Save Page
Keluaran 18:13-19
Pengangkatan hakim-hakim
18:13 Keesokan harinya duduklah Musa mengadili di antara bangsa itu; dan bangsa itu berdiri di depan Musa, dari pagi sampai petang. 18:14 Ketika mertua Musa melihat segala yang dilakukannya kepada bangsa itu, berkatalah ia: "Apakah ini yang kaulakukan kepada bangsa itu? Mengapakah engkau seorang diri saja yang duduk, sedang seluruh bangsa itu berdiri di depanmu dari pagi sampai petang?" 18:15 Kata Musa kepada mertuanya itu: "Sebab bangsa ini datang kepadaku untuk menanyakan petunjuk Allah. 18:16 Apabila ada perkara di antara mereka, maka mereka datang kepadaku dan aku mengadili antara yang seorang dan yang lain; lagipula aku memberitahukan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan Allah." 18:17 Tetapi mertua Musa menjawabnya: "Tidak baik seperti yang kaulakukan itu. 18:18 Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja. 18:19 Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah.


Penjelasan:

* Kel 18:1-27
Kunjungan Yitro dan penugasan para hakim.

* Kel 18:15 - Menanyakan petunjuk Allah
Menanyakan petunjuk Allah. Keputusan-keputusan Musa serta ketetapan-ketetapan yang melandasi semua keputusan tersebut seluruhnya berasal dari Yehovah.

* Kel 18:18 - Engkau akan menjadi sangat lelah. 21. Pemimpin seribu orang
Engkau akan menjadi sangat lelah. 21. Pemimpin seribu orang. Paling baik untuk menganggap ini sebagai berarti "seribu" keluarga dan bukan seribu orang, jadi mengikuti pembagian menurut suku. Driver menganggap gagasan ini tidak praktis sebab dengan demikian seorang akan tunduk kepada empat hakim yang berbeda (Cambridge Bible). Tetapi diperkirakan bahwa berbagai kategori ini berfungsi sebagai pengadilan yang lebih tinggi dan pengadilan yang lebih rendah. Sebagian besar persoalan akan diselesaikan, seperti di dalam masyarakat kita, oleh pengadilan yang lebih rendah, "pemimpin sepuluh orang."

* Mendelegasikan tugas
Bayangkan bila kita harus duduk sepanjang hari setiap hari untuk memecahkan permasalahan 600.000 orang (lih. Kel. 12:37) seorang diri. Atau berdiri sepanjang hari menunggu giliran untuk dilayani oleh satu-satunya hakim. Sangat melelahkan bukan? Begitulah yang terjadi pada Musa dan bangsa Israel pada waktu itu. Mengapa bisa demikian?
Ada dua hal yang menjadi penyebab. Pertama, ternyata orang-orang Israel pada masa itu belum atau kurang mengerti firman Tuhan. Hal ini wajar karena Taurat belum ditulis waktu itu. Karena itu Musalah yang mengajarkan kepada mereka segala ketetapan dan perintah yang dia terima langsung dari Allah. Kedua, Musa adalah satu-satunya hakim bagi bangsa Israel, sehingga setiap permasalahan di antara mereka harus diselesaikan oleh Musa. Musa memang seorang pemimpin jempolan yang mampu mengurus bangsa secara keseluruhan sekaligus memperhatikan masalah perseorangan juga. Hal ini menunjukkan kasih dan perhatian seorang pemimpin kepada setiap pribadi yang dia pimpin. Namun di sini Musa harus belajar mengenali batas-batas kapasitas dirinya.
Atas petunjuk Yitro, Musa mendelegasikan tugas pelayanan kepada orang lain. Ada bagian yang tetap ia pegang sesuai kapasitasnya sebagai pemimpin utama, yang lain ia delegasikan kepada mereka yang memenuhi kriteria tertentu. Orang-orang tersebut perlu diperlengkapi dengan kebenaran firman Tuhan (ayat 20) serta memiliki kualitas karakter yang sepadan dengan tugas kepemimpinan itu (ayat 21). Kualitas itu antara lain: cakap atau terampil melayani, takut akan Tuhan, dapat dipercaya dan diandalkan, serta memiliki integritas tinggi.



