Save Page Kisah Para Rasul 27:9-13
27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampau dan sudah berbahaya untuk melanjutkan pelayaran. Sebab itu Paulus memperingatkan mereka, katanya: 27:10 "Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita." 27:11 Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari pada kepada perkataan Paulus. 27:12 Karena pelabuhan itu tidak baik untuk tinggal di situ selama musim dingin, maka kebanyakan dari mereka lebih setuju untuk berlayar terus dan mencoba mencapai kota Feniks untuk tinggal di situ selama musim dingin. Kota Feniks adalah sebuah pelabuhan pulau Kreta, yang terbuka ke arah barat daya dan ke arah barat laut. 27:13 Pada waktu itu angin sepoi-sepoi bertiup dari selatan. Mereka menyangka, bahwa maksud mereka sudah tentu akan tercapai. Mereka membongkar sauh, lalu berlayar dekat sekali menyusur pantai Kreta.

Penjelasan:


* Kis 27:9 - Puasa
Di bagian barat dari Pelabuhan Indah pantai Kreta langsung menjorok ke utara, sehingga dari sana sebuah kapal akan sepenuhnya terkena angin barat laut. Kapal-kapal layar yang dipakai di dunia Mediterania Kuno waktu itu kurang besar atau kokoh untuk menghadapi badai musim dingin. Musim yang berbahaya untuk berlayar mulai sekitar 14 September dan sesudah 11 November semua pelayaran dihentikan sepanjang musim dingin. Puasa yang disebutkan Lukas ialah Hari Pendamaian. yang jatuh pada akhir September atau awal Oktober.

* Kis 27:10-11 - jurumudi // nakhoda // lebih percaya
Paulus yang adalah seorang tukang bepergian yang berpengalaman (II Kor. 11:25 mengatakan bahwa ia pernah mengalami karam kapal sebanyak tiga kali) mengusulkan agar mereka tidak melanjutkan perjalanan sebab akan mengakibatkan hilangnya banyak jiwa dan muatan. Usulnya itu ditentang oleh jurumudi yang juga merupakan nakhoda (di dalam berbagai versi bahasa Inggris diterjemahkan sebagai pemilik kapal). Perwira yang mengawal para tahanan dan memiliki pangkat paling tinggi serta bertindak selaku pimpinan kapal ternyata lebih percaya kepada jurumudi dam nakhoda ketimbang kepada Paulus, dan ia memutuskan untuk tidak tinggal di Pelabuhan Indah.

* Kis 27:12 - kebanyakan dari mereka // mencoba untuk mencapai // Feniks, // barat daya // barat laut
Pelabuhan Indah bukan tempat berlabuh yang baik pada musim dingin, karena merupakan pelabuhan yang cukup terbuka. Rupanya seluruh penumpang di atas kapal itu dimintai pendapat, dan kebanyakan dari mereka mengusulkan agar mereka berlayar meninggalkan pelabuhan Indah dan mencoba untuk mencapai pelabuhan kota Feniks, yang terletak lebih ke barat di pulau Kreta, menghadap ke arah barat daya dan barat laut.

* Kis 27:13 - angin yang sepoi-sepoi dari selatan
Ketika meninggalkan Pelabuhan Indah mereka mendapat tiupan angin yang sepoi-sepoi dari selatan sehingga dapat berlayar dekat dengan garis pantai.

