Save Page
Matius 8:14-17
Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus dan orang-orang lain
8:14 Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam. 8:15 Maka dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia. 8:16 Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit. 8:17 Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita."


Penjelasan:

* Mat 8:14-17 - Setibanya di rumah Petrus // Sakit demam // Melayani Dia // Menjelang malam // Menanggung penyakit kita
Penyembuhan ibu mertua Petrus dan orang lainnya. Setibanya di rumah Petrus. Dari kebaktian di sebuah rumah ibadah (Luk. 5:38; Mrk. 1:29). Sakit demam. Karena akan ada tamu, penyakit ini pastilah sangat menyusahkan keluarga itu. Melayani Dia. Penyembuhan itu total, tidak secara bertahap. Gagasan bahwa istri Petrus sudah meninggal, karena ibu mertuanya harus melayani mereka bertentangan dengan I Korintus 9:5. Menjelang malam. Pada saat matahari terbenam, dan hari Sabat sudah berlalu, banyak orang sakit dan kerasukan setan diantar untuk disembuhkan. Menanggung penyakit kita. Matius 9:6 memperlihatkan bahwa penyembuhan penyakit (salah satu akibat dosa) oleh Kristus menunjukkan kemampuan-Nya untuk menangani penyakit utamanya. Karena itu semua kesembuhan ini merupakan sebagian penggenapan dari Yesaya 53:4, yang diselesaikan di Kalvari ketika dosa manusia dipikul Kristus.

* Ibu Mertua Petrus Disembuhkan (8:14-17)
Orang-orang yang mengaku bersikap kritis terhadap masalah keselarasan para penulis Injil menempatkan perikop ini dan perikop-perikop selanjutnya sampai akhir pasal 9 di depan Khotbah di Bukit, sesuai dengan urutan yang ditempatkan Markus dan Lukas. Dr. Lightfoot hanya menempatkan perikop ini saja di depan Khotbah di Bukit, sedangkan ayat 18 dan seterusnya ditempatkan sesudahnya. Dalam perikop ini diceritakan secara khusus tentang:

