Dilihat: 1084 x

Save Page
Lukas 24:44-49
24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." 24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. 24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, 24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. 24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini. 24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

Penjelasan:

* Luk 24:44 - Ia berkata kepada mereka // Dalam kitab Taurat Musa, dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur
Ia berkata kepada mereka. Penampakan ini bukan penampakan terakhir Yesus, tetapi merupakan penampakan terakhir yang dicatat oleh Lukas sebelum kenaikan-Nya. Lukas mempergunakan untuk mengemukakan pesan yang Yesus ingin agar disampaikan kepada dunia oleh murid-muridNya. Dalam kitab Taurat Musa, dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur. Tiga pengelompokan Alkitab (PL) menurut kanon Yahudi. Beberapa kitab sejarah termasuk di dalam kelompok kitab nabi-nabi, dan Mazmur mencakup kitab syair lainnya.

* Luk 24:46 - Mesias harus menderita dan bangkit
Mesias harus menderita dan bangkit. Kedua fakta ini menjadi inti pemberitaan para rasul (bdg. I Kor. 15:3).

* Luk 24:47 - Pertobatan dan pengampunan dosa // Kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem
Pertobatan dan pengampunan dosa merupakan doktrin-doktrin yang ditekankan dalam khotbah pada hari Pentakosta (Kis. 2:38). Kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Program yang dirumuskan Yesus ini selaras dengan tema dari kitab kedua Lukas. yakni Kisah Para Rasul (Kis. 1:8).

* Luk 24:49 - Dijanjikan Bapa-Ku // Kamu harus tinggal dalam kota
Dijanjikan Bapa-Ku. Tuhan mengacu kepada Roh Kudus yang telah dijanjikan di dalam Yoel 2:28, ayat yang dikutip Petrus pada hari Pentakosta. Kamu harus tinggal dalam kota. Seandainya para murid langsung bubar dan pulang ke rumah masing-masing, gerakan itu tentu akan menghilang dan tidak akan ada pengaruh Roh secara gabungan di dunia ini.

*         Hikmat yang Ia berikan kepada mereka mengenai firman Allah yang telah mereka dengar dan baca, yang menimbulkan iman di hati mereka akan kebangkitan Kristus, sehingga semua penghalang pun tersingkirkan.
            (1) Ia mengingatkan mereka akan firman yang telah mereka dengar dari mulut-Nya sendiri saat Ia masih bersama-sama dengan mereka, seperti yang juga telah dilakukan oleh malaikat sebelumnya (ay. 44): Inilah perkataan-Ku, yang telah sering kali Kukatakan kepadamu secara pribadi ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu. Kita pasti akan lebih memahami apa yang Kristus lakukan, jika saja kita mengingat apa yang telah Ia katakan, dan cepat tanggap untuk membandingkan keduanya.
            (2) Dia mengingatkan mereka akan firman yang telah mereka baca dalam Perjanjian Lama, seperti yang telah ditunjukkan oleh perkataan yang telah Ia ucapkan kepada mereka: Harus digenapi semua yang ada tertulis. Kristus telah memberikan sebuah petunjuk umum untuk mengarahkan harapan mereka, yaitu bahwa apa pun yang mereka dapati dalam Perjanjian Lama mengenai Mesias memang harus digenapi dalam diri-Nya, baik mengenai penderitaan-Nya maupun mengenai kerajaan-Nya. Segala hal mengenai diri-Nya telah Allah persatukan dalam semua nubuat tersebut, sehingga semua itu tidak boleh dipisahkan di dalam penggenapannya. Semuanya harus digenapi, bahkan yang terberat, tersulit, sampai yang paling menyakitkan. Kristus tidak boleh mati sebelum Dia mengalami semuanya itu, sebab jika tidak begitu, maka Ia tidak bisa berkata, "Sudah selesai." Di sini disebutkan beberapa bagian Perjanjian Lama yang masing-masing mengandung hal-hal yang berkaitan dengan Kristus, yaitu kitab hukum Musa, atau Pentateukh, atau kelima kitab yang ditulis Musa, lalu kitab para nabi, yang tidak hanya terdiri atas kitab yang memuat nubuat saja, tetapi juga kitab-kitab mengenai sejarah yang ditulis oleh orang-orang dengan karunia bernubuat, serta Kitab Mazmur, yang memuat tulisan-tulisan lain yang disebut dengan Hagiographa. Lihatlah bagaimana Allah mewahyukan kehendak-Nya dalam berbagai cara penulisan, tetapi semuanya berasal dari satu Roh yang sama, yang melalui semua tulisan itu memberitahukan kedatangan dan kerajaan Mesias; sebab tentang Dialah semua nabi bersaksi.
            (3) Ia bekerja dalam pikiran mereka saat itu juga, sehingga pikiran mereka pun terbuka. Ia membuat mereka mengerti maksud dan makna yang sesungguhnya dari nubuat-nubuat Perjanjian Lama mengenai Kristus, dan membuat mereka melihat bagaimana semuanya itu digenapi dalam diri-Nya: Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci (ay. 45). Sebelumnya, dalam percakapan Kristus dengan kedua murid-Nya, Ia menyingkapkan tabir yang menyelubungi tulisan-tulisan itu dengan membukakan Kitab Suci, tetapi sekarang Ia menyingkapkan tabir yang menyelubungi hati dengan membukakan pikiran mereka.

