Dilihat: 604 x

Save Page
Pagi:
Kisah Para Rasul 16:29-34

Malam:
Kisah Para Rasul 16:35-40

Kisah Para Rasul 16:35-40
16:35 Setelah hari siang pembesar-pembesar kota menyuruh pejabat-pejabat kota pergi kepada kepala penjara dengan pesan: "Lepaskanlah kedua orang itu!" 16:36 Kepala penjara meneruskan pesan itu kepada Paulus, katanya: "Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu; jadi keluarlah kamu sekarang dan pergilah dengan selamat!" 16:37 Tetapi Paulus berkata kepada orang-orang itu: "Tanpa diadili mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami ke dalam penjara. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam? Tidak mungkin demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar." 16:38 Pejabat-pejabat itu menyampaikan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka mendengar, bahwa Paulus dan Silas adalah orang Rum, maka takutlah mereka. 16:39 Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu. 16:40 Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu.

Penjelasan:



* Kis 16:35
Pada pagi harinya para pembesar kota memutuskan bahwa penderaan dan penahanan selama satu malam merupakan hukuman yang sudah setimpal bagi kedua orang Yahudi yang mengacau itu. Karena itu mereka memerintahkan beberapa orang pejabat kota ke penjara untuk membebaskan Paulus dan Silas serta mengusir mereka keluar dari kota.

* Kis 16:37 - tanpa diadili
Karena warga Romawi tidak dapat dikenakan beberapa jenis hukuman tertentu. Paulus sekarang mengemukakan bahwa hak dirinya selaku warga Romawi telah dilanggar. Silas dan dirinya telah dihukum tanpa proses hukum yang benar, tanpa diadili. Paulus mendesak agar para pembesar kota sekarang memperlakukan mereka sebagaimana layaknya seorang warga Romawi diperlakukan apabila mereka ingin keduanya keluar dari kota itu. Tidak diragukan bahwa Paulus menuntut haknya bukan demi pembenaran dirinya, tetapi demi sekelompok kecil orang Kristen yang ada di Filipi supaya mereka tidak ditinggal dalam keadaan bermasalah.

* Kis 16:38-39 - minta maaf
Para pejabat kota menjadi ketakutan atas tindakan mereka yang tidak layak tersebut, karena apabila dilaporkan maka tindakan itu bisa membuat mereka kehilangan jabatannya. Karena itu, mereka kemudian minta maaf kepada Paulus dan Silas; dan sekalipun mereka sadar bahwa mereka tidak dapat mengusir kedua orang ini, mereka memohon agar Paulus dan Silas secepatnya meninggalkan kota tersebut.

* Kis 16:40
Para rasul menerima permintaan maaf tersebut dan sesudah mengunjungi orang-orang percaya di rumah Lidia serta menguatkan mereka, kedua orang inipun meninggalkan kota. Timotius ikut bersama mereka, tetapi Lukas tetap tinggal di Filipi. Dia muncul kembali dalam 20:5 yaitu awal dari bagian "kami" yang kedua.

* Paulus dan Silas Dibebaskan ( Kis 16:35-40)

