Save Page
Lukas 24:44-49
24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." 24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. 24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, 24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. 24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini. 24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

Penjelasan:


* Luk 24:44 - Ia berkata kepada mereka // Dalam kitab Taurat Musa, dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur
Ia berkata kepada mereka. Penampakan ini bukan penampakan terakhir Yesus, tetapi merupakan penampakan terakhir yang dicatat oleh Lukas sebelum kenaikan-Nya. Lukas mempergunakan untuk mengemukakan pesan yang Yesus ingin agar disampaikan kepada dunia oleh murid-muridNya. Dalam kitab Taurat Musa, dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur. Tiga pengelompokan Alkitab (PL) menurut kanon Yahudi. Beberapa kitab sejarah termasuk di dalam kelompok kitab nabi-nabi, dan Mazmur mencakup kitab syair lainnya.

* Luk 24:46 - Mesias harus menderita dan bangkit
Mesias harus menderita dan bangkit. Kedua fakta ini menjadi inti pemberitaan para rasul (bdg. I Kor. 15:3).

* Luk 24:47 - Pertobatan dan pengampunan dosa // Kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem
Pertobatan dan pengampunan dosa merupakan doktrin-doktrin yang ditekankan dalam khotbah pada hari Pentakosta (Kis. 2:38). Kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Program yang dirumuskan Yesus ini selaras dengan tema dari kitab kedua Lukas. yakni Kisah Para Rasul (Kis. 1:8).

* Luk 24:49 - Dijanjikan Bapa-Ku // Kamu harus tinggal dalam kota
Dijanjikan Bapa-Ku. Tuhan mengacu kepada Roh Kudus yang telah dijanjikan di dalam Yoel 2:28, ayat yang dikutip Petrus pada hari Pentakosta. Kamu harus tinggal dalam kota. Seandainya para murid langsung bubar dan pulang ke rumah masing-masing, gerakan itu tentu akan menghilang dan tidak akan ada pengaruh Roh secara gabungan di dunia ini.

*         Hikmat yang Ia berikan kepada mereka mengenai firman Allah yang telah mereka dengar dan baca, yang menimbulkan iman di hati mereka akan kebangkitan Kristus, sehingga semua penghalang pun tersingkirkan.
            (1) Ia mengingatkan mereka akan firman yang telah mereka dengar dari mulut-Nya sendiri saat Ia masih bersama-sama dengan mereka, seperti yang juga telah dilakukan oleh malaikat sebelumnya (ay. 44): Inilah perkataan-Ku, yang telah sering kali Kukatakan kepadamu secara pribadi ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu. Kita pasti akan lebih memahami apa yang Kristus lakukan, jika saja kita mengingat apa yang telah Ia katakan, dan cepat tanggap untuk membandingkan keduanya.
            (2) Dia mengingatkan mereka akan firman yang telah mereka baca dalam Perjanjian Lama, seperti yang telah ditunjukkan oleh perkataan yang telah Ia ucapkan kepada mereka: Harus digenapi semua yang ada tertulis. Kristus telah memberikan sebuah petunjuk umum untuk mengarahkan harapan mereka, yaitu bahwa apa pun yang mereka dapati dalam Perjanjian Lama mengenai Mesias memang harus digenapi dalam diri-Nya, baik mengenai penderitaan-Nya maupun mengenai kerajaan-Nya. Segala hal mengenai diri-Nya telah Allah persatukan dalam semua nubuat tersebut, sehingga semua itu tidak boleh dipisahkan di dalam penggenapannya. Semuanya harus digenapi, bahkan yang terberat, tersulit, sampai yang paling menyakitkan. Kristus tidak boleh mati sebelum Dia mengalami semuanya itu, sebab jika tidak begitu, maka Ia tidak bisa berkata, "Sudah selesai." Di sini disebutkan beberapa bagian Perjanjian Lama yang masing-masing mengandung hal-hal yang berkaitan dengan Kristus, yaitu kitab hukum Musa, atau Pentateukh, atau kelima kitab yang ditulis Musa, lalu kitab para nabi, yang tidak hanya terdiri atas kitab yang memuat nubuat saja, tetapi juga kitab-kitab mengenai sejarah yang ditulis oleh orang-orang dengan karunia bernubuat, serta Kitab Mazmur, yang memuat tulisan-tulisan lain yang disebut dengan Hagiographa. Lihatlah bagaimana Allah mewahyukan kehendak-Nya dalam berbagai cara penulisan, tetapi semuanya berasal dari satu Roh yang sama, yang melalui semua tulisan itu memberitahukan kedatangan dan kerajaan Mesias; sebab tentang Dialah semua nabi bersaksi.
            (3) Ia bekerja dalam pikiran mereka saat itu juga, sehingga pikiran mereka pun terbuka. Ia membuat mereka mengerti maksud dan makna yang sesungguhnya dari nubuat-nubuat Perjanjian Lama mengenai Kristus, dan membuat mereka melihat bagaimana semuanya itu digenapi dalam diri-Nya: Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci (ay. 45). Sebelumnya, dalam percakapan Kristus dengan kedua murid-Nya, Ia menyingkapkan tabir yang menyelubungi tulisan-tulisan itu dengan membukakan Kitab Suci, tetapi sekarang Ia menyingkapkan tabir yang menyelubungi hati dengan membukakan pikiran mereka.

