Dilihat: 620 x

Save Page
Yakobus 1:26-27
1:26 Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. 1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Penjelasan:

* Yak 1:26 - ibadah
Penulis kini beralih dari masalah "tidak hanya mendengar tetapi juga melakukan" yang bersifat lebih umum kepada masalah "bukan sekadar ibadah melainkan perbuatan" yang bersifat lebih khusus. Kata ibadah (threskos) berarti "terbiasa melakukan kegiatan keagamaan." Di dalam konteks ini yang dimaksudkan ialah kehadiran pada kebaktian dan acara rohani lainnya, seperti doa, kegiatan beramal dan berpuasa. Orang yang sangat teliti melakukan semua ini tetapi di dalam kehidupan sehari-harinya tidak dapat mengendalikan ucapannya menipu dirinya sendiri dan agamanya semu (Moffatt, sia-sia).

* Yak 1:27 - Dunia
"Ini bukan definisi tentang agama, melainkan sebuah pernyataan. mengenai apa yang lebih baik daripada ibadah lahiriah. Yakobus sama sekali tidak berpikir untuk mengurangi agama menjadi kesucian perilaku secara negatif yang ditambah dengan kunjungan dalam kegiatan amal" (James H. Ropes, The Epistle od St. James, hlm. 182). Karena para janda dan anak yatim di dalam masyarakat kuno diabaikan, mereka merupakan contoh khas yang mewakili orang-orang yang mendambakan bantuan. Sebagai tambahan dari melakukan kegiatan amal, memelihara kemurnian diri merupakan cara lain untuk mengungkapkan agama yang sejati. Dunia di sini dan di 4:4 mengacu kepada masyarakat duniawi yang menentang, atau setidak-tidaknya, asing bagi Allah.

* Selanjutnya Rasul Yakobus memberi tahu kita bagaimana kita dapat membedakan antara ibadah yang sia-sia dan apa yang murni dan berkenan kepada Allah. Sungguh besar dan panas perdebatan-perdebatan yang ada di dunia mengenai masalah ini: ibadah apa yang palsu dan sia-sia, dan apa yang benar dan murni. Saya berharap orang mau membiarkan Kitab Suci dalam hal ini menentukan masalahnya. Dan di sini dengan jelas dan tegas dinyatakan,