    Dalam ayat-ayat ini terdapat,
        I. Perintah disampaikan untuk mengeluarkan Paulus dan Silas dari penjara (ay. Kis 16:35-36).
            1. Para pembesar kota yang sehari sebelumnya telah menganiaya mereka sedemikian rupa memberikan perintah itu. Dan mereka melakukannya cepat-cepat, begitu hari sudah siang, yang menunjukkan bahwa entah mereka menyadari bahwa gempa hebat yang mereka rasakan semalam dimaksudkan untuk membela para tawanan mereka, atau bahwa nurani mereka telah menampar mereka atas perbuatan mereka dan membuat mereka sangat gelisah. Ketika orang-orang yang dianiaya itu menyanyi di dalam pasungan mereka, para penganiaya mereka gelisah ke sana kemari di atas ranjang mereka, pikiran mereka berkecamuk, lebih banyak mengeluhkan bilur di dalam nurani mereka dibandingkan dengan keluhan para tawanan akan bilur di punggung mereka, dan lebih tergesa-gesa untuk segera membebaskan mereka daripada para tawanan itu memohon dibebaskan. Allah membuat mereka mendapat rahmat dari pihak semua orang yang menawan mereka (Mzm. 106:46). Para pembesar mengutus pejabat-pejabat kota, rabdouchous, yaitu orang-orang yang memegang tongkat, baik para petugas keagamaan, petugas pengadilan, maupun para penjaga, yakni semua orang yang disuruh memukuli mereka, supaya orang-orang itu pergi dan minta maaf kepada Paulus dan Silas. Perintah yang diberikan adalah, lepaskanlah kedua orang itu. Mungkin tadinya mereka berniat untuk berbuat lebih jahat lagi terhadap mereka, tetapi Allah membalikkan hati mereka, dan, sebagaimana Dia telah menjadikan panas hati mereka sejak itu menjadi kepujian bagi-Nya, demikian pula sisa panas hati mereka dikekang-Nya (Mzm. 76:11).
            2. Kepala penjara itu menyampaikan kabar tersebut kepada mereka (ay. Kis 16:36): Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu. Ada yang beranggapan bahwa kepala penjara cepat-cepat menyampaikan berita kepada para pembesar mengenai apa yang terjadi di rumahnya malam itu, sehingga ia mendapatkan perintah itu untuk melepaskan tawanannya: jadi keluarlah kamu sekarang. Bukan karena ia ingin berpisah dengan mereka sebagai tamunya, melainkan sebagai para tawanannya. Mereka tetap terbuka untuk datang ke rumahnya, tetapi ia senang karena sekarang mereka bebas dari pasungannya. Melalui anugerah-Nya, dengan mudah Allah bisa mengubahkan para pembesar seperti halnya Ia mengubahkan kepala penjara itu, dan membawa mereka kepada iman Kristen dan baptisan. Namun, Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini (Yak. 2:5).
        II. Paulus bersikeras mempersoalkan kesalahan para pembesar kota yang melanggar hak istimewa yang dimilikinya (ay. Kis 16:37). Paulus berkata kepada para pejabat kota itu, "Tanpa diadili mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara (--> warga negara) Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami ke dalam penjara, padahal hal itu bertentangan dengan hukum. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam, dan mengira ini bisa membayar pukulan yang mereka lakukan terhadap kami? Tidak mungkin demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar, dan mengakui bahwa mereka telah berbuat salah terhadap kami." Mungkin para pembesar sudah tahu bahwa mereka adalah orang-orang Roma, dan mengerti bahwa amarah mereka telah membuat mereka bertindak lebih jauh daripada yang diperbolehkan secara hukum. Dan itulah sebabnya mereka memberikan perintah untuk mengeluarkan Paulus dan Silas. Sekarang perhatikan,