*  Dengan susah payah mereka sampai di Pelabuhan Indah, pelabuhan di pulau Kreta (ay. Kis 27:7-8). Mereka berlayar selama beberapa hari dengan perlahan-lahan, karena dihambat atau dihadang angin. Masih butuh waktu yang lama bagi mereka untuk sampai di Knidus, sebuah pelabuhan Karia. Dan sekarang mereka terpaksa menyusuri pantai Kreta, seperti sebelumnya mereka menyusuri pantai Siprus. Banyak kesulitan yang mereka hadapi ketika melewati Salmone, sebuah tanjung di pantai timur pulau Kreta. Meskipun pada saat itu lautnya tidak bergelombang, perjalanannya sangat membosankan. Oleh pemeliharaan ilahi, ada banyak orang tidak mundur dalam menjalankan urusan mereka, namun mereka hanya berlayar perlahan-lahan, dan tidak maju-maju sambil memanfaatkan pemeliharaan ilahi yang menguntungkan itu. Begitu juga, ada banyak orang Kristen yang baik berkeluh kesah dalam perkara-perkara yang menyangkut jiwa mereka, mereka tidak beranjak dari tempat mereka dan menuju ke sorga, tetapi terus bertahan di atas tanah pijakan mereka itu. Mereka maju tetapi dengan banyak perhentian dan istirahat, dan diombang-ambingkan angin dalam waktu yang lama. Amatilah, tempat yang mereka datangi disebut Pelabuhan Indah. Para pelancong berkata bahwa pelabuhan itu dikenal dengan nama yang sama sampai sekarang, dan bahwa nama itu cocok dengan suasana dan pemandangan di sana yang menyenangkan. Namun,
        (1) Itu bukan pelabuhan yang mereka tuju. Pelabuhan itu indah, tetapi bukan pelabuhan mereka. Betapapun menyenangkannya keadaan kita di dunia ini, kita harus ingat bahwa kita belum sampai di rumah, dan oleh sebab itu kita harus bangkit dan beranjak pergi. Sebab, meskipun indah, itu bukanlah pelabuhan kesukaan mereka (Mzm. 107:30).
        (2) Pelabuhan itu tidak baik untuk tinggal di situ selama musim dingin, demikianlah yang dikatakan (ay. Kis 27:12). Pemandangannya indah, tetapi rentan terhadap cuaca buruk. Perhatikanlah, pelabuhan yang indah bukanlah pelabuhan yang aman. Bahkan, di mana ada kesenangan terbesar, boleh jadi di situ ada bahaya terbesar.

Nasihat apa yang diberikan Paulus kepada mereka mengenai perjalanan yang masih ada di depan mereka. Ia menasihati mereka untuk tetap tinggal di tempat selama musim dingin, dan jangan berpikir untuk pergi ke mana pun sampai cuaca berubah menjadi lebih baik.

    1. Itu waktu yang buruk untuk berlayar. Mereka sudah kehilangan banyak waktu selama bergumul melawan angin sakal. Berlayar pada waktu itu berbahaya, karena waktu puasa sudah lampau, maksudnya, waktu puasa tahunan orang-orang Yahudi, pada hari penebusan, yang jatuh pada hari kesepuluh di bulan ketujuh, hari untuk merendahkan diri dengan berpuasa. Jadi waktu itu kira-kira tanggal 20 September menurut kalender kita. Puasa tahunan itu dijalankan dengan sangat khidmat. Tetapi (anehnya), tentang pelaksanaannya, kita tidak pernah melihatnya disebutkan di seluruh sejarah Kitab Suci, kecuali memang itulah yang dimaksudkan di sini, dengan cukup menyebutkan musim di tahun itu. Bulan September tanggal 20an dianggap sebagai waktu yang buruk untuk berlayar oleh para awak kapal, sama seperti waktu-waktu lain. Mereka mengeluhkan angin-angin yang kencang pada musim itu. Itulah waktu yang diambil para pelaut yang sedang kesusahan ini untuk berlayar. Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau. Mereka bukan saja sudah kehilangan waktu, melainkan juga kesempatan.
    2. Paulus mengingatkan mereka akan hal itu, dan memberi tahu mereka akan bahaya yang mengancam (ay. Kis 27:10): "Aku lihat" (entah melalui pemberitahuan dari Allah, atau dengan melihat tekad mereka yang keras untuk meneruskan perjalanan kendati dengan cuaca yang berbahaya itu) – "bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar. Kalian yang punya barang-barang di kapal kemungkinan akan kehilangan barang-barang itu, dan sungguh suatu mujizat belas kasihan jika nyawa kita tidak menjadi korban." Ada beberapa orang baik di kapal itu, tetapi ada lebih banyak lagi orang jahat. Tetapi dalam keadaan ini, segala sesuatu sama bagi sekalian, dan nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik. Jika kedua-duanya berada di kapal yang sama, mereka berada dalam bahaya yang sama.
    3. Mereka tidak mau menuruti nasihat Paulus dalam hal ini (ay. Kis 27:11). Mereka menganggap dia sok tahu karena mengusulkan sesuatu dalam hal pelayaran, suatu bidang yang tidak dikuasainya. Dan perwira yang dipercaya untuk memutuskan hal ini, meskipun ia sendiri seorang penumpang, namun, sebagai orang yang berwenang, memutuskan untuk tidak mengindahkan usulan Paulus. Itu dilakukannya sekalipun mungkin ia sendiri tidak lebih sering berlayar daripada Paulus, tidak pula lebih mengenal lautan ini. Sementara Paulus sudah menanam Injil di Kreta (Tit. 1:5), dan mengenal beberapa bagian dari pulau itu dengan cukup baik. Tetapi perwira itu lebih memperhatikan pendapat juru mudi dan nakhoda daripada pendapat Paulus, sebab biasanya keahlian orang dalam bidang pekerjaannya sendiri harus dihargai. Tetapi orang seperti Paulus, yang begitu mengenal Sorga, seharusnya lebih diperhatikan dalam memberi saran tentang pelayaran daripada pelayar-pelayar yang termashyur sekalipun. Perhatikanlah, orang yang lebih ingin menuruti hikmat manusia daripada wahyu ilahi tidak sadar bahaya apa yang akan mengancam mereka. Perwira itu memperlakukan Paulus dengan sangat ramah (ay. Kis 27:3), namun tidak mau mendengar nasihatnya. Perhatikanlah, banyak orang menunjukkan penghormatan kepada hamba-hamba Tuhan yang baik, namun tidak mau menuruti nasihat mereka (Yeh. 33:31).