    1. Apa itu ibadah yang sia-sia: Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya. Di sini ada tiga hal yang perlu diperhatikan:
        (1) Dalam ibadah yang sia-sia ada banyak hal yang dipamerkan, dan orang bertingkah sedemikian rupa supaya tampak saleh di mata orang lain. Hal ini, menurut saya, disebutkan sedemikian rupa supaya kita memusatkan perhatian pada kata tampak. Apabila orang lebih peduli untuk tampak saleh daripada yang sebenarnya, itu pertanda bahwa ibadah mereka hanyalah sia-sia. Bukan berarti bahwa ibadah dengan sendirinya merupakan hal yang sia-sia (orang berbuat sangat tidak adil terhadap ibadah jika mereka berkata, adalah sia-sia beribadah kepada Allah). Tetapi bisa saja orang menjadikan ibadah itu sebagai hal yang sia-sia, jika mereka hanya tampak saleh dari luar, tetapi tidak memiliki kuasanya.
        (2) Dalam ibadah yang sia-sia ada banyak celaan, cercaan, dan perbuatan mengecilkan orang lain. Yang terutama dimaksud dengan tidak mengekang lidah di sini adalah tidak menahan diri dari kejahatan-kejahatan lidah ini. Apabila kita mendengar orang mudah membicarakan kesalahan-kesalahan orang lain, atau mengecam mereka sebagai terlibat dalam aib-aib tertentu, atau merendahkan hikmat dan kesalehan orang-orang di sekitar mereka, supaya mereka sendiri bisa tampak lebih bijak dan lebih baik, ini pertanda bahwa ibadah mereka hanyalah sia-sia. Orang yang lidahnya suka merendahkan pasti tidak memiliki kerendahan dan kemurahan hati. Orang yang senang menyakiti sesamanya sia-sia saja mengaku mengasihi Allah. Oleh sebab itu, lidah yang suka mencerca akan membuktikan bahwa ia orang munafik. Mencela adalah dosa yang menyenangkan, suatu penyakit yang sangat alami, dan karena itu menunjukkan orang dalam keadaannya yang alami. Dosa-Dosa lidah ini adalah dosa besar di zaman ketika Rasul Yakobus menulis suratnya ini (seperti yang ditunjukkan dalam bagian-bagian lain dari surat ini), dan merupakan pertanda kuat dari ibadah yang sia-sia (tegas Dr. Manton) jika ibadah itu bisa terbawa-bawa oleh kejahatan zaman. Ini sudah menjadi dosa terkemuka dari orang-orang munafik, bahwa semakin kuat keinginan mereka untuk menampakkan diri sebagai orang baik, semakin leluasa mereka mencela dan mempergunjingkan orang lain. Ada hubungan yang begitu cepat antara lidah dan hati sehingga hati bisa diketahui dari lidah, dan begitu pula sebaliknya. Atas dasar inilah Rasul Yakobus menjadikan perbuatan tidak mengekang lidah sebagai bukti yang pasti dan tidak diragukan lagi dari ibadah yang sia-sia. Tidak ada kekuatan atau kuasa di dalam ibadah yang tidak mampu membuat orang mengekang lidahnya.
        (3) Dalam ibadah yang sia-sia orang menipu hatinya sendiri. Ia terus saja mengecilkan orang lain, dan menjadikan dirinya tampak seperti orang hebat, sehingga pada akhirnya kesia-siaan ibadahnya mencapai puncak dengan tertipunya jiwanya sendiri. Apabila ibadah sudah menjadi hal yang sia-sia, betapa besarnya kesia-siaan itu!

Di sini dengan jelas dan tegas dinyatakan agama itu menyangkut hal-hal apa saja: Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah (ay. 27). Cermatilah,
        (1) Merupakan kemuliaan dari ibadah bahwa ia murni dan tidak bercacat, tidak bercampur baur dengan temuan-temuan manusia atau kebobrokan dunia. Ibadah-ibadah palsu dapat diketahui dari ketidakmurniannya dan perbuatannya yang tanpa kasih. Menurut pengertian Rasul Yohanes, setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya (1Yoh. 3:10). Sebaliknya, hidup yang kudus dan hati yang penuh kasih menunjukkan ibadah yang benar. Ibadah kita (tegas Dr. Manton) tidak dihiasi dengan upacara-upacara, melainkan kemurnian dan kasih. Dan beliau memberikan pengamatan yang baik bahwa ibadah yang murni harus tetap dijaga supaya tidak tercemar.
        (2) Ibadah itu murni dan tidak bercacat apabila memang demikian di hadapan Allah Bapa. Apa yang benar adalah yang benar di mata Allah, dan yang terutama mencari perkenanan-Nya. Agama yang benar mengajar kita untuk melakukan segala sesuatu seperti kita melakukannya di hadapan Allah, dan untuk mencari perkenanan-Nya, serta berusaha menyenangkan-Nya dalam segala tindakan kita.
        (3) Belas kasihan dan amal kepada orang miskin dan orang susah membentuk satu bagian yang amat besar dan penting dari ibadah yang benar: Mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka. Mengunjungi di sini berarti segala macam bantuan yang dapat kita berikan kepada orang lain. Yatim piatu dan janda-janda disebutkan secara khusus di sini, karena pada umumnya mereka sangat mudah diabaikan atau ditindas. Tetapi yang harus kita pahami dengan mereka ini adalah semua orang yang pantas diberi amal, semua orang yang sedang kesusahan. Sungguh menakjubkan bahwa jika ibadah secara keseluruhan bisa dirangkum dalam dua butir, maka inilah jadinya: mengasihi dan melegakan orang yang menderita. Perhatikanlah,
        (4) Hidup yang tidak tercemar pasti mendampingi kasih dan amal yang tulus: Menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia. Dunia mudah mencemarkan dan menodai jiwa, dan sulit untuk hidup di dalamnya, berurusan dengannya, dan tetap tidak bercela. Namun ini harus senantiasa kita usahakan. Dalam hal inilah terdapat ibadah yang murni dan tak bercacat. Perkara-perkara duniawi yang terlalu berlebihan akan menodai roh kita, jika kita banyak terlibat dengannya. Tetapi terlebih lagi dosa-dosa dan nafsu dunia akan mengotori dan menajiskan roh kita dengan sangat terkutuk. Rasul Yohanes merangkum semua yang ada di dalam dunia, yang tidak boleh kita cintai, dalam tiga hal berikut ini: keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup. Menjaga supaya tidak tercemar oleh kesemuanya ini berarti menjaga diri untuk tidak tercemar oleh dunia. Semoga Allah dengan anugerah-Nya menjaga baik hati maupun hidup kita supaya tetap bersih dari cinta terhadap dunia, dan dari godaan-godaan manusia duniawi dan fasik.




