Save Page
Yosua 9:10-15
9:10 dan segala yang dilakukan-Nya terhadap kedua raja orang Amori itu di seberang sungai Yordan, Sihon, raja Hesybon, dan Og, raja Basan, yang diam di Asytarot. 9:11 Sebab itu para tua-tua kami dan seluruh penduduk negeri kami berkata kepada kami, demikian: Bawalah bekal untuk di jalan dan pergilah menemui mereka dan berkatalah kepada mereka: Kami ini hamba-hambamu, maka sekarang ikatlah perjanjian dengan kami. 9:12 Inilah roti kami: masih panas ketika kami bawa sebagai bekal dari rumah pada hari kami berangkat berjalan mendapatkan kamu, tetapi sekarang, lihatlah, telah kering dan tinggal remah-remah belaka. 9:13 Inilah kirbat-kirbat anggur, yang masih baru ketika kami mengisinya, tetapi lihatlah, telah robek; dan inilah pakaian dan kasut kami, semuanya telah buruk-buruk karena perjalanan yang sangat jauh itu." 9:14 Lalu orang-orang Israel mengambil bekal orang-orang itu, tetapi tidak meminta keputusan TUHAN. 9:15 Maka Yosua mengadakan persahabatan dengan mereka dan mengikat perjanjian dengan mereka, bahwa ia akan membiarkan mereka hidup; dan para pemimpin umat itu bersumpah kepada mereka.

Penjelasan:


*  Penipuan oleh orang Gibeon (9:4-15).
Dengan licik berpura-pura sebagai rombongan kafilah dari sebuah negeri yang jauh di seberang Yordan (sebab mereka mengaku tahu tentang Sihon dan Og, tetapi tidak menyebut Yerikho dan Ai. Lih. 9:10), sekelompok orang Gibeon membohongi Yosua dengan kirbat anggur yang buruk serta kasut yang ditambal dan juga sisa perbekalan yang sedikit sekali. Allah mengizinkan orang Israel membiarkan bangsa yang jauh untuk tunduk dan membayar upeti kepada mereka, tetapi Ia memerintahkan mereka untuk memusnahkan sama sekali kota-kota orang Kanaan (Ul. 20:10-18). Yakin setelah memakan perbekalan orang Gibeon yang sudah basi (perbuatan makan bersama itu sendiri menurut kebiasaan Asia Kuno merupakan sebuah sarana untuk mengikat persahabatan) para pemimpin jemaat itu membuat sebuah perjanjian formal (berit) dengan orang-orang Gibeon tersebut. "Orang-orang Israel itu melakukan kesalahan karena bersikap longgar secara berlebihan dan patut dicela karena mengabaikan kewajiban mereka dengan tidak menanyakan kehendak Allah melalui Urim dan Tumim sang imam besar, sebelum mereka mengikat perjanjian tersebut" (Jamieson dalam JFB; bdg. Ul. 27:21).

* Waspadai tawaran
Ada yang mengatakan, bola di depan kaki tidak selalu harus kita tendang, bisa juga dilewati, atau dipungut dan ditaruh di rak bola. Artinya perlu bijaksana dan prinsip dalam menangani segala sesuatu di depan kita, termasuk kesempatan baik.
Bijaksana itulah yang terlewatkan oleh Yosua dan tua-tua bangsa Israel dalam menangani bangsa Gibeon. Penduduk Gibeon yang takut ditumpas habis oleh Israel menggunakan akal mereka untuk menyelamatkan diri. Dengan cerdik dan licik menampilkan diri begitu lusuh seolah dari perjalanan jauh, mereka datang pada Yosua dan bangsa Israel. Mereka menawarkan hal yang seolah amat baik: janji persahabatan dan sumpah tidak akan menumpas seorang pun dari bangsa Gibeon (3-6, 9-14). Yosua dan para pemimpin Israel terkecoh. Tanpa waspada dan bertanya kepada Tuhan, mereka mengikat janji persahabatan dengan bangsa Gibeon (15).