            Perhatikanlah di sini:

                [1] Yesus Kristus bekerja melalui Roh-Nya di dalam pikiran manusia, dalam pikiran semua orang kepunyaan-Nya. Dia dapat masuk dan menimbulkan dampak di dalam roh kita dengan segera. Kita dapat mengamati dengan mudah bagaimana Ia, setelah kebangkitan-Nya, menunjukkan dua contoh pekerjaan hebat yang dilakukan Roh-Nya terhadap roh manusia, yaitu bagaimana Dia menyinari kemampuan berpikir manusia dengan cahaya ilahi saat Ia membukakan pikiran para murid-Nya, dan bagaimana Ia membuat kuasa-Nya bekerja dengan semangat ilahi, saat Ia membuat hati mereka berkobar-kobar.
                [2] Orang-orang yang baik pun perlu dibukakan pikirannya, sebab meskipun mereka tidak berada dalam kegelapan, sebagaimana sifat asal mereka, namun ada banyak hal yang masih belum jelas bagi mereka. Daud pernah berdoa, bukakan mataku, buatlah aku mengerti. Bahkan Paulus, yang mengenal Kristus begitu dalam, yang menyadari bahwa ia masih perlu belajar banyak.
                [3] Cara Kristus menanamkan iman dalam jiwa dan memenangkan jiwa adalah dengan membukakan pikiran mereka supaya mampu mencerna bukti-bukti dari hal-hal yang harus mereka percayai. Demikianlah Ia masuk ke dalam jiwa melalui pintu, sementara Iblis mengendap-endap dari belakang, sebab ia adalah pencuri dan perampok.
                [4] Tujuan-Nya membukakan pikiran adalah supaya kita mengerti Kitab Suci dengan baik. Bukan agar kita berhikmat melebihi apa yang tertulis di sana, tetapi supaya kita menjadi lebih berhikmat mengenai apa yang tertulis, dan menjadi bijaksana sehingga mau menerima keselamatan yang ditawarkan di sana. Roh yang ada di dalam firman dan Roh yang bertakhta dalam hati mengatakan hal-hal yang sama. Di dunia ini, murid-murid Kristus tidak boleh mencari-cari hal yang lebih dari apa yang diajarkan Alkitab, tetapi harus terus belajar lebih lagi dari Alkitab mereka dan bertumbuh menjadi lebih siap dan bijak dalam firman Allah. Untuk memiliki pikiran-pikiran yang benar mengenai Kristus dan memperbaiki dugaan-dugaan kita yang salah tentang diri-Nya, tidak ada lagi yang diperlukan selain daripada memahami firman Allah.
        . Perintah yang Ia berikan kepada mereka sebagai para rasul, yang akan menegakkan kerajaan-Nya di dunia ini. Saat Guru mereka masih ada bersama-sama dengan mereka, mereka berharap akan mendapatkan tempat-tempat kehormatan. Karena itulah mereka merasa sangat kecewa sewaktu Ia mati. "Tidak," kata-Nya, "justru kamu baru saja hendak memasuki tempat-tempat terhormat itu. Kamu harus menjadi saksi dari semuanya ini (ay. 48), untuk memberitakan semuanya ini ke seluruh dunia. Namun, bukan sekadar menyampaikannya sebagai berita biasa, melainkan untuk menegaskannya sebagai bukti yang telah dipakai dalam mengadili perkara besar yang telah begitu lama terbentang di antara Allah dan Iblis, dan di dalam peradilan ini, penguasa dunia ini harus diruntuhkan dan dilemparkan ke luar. Kamu adalah saksi yang telah melihat dan mendengar dengan mata-telinga kamu sendiri sehingga kamu benar-benar yakin akan semuanya ini. Karena itu, pergilah dan yakinkanlah dunia ini. Roh yang sama yang telah membukakan pikiranmu akan menyertaimu juga untuk membukakan pikiran orang-orang lain."