            1. Paulus tidak mengatakan hal ini untuk membela diri sebelum ia dipukuli, meskipun dengan begitu ia bisa terhindar dari pukulan. Ia tidak mau berbuat demikian, supaya jangan sampai ia dianggap takut menderita bagi kebenaran yang diberitakannya. Tully, di dalam salah satu pidatonya untuk menentang Verres, berbicara tentang seseorang bernama Ganius, yang diperintahkan oleh Verres supaya dipukuli di Sisilia, bahwa selama Ganius dicambuki, ia tidak berseru apa-apa selain Civis Romanus sum – Aku adalah warga negara Roma. Paulus tidak berbuat demikian. Ia memiliki hal-hal yang lebih mulia daripada kewarganegaraannya untuk menghibur diri di dalam penderitaannya.
            2. Paulus mengatakannya juga setelah itu, untuk memberikan penghormatan atas penderitaannya dan alasan mengapa ia menderita, supaya dunia tahu bahwa pemberita Injil bukanlah orang yang begitu hina seperti yang biasa dikira orang, dan bahwa mereka pantas mendapat perlakuan yang lebih baik. Dia melakukan hal itu untuk memperlembut sikap para pembesar kota terhadap orang Kristen di Filipi, dan supaya mereka mendapat perlakuan yang lebih baik. Juga, dengan berbuat begitu, ia bisa menimbulkan pikiran yang baik pada diri orang banyak mengenai agama Kristen, ketika mereka melihat bahwa sekalipun Paulus bisa memperkarakan perbuatan para pembesar itu dan minta pertanggungjawaban mereka, ia tidak mau menggunakan kesempatan itu. Dan hal ini pun memberikan kemuliaan besar bagi Nama yang mulia itu, yang oleh-Nya ia dipanggil. Sekarang di sini,
                (1) Paulus membiarkan mereka tahu seberapa banyak masalah yang mereka telah perbuat, dan bahwa ia cukup mengerti hukum untuk mengetahui hal itu.
                    [1] Mereka telah mendera warga negara Roma. Ada yang beranggapan bahwa Silas juga adalah orang Roma sama seperti Paulus. Ada juga yang beranggapan belum tentu demikian. Paulus adalah warga negara Roma, sedangkan Silas adalah rekannya. Baik lex Procia maupun lex Sempronia (keduanya adalah hukum Romawi – pen.) terang-terangan melarang liberum corpus Romani civis, virgis aut aliis verberibus cdi – tubuh warga negara Roma yang merdeka dipukuli dengan tongkat atau yang lain. Sejarawan-sejarawan Roma banyak memberikan contoh tentang kota-kota yang hak pemerintahannya dicabut karena melakukan penghinaan terhadap warga negara Roma. Nanti kita akan melihat bahwa Paulus memanfaatkan hal ini sebagai pembelaan diri (22:25-26). Jika ia berkata bahwa mereka telah memukuli para utusan Kristus dan kesayangan Sorga, itu tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap mereka. Tetapi jika ia mengatakan bahwa mereka telah menyiksa warga negara Roma, maka itu akan membuat mereka ketakutan. Betapa seringnya orang lebih takut terhadap amarah Kaisar daripada murka Kristus. Orang yang menyerang seorang warga Roma, seorang yang terhormat, yang mulia, meskipun tanpa sengaja dan dikarenakan kekeliruan, merasa perlu berkata Peccavi – Aku telah berbuat salah, dan mengakui kesalahannya. Namun orang yang menganiaya orang Kristen karena ia adalah milik Kristus, terus melakukannya, dan mengira bahwa ia boleh-boleh saja berbuat demikian, meskipun Allah telah berfirman, siapa yang menjamah mereka, berarti menjamah biji mata-Ku, dan bahwa Kristus juga telah memperingatkan supaya jangan menyalahi orang-orang kecil.