SBU

MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA
RABU, 8 FEBRUARI 2019
Renungan Pagi
GB.71 : 1 -Bordoa
TUHAN SEBAGAI TAMENG

Yosua 9:6-9
Jawab mereka kepadanya: "Dari negeri yang sangat jauh hamba-hambamu ini datang karena nama TUHAN, Allahmu, sebab kami telah mendengar kabar tentang Dia, yakni segala yang dilakukan-Nya di Mesir,  (ay 9)

Segala cara digunakan untuk mendapatkan yang diinginkan, bahkan dengan berani memakai nama Tuhan, seolah-o|ah percaya kepada Tuhan. Orang Hewi mamaksa Yosua dan orang Israel untuk mengikat perjanjian, sehingga mereka dapal hidup dengan damai dan aman dangan orang Israel. Orang Hewi mengetahui bahwa sesuai perintah Tuhan orang Kanaan harus dimusnahkan ketika orang Israei barhasil rnenguasai Kanaan. Dengan tipu daya mereka
menipu Yosua untuk mendapatkan keselamatan. Nama Tuhan dipakai sebagai tameng agar keinglnan mereka dapat diterima: Perjanjian damai dapat terwujud. Tuhan sebagai tameng. alat pelindung untuk dapat mewujudkan keinginan yang sebenarnya tidak sesuai dengan tatanan, aturan bahkan firman Tuhan.

Menyabut nama Tuhan, tetapi kemudian memaki menghina sesama, menebarkan kebencian, membuat keributan bahkan membunuh baik secara fisik maupun karakter. jelas merupakan
sikap hldup yang tidak benar. Nama Tuhan dipakai untuk membenarkan tindakan yang kejam dan keji. Ini merupakan realitas yang terjadi dalam kehidupan bersama akhir-akhir ini. Memprihatinkan memang bahkan menyedihkan. Kalau boleh dikatakan sangat mernuakkan. Bagaimana seharusnya kita bersikap sebagai yang menempatkan Tuhan sebagai tameng?

Tuhan yang berkuasa menyatakan pertolongan-Nya. Bukan merupakan rahasia, sebab semua orang sesungguhnya mengetahui tindakan Tuhan ini. Tuhan tidak menipu dengan janji yang indah kepada manusia agar percaya dan menerima janji keselamatan yang dinyatakan-Nya. Jika kita rnenempatkan Tuhan sebagai tameng, maka kita menempatkan lman dan percaya kita kepada Tuhan secara utuh dan total. Jangan berbohong untuk mendapatkan keuntungan. Jangan berbohong untuk kebaikan. Siap menghadapi kahidupan ini dangan segala tantangan. pergumulan, bahkan masalah Karena yakin bahwa Tuhan yang telah manyatakan kuasa-
Nya, akan melindungi dan memberlkan yang terbaik bagi kita.

GB.71:2,3
Doa : (Jangan biarkan kami takut menghadapi kehidupan ini,)yakinkan kami bahwa Engkau serta kami selalu, ya Tuhan)




MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA
RABU, 8 FEBRUARI 2019
Renungan Malam
GB 62:1 -Berdoa
DIPERDAYA

Yosua 9:10-15
Maka Yosua mengadakan persahabatan dengan mereka dan mengikat perjanjian dengan mereka, bahwa ia akan membiarkan mereka hidup; dan para pemimpin umat itu bersumpah kepada mereka.  (ay 15).

Yosua dan orang Israel berhasil dipardaya orang Gibeon, sehingga terjadilah perjanjian damai sebagaimana yang diinginkan orang Gibson. Nampak sepele tetapi fatal, Yosua dan orang Israel Iangsung mempercayai omongan bahkan barang-barang yang ditunjukkan oleh orang Gibson. Bisa saja karena kasihan. sehingga tidak enak hati jlka menolak. Hal yang diabaikan adalah merninta keputusan TUHAN.