        Nah, di sini mereka diberi tahu tentang:

            (1) Kabar yang harus mereka beritakan. Mereka harus mengabarkan Injil, mereka harus menyampaikan Perjanjian Baru sebagai penggenapan menyeluruh dari Perjanjian Lama, sebagai kelanjutan dan kesudahan dari pewahyuan ilahi. Mereka harus membawa Alkitab mereka (terutama saat mereka berkhotbah di hadapan orang Yahudi; bahkan Petrus, dalam khotbah pertamanya di hadapan orang-orang bukan Yahudi, menyuruh mereka untuk menyelidiki kitab para nabi, Kis. 10:43), dan harus memperlihatkan kepada orang-orang apa yang tertulis mengenai Mesias dalam Perjanjian Lama, kemuliaan dan karunia kerajaan-Nya, lalu memberi tahu bagaimana semuanya digenapi dalam diri Tuhan Yesus, sesuai dengan apa yang mereka ketahui.
                [1] Kebenaran Injil yang agung mengenai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus ini harus dikumandangkan kepada seluruh anak-anak manusia (ay. 46): Demikianlah yang ada tertulis dalam buku bermeterai mengenai rencana-rencana ilahi sejak kekekalan, yaitu di bagian perjanjian penebusan; dan hal ini tertulis dalam kitab Perjanjian Lama yang dapat dibaca semua orang, yang antara lain memuat rahasia-rahasia yang telah dibukakan, bahwa Mesias harus menderita, sebab rencana sorgawi memang harus terlaksana dengan saksama supaya tak ada satu pun firman Allah yang gagal. "Pergilah dan beritakan kepada dunia,"
                    pertama, "bahwa Kristus menderita, sebagaimana telah dituliskan tentang Dia. Pergi, dan beritakan tentang Kristus yang disalibkan. Janganlah malu akan salib-Nya, jangan malu karena Yesus yang menderita. Beri tahu mereka apa yang Dia derita dan mengapa Dia menderita, dan bagaimana segenap firman dalam Perjanjian Lama digenapi dalam penderitaan-Nya itu. Katakan kepada mereka bahwa Ia memang harus menderita, sebagai syarat untuk menebus dosa dunia dan menyelamatkan manusia dari maut dan kebinasaan: Bahkan, melalui semua penderitaan itulah Ia justru disempurnakan (Ibr. 2:10).
                    Kedua, "bahwa Ia bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga, sehingga dengan demikian, bukan saja aib kayu salib menjadi terhapuskan, tetapi juga telah terbukti bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, dan dalam hal ini, firman Allah juga tergenapi (1Kor. 15:3-4). Pergi dan katakan kepada dunia betapa seringnya kamu melihat Dia setelah Dia bangkit dari antara orang mati, dan bagaimana akrabnya kamu telah berbincang-bincang dengan Dia. Kamu telah melihat dengan mata sendiri (sebagaimana yang dikatakan Yusuf kepada saudara-saudaranya ketika ia mengungkapkan siapa dirinya sebenarnya, seolah-olah dia baru saja hidup lagi), bahwa mulutku sendiri mengatakannya kepadamu (Kej. 45:12). Jadi, pergilah dan beritakan kepada mereka bahwa Dia yang tadinya mati kini hidup kembali, dan hidup selamanya, dan Ia memegang kunci maut dan kerajaan maut."
                [2] Kewajiban agung yang diperintahkan Injil mengenai pertobatan harus ditekankan kepada anak-anak manusia. Pertobatan dari dosa harus disampaikan dalam nama Kristus dan dengan kuasa-Nya (ay. 47). Semua anak manusia di mana pun harus dipanggil dan diperintahkan untuk bertobat (Kis. 17:30). "Pergi dan beritakan kepada semua orang bahwa Allah yang telah menciptakan, dan Tuhan yang menebus mereka, ingin supaya begitu mendengar kabar ini, mereka harus segera berbalik dari segala berhala mereka, dan menyembah Allah yang telah menciptakan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga harus berhenti mementingkan perkara duniawi dan kedagingan. Mereka harus berbalik dan menyembah Allah di dalam Kristus, harus menghentikan segala kebiasaan dan perbuatan dosa. Hati dan hidup mereka harus diubahkan, dan mereka semuanya harus dibentuk dan diperbarui."
                [3] Hak istimewa penebusan dosa yang terdapat dalam Injil harus ditawarkan kepada semua orang, dan semua orang harus diyakinkan bahwa hak ini akan diberikan kepada semua orang yang bertobat dan percaya kepada Injil. "Pergi dan katakan kepada dunia yang berdosa dan berada di bawah hukuman kutuk Allah ini bahwa penebusan sudah dianugerahkan, sehingga semua orang yang bertobat dan percaya dapat ikut ambil bagian di dalamnya. Mereka bukan saja akan diampuni, tetapi juga akan diberikan tempat kehormatan. Katakan kepada mereka bahwa mereka kini memiliki pengharapan."
            (2) Kepada siapa mereka harus memberitakan Injil. Ke manakah mereka harus pergi menawarkan Injil, dan sejauh mana amanat tersebut harus dijalankan?