SBU

HARI MINGGU VI SESUDAH EPIFANIA
MINGGU, 17 FEBRUARI 2019
Renungan Pagi
GB 341:1 -Berdoa
MENGHORMATI KETETAPAN
Keluaran 18:13-16

Keluaran 18:13-16
maka mereka datang kepadaku dan aku mengadili antara yang seorang dan yang lain; lagipula aku memberitahukan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan Allah (ay 16b)

Jangan pernah mengira bahwa perjalanan hidup umat Tuhan selalu aman. Tidak! Umat Tuhan juga seringkali mengalami jatuh-bangun. Pertanyaannya adalah cara agar tidak selalu jatuh? Perhatikan renungan perikop pagi ini. Keberlangsungan hidup umat sebagai suatu persekutuan tidaklah ditentukan oleh kemampuan umat tetapi tergantung pada Allah. Karena itu umat harus peka menatap petunjuk dan ketetapan dari Tuhan. Bagaimanakah caranya?
Pertama, hadirnya seorang pemimpin umat yang memiliki wewenang dan wibawa ilahi. Kedua, Wewenang dan wibawa pemimpin umat bersumber pada Allah yang memanggil dan
mengutus-Nya. Ketiga, pemimpin yang memiliki karakter dan kompetensi keillahian.

Musa memenuhi ketiga syarat tersebut. Ia hadir sebagai pemimpin umat Israel dan tidak mengedepankan pencitraan diri. Allah yang memanggil dan mengutus, memperlengkapinya dengan wewenang dan wibawa pelayanan. Apakah Musa pemimpin sempurna‘? Oh, tidak! Musa memang berhasil mengemban tugas panggilan yang dipercayakan Tuhan kepadanya. Bahkan Musa telah melampaui amban'g batas mengelola tenaganya sepanjang hari.'Tingkat kepercayaan umat pun tinggi dan bersedia antri sehari penuh.

Dengan tangan lerbuka Musa menyambut baik nasihat Yitro. sang mertua yang mengunjunginya. Kepada Musa, Yitro menyampaikan nasihat yang elegan yaitu agar Musa rnemberlakukan pola efisiensi, pemberdayaan, perwakilan suku Israel yang berkualitas. Adalah Iebih baik bagi pemimpin umat masa kini menatalayani umatNya dengan pola efisiensi, pemberdayaan. Sistem perwakilan agar umat terbina dengan baik dan berkarakter.

GB.341 :2  
Doa: (Bapa di surga, bimbinglah kami untuk saling melayani demi mencapai hidup yang lebih bersejahtera)


HARI MINGGU V PRAPASKAH
MINGGU, 17 MARET 2019
Renungan Malam
KJ 282:1 -Berdoa
MEMULIHKAN YANG TERHINA

Yesaya 49:7
..."Raja-raja akan melihat perbuatan-Ku, lalu bangkit memberi hormat, dan pembesar-pembesar akan sujud menyembah, oleh karena TUHAN yang setia oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, yang memilih engkau." (ay 7)

Menjadi orang yang dihina atau diremehkan selalu memunculkan perasaan yang menyakitkan. Orang yang menghina orang lain merasa lebih hebat dari orang yang dihina. Sikap semacam ini membuat orang yang menghina tidak pernah memikirkan perasaan orang yang dihina. Dalam situasi ini tidak ada perasaan damai dalam relasi keduanya. Yang menarik adalah orang yang dihina ini dibiarkan dalam situasi yang tidak menyenangkan tanpa ada yang menolongnya.

Perasaan menjadi orang yang dihina dan diremehkan inilah yang juga dialami oleh umat Israel. Perasaan ini ditunjukkan ketika penulis Yesaya menyebut Israel sebagai "dia yang dihinakan orang dan dia yang dijijikkan" (ay 7). Israel dihina dan dijijikkan oleh
bangsa-bangsa dan penguasa-penguasa yang ada disekitarnya. Dalam situasi tersebut tidak ada yang menolong Israel. Namun Tuhan sebagai pemilik Israel tidak pernah meninggalkan Israel. Tuhan mengutus hamba-Nya untuk mengingatkan raja-raja dan penguasa bahwa Tuhan ada bersama Israel dan tidak akan membiarkan Israel terus dihina dan dijijikkan. Tuhan akan membuat raja-raja dan pembesar-pembesar tunduk menyembahnya, menaruh
hormat kepada-Nya, dan juga kepada Israel. Israel akan dipulihkan dan tidak akan ada lagi yang meremehkan Israel.