SBU


MINGGU III PRAPASKAH
RABU, 3 APRIL 2019 
Renungan Pagi
KJ 138:1,2 -Berdoa
PEMlMPIN YAllG BERIBADAH

Mazmur 2:1-12
Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, supaya la jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya! (ay.11-12)

Selalu ada doa yang kita ucapkan untuk para pemimpin kita dalam doa syafaat kita; apa kata-kata doa kita untuk para pemimpin kita? Biasanya diucapkan permohonan agar kiranya
TUHAN mengaruniakan hikmat dan kebijaksanaan bagi para pemimpin agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.

Mazmur pasal 2 memperkaya kita dengan prinsip bahwa para pemimpin semestinya adalah pemimpin yang beribadah kepada Allah. Karena dengan beribadah kepada Allah, para pemimpin akan menyadarl slapa dirinya di hadapan TUHAN; bahwa kekuasaan
yang mereka milikl tidak akan pernah dapat menyamai kuasa TUHAN. Dengan beribadah, para pemimpin akan memahami keberadaan mereka sebagai pribadi yang TUHAN kehendaki untuk melakukan tindakan yang dapat memberi kebaikan kepada banyak orang. Dengan beribadah, para pemimpin akan memiliki ketergantungan penuh hanya kepada Allah yang Empunya segala-galanya, Allah akan menjaga, memellhara, melindungi bahkan mem-
berkati setiap pribadi yang bersandar dan bergantung kepada-Nya. Pemimpin yang beribadah bukan hanya menerima berkat dari TUHAN untuk dirinya, tetapi juga ia menjadi berkat bagi banyak orang yang dipimpinnya. Saat ini, ketika kita diberi kepercayaan sebagai seorang pemimpin secara formal dan struktural ataupun hanya menjalankan fungsi sebagal pemimpin, baiklah kita memperhatikan pesan firman TUHAN, jadilah pemimpin yang beribadah!

KJ.138 : 3,4
Doa : (Ya Yesus, TUHAN dan Raja kami, hanya kepada-Mu kami beribadah dan berlindung)



MINGGU III PRAPASKAH
RABU, 3 APRIL 2019 
Renungan Malam
KJ.365b : 1,3 -Berdoa
IBADAH YANG MURNI

Yakobus 1:26-27
ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia. (ay.27)

Yakobus dalam suratnya menjawab pandangan dari sebagian orang di beberapa jemaat Kristen mula-mula yang memahami bahwa yang penting beriman kepada Yesus Kristus; tidak perlu repot-repot untuk melakukan ini dan itu. Yang penting beriman, tidak perlu sibuk dengan kesaksian hidup! Dengan tegas surat Yakobus menyatakan, "Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku flrman dan bukan hanya pendengar saja; sebabjika tidak demikian kamu menipu diri sendiri." (1:22). Dan lagi ditegaskan, "Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati." (2:17). Praktek hidup beribadah dari jemaat Kristen mula-mula tidaklah salah; tetapi ibadah yang dilakukan akan menjadi sia-siajika tidak dilanjutkan, diterapkan dalam perbuatan sehari-hari. Bahkan makna ibadah yang dilakukan dapat hilang, ketika orang yang beribadah justru
melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan makna ibadahnya.

