatif di media sosial untuk rnenjatuhkan seseorang. Sebagai contoh, seseorang menyebarkan inforrnasi yang tidak benar tantang seseorang. Hal ini marupakan suatu tindak kriminal saat ini. Sesungguhnya ujaran kebencian ini sudah merupakan suatu tindak kriminal dari masa lampau. Ujaran kebencian lebih dikenal
dengan fitnah. Kita mangetahui ada pepatah yang rnengatakan fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

Bacaan pagi ini memberikan suatu peringatan mengenai fitnah.Fitnah adalah suatu informasi yang tidak benar mengenai seseorang dari sesaorang. Pada masa itu, informasi disebarkan dari mulut ke mulut. Asal mula fitnah tentu dari iri hati atau kebencian terhadap seseorang. Iri hati atau kebencian memungkinkan seseorang berusaha menghancurkan orang lain dengan cara-cara yang tidak baik, salah satunya fitnah.

Fitnah merupakan suatu pelanggaran hukum. Dengan rne|akukan fitnah, seseorang telah menghakimi orang lain berdasarkan bukti palsu. ltu berani orang yang rnelakukan fitnah manganggap dirinya berada di atas hukum sehingga ia bisa mempermainkan hukum demi kepentingan pribadinya. Padahai, penuiis surat Yakobus menegaskan hanya ada satu pembuat hukum yaitu Tuhan. Hanya Tuhan sajaiah yang mampu menghakimi seseorang berdasarkan hukum-Nya. Manusia seharusnya tidak mempermainkan hukum, melainkan rnenjadi sosok yang mematuhi hukum.

Penulis surat Yakobus memperingatkan kita ada risiko di balik fitnah. Risiko itu secara khusus ditimpakan bagi seseorang yang terbiasa meiakukan fitnah. Itu berarii ia terbiasa untuk menghakimi orang lain dengan hukumnya sendiri. Hanya ada dua pilihan dari Tuhan bagi orang demikian yaitu selamat atau binasa. Seperti ada pepatah yang berkata barmain dengan api dapat membuatmu terbakar. Begitu pula orang yang bermain dengan hukum, ia akan
mendapatkan hukumannya sendiri dari Tuhan. Karena itu, berhentilah memfitnah dan rnulailah rnengasihi sesama kita. Ingatlah bahwa hukum yang paling utama adalah kasih.

KJ 467:3
Doa : (Tuhan, berilah hikmat kepadaku agar aku tidak iri hati dan berkata-kata yang tidak baik tentang sesamaku)


MINGGU III SESUDAH EPIFANIA
RABU, 30 JANUARI 2019 
Renungan Malam
KJ 462 :1 -Berdoa
JIKA TUHAN MENGHENDAKI

Yakobus 4:13-17
Sebenarnya kamu harus berkata "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu (ay.15)

Perencanaan yang matang adalah tanda seseorang mernpersiapkan diri dengan baik. Dalam rnerencanakan sasuatu, kita berusaha menimbang berbagai kakurangan atau kelebihan. Begitu pula, rencana yang baik adalah rencana yang memperhitungkan segala  sesuatu. Hal itulah yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Rencana kegiatan sahari-hari kita sudah siap sebelum kita mernasuki hari baru. Bankan, tidak jarang juga ada yang sudah mernpersiapkan rencana-rencana untuk tahun-tanun yang akan datang. Rencana itu menjadi semacarn kompas bagi seseorang agar ia tidak tersesat
dari tujuan yang ingin ia capai. Namun, kelemahan dari setiap rencana adalah manusia tidak benar-benar bisa memastikan sampai kapan ia hidup.

Bacaan malam ini membarikan peringatan pada kelemahan mendasar dari satiap rencana yang manusia buat. Yang paling mendasar adalah hidup yang ada pada rnanusia. Kehidupan itu adalah sesuatu yang Tuhan berikan. Sesuatu yang tidak bisa manusia dapatkan dengan materi apa pun. Demikian pula, perjalanan hidup itu berada daiam genggaman tangan Tuhan. Jika Tuhan mernutuskan untuk menghentikan perjalanan itu, maka usailah sudah samua rencana manusia. Hal itu memperingatkan manusia bahwa janganlah ia begitu yakin dengan rencana-rencana yang ia buat. Kayakinan manusia haruslah bergantung kepada Tuhan. Ia adalah pernegang kunci dari kasuksesan setiap rencana kita. Kayakinan yang berlebihan pada
rencana yang kita buat rnembuat kita menjadi tinggi hati dan malupakan Tunan. Sikap demikian merupakan suatu bahaya bagi manusia.