    I. Penyembuhan ibu mertua Petrus, yang sakit demam. Dalam peristiwa ini, perhatikanlah:
        . Permasalahannya, yang sama sekali tidak luar biasa. Demam merupakan gangguan kesehatan yang paling biasa, namun karena yang sakit di sini adalah kerabat dekat Petrus, maka kejadian ini dicatat sebagai sesuatu yang menggambarkan betapa peduli dan betapa baiknya Kristus terhadap kerabat murid-murid-Nya. Di sini kita melihat,
            (1) Bahwa Petrus mempunyai seorang istri, namun tetap dipanggil untuk menjadi rasul Kristus; dan dengan berbuat baik seperti ini kepada keluarga istrinya, Kristus memperbolehkan pernikahan. Karena itu, salah bila hamba-hamba Tuhan dilarang menikah oleh agama berdasarkan kehidupan para rasul.
            (2) Bahwa Petrus mempunyai rumah, walaupun Kristus tidak (ay. 20). Begitulah, murid lebih terpelihara daripada Tuannya.
            (3) Bahwa ia mempunyai rumah di Kapernaum, meskipun ia berasal dari Betsaida. Ada kemungkinan ia pindah ke Kapernaum sewaktu Kristus pindah ke sana, dan setelah itu ia memilih Kapernaum sebagai tempat tinggalnya yang utama. Perhatikanlah, berhargalah bagi kita untuk berpindah tempat tinggal kalau itu bisa membuat kita lebih dekat dengan Kristus dan mempunyai lebih banyak kesempatan untuk bercakap-cakap dengan-Nya. Ketika tabut perjanjian berpindah tempat, umat Israel harus berpindah juga mengikutinya.
            (4) Bahwa ibu mertuanya tinggal bersama keluarganya, ini memberikan contoh supaya teman-teman dekat berbuat baik kepada sanak saudara temannya seperti terhadap sanak saudaranya sendiri. Mungkin si wanita tua yang baik ini sudah lanjut usianya, namun ia tetap dihormati dan diurusi dengan penuh kelemahlembutan, seperti yang seharusnya kita lakukan terhadap orang yang sudah tua.
            (5) Bahwa ibu mertuanya itu sakit demam. Kekuatan orang muda maupun kelemahan dan kerapuhan orang tua tidak bisa dijadikan tameng untuk melawan penyakit-penyakit semacam ini. Sakit lumpuh adalah penyakit yang susah disembuhkan, dan demam adalah penyakit yang akut, namun keduanya dibawa kepada Kristus.
        . Kesembuhan (ay. 15).
            (1) Bagaimana terjadinya kesembuhan itu; dipegang-Nya tangan perempuan itu, bukan untuk mengetahui apa penyakitnya, seperti yang biasa dilakukan dokter dengan mendengar denyut nadi pasien, melainkan untuk menyembuhkannya. Ini menunjukkan kebaikan dan kelembutan-Nya. Ia sendiri turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Hal ini juga menunjukkan suatu cara penyembuhan rohani, yaitu dengan mengerahkan kuasa Kristus dengan firman-Nya dan dengan mengenakan Kristus pada diri kita sendiri. Alkitab menyampaikan Firman dan Roh memberikan jamahan, Ia menjamah hati dan menjamah tangan.
            (2) Bagaimana kesembuhan itu terbukti. Ini ditunjukkan melalui gambaran berikut ini: lenyaplah demamnya. Ia pun bangunlah dan melayani Dia. Kenyataan ini menunjukkan
                [1] Bahwa belas kasihan itu sempurna. Orang yang baru sembuh dari sakit demam dengan cara-cara alami biasanya masih merasa lemah lunglai dan belum bisa bekerja beberapa waktu lamanya setelah sembuh. Karena itu, untuk menunjukkan bahwa kesembuhan ini mengatasi kuasa alam, ibu itu langsung sembuh dengan begitu sempurna sehingga ia bisa segera melakukan pekerjaan rumah.
                [2] Bahwa belas kasihan itu kudus; dan belas kasihan yang demikian memang sungguh sempurna. Walaupun ibu itu dihormati dengan diberikan pertolongan yang begitu istimewa ini, ia tidak menganggap dirinya penting, melainkan langsung siap melayani, kalau ada keperluan untuk itu, seperti layaknya seorang hamba. Orang yang dihormati Kristus haruslah rendah hati; karena disembuhkan dengan begitu ajaib, ibu itu segera mengerti apa yang harus diperbuatnya. Orang yang sudah disembuhkan Kristus sangatlah pantas untuk menjadi hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan selalu melayani-Nya sepanjang hidup.
    II. Dalam perikop ini juga diceritakan secara umum mengenai banyak penyembuhan yang diadakan Kristus. Penyembuhan ibu mertua Petrus ini membuat Dia didatangi banyak sekali orang sakit. "Ia menyembuhkan orang ini, mengapa saya tidak? Ia menyembuhkan teman si anu, masakan teman saya tidak?" demikian pikir mereka. Di sini terdapat:
        . Apa yang dilakukan-Nya (ay. 16).
            (1) Ia mengusir setan-setan; Ia mengusir roh-roh jahat dengan firman-Nya. Iblis bisa saja sering turut bekerja, atas seizin Allah, dalam penyakit-penyakit yang biasanya dianggap wajar, seperti dalam bisul yang diderita Ayub, dan terutama dalam penyakit-penyakit pikiran. Namun pada waktu Kristus berada di dunia ini, tampaknya ada lebih banyak roh jahat yang dilepaskan dibandingkan pada waktu-waktu lain untuk merasuki dan mengganggu tubuh manusia. Iblis datang dengan murka yang sangat besar, karena ia tahu bahwa waktunya singkat. Allah dengan bijak mengaturnya demikian, supaya Kristus mempunyai kesempatan yang lebih baik dan lebih banyak untuk memperlihatkan kuasa-Nya atas Iblis dan untuk menunjukkan tujuan dan rancangan kedatangan-Nya ke dunia, yaitu untuk melucuti dan merampas senjata Iblis, untuk mematahkan kuasanya, dan untuk menghancurkan pekerjaannya; dan keberhasilan-Nya atas semuanya ini sungguh mulia, sama mulianya seperti rancangan-Nya.
            (2) Ia menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit; semua orang tanpa kecuali, sekalipun yang sakit adalah orang yang begitu hina dan penyakitnya begitu parah.
        . Bagaimana Kitab Suci digenapi dalam hal ini (ay. 17). Menggenapi nubuat-nubuat Perjanjian Lama adalah tujuan agung yang dimiliki Kristus, dan hal ini juga merupakan bukti yang kuat bahwa Dia adalah Mesias. Salah satu penggenapan ini adalah, seperti yang ada tertulis mengenai Dia dalam Yesaya 53:4, "Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya," yang dirujuk dalam 1 Petrus 2:24 dengan "Ia telah memikul dosa kita." Dalam perikop ini, hal tersebut dirujuk dan diartikan dengan "Dialah yang menanggung penyakit kita." Dosa membuat penyakit menjadi kesengsaraan bagi kita. Demikianlah, Kristus menghapus dosa dengan kuasa kematian-Nya dan menghilangkan penyakit dengan mujizat-mujizat oleh karena hidup-Nya; bahkan meskipun mujizat-mujizat itu sudah berhenti, kita bisa berkata bahwa Ia menanggung penyakit kita pada waktu Ia memikul dosa-dosa kita dalam tubuh-Nya sendiri di atas kayu salib; karena dosa merupakan penyebab dan sengat dari penyakit. Tubuh kita ini tidak dapat bebas dari banyak macam penyakit dan malapetaka. Namun, di dalam satu baris kalimat Injil ini saja, ada suatu perkataan yang jauh lebih mampu menggugah dan membuat perasaan kita tenang daripada dalam semua tulisan para filsuf -- yaitu bahwa Yesus Kristus menanggung penyakit kita dan memikul kesengsaraan kita. Ia menanggungnya untuk kita; walaupun tidak pernah sakit, Ia merasa lapar, haus, lelah, gelisah, bersusah hati secara rohani, sedih, dan sangat berat hati. Ia menanggung semuanya ini untuk kita dalam kesengsaraan-Nya di kayu salib dan menanggungnya bersama kita dalam belas kasihan-Nya yang Ia curahkan kepada kita, karena Ia turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Dengan cara itu Ia melepaskan kita dari semuanya ini, dan membuat beban kita menjadi ringan, jika tidak, maka itu karena kesalahan kita sendiri. Perhatikanlah bagaimana hal ini diungkapkan di sini dengan begitu tegas: Ia sendiri yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita. Ia mampu dan juga bersedia untuk menjadi pengantara kita dalam hal ini, dan Ia peduli untuk menangani kelemahan dan penyakit kita, sebagai seorang dokter bagi kita. Malapetaka yang merupakan bagian dari kehidupan manusia menjadi perhatian-Nya secara khusus, yang dibuktikan-Nya dengan kesediaan-Nya untuk menyembuhkan penyakit. Sekarang pun kuasa dan kelemahlembutan-Nya itu tidak berkurang, karena kita yakin bahwa untuk sampai ke sorga tidak pernah ada sesuatu yang berkurang.