            Di sini mereka diberi tahu:
                [1] Bahwa mereka harus menyampaikan kabar Injil ke segala bangsa. Mereka harus menyebar seperti yang dilakukan anak-anak Nuh setelah air bah melanda: yang seorang ke sini, dan yang lainnya ke sana, sambil terus membawa cahaya Injil ini ke mana pun mereka pergi. Para nabi telah menyampaikan pertobatan dan penebusan kepada bangsa Yahudi, tetapi kini para rasul harus memberitakannya ke segala bangsa. Tidak ada seorang pun yang dikecualikan dari kewajiban Injil untuk bertobat. Juga, tidak ada yang dikecualikan untuk menerima semua keuntungan pengampunan dosa. Namun, mereka yang tidak mau percaya dan tidak bersedia bertobat mendatangkan hukuman bagi diri mereka sendiri.
                [2] Bahwa mereka harus mulai dari Yerusalem. Di sanalah mereka harus menyampaikan khotbah pertama mereka mengenai Injil, dan di sana pula jemaat Injili pertama kali harus didirikan. Di sanalah hari pemberitaan Injil akan mulai menyingsing, dan sinarnya akan terus menyebar sampai ke seluruh penjuru bumi. Lalu, kenapa harus mulai dari sana?
                    Pertama, sebab ada tertulis demikian, sehingga mereka harus melaksanakannya dengan cara itu. Sebab, dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem (Yes. 2:3; Yl. 2:32; 3:16; Ob. 21; Za. 14:8).
                    Kedua, karena di sanalah terlaksana perkara-perkara yang menjadi dasar Injil, dan karena itu, di sana pulalah hal-hal tersebut harus terlebih dahulu dibuktikan kebenarannya, sehingga jika hasutan mengenai perkara itu mulai merebak, di sanalah tempat yang tepat untuk memperjuangkan dan membuktikan mana yang benar. Begitu kuat dan terang benderangnya cahaya kemuliaan sang Penebus yang telah bangkit itu, sehingga tidak ragu-ragu menghadapi dan menantang para musuh yang begitu ganas, yang telah menyebabkan kematian-Nya yang mengerikan itu. "Mulailah dari Yerusalem, supaya para imam kepala itu akan berusaha menghancurkan Injil dengan sekuat tenaga mereka, lalu menjadi murka karena usaha mereka itu sia-sia saja."
                    Ketiga, karena Ia ingin memberi contoh untuk mengampuni musuh kita. Yerusalem telah menjadi pihak yang paling sengit menentang-Nya (baik para pemimpin maupun rakyatnya), sehingga kota itu sesungguhnya tidak layak untuk menerima karya penebusan dosa. Namun demikian, kota itu justru yang pertama kali ditawari karunia Injil, dan dalam waktu yang singkat, ribuan orang di sana kemudian menyambut karunia itu.
            (3) Bantuan yang akan menyertai mereka saat mereka mengabarkan Injil. Tugas yang harus mereka lakukan itu sangat besar dan berat, apalagi mengingat perlawanan yang akan mereka hadapi dan penderitaan yang akan mereka alami. Karena itu, jika mereka kemudian bertanya-tanya, "Siapa gerangan yang mampu melakukan hal tersebut?" jawabannya sudah tersedia: "Sesungguhnya, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku, dan kamu akan diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi" (ay. 49). Di sini Ia menjanjikan mereka bahwa sebentar lagi Roh Kudus akan dicurahkan ke atas mereka dengan dahsyatnya sehingga mereka akan diperlengkapi dengan karunia dan anugerah yang diperlukan untuk menjalankan tugas agung itu. Karena itulah, mereka harus tetap tinggal di Yerusalem dan tidak mulai menjalankan tugas itu sampai Roh Kudus datang.