Yakobus membarikan suatu solusi untuk mengatasi kelemahan mendasar dan rancana manusia. Solusi itu bergantung pada kehendak Tuhan dan kayakinan manusia. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Keyakinan manusia haruslah sejalan dengan kahendak Tuhan. Untuk
itu, manusia harusnya rnerendahkan hatinya dan menyerahkan segala rencananya kepada Tuhan. Soluai itu muncul dalam kata-kata yang sederhana yaitu jika Tunan menghendaki (ay. 4:15). Kata itu mencerminkan suatu keyakinan irnan seseorang kepada Tuhan. Kayakinan
bahwa Tuhan tidak hanya mengnendaki rencana-rencana kita berjalan dengan baik. Tetapi juga, Tuhan mambarikan hari esok yang lebih baik bagi kita.

KJ.462:3
Doa: (Tuhan, segala sesuatu yang kurencanakan biariah kuserahkan kepada-Mu agar kehendak-Mu yang jadi)


Label:   Yakobus 4:13-17 


German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 31 JANUARI 2019 - LAKUKAN DENGAN BENAR! - Yakobus 5:4-6 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khot bah Ibadah GPIBSELASA, 29 JANUARI 2019 - HIKMAT DAN BUAHNYA - Yakobus 3:17-18 - MINGGU III SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Yakobus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 27 Juni - Yesaya 29-30

Hari ini, 27 Juni - Maz 77:6-12, 1 Taw 16-17, Kis 8:1-25, Ams 19:8-10

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH PERJAMUAN KUDUS & SYUKUR HUT KE-25 YADIA GPIB - MINGGU, 14 JULI 2019
1. surat pengantar HUT ke-25 Yadia 2. Juklak HUT ke-25 YADIA GPIB 3. PESAN HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 4 Tata Ibadah HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 5. Rekapitulasi Laporan Keuangan Yadia GPIB Tahun 2018 - 2019. 6. KOLEKTA IBADAH JAN SD DES 2018-319JEMAAT 7. KOLEKTA IBADAH JAN SD MAR 2019-319JEMAAT 8. KONTRIBUSI JAN SD DES 2019 - 319 JEMAAT 9.
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Rabu, 26 Juni 2019
With All I Am - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Mountain - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Prince Of Heaven - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Here With You - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Man of Sorrows - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Depths - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Here I Am to Worship / Call - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Elohim - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
我相信 (使徒信经) I believe (the Apostles' Creed) - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
What A Saviour - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Faithfulness - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
Crowns - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
As It Is (In Heaven) - Hillsong Worship

Rabu, 26 Juni 2019
In God We Trust - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then Sings My Soul) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Love So Great - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
I Will Boast In Christ - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
O Praise The Name (Anu00e1stasis) - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Never Forsaken - Hillsong Worship