SBU

MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA
SENIN, 25 FEBRUARI 2019
Renungan Pagi
GB.4l0:1 -Bardoa
ULURAN DAN JAMAHAN TANGAN TUHAN

Matius 8:1-4
Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. (ay 3)

Berbagai penelitian menunjukkan  bahwa kehangatan dan kasih sayang terbukti mampu menurunkan tingkat keparahan penyakit hingga 16 persen. lni berarti hubungan antar manusia dan memberikan perhatian sangat panting dalam kesembuhan seseorang.  Psiko
log, Drs. Kasandra Putranto mengatakan, "Kehangatan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat mamu memperbaiki tingkat kesehatan yang lebih besar daripada pengaruh obat saja."

Di lingkungan orang Yahudn saat itu, orang sakit kusta dianggap sebagai orang najis dan berdosa yang dihukum Tuhan dan harus dikucilkan atau diasingkan, supaya tidak menulari dan menajiskan orang Iain (lm.13-14;Bl.12:1-10:2 Fil.5:26-27). Dalam bacaan Alki-
tab pagi ini, orang yang dianggap berdosa dan dikucilkan itu datang mendekati Yesus sambil sujud menyembah-Nya serta memohon kesembuhan daripada-Nya. ltu berarti bahwa dia merendahkan diri dan menghormati Yesus, karena percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa menyembuhkan penyakitnya. Yesus lurkan tangan-Nya dan menjamah serta berkata kata bagi kesembuhan orang sakit kusta itu, sehingga sembuhlah ia dari sakit tapi juga ingin menunjukkan kepedulian, perhatian dan belas kasihNya bahwa Dia tak takut tertular dan dianggap najis dengan menyentuh orang sakit kusta itu.

Saudaraku,Yesus memberi teladan agar saudara-saudara yang sakit mendapatkan pelayanan yang baik. Dalam kelemahan dan derita, mereka membutuhkan perhatian, kepedulian dan kasih sayang dari sesama, sehingga iman dan pengharapan mereka tetap tertuju pada Tuhan. Kunjungilah mereka untuk memberi semangat. Berikanlah perhatian dan bantuan yang mereka perlukan. Berdoalah untuk menguatkan iman dan harapan rnereka. Pelayanan
kepada mereka seperti "uluran dan jamahan tangan Tuhan" bagi mereka. Kiranya hidupmu menjadi alat di langan Tuhan untuk menyatakan "uluran dan jamahan tangan Tuhan" yang penuh kuasa dan kasih.