Penugasan yang diterima hamba Tuhan adalah juga penugasan semua orang beriman, khususnya warga GPIB. Sebagai warga gereja yang memiliki spritualitas pendamai kita tidak boleh membiarkan seseorang terus menerus dihina. Ketika kita membiarkan orang terus-menerus dihina maka tidak ada kedamaian dalam hidup bersama. Kita harus mengingatkan orang yang suka menghina orang lain bahwa Tuhan tidak suka dengan sikap semacam ini. Ketika seseorang menyembah dan menghormati Tuhan maka dia tidak boleh menghina sesamanya yang adalah milik Tuhan.

KJ 282:6
Doa : (Tuhan, mampukan kami untuk memulihkan mereka yang selalu dihina oleh sesamanya).

Label:   Keluaran 18:13-19 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 18 FEBRUARI 2019 - PENGUDUSAN DIRI UMAT - Yosua 3:1-6 - MINGGU VI SESUDAH EPIFANIA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB - Sabtu, 16 Februari 2019 - SELALU ADA PELUANG UNTUK MELAYANI - Kisah Para Rasul 16:35-40 - MINGGU V SESUDAH EPIFANIA

Garis Besar Keluaran




BACAAN ALKITAB SETAHUN:
  • Bacaan Alkitab Setahun di FGCC (Gereja di Malaysia)
  • Bacaan Alkitab Setahun - ProSesama (GKI, GKPS dll)
  • Bacaan Alkitab Setahun GBI
  • Pembacaan Alkitab Gereja GKPS Tahun 2019
  • Kalender Liturgi Katolik 2019
  • Kalender GKJ 2019
  • Bacaan Alkitab GMIT 2019
  • Pembacaan Alkitab GMIM 2019
  • Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..


    rss lagu-gereja.com  Register   Login  

    contoh kj 392 bukan kj.392





    Beli Kaos C59. Klik Disni

    Nyanyian Ibadah Gereja
    English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
    JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
    Kenya Worship Songs
    Ghana Worship Songs
    Russian Worship Songs
    Chinese Praise and Worship Song
    Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
    Thai Christian Song
    Hebrew Christian Song
    Arab Christian Song
    Christian Songs In Dutch
    German Christian Songs
    Hindi Worship Song
    Japanese Christian Song
    Italian Christian Song
    Lagu Rohani Batak
    Lagu Rohani Ambon
    Greek Worship Songs
    French Worship Songs
    Spanish Worship Songs





    Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 dan Tata Ibadah Paskah 21 April 2019 GPIB
    Terlampir disampaikan : 1. Tata Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung 19 April 2019 2. Tata Ibadah Paskah 21 April 2019



    Gereja GPIB di Jakarta (Map)
    Gereja GPIB di Surabaya (Map)
    Gereja GPIB di Makassar (Map)
    Gereja GPIB di Medan (Map)
    Gereja GPIB di Bandung (Map)
    Gereja GPIB di Manado (Map)
    Gereja GPIB di Bekasi (Map)
    Gereja GPIB di Tangerang (Map)
    Gereja GPIB di Denpasar (Map)
    Gereja GPIB di Bogor (Map)


    New Submit
    Jumat, 26 April 2019
    Were You There - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    It Is No Secret (What God Can Do) - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Nearer My God To Thee - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    God Bless America - Kate Smith

    Jumat, 26 April 2019
    Wholy Holy - Aretha Franklin

    Jumat, 26 April 2019
    Respect - Aretha Franklin

    Kamis, 25 April 2019
    When I Get Where I'm Going - Brad Paisley Feat. Dolly Parton

    Kamis, 25 April 2019
    Holes in the Floor of Heaven - Steve Wariner

    Kamis, 25 April 2019
    You're Not My God - Keith Urban

    Kamis, 25 April 2019
    The Old Rugged Cross - Johnny Cash

    Kamis, 25 April 2019
    The Little Girl - John Michael Montgomery

    Rabu, 24 April 2019
    Overcome - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    This Is My Story (My Song) - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    When I See You - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    Freedom In The Spirit - Sarah Kroger

    Rabu, 24 April 2019
    For Us - Sarah Kroger

    Minggu, 21 April 2019
    Come Back Home - Manafest feat. Trevor McNevan

    Sabtu, 20 April 2019
    How He Loves - Peter Mattis | Bethel Music

    Sabtu, 20 April 2019
    Still - Amanda Lindsey Cook

    Jumat, 19 April 2019
    With You On My Mind - Kenny Smith

    Pemilihan Presiden
    Quick Count    |    Real Count

    christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,