                    [2] Mereka telah memukuli Paulus dan Silas tanpa diadili, indicta causa – tanpa melakukan proses pengadilan, tanpa memeriksa dengan saksama apa yang dikatakan tentang mereka, apalagi menanyakan pembelaan mereka. Sudah menjadi peraturan umum dalam dunia peradilan, Causâ cognitâ possunt multi absolvi, incognitâ nemo condemnari potest – Banyak orang yang bisa saja dibebaskan setelah memberikan pembelaan, tetapi tanpa pembelaan tidak ada seorang pun yang boleh diadili. Hamba-Hamba Kristus tidak akan dianiaya seperti yang telah mereka alami seandainya mereka diadili dengan adil.
                    [3] Sangat berlebihan bahwa para pembesar itu telah melakukan hal ini di muka umum. Dan ini sungguh merendahkan para korbannya, dan juga merupakan pelanggaran yang terang-terangan terhadap hukum dan keadilan.
                    [4] Mereka melemparkan keduanya ke dalam penjara tanpa memberikan alasan mengenai tindakan mereka, sewenang-wenang, dan hanya melalui perintah lisan.
                    [5] Sekarang mereka mengeluarkan keduanya dengan diam-diam. Mereka benar-benar tidak berani bertanggung jawab atas perbuatan mereka, dan malah tidak mau jujur mengakui kesalahan mereka.
                (2) Paulus menegaskan bahwa para pembesar harus mengaku salah kepada mereka berdua, dan mengeluarkan mereka secara terang-terangan, supaya lebih terhormat, seperti halnya mereka telah dipermalukan di muka umum, yang menjadikan keadaan mereka lebih memalukan: "Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar, dan bersaksi bahwa kami tidak bersalah, dan bahwa kami tidak melakukan perbuatan apa pun sehingga layak dicambuk dan dipasung." Paulus berkeras tentang hal ini bukan karena ingin dihormati, melainkan atas dasar keadilan, dan bukan demi dirinya sendiri melainkan bagi Kristus: "Biarlah mereka datang dan meredakan keributan orang banyak, dengan mengakui bahwa kami bukanlah pembuat masalah di kota ini."
        III. Para pembesar itu menurut, dan mengubah keputusan pengadilan yang dijatuhkan terhadap Paulus dan Silas (ay. Kis 16:38-39).
            1. Para pembesar takut ketika mereka diberi tahu (meskipun mungkin sebelumnya mereka sudah tahu) bahwa Paulus adalah warga negara Roma. Mereka takut ketika mendengarnya, sebab jangan-jangan beberapa orang teman Paulus akan melapor kepada pemerintah tentang perbuatan mereka, dan mereka harus membayar lebih mahal atas perbuatan mereka. Hukuman yang diberikan oleh para penganiaya sering kali tidak dibenarkan oleh hukum, bahkan oleh hukum bangsa kafir sekalipun, dan sering kali tidak manusiawi, melawan hukum alam. Tindakan mereka selalu penuh dosa dan melawan hukum Allah.
            2. Mereka datang minta maaf supaya Paulus tidak menggunakan hukum untuk melawan mereka, tetapi mengabaikan tindakan mereka yang tidak dibenarkan hukum dan tidak membicarakannya lagi. Mereka membawa kedua rasul itu ke luar penjara, mengakui bahwa mereka telah berbuat salah dalam melakukan hal itu, dan meminta supaya Paulus dan Silas meninggalkan kota itu dengan tenang dan diam-diam. Begitulah Firaun dan para pegawainya, yang telah menentang Allah dan Musa, datang kepada Musa, dan sujud kepadanya serta berkata: Keluarlah engkau (Kel. 11:8). Allah sanggup membuat musuh umat-Nya malu karena kecemburuan dan kebencian mereka terhadap umat Allah (Yes. 26:11). Terkadang Yerusalem menjadi batu yang harus diangkat oleh mereka yang mengangkatnya, dan