SBU

MINGGU PASKAH
RABU, 24 APRIL 2019
Renungan Pagi
KJ. 282:1 -Berdoa
T|DAK PILIH-PILIH

Lukas 24:36-43
"Adakah padamu makanan disini?" (ay.41)

Para murid terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Hantu disini dipahami sebagai roh yang gentayangan, tidak punya daging dan tulang. Dan agar mereka yakin, Tuhan mempersilakan para murid untuk meraba tubuh-Nya.

Kebangkitan tubuh adalah salah satu nubuat tentang peristiwa yang akan terjadi pada akhir zaman, sebagaimana yang dimuat dalam Perjanjian Lama, diantaranya di kitab Daniel 12:2,13. Memang tidak semua kalangan di masyarakat Yahudi yang meyakini adanya kebangkitan tubuh, seperti kalangan Saduki misalnya. Namun kebangkitan Yesus menjadi bukti yang lebih dari cukup untuk mengetahui arti sesungguhnya dari nubuatan tersebut.
Para murid merasa girang dan heran. Girang karena guru dan pemimpin mereka sudah bangkit. Heran karena masih sulit diterima oleh mereka bahwa kebangkitan itu sungguh terjadi.

Untuk mencairkan suasana, Tuhan meminta makanan dan makan di hadapan mereka. Meski tubuh yang dikenakan-Nya merupakan tubuh yang dimuliakan, namun Dia tetap menjaga keakraban dengan para murid. Dengan makanan, Tuhan menempatkan diriNya di dalam situasi kehidupan para murid. Meski berbeda, namun itu tidak menghalangi hubungan di antara mereka yang tetap terjalin dengan kuat dan hangat.

Tuhan tidak pilih-pilih orang untuk menyatakan kehadiran-Nya. Mau di atas mejanya ikan bakar, atau hanya nasi putih dengan garam, Tuhan akan hadir selama umat-Nya itu mau menerima. Demikianjuga dengan kita sebagai pengikut Tuhan. Jangan sampai kita pilih-pilih orang dalam bergaul maupun dalam melayani. Apabila memang kita digerakkan oleh kebangkitan Kristus, maka semua di mata kita adalah sama. Pantas untuk menerima kehangatan cinta kasih Kristus yang membawa damai sejahtera.

KJ.282 : 4
Doa : (Ya Tuhan, peliharalah kasih-Mu dalam diri kami agar kami pun mampu mengasihi seperti yang Engkau teladankan kepada kami)


MINGGU PASKAH
RABU, 24 APRIL 2019
Renungan Malam
GB.164:1 -Berdoa
JALAN PIKIRAN YANG BERBEDA

Lukas 24 :44 - 49
"Lalu la membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci" (ay.45)

Kalau kita kembali mengingat apa yang disampaikan oleh kedua murid dalam perjalanan ke Emaus tentang Yesus, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pemahaman mereka tentang Mesias adalah sosok yang akan membebaskan bangsa lsrael.

Sosok pembebas ini Iekat pada kisah klasik Israel di masa kepemimpinan Daud yang berdaulat sebagai suatu bangsa merdeka dan disegani oleh tetangga-tetangga mereka di Palestina. Dan bisa jadi karena pemahaman itu, mereka tidak memperhatikan atau menyimak dengan sungguh-sungguh apa yang pernah dikatakan Yesus tentang mesias yang menderita itu.