Yosua adalah pemimpin Israel yang menggantikan Musa. Ada parbedaan Musa dan Yosua. Musa membangun komunikasi, bahkan apapun yang terjadi dan ingin dilakukan oleh Musa bersama dengan orang Israel, larlebih dahulu bertanya dan menunggu keputusan Tuhan. Yosua yang masih muda, terburu-buru dalam bertindak. Lupa bahwa sesungguhnya dirinya hanyalah perpenjangan tangan Tuhan. Bukan sebagai penentu kebijakan dan pangambil keputusan, Yosua lupa terhadap perintah Tuhan.

Banyak penipuan yang terjadi dengan berbagai cara. Para penipu memperdaya korban dengan cara menyerang nurani sehingga mambuat korban menjadi takut dan panik, tidak enak hati.
Kejadian seperti ini membuat ragu-ragu rnenolong yang susah atau rnembagikan kebaikan kepada sesama. Melalui kisah Yosua dan orang Israel yang berhadapan dangan orang Gibeon, kita belajar: Pertama, mengingat Firman Tuhan. jangan biarkan keslbukan dan keasyikan membuat kita Iupa membaca Alkitab. Firman Tuhan menjadi perisai dalam menjaiani kehidupan, sehingga tidak mudah diperdaya oleh tipu muslihat. Kedua. menempatkan diri dengan tepat: kita bukan menjadi penentu alas kehidupan kila, melainkan Tuhan. Ketika terjadi peristiwa apapun, di dalam maupun di luar kontrol dan kuasa kita, teiap kita harus melibatkan TUHAN dalam saiuruh keputusan kita. Bartanyalah kepada Tuhan untuk setiap
hal karena Tuhanlah pemilik dan penguasa atas kehlduparl kita.

GB 253:1,3
Doa : (Hidup ini adalah milikmu,ya Tuhan, nyatakanlah yang terbaik bagi kami menurut kehendak-Mu)



Label:   Yosua 9:10-15 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB - Sabtu, 9 Februari 2019 - BERJIWA BESAR - Yosua 9:26-27 - MINGGU V SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB - Kamis, 7 Februari 2019 - AKAL SEBAGAI ANUGERAH TUHAN - Yosua 9:3-5 - MINGGU IV SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Yosua




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392





    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Kenya Worship Songs
    Ghana Worship Songs
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs





    Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 dan Tata Ibadah Paskah 21 April 2019 GPIB
    Terlampir disampaikan : 1. Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 2. Tata Ibadah Paskah 21 April 2019



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)


    New Submit
    Jumat, 26 April 2019
    Were You There - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    It Is No Secret (What God Can Do) - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Nearer My God To Thee - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    God Bless America - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Wholy Holy - Aretha Franklin

    Jumat, 26 April 2019
    Respect - Aretha Franklin

    Kamis, 25 April 2019
    When I Get Where I'm Going - Brad Paisley Feat. Dolly Parton

    Kamis, 25 April 2019
    Holes in the Floor of Heaven - Steve Wariner

    Kamis, 25 April 2019
    You're Not My God - Keith Urban

    Kamis, 25 April 2019
    The Old Rugged Cross - Johnny Cash

    Kamis, 25 April 2019
    The Little Girl - John Michael Montgomery

    Rabu, 24 April 2019
    Overcome - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    This Is My Story (My Song) - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    When I See You - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    Freedom In The Spirit - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    For Us - Sarah Kroger

    Minggu, 21 April 2019
    Come Back Home - Manafest feat. Trevor McNevan

    Sabtu, 20 April 2019
    How He Loves - Peter Mattis | Bethel Music

    Sabtu, 20 April 2019
    Still - Amanda Lindsey Cook

    Jumat, 19 April 2019
    With You On My Mind - Kenny Smith

    Pemilihan Presiden
    Quick Count    |    Real Count

    christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,