mereka akan sangat senang jika terbebas darinya (Za. 12:3). Namun, seandainya pertobatan para pembesar ini tulus, mereka tentu tidak akan ingin supaya Paulus dan Silas keluar dari kota mereka (seperti orang Gerasa ingin mengenyahkan Kristus), melainkan akan mengundang mereka untuk tinggal, dan memohon supaya keduanya terus tinggal di kota itu, untuk menunjukkan kepada mereka jalan keselamatan. Namun demikian, meskipun banyak orang yakin bahwa Kekristenan tidak perlu ditekan, mereka juga tidak menjadi insaf untuk menerimanya, setidaknya tidak terbujuk untuk memeluknya. Mereka terdorong untuk memberikan penghormatan bagi Kristus dan para hamba-Nya, tersungkur di depan kaki mereka dan mengaku, bahwa Ia mengasihi mereka (Why. 3:9), tetapi tidak bertindak lebih jauh untuk mengambil keuntungan dari Kristus, atau untuk mengambil bagian di dalam kasih-Nya.
        IV. Keberangkatan Paulus dan Silas dari Filipi (ay. Kis 16:40). Mereka keluar dari penjara ketika mereka telah dibebaskan secara hukum, dan tidak akan keluar sebelum itu terjadi, meskipun mereka ditahan tidak sah secara hukum. Kemudian,
            1. Mereka pergi menjumpai teman-teman mereka. Mereka pergi ke rumah Lidia, di mana barangkali para murid telah berkumpul untuk mendoakan mereka. Di sana mereka bertemu dengan saudara-saudara di situ, atau mengunjungi mereka di tempat masing-masing (yang dapat diselesaikan dengan cepat, karena jumlah mereka begitu sedikit). Paulus dan Silas menghiburkan mereka, dengan menceritakan kepada mereka (menurut sebuah catatan Yunani kuno) tentang apa yang telah dilakukan Allah bagi keduanya, dan bagaimana Dia menolong mereka berdua di dalam penjara. Paulus dan Silas mendorong mereka supaya terus mendekat kepada Kristus, dan berpegang teguh pada pengakuan iman mereka, apa pun kesulitan yang mungkin akan mereka hadapi. Keduanya menyakinkan mereka bahwa semua akan berakhir dengan baik, di dalam kekekalan. Para petobat muda harus banyak dinasihati supaya terhibur, karena sukacita karena Tuhan itulah yang akan benar-benar menjadi perlindungan mereka.
            2. Mereka keluar dari kota tersebut. Berangkatlah kedua rasul itu. Saya heran mengapa mereka harus berbuat demikian. Sekarang setelah mereka dibebaskan secara terhormat dari penjara, pastilah mereka dapat bekerja tanpa bahaya setidaknya selama beberapa waktu. Namun, saya menduga bahwa mereka berangkat karena mengikuti prinsip Guru mereka (Mrk. 1:38). Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang. Paulus dan Silas mendapatkan panggilan yang luar biasa untuk datang ke Filipi. Namun demikian, ketika sudah di sana, mereka hanya melihat sedikit saja buah dari jerih payah mereka, dan segera disuruh pergi dari sana. Namun kedatangan mereka tidak sia-sia. Meskipun permulaannya kelihatan kecil, tetapi yang kemudian akan menjadi sangat mulia. Sekarang mereka telah meletakkan dasar sebuah jemaat di Filipi, yang kemudian menjadi sangat besar, dan memiliki uskup-uskup serta para diakennya sendiri. Dan selain itu, jemaatnya pun lebih bermurah hati kepada Paulus dibandingkan jemaat gereja lain, seperti yang tampak dalam surat Paulus kepada jemaat di Filipi (Flp. 1:1; 4:15). Janganlah para hamba Tuhan merasa kecewa, meskipun mereka tidak melihat buah dari pekerjaan mereka sekarang. Benih yang ditabur sepertinya lenyap di bawah timbunan tanah, tetapi akan muncul lagi dalam tuaian yang berlimpah pada waktunya.