SBU


MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA
SELASA, 26 FEBRUARI 2019
Renungan Pagi
GB 121:1 -Berdoa
BERSIKAP RAMAH

Kisah Para Rasul 27:1-8
... Yulius memperlakukan Paulus dengan ramah dan memperbolehkannya mengunjungi sahabat-sahabatnya, supaya mereka melengkapkan keperluannya. (ay.3)

Menurut Kamus besar bahasa Indonesia, 'ramah berarti baik hati dan menarik budi bahasanya: 'manis tutur kata dan sikapnya suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan.

Dalam Kisah Para Rasul 26:32 diceritakan bahwa Paulus bisa saja dibebaskan, tetapi karena ia menyatakan naik banding kepada Kaisar, maka ia harus dibawa ke Roma (Italia) untuk menghadap Kaisar Julius, seorang perwira dari pasukan Kaisar Romawi bertanggung-jawab mengantar Paulus dan para tahanan lainnya ke Roma. Mereka harus menempuh perjalanan dengan berlayar menggunakan kapal menuju Roma. Dalam pelayaran itu dikisahkan di
ayat 4 bahwa Julius memperlakukan Paulus dengan Ramah. Ramah disini diartikan, 'memperlakukan dengan baik hati.". Julius tidak memperlakukan Paulus seperti seorang tahanan, sehingga ada kemungkinan Paulus tidak dirantai atau dibelenggu. Julius tahu bahwa Paulus bukanlah penjahat dan adalah warga negara Roma yang hendak bertemu Kaisar. Karena itu Julius memberikan kebebasan kepada Paulus untuk mengunjungi para sahabatnya di Sidon, supaya mereka juga dapat menunjukkan kebaikan hati untuk memenuhi kebutuhan Paulus selama menempuh pelayaran ke Roma.

Saudaraku, bersikap ramah sesungguhnya adalah sikap hidup orang Kristen sebagai manusia baru yang berasal dari kebaikan hati yang tulus. Efesus 4:23,24,32 menjelaskan, 'ramah dan penuh kasih mesra' adalah salah satu ciri dari orang Kristen yang sudah diperbaharui hidupnya yaitu roh dan pikirannya, sehingga hidup menurut kehendak Allah. Bersikap ramah adalah salah satu wujud orang kristen yang dipenuhi oleh hikmat Tuhan (Yak 3:17). Bersikap
ramahlah agar engkau dapat bersaksi tentang hidup orang Kristen yang mencerminkan kasih dan kebaikan Tuhan dalam pergaulan sehari-hari.