Selasa, 25 Juni 2019
Behold (Then My Soul Sings) - Hillsong Worship

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



download lagu rohani kristen mp3 gratis,   unduh instrumen lagu rohani,   lagu rohani untuk mendengar khotbah,   senja membayang di batas hari,   lagu penutup ibadah kidung jemaat,   lagu kj dalam pembacaan kisah para rasul 19 : 28-40,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   materi katekisasi gpib Immanuel ,   partitur apinya berkobar dalam hatiku,   download lagu gereja,   gita bakti bangsa,   gigitan xxxx,   lagu rohani tentang ucapan syukur,   contoh tata ibadah kemerdekaan,   Kotbah roma 10:4--12,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   renungan 2 tawarikh 22-25,   lagu rohani barat ,   Download lag rohani,   renungan keluaran 15:12-18,   ajarku mengerti kasihmu seperti telah engkau ajarkan,   lagu selesai khotbah GPIB dl Gita bakti,   lagu selesai khotbah GPIB dl Gita bakti,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   Hubungan Hikmat Iman dan.Pencobaan menurut Yakobus 1:2,   unduh lagu rohani kharismatik 2019,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   ayat alkitab berkaitan dg persembahan,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   jesus pangan ti meruan chord,   kidung ceria dihapuskan dosaku,   renungan dari kitab roma 10 : 4-12,   renungan dari kitab roma 10 : 4-12,   renungan hakim-hakim 4 1-24,   lirik dam chord lagu tiba saatnya kami berkumpul bersama,   lagu persembahan,   ibadah sabda perkawinan katolik,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   renungan khotbah dalam kitab hakim-hakim 4:1-24,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   ilustrasi khotbah wahyu, 22:12-17,   contoh kotbah dari amos 5:25-27,   tata ibadah minggu ke 5 minggu 30 juni 2019,   Khotbah Roma 10:4-12,   khotbah gbkp 30 juni 2019,   lagu lagu pantekosta,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   Free mp3 tenanglah kini hatiku,   lagu persembahan,   khotbah hakim hakim 4 : 1 - 24,   renungan rut 4,   ayat alkitab tentang persembahan,   lagu rohani kristen terbaru 2018 mp3 free download,   contoh pengalaman rohani tentang matius 7: ayat 15 sd 20,   2 korintus 8:16-24 renungan,   kHOTBA WAHYU TERBARU 2019,   ayat alkitab untuk pengumpulan persembahan,   Renungan kristen protestan rabu,26 juni 2019,   lagu pernikahan kristen,   bacaan minggu tgl 30 juni 2019,   khotbah gbkp 30 juni 2019,   kmm 4,   TAFSIRAN GALATIA 5 : 16-26,   doa persembahan,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   kotbah roma 1o:4-12,   hotbah kesombongan,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   renungan kisah para rasul 13 13 25,   kotbah roma 1o:4-12,   download instrumen rohani,   lagu pengumpula persembahan,   lagu anak-anak sekolah minggu untuk pernikahan,   renungan pengkotbah 11:7,   lirik lagu bapa kami alfa trio,   lagu pernikahan kristen,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   khotbah mazmur 127 gpib,   renungan keluaran 15:12-18,   Lirik lagu kristen Suplemen Ny Rohani no 99,   kotbah roma 1o:4-12,   keluaran 15 ayat 12-18,   lagu rohani kita dibenarkan karena. iman bersama.chord,   Download Lagu Rohani PikuL Liku ,   daftar lagu rohani kristen untuk paduan suara,   Dawnload lagu rohani tentang kesombongan,   Efesus 2 ayat 13-18,   jamita rom 10 4-12,   download lagu paduan suara gereja,   download lagu paduan suara gereja,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   kisah pararasul 17:22-30,   lagu untuk persiapan kotbah rohani,   nats Yesaya 50:7-10,   chord gitar aku bawa dan berikan,   tafsir rom 10 : 4 - 12,   Lagu pembukaan dari kj,   Download lagu rohani lirik kesombongan,   jamita 30 juni 2019,   lirik lagu tuhan adalah gembalaku( hanya dekat mu Tuhan),   khotbah roma 10, 4 - 12,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   Download mp3 lagu rohani kuasa darah Yesus,   lagu manado pengucapan,   renungan ibadah keluarga rabu,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   khotba 1 yohanes 4:1-6,   refleksi lagu hidup ini adalah kesempatan? reformed,   tata ibadah gke,   downloud lagu 17 agustus,   Khotbah dari Kis 16:13-18,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   renungan harian kis para rasul 2: 45,   air hidup kisa para rasul 2:41-47,   khotbah kisa para rasul 2:41-47,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   sabda bina umat gpib 2019,   bahan sermon jamita Psalmen 32:1-11,   khotbah mazmir 127 gpib,   khotbah mazmir 127 gpib,   renungan alkitab untuk ibadah kunci bulan,   lagu gereja ,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   download mp3 rohani kristen,   download mp3 rohani terbaru,   Vidio kidung pg...,   Free download Mp3 rohani kepuasan ku berada di hadiratmu,   menerima damai sejahtera yoh 20:19-23,   Renungan dari Amos 5:25-27,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   bahan renungan hosea 4:7-10,   roma 10:4-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani pernikahan,   khotbah keluaran 15:12-18,   partitur lagu anak rohani kristen,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   tata ibadah api unggun,   Rancangan Khotbah Minggu 7 Juli 2019,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   dpwnlpad lagu you are my king (amazing love) w/ lyrics (Christy Nockles),   lagu seruling mas,   lagu rohani kristen mengucap syukur,   renungan mat 7 15-20,   injil matius 7 15 20 beserta kotbahnya,   makna renungan i tesalonika 5:21-22,   bahan kotbah kisahpararasul 13 : 15 - 25,   nyanyian rohani nomor 165,   renungan mat 7 15-20,   renungan mat 7 15-20,   liturgi pernikahan gereja kalimantan evangelis,   renungan mat 7 15-20,   hukuman bagi ketidakadilan amos 5,   download khotbah mp3 bagi yang gelisah,   lagu rohani pertobatan,   lagu rohani suara gembira apk,