ibadah kepada TUHAN harus utuh dan bulat, tidak setengah-setengah! lbadah kepada TUHAN tidak hanya terbatas kepada pujian yang dinyanyikan, doa yang dipanjatkan serta firman TUHAN yang didengarkan! lbadah kepada TUHAN adalah juga nyanyian, doa dan firman TUHAN yang dilakukan dalam kesaksian hidup, berdampak bagi sesama, dan dilakukan dengan sungguh serta murni, sebagaimana Iayaknya dilakukan kepada TUHAN (Matius
25:31-46; Kolose 3:17, 23).

KJ. 365b :4,6
Doa : (Ya TUHAN, tuntun dan mampukan kami untuk beribadah murni kepada-Mu melalui keutuhan kesaksian hidup kami)


Label:   Yakobus 1:26-27 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 4 April 2019 - IBADAH UMAT DAN PEMULIHAN ALLAH - Zefanya 3:9-20 - MINGGU III PRAPASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 2 April 2019 - MEMBANGUN IBADAH AKTUAL = Roma 12:1-8 - MINGGU III PRAPASKAH

Garis Besar Yakobus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 21 Agustus - 2 Tawarikh 4-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Beli Kaos C59. Klik Disni






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH SYUKUR HUT KEMERDEKAAN RI KE-74

TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 18 Agustus 2019
I'm Not Alright - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Changed - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Unstoppable God - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Commitment - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Lazarus - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
No Longer Slaves - Lauren Daigle - spontaneous worship