GB 121;2
Roh Kudus, pimpinlah hidup kami agar dapat bersikap
ramah kepada siapa saja supaya kasih dan kebaikan Tuhan terus
dinyatakan)



MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA
SELASA, 26 FEBRUARI 2019
Renungan Malam
GB.62 : 1-Berdoa
MENGABAIKAN PERINGATAN

Kisah Para Rasul 27:9-13
.. Sebab itu Paulus memperingatkan mereka ... Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari pada kepada perkataan Paulus.  (ay. 9b,11)


Itulah akibatnya kalau mengabaikan peringatan orang tua, "begitu kata seorang bapak kepada anaknya yang mengalami kecelakaan. Karena selaiu mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Paulus memperingatkan agar tidak melanjutkan pelayaran karena akan sangat berbahaya dan mengancam nyawa mereka. Paulus berkata demikian, karena mungkin ia mendapatkan penglihatan dari Tuhan (Kis.27:22-24) dan juga pengalamannya dalam berlayar saat terkana badai (2 Kor.11:25b). Sekalipun Paulus yakin bahwa pergi ke Roma merupakan kehendak Tuhan dan Dia akan melindunginya, namun Paulus tetap berusaha rnencari jalan terbaik dan teraman. Paulus (ay.9) mungkin menunjukkan puasa yang dilaku-
kan pada hari raya orang Yahudi di hari raya Pendamaian (Im.15:29).

Memang, setalah hari raya itu usai, angin menjadi kencang karena memasuki musim dingin yang dianggap tidak aman untuk melakukan pelayaran, karena kemungkinan besar ada badai yang ganas. Namun, Julius lebih percaya kepada Jurumudi dan Nahkoda kapal, karena keahlian dan pengalaman mereka berlayar. Julius tidak menyadari bahwa peringatan dari Paulus adalah peringatan dari Tuhan agar mereka tidak calaka. Awak kapal pun setuju untuk
meneruskan pelayaran. Memang awalnya pelayaran berjalan baik, namun kemudian datanglah bencana yaitu angin kencang disertai badai dan hujan yang biasa disebut Angin Timur Laut (ay.14).

Saudaraku, peringatan ada untuk memberitahu kita bahwa ada bahaya. Peringatan ada supaya kita selamat dan terhindar dari celaka. Kita diperingatkan, karena mungkin kita salah jalan. Sesungguhnya peringatan itu bertujuan baik bagi diri kita supaya kita selamat, tidak susah dan celaka nantinya. Namun, kita cenderung marah saat diperingatkan dan mengabaikan peringatan itu, Pandanglah peringatan itu sebagai cara Tuhan mengasihi kita melalui firman-Nya dan orang-orang yang dipakai-Nya (Ams.3:11-12). Karenanya, berpeganglah dan cintailah peringatan dari Tuhan agar kita tidak susah dan celaka nantinya (Mzm.119:167-168).

GB.62 : 4,5
Doa : (Ya Roh Kudus, penuhilah kami dengan hikmat agar kami selalu berpegang dan rnencintai peringatan-Mu)

Label:   Kisah Para Rasul 27:9-13 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB - Rabu, 27 Februari 2019 - WALAU SULIT, TETAP MELAYANI - Kisah Para Rasul 28:7-10 (SGDK) - MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB - Senin, 25 Februari 2019 - KUASA SEPATAH KATA - Matius 8:14-17 - MINGGU VII SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Kisah Rasul




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392





    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Kenya Worship Songs
    Ghana Worship Songs
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs





    Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 dan Tata Ibadah Paskah 21 April 2019 GPIB
    Terlampir disampaikan : 1. Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 2. Tata Ibadah Paskah 21 April 2019



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)


    New Submit
    Jumat, 26 April 2019
    Were You There - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    It Is No Secret (What God Can Do) - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Nearer My God To Thee - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    God Bless America - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Wholy Holy - Aretha Franklin

    Jumat, 26 April 2019
    Respect - Aretha Franklin

    Kamis, 25 April 2019
    When I Get Where I'm Going - Brad Paisley Feat. Dolly Parton

    Kamis, 25 April 2019
    Holes in the Floor of Heaven - Steve Wariner

    Kamis, 25 April 2019
    You're Not My God - Keith Urban

    Kamis, 25 April 2019
    The Old Rugged Cross - Johnny Cash

    Kamis, 25 April 2019
    The Little Girl - John Michael Montgomery

    Rabu, 24 April 2019
    Overcome - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    This Is My Story (My Song) - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    When I See You - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    Freedom In The Spirit - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    For Us - Sarah Kroger

    Minggu, 21 April 2019
    Come Back Home - Manafest feat. Trevor McNevan

    Sabtu, 20 April 2019
    How He Loves - Peter Mattis | Bethel Music

    Sabtu, 20 April 2019
    Still - Amanda Lindsey Cook

    Jumat, 19 April 2019
    With You On My Mind - Kenny Smith

    Pemilihan Presiden
    Quick Count    |    Real Count

    christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,