Adanya kontradiksi antara pemahaman para murid dengan jalan pikiran Tuhan, bukan sesuatu yang luar biasa. Hal ini dapat terjadi karena kedua belah pihak berada dalam posisi yang berbeda. Pemahaman para murid bersumber pada kenyataan hidup yang dialami serta tradisi agama di lingkungan mereka. Sementara Yesus, meletakkan sumber pemahamannya pada kehendak dan rencana Allah. Bukankah memangjalan pikiran Allah mustahil dapat diselami oleh daya berpikir manusia? Terkadang mesti ada peristiwa dulu baru kita dapat memahami jalan pikiran Allah. Peristiwa itu sendiri ada sebagai bukti tentang rencana Allah yang sudah diutarakan kepada umatNya sejak lampau. Namun sibuk dengan ambisi dan obsesi yang manusiawi, membuat rencana tersebut tidak mudah dapat diterima apalagi diingat.

Kebangkitan adalah peristiwa yang menggenapi maksud dan tujuan Allah dalam menghadirkan mesias bagi umat-Nya. Penderitaan di atas kayu salib dan bangkit dari kematian, adalah tanda dari kehadiran Mesias tersebut. Melalui kedua peristiwa tersebut,
Allah menghadirkan pengampunan dosa bagi umat-Nya untuk membuka lembaran baru dalam relasi antara diri-Nya dengan umat-Nya. Lembaran yang memuat karya damai sejahtera Allah yang akan ten/vujud di bumi seperti di sorga.

GB.104: 1
Doa : (Tolonglah kami ya Tuhan untuk membuka diri pada Firman-Mu dan bukan bertahan pada pengertian kami sendiri)


Label:   Lukas 24:44-49 (SGK) 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - ANGKA 153 - Yohanes 21:7-14 - MINGGU PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 23 April 2019 - PENGALAMAN YANG MENGGERAKKAN - Lukas 24:28-35 - MINGGU PASKAH

Garis Besar Lukas





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 21 Agustus - 2 Tawarikh 4-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Beli Kaos C59. Klik Disni






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH SYUKUR HUT KEMERDEKAAN RI KE-74

TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 18 Agustus 2019
I'm Not Alright - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Changed - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Unstoppable God - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Commitment - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Lazarus - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
No Longer Slaves - Lauren Daigle - spontaneous worship