GB 40:2,3
Doa : (Ya Bapa, pakailah kami sebagai saluran jamahan kuasa dan kasih-Mu bagi orng-orang yang sakit dan membutuhkan pertolongan)


MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA
SENIN, 25 FEBRUARI 2019
Renungan Malam
GB.117 :1,2 -Berdoa
KUASA SEPATAH KATA
Matius 8:14-17
 (ay. 16)

Tom Hanks. pemain film Hollywood pernah berkata dan menuliskan pesan kepada Patrick Wilson, ‘gigihiah, sobat.‘ Beberapa tahun kemudian, Patrick menjadi bintang film dan dia merasa bahwa dua kata yang dari Tom Hanks sangat berarti bagi dirinya karena memberi semangai dan kekuatan untuk kemajuan karirnya.

Ibu martua Petrus yang sakit setelah dipegang oleh Yeaus, demamnya pun lenyaplah. Setelah sehat, ibu mertua Petrus tldak ierbaring lemah lagi, ia bangun dan melayani Yesus: Dengan sepatah kata, Tuhan Yesus mengusir roh-roh jahat dar| orang-orang yang kerasukan setan. Dengan separah kata, Tuhan Yesus menyembuhkan orang-orang sakit. Sungguh dalam diri Tuhan Yesus, berdlarn kuasa Allah yang berkuasa, sehingga ketika Dia memegang, menjamah dan rnengucapkan sepatah kata, maka segala penyakit dan kuasa jahat takluk dan kalah. Tak heran jika seorang perwira Homawi di Kapernaum datang dan memohon agar Yesus
mengucapkan sepatah-kata saja untuk kesembuhan hambanya (Mat. 8:8). Dia sangat meyakini bahwa dengan sepatah kata saja, Yesus dapat menyembuhkan hambanya itu, karena baginya Yesus adaiah Tuhan yang berkuasa (Mat. 8:13).

Saudaraku, ada ungkapan, "kata-karamu atau ucapanmu adalah doa."Ya, kata-kata memiliki kuasa. Kata-kata mempunyai pengaruh untuk memberi semangat dan memulihkan atau sebaliknya, melukai dan menghancurkan. Kata-kata yang terucap bisa membangun kehidupan seseorang, atau sebaliknya, bisa juga menghancurkan seseorang. Kata-kata bisa melukai hati, tetapi sebaliknya juga bisa menyembuhkan luka hati. Kata-kata apakah yang talah saudara ucapkan hari ini dan hari-hari kemarin kepada sesama manusia? Seperti Tuhan Yesus, hendaklah kata-kata kita manghadirkan kuasa Allah dalam diri kita juga bagi sesama. Kiranya
hanya perkalaan Kristus yang diam dalam diri kita sehingga Kata-kata kita berkuasa membangun kehidupan sesama manusia (Kol.3:16-17).

GB.117:5.8
Doa : (Ya Allah, kuasailah seluruh hidup kami dengan Roh kudus agar parkataan kaml mencerminkan kehadiran Kristus dalam diri kami)


Label:   Matius 8:14-17 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB - Selasa, 26 Februari 2019 - MENGABAIKAN PERINGATAN - Kisah Para Rasul 27:9-13 - MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB - Minggu, 24 Februari 2019 - SEPERTI MENYAMBUT TUHAN - Galatia 4:12-15 (SGD) - MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Matius




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392





    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Kenya Worship Songs
    Ghana Worship Songs
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs





    Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 dan Tata Ibadah Paskah 21 April 2019 GPIB
    Terlampir disampaikan : 1. Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 2. Tata Ibadah Paskah 21 April 2019



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)


    New Submit
    Jumat, 26 April 2019
    Were You There - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    It Is No Secret (What God Can Do) - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Nearer My God To Thee - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    God Bless America - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Wholy Holy - Aretha Franklin

    Jumat, 26 April 2019
    Respect - Aretha Franklin

    Kamis, 25 April 2019
    When I Get Where I'm Going - Brad Paisley Feat. Dolly Parton

    Kamis, 25 April 2019
    Holes in the Floor of Heaven - Steve Wariner

    Kamis, 25 April 2019
    You're Not My God - Keith Urban

    Kamis, 25 April 2019
    The Old Rugged Cross - Johnny Cash

    Kamis, 25 April 2019
    The Little Girl - John Michael Montgomery

    Rabu, 24 April 2019
    Overcome - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    This Is My Story (My Song) - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    When I See You - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    Freedom In The Spirit - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    For Us - Sarah Kroger

    Minggu, 21 April 2019
    Come Back Home - Manafest feat. Trevor McNevan

    Sabtu, 20 April 2019
    How He Loves - Peter Mattis | Bethel Music

    Sabtu, 20 April 2019
    Still - Amanda Lindsey Cook

    Jumat, 19 April 2019
    With You On My Mind - Kenny Smith

    Pemilihan Presiden
    Quick Count    |    Real Count

    christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,