SBU

MINGGU V SESUDAH EPIFANIA
SABTU, 16 FEBRUARI 2019
Renungan Pagi
KJ.388 : 1,2 -Barcloa
MENSYUKURI KARYA KESELAMATAN ALLAH
Kisah Para Rasul 16:29-34
(ay.30b)

Keselamatan merupakan kebutuhan paling utarna dan terutama bagi setiap orang. Kebutuhan itu tidak hanya untuk kehidupan kini dan disini saja. Atau hanya untuk kehidupan setelah kematian. Tetapi kebutuhan bagi kehidupan yang purna, yang menyangkut aspek hidup kekinian dan keakanan. Pertanyaannya, bagaimana mungkin kita bisa mendapatkannya? Pertanyaan itulah yang disampaikan kepala penjara kepada Paulus dan Silas: "Tuan-tuan,
apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat ?" (ay. 30).

Dari latar belakang kisah ini, maka dapat kita perkirakan bahwa keselamatan yang diharapkan oleh kepala penjara adalah bisa terbebas dari hukuman para pembesar kota. Sebab erbukanya pintu-pintu penjara telah membuat ia merasa bersalah dan pasti akan rnendapatkan hukuman. Tetapi Paulus dan Silas berpikir tentang keselamatan sebagai karya Allah -- bukan usaha manusia. Karena itu Paulus dan Silas meniawab katanya: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, maka...(ay. 31). Lalu Paulus memberitakan Firman Tuhan kepada kepala Penjara - yang iuga didengar seluruh penghuni penjara. Pada saat itu juga tampak sukacita kepala penjara. Ia membasuh bilur-bilur Paulus dan Silas, serta
meminta agar ia dan keluarganya dibaptis. Setelah itu ia menjamu mereka.

Firman yang diberitakan Paulus telah membuat mereka mengenal Yesus Kristus dan percaya. Firman yang sama juga sudah dan terus diperdengarkan kepada kita. Pertanyaannya, jika kita
sudah mendengarnya, apakah tetap membuat kita bersukacita‘? Apakah berita itu masih akan membuat kita tergerak untuk berbuat sesuatu bagi pekerjaan Tuhan? Apakah berita tentang karya Yesus yang menyelamatkan, masih rnenyanggupkan kita menghadapi berbagai bentuk persoalan hidup kita? Marilah kita renungkan pertanyaan-pertanyaan diatas, sebelum kita berlibur di akhir pekan.

KJ.388:3
Doa : (Kaml bersyukur ya Tuhan, karena karya penyelamatan-Mu telah membebaskan kaml darl berbagai ketakutan, dan memberikan pengharapan yang penuh kepastlan. Pakailah kaml
untukmenjadi alat yang meneruskan kabar keselamatan-Mu melalui karya dan karsa kami)



MINGGU V SESUDAH EPIFANIA
SABTU, 16 FEBRUARI 2019
Renungan Malam
GB 114:2  -Berdoa
SELALU ADA PELUANG UNTUK MELAYANI

Kisah Para Rasul 16:35-40
Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu.  (ay.39)

Tidak selamanya kita menghadapi situasi yang baik atau menyenangkan. Situasi seperti apapun yang sedang kita alami, nendaknya tidak membuat kita lupa untuk bersaksi dan melayani. Bahkan berbagai kegiatan yang kita buat, semestinya kita buat dalam kesadaran, bahwa kita sedang melakukan pekerjaan Tuhan. Dengan begitu, maka kita menjadi saksi Kristus.

Perikop kita mengisahkan, bahwa pembesar-pembesar kota menyuruh para pejabat kota untuk pergi kepada kepala penjara supaya melepaskan Paulus dan Silas dari penjara. Atas suruhan itulah, kepala penjara mengeluarkan Paulus dan Silas (ay.35-36). Tetapi Paulus dengan kritis meminta agar pembesar kotalah yang harus datang membebaskan Paulus dan Silas. Sebab sebagai warga negara Roma, Paulus dan Silas dijatuhi hukuman tanpa diadili. Mendengar pernyataan danpermintaan Paulus, pembesar kota menjadi takut. Mereka segera datang membebaskan Paulus dan Silas sambil meminta maaf. Mereka memohon agar rombongan Paulus bersedia meninggalkan kota (ay.39). Sebelum rneninggalkan kota, Paulus dan Silas menyempatkan diri menemui Lidya untuk memberikan penghiburan serta menyampaikan salam perpisahan kepada jemaat. yang sedang berkumpul dirumahnya.