Minggu, 18 Agustus 2019
Trust In You - Lauren Daigle - Spontaneous Worship

Rabu, 14 Agustus 2019
Jehovah Reigns - Jamel Strong

Selasa, 13 Agustus 2019
Side Of My Heart - Rachael Lampa

Selasa, 13 Agustus 2019
Canvas and Clay - Pat Barrett feat. Ben Smith

Selasa, 13 Agustus 2019
My Reason - Planetshakers

Selasa, 06 Agustus 2019
King of Kings - Hillsong

Selasa, 06 Agustus 2019
Chances - Isaac Carree

Selasa, 06 Agustus 2019
But God - Isaac Carree

Jumat, 02 Agustus 2019
You Know My Name - the Brooklyn Tabernacle Choir

Jumat, 02 Agustus 2019
No Longer Slaves - Zach Williams

Jumat, 02 Agustus 2019
I Believe (Island Medley) - Jonathan Nelson

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



Kotbah masmur 100,   lagu rohani indonesia inggris dgn nyayian buka mata hatiku kumemandangmu,   penatalayanan menurut 1 tawarikh 6:31-53,   lagu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan,   kotbah 1petrus 3:8-12,   pkj 81,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   kotbah 3musa25:93-43.,   kotbah 3musa25:93-43.,   keluaran 19-21,   JadikanKu AlatMu chord,   JadikanKu AlatMu chord,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah nehemia 5:1-13,   https://rwuyatfty.wordpress.com/2012/08/25/kumpulan-lagu-rohani-persekutuan/,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah imamat 25:39-43,   lagu persiapan hati,   lagu rohani instrumental,   renungan mtpj 1 tawarikh 6:31-53,   imamat 25: 39-43,   download album lagu rohani semangat 2019,   Khotbah minggu 25-8-2019. Ev lukas 6:27-36. Epistel mus 25:39-43.,   lagu rohani dangdut,   lirik hymne pkp,   Khotbah GMIT 25 agustus 2019 ulangan 18:1-12,   lagu rohani kristen untuk pernikahan,   khotbah imamat 25:39-43,   mp3 lagu kristen barat lirik,   lagu rohani doddie dengar tuhan,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Hatorangan epistel 3 Musa 25: 37-43,   kotbah Nehemia,   Imamat 25:39-43,   Renungan dari pdt Gilbert ulangan 5 :32-33,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Lagu persembahan syukur,   tata ibadah rumah tangga GKE,   pembahassn kotbah imamat 25:39-43,   tata ibadah hut gereja,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   pembahadan kotbah imamat 25:39-43,   khotbah kristen tentang keberhasilan yosia,   renungan amos 5:7-13,   lirik lagu gembala baik dan cord,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   nehemia 5 : 1-13,   tata ibadah perkawinan gpdi,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   renungan roma 11 : 33 - 36,   pengertian mazmur 146 : 1,   imamat 25:39-43,   penjelasan matius 6:25-34,   kotbah imamat 25:39-43.,   kotbah imamat 25:39-43.,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   8 lagu rohani yang mengucap syukur kepada Tuhan,   notasi kppk 325,   kotbah imamat 25:39-43,   lagu rohani tentang kekuatiran,   khotbah amos 5:7-12,   khotbah amos 5:7-12,   renungan ayub 5:1-27,   imamat 25:39-43,   imamat 25:39-43,   download ilusttasi dan renungan pengkhotbah 11:1 menabir untuk menuai,   nyanyian rohani,   jamita 3 musa 25 39-43,   nyanyian rohani mp3,   nyanyian rohani,   yesaya 5.bangsa asing sebagai murka Allah,   2 petrus 2:17-22.,   Rngn yak 1:2-8,   sbu 20 agustus 2019,   Contoh renungan kotbah agama Kristen Protestan,   Amsal 12:1-4,   gms live 2019,   khotbah kolose 1;21-23,   Renungan rohani bil 21:1-3,   download lagu shane filan beautiful in white mp3,   renungan kitap maleakhi 2:1-9,   Khotbah sekolah minggu GPIB 1 Petrus 3 : 8 - 12,   nyanyian rohani,   download lagu rohani alan jackson mp3,   Nehemia 8:1-9,   lagu fb dounload,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   yesaya 48:16-19,   Latar belakang Lukas 6:31,   chord kasih yesus melingkupi saya,   chord kasih yesus melingkupi saya,   lirik lagu pkj biarpun gunung gunung beranjak,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   download video lagu karaoke rohani kristen,   Khotbah Imamat 25:39-43,   Dihadapan tahtamu mp3 download,   bahan sermon imamat 3 : 39 - 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   khotbah imamat 25 35 55,   ilustrasi kitab imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   a love i know free download mp3 planetshakers,   renungan lukas 6 : 1-5,   kotbah imammat 25:39-43,   kotbah imammat 25:39-43,   contoh doa persembahan kolekte singkat,   contoh doa setelah persembahan,   khotbah tentang kasih 1Korentus 13:4-8,   lagu persembahan,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah 1 yohanes 2:7-17,   dowload lagu rohani kristen terbaru,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah amsal 3:16,   khotbah amsal 3:16,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Khotbah ibadah minggu 25 Agustus 2019,   santapan haran filemon 1,   sabda bina umat 2019,   Jamita Minggu 19 Februari 2019,   khotbah imamat 25 35-46,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah kristen agustus,   1 Tawarikh 6:31-53,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   renungan 1 tawarikh 6,   kodbah 3 musa 25:39-43,   kodbah 3 musa 25:39-43,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   kunci gitar ikut dikau saja tuhan,   1 Tawarikh 6:31-53,   Tafsiran Alkitab Pengkhotbah 11:1-8,   cerita sekolahmunggu amsal4:1-4,   Amsal 12:1-4,   lagu sion database,   download lagu rohani ambon katakan padaku,   almanak gkpi minggu 25 agustus 2019,   renungan yesaya 5:25-30,   khotbah 22 september 2019,   Bacaan injil tanggal 28 september 2019,   lagu ,   lagu ,   lagu ,   Dangdut gerejawi pernikahan,   download lagu menunggu rhoma ful album,   khotbah mazmur 99:1-9,   khotbah mazmur 99:1-9,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,   Download lagu pujian kuingin dengar cerita o...o...,