Minggu, 18 Agustus 2019
Trust In You - Lauren Daigle - Spontaneous Worship

Rabu, 14 Agustus 2019
Jehovah Reigns - Jamel Strong

Selasa, 13 Agustus 2019
Side Of My Heart - Rachael Lampa

Selasa, 13 Agustus 2019
Canvas and Clay - Pat Barrett feat. Ben Smith

Selasa, 13 Agustus 2019
My Reason - Planetshakers

Selasa, 06 Agustus 2019
King of Kings - Hillsong

Selasa, 06 Agustus 2019
Chances - Isaac Carree

Selasa, 06 Agustus 2019
But God - Isaac Carree

Jumat, 02 Agustus 2019
You Know My Name - the Brooklyn Tabernacle Choir

Jumat, 02 Agustus 2019
No Longer Slaves - Zach Williams

Jumat, 02 Agustus 2019
I Believe (Island Medley) - Jonathan Nelson

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu rohani indonesia inggris dgn nyayian buka mata hatiku kumemandangmu,   penatalayanan menurut 1 tawarikh 6:31-53,   lagu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan,   kotbah 1petrus 3:8-12,   pkj 81,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   kotbah 3musa25:93-43.,   kotbah 3musa25:93-43.,   keluaran 19-21,   JadikanKu AlatMu chord,   JadikanKu AlatMu chord,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah nehemia 5:1-13,   https://rwuyatfty.wordpress.com/2012/08/25/kumpulan-lagu-rohani-persekutuan/,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah imamat 25:39-43,   lagu persiapan hati,   lagu rohani instrumental,   renungan mtpj 1 tawarikh 6:31-53,   imamat 25: 39-43,   download album lagu rohani semangat 2019,   Khotbah minggu 25-8-2019. Ev lukas 6:27-36. Epistel mus 25:39-43.,   lagu rohani dangdut,   lirik hymne pkp,   Khotbah GMIT 25 agustus 2019 ulangan 18:1-12,   lagu rohani kristen untuk pernikahan,   khotbah imamat 25:39-43,   mp3 lagu kristen barat lirik,   lagu rohani doddie dengar tuhan,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Hatorangan epistel 3 Musa 25: 37-43,   kotbah Nehemia,   Imamat 25:39-43,   Renungan dari pdt Gilbert ulangan 5 :32-33,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Lagu persembahan syukur,   tata ibadah rumah tangga GKE,   pembahassn kotbah imamat 25:39-43,   tata ibadah hut gereja,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   pembahadan kotbah imamat 25:39-43,   khotbah kristen tentang keberhasilan yosia,   renungan amos 5:7-13,   lirik lagu gembala baik dan cord,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   nehemia 5 : 1-13,   tata ibadah perkawinan gpdi,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   renungan roma 11 : 33 - 36,   pengertian mazmur 146 : 1,   imamat 25:39-43,   penjelasan matius 6:25-34,   kotbah imamat 25:39-43.,   kotbah imamat 25:39-43.,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   8 lagu rohani yang mengucap syukur kepada Tuhan,   notasi kppk 325,   kotbah imamat 25:39-43,   lagu rohani tentang kekuatiran,   khotbah amos 5:7-12,   khotbah amos 5:7-12,   renungan ayub 5:1-27,   imamat 25:39-43,   imamat 25:39-43,   download ilusttasi dan renungan pengkhotbah 11:1 menabir untuk menuai,   nyanyian rohani,   jamita 3 musa 25 39-43,   nyanyian rohani mp3,   nyanyian rohani,   yesaya 5.bangsa asing sebagai murka Allah,   2 petrus 2:17-22.,   Rngn yak 1:2-8,   sbu 20 agustus 2019,   Contoh renungan kotbah agama Kristen Protestan,   Amsal 12:1-4,   gms live 2019,   khotbah kolose 1;21-23,   Renungan rohani bil 21:1-3,   download lagu shane filan beautiful in white mp3,   renungan kitap maleakhi 2:1-9,   Khotbah sekolah minggu GPIB 1 Petrus 3 : 8 - 12,   nyanyian rohani,   download lagu rohani alan jackson mp3,   Nehemia 8:1-9,   lagu fb dounload,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   yesaya 48:16-19,   Latar belakang Lukas 6:31,   chord kasih yesus melingkupi saya,   chord kasih yesus melingkupi saya,   lirik lagu pkj biarpun gunung gunung beranjak,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   download video lagu karaoke rohani kristen,   Khotbah Imamat 25:39-43,   Dihadapan tahtamu mp3 download,   bahan sermon imamat 3 : 39 - 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   khotbah imamat 25 35 55,   ilustrasi kitab imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   a love i know free download mp3 planetshakers,   renungan lukas 6 : 1-5,   kotbah imammat 25:39-43,   kotbah imammat 25:39-43,   contoh doa persembahan kolekte singkat,   contoh doa setelah persembahan,   khotbah tentang kasih 1Korentus 13:4-8,   lagu persembahan,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah 1 yohanes 2:7-17,   dowload lagu rohani kristen terbaru,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah amsal 3:16,   khotbah amsal 3:16,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Khotbah ibadah minggu 25 Agustus 2019,   santapan haran filemon 1,   sabda bina umat 2019,   Jamita Minggu 19 Februari 2019,   khotbah imamat 25 35-46,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah kristen agustus,   1 Tawarikh 6:31-53,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   renungan 1 tawarikh 6,   kodbah 3 musa 25:39-43,   kodbah 3 musa 25:39-43,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   kunci gitar ikut dikau saja tuhan,   1 Tawarikh 6:31-53,   Tafsiran Alkitab Pengkhotbah 11:1-8,   cerita sekolahmunggu amsal4:1-4,   Amsal 12:1-4,   lagu sion database,   download lagu rohani ambon katakan padaku,   almanak gkpi minggu 25 agustus 2019,   renungan yesaya 5:25-30,   khotbah 22 september 2019,   Bacaan injil tanggal 28 september 2019,   lagu ,   lagu ,   lagu ,   Dangdut gerejawi pernikahan,   download lagu menunggu rhoma ful album,   khotbah mazmur 99:1-9,   khotbah mazmur 99:1-9,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,   lagu mengumpulkan persembahan dari kidung jemaat,