Tantangan untuk memberitakan lnjil selalu ada, tetapi tantangan tidak boleh menjadi penghalang. Belajarlah dari pengalaman Paulus yang mampu melihat peluang dibalik tantangan. Status sebagai warga negara adalah peluangnya. Selain itu, Paulus juga mem-
perlihatkan kesungguhan dalam melayani Tuhan sehingga dalam situasi dan kondisi yang seperti apapun, dia tetap berupaya menyelesaikan pelayanannya dengan baik. Mari kita jalani kehidup-an, dengan selalu melihat dan memanfaatkan peluang ditengah tantangan yang menghadang.

GB.114:2
Doa : (Ya Tuhan, saat kami diperhadapkan dengan berbagai tantangan, berilah kemampuan melihat dan terfokus pada peluang melayanl Tuhan)



Label:   Kisah Para Rasul 16:35-40 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 17 FEBRUARI 2019 - MENGHORMATI KETETAPAN ALLAH - Keluaran 18:13-19 - HARI MINGGU VI SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 15 FEBRUARI 2019 - DOA DAPAT MENOLONG KITA DARI BERBAGAI BELENGGU - Kisah Para Rasul 16:25-28 - MINGGU V SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Kisah Rasul





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 21 Agustus - 2 Tawarikh 4-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Beli Kaos C59. Klik Disni






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH SYUKUR HUT KEMERDEKAAN RI KE-74

TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 18 Agustus 2019
I'm Not Alright - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Changed - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Unstoppable God - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Commitment - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Lazarus - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
No Longer Slaves - Lauren Daigle - spontaneous worship

Minggu, 18 Agustus 2019
Trust In You - Lauren Daigle - Spontaneous Worship

Rabu, 14 Agustus 2019
Jehovah Reigns - Jamel Strong

Selasa, 13 Agustus 2019
Side Of My Heart - Rachael Lampa

Selasa, 13 Agustus 2019
Canvas and Clay - Pat Barrett feat. Ben Smith

Selasa, 13 Agustus 2019
My Reason - Planetshakers

Selasa, 06 Agustus 2019
King of Kings - Hillsong

Selasa, 06 Agustus 2019
Chances - Isaac Carree

Selasa, 06 Agustus 2019
But God - Isaac Carree

Jumat, 02 Agustus 2019
You Know My Name - the Brooklyn Tabernacle Choir

Jumat, 02 Agustus 2019
No Longer Slaves - Zach Williams

Jumat, 02 Agustus 2019
I Believe (Island Medley) - Jonathan Nelson

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



penatalayanan menurut 1 tawarikh 6:31-53,   lagu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan,   kotbah 1petrus 3:8-12,   pkj 81,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   kotbah 3musa25:93-43.,   kotbah 3musa25:93-43.,   keluaran 19-21,   JadikanKu AlatMu chord,   JadikanKu AlatMu chord,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah nehemia 5:1-13,   https://rwuyatfty.wordpress.com/2012/08/25/kumpulan-lagu-rohani-persekutuan/,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah imamat 25:39-43,   lagu persiapan hati,   lagu rohani instrumental,   renungan mtpj 1 tawarikh 6:31-53,   imamat 25: 39-43,   download album lagu rohani semangat 2019,   Khotbah minggu 25-8-2019. Ev lukas 6:27-36. Epistel mus 25:39-43.,   lagu rohani dangdut,   lirik hymne pkp,   Khotbah GMIT 25 agustus 2019 ulangan 18:1-12,   lagu rohani kristen untuk pernikahan,   khotbah imamat 25:39-43,   mp3 lagu kristen barat lirik,   lagu rohani doddie dengar tuhan,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Hatorangan epistel 3 Musa 25: 37-43,   kotbah Nehemia,   Imamat 25:39-43,   Renungan dari pdt Gilbert ulangan 5 :32-33,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Lagu persembahan syukur,   tata ibadah rumah tangga GKE,   pembahassn kotbah imamat 25:39-43,   tata ibadah hut gereja,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   pembahadan kotbah imamat 25:39-43,   khotbah kristen tentang keberhasilan yosia,   renungan amos 5:7-13,   lirik lagu gembala baik dan cord,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   nehemia 5 : 1-13,   tata ibadah perkawinan gpdi,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   renungan roma 11 : 33 - 36,   pengertian mazmur 146 : 1,   imamat 25:39-43,   penjelasan matius 6:25-34,   kotbah imamat 25:39-43.,   kotbah imamat 25:39-43.,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   8 lagu rohani yang mengucap syukur kepada Tuhan,   notasi kppk 325,   kotbah imamat 25:39-43,   lagu rohani tentang kekuatiran,   khotbah amos 5:7-12,   khotbah amos 5:7-12,   renungan ayub 5:1-27,   imamat 25:39-43,   imamat 25:39-43,   download ilusttasi dan renungan pengkhotbah 11:1 menabir untuk menuai,   nyanyian rohani,   jamita 3 musa 25 39-43,   nyanyian rohani mp3,   nyanyian rohani,   yesaya 5.bangsa asing sebagai murka Allah,   2 petrus 2:17-22.,   Rngn yak 1:2-8,   sbu 20 agustus 2019,   Contoh renungan kotbah agama Kristen Protestan,   Amsal 12:1-4,   gms live 2019,   khotbah kolose 1;21-23,   Renungan rohani bil 21:1-3,   download lagu shane filan beautiful in white mp3,   renungan kitap maleakhi 2:1-9,   Khotbah sekolah minggu GPIB 1 Petrus 3 : 8 - 12,   nyanyian rohani,   download lagu rohani alan jackson mp3,   Nehemia 8:1-9,   lagu fb dounload,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   yesaya 48:16-19,   Latar belakang Lukas 6:31,   chord kasih yesus melingkupi saya,   chord kasih yesus melingkupi saya,   lirik lagu pkj biarpun gunung gunung beranjak,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   download video lagu karaoke rohani kristen,   Khotbah Imamat 25:39-43,   Dihadapan tahtamu mp3 download,   bahan sermon imamat 3 : 39 - 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   khotbah imamat 25 35 55,   ilustrasi kitab imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   a love i know free download mp3 planetshakers,   renungan lukas 6 : 1-5,   kotbah imammat 25:39-43,   kotbah imammat 25:39-43,   contoh doa persembahan kolekte singkat,   contoh doa setelah persembahan,   khotbah tentang kasih 1Korentus 13:4-8,   lagu persembahan,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah 1 yohanes 2:7-17,   dowload lagu rohani kristen terbaru,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah amsal 3:16,   khotbah amsal 3:16,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Khotbah ibadah minggu 25 Agustus 2019,   santapan haran filemon 1,   sabda bina umat 2019,   Jamita Minggu 19 Februari 2019,   khotbah imamat 25 35-46,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah kristen agustus,   1 Tawarikh 6:31-53,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   renungan 1 tawarikh 6,   kodbah 3 musa 25:39-43,   kodbah 3 musa 25:39-43,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   kunci gitar ikut dikau saja tuhan,   1 Tawarikh 6:31-53,   Tafsiran Alkitab Pengkhotbah 11:1-8,   cerita sekolahmunggu amsal4:1-4,   Amsal 12:1-4,   lagu sion database,   download lagu rohani ambon katakan padaku,   almanak gkpi minggu 25 agustus 2019,   renungan yesaya 5:25-30,   khotbah 22 september 2019,   Bacaan injil tanggal 28 september 2019,   lagu ,   lagu ,   lagu ,   Dangdut gerejawi pernikahan,   download lagu menunggu rhoma ful album,   khotbah mazmur 99:1-9,   khotbah mazmur 99:1-9,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,   lagu mengumpulkan persembahan dari kidung jemaat,   kotbah amsal 12:1-4,