            Perhatikanlah di sini:

                [1] Yesus Kristus bekerja melalui Roh-Nya di dalam pikiran manusia, dalam pikiran semua orang kepunyaan-Nya. Dia dapat masuk dan menimbulkan dampak di dalam roh kita dengan segera. Kita dapat mengamati dengan mudah bagaimana Ia, setelah kebangkitan-Nya, menunjukkan dua contoh pekerjaan hebat yang dilakukan Roh-Nya terhadap roh manusia, yaitu bagaimana Dia menyinari kemampuan berpikir manusia dengan cahaya ilahi saat Ia membukakan pikiran para murid-Nya, dan bagaimana Ia membuat kuasa-Nya bekerja dengan semangat ilahi, saat Ia membuat hati mereka berkobar-kobar.
                [2] Orang-orang yang baik pun perlu dibukakan pikirannya, sebab meskipun mereka tidak berada dalam kegelapan, sebagaimana sifat asal mereka, namun ada banyak hal yang masih belum jelas bagi mereka. Daud pernah berdoa, bukakan mataku, buatlah aku mengerti. Bahkan Paulus, yang mengenal Kristus begitu dalam, yang menyadari bahwa ia masih perlu belajar banyak.
                [3] Cara Kristus menanamkan iman dalam jiwa dan memenangkan jiwa adalah dengan membukakan pikiran mereka supaya mampu mencerna bukti-bukti dari hal-hal yang harus mereka percayai. Demikianlah Ia masuk ke dalam jiwa melalui pintu, sementara Iblis mengendap-endap dari belakang, sebab ia adalah pencuri dan perampok.
                [4] Tujuan-Nya membukakan pikiran adalah supaya kita mengerti Kitab Suci dengan baik. Bukan agar kita berhikmat melebihi apa yang tertulis di sana, tetapi supaya kita menjadi lebih berhikmat mengenai apa yang tertulis, dan menjadi bijaksana sehingga mau menerima keselamatan yang ditawarkan di sana. Roh yang ada di dalam firman dan Roh yang bertakhta dalam hati mengatakan hal-hal yang sama. Di dunia ini, murid-murid Kristus tidak boleh mencari-cari hal yang lebih dari apa yang diajarkan Alkitab, tetapi harus terus belajar lebih lagi dari Alkitab mereka dan bertumbuh menjadi lebih siap dan bijak dalam firman Allah. Untuk memiliki pikiran-pikiran yang benar mengenai Kristus dan memperbaiki dugaan-dugaan kita yang salah tentang diri-Nya, tidak ada lagi yang diperlukan selain daripada memahami firman Allah.
        . Perintah yang Ia berikan kepada mereka sebagai para rasul, yang akan menegakkan kerajaan-Nya di dunia ini. Saat Guru mereka masih ada bersama-sama dengan mereka, mereka berharap akan mendapatkan tempat-tempat kehormatan. Karena itulah mereka merasa sangat kecewa sewaktu Ia mati. "Tidak," kata-Nya, "justru kamu baru saja hendak memasuki tempat-tempat terhormat itu. Kamu harus menjadi saksi dari semuanya ini (ay. 48), untuk memberitakan semuanya ini ke seluruh dunia. Namun, bukan sekadar menyampaikannya sebagai berita biasa, melainkan untuk menegaskannya sebagai bukti yang telah dipakai dalam mengadili perkara besar yang telah begitu lama terbentang di antara Allah dan Iblis, dan di dalam peradilan ini, penguasa dunia ini harus diruntuhkan dan dilemparkan ke luar. Kamu adalah saksi yang telah melihat dan mendengar dengan mata-telinga kamu sendiri sehingga kamu benar-benar yakin akan semuanya ini. Karena itu, pergilah dan yakinkanlah dunia ini. Roh yang sama yang telah membukakan pikiranmu akan menyertaimu juga untuk membukakan pikiran orang-orang lain."

        Nah, di sini mereka diberi tahu tentang:

            (1) Kabar yang harus mereka beritakan. Mereka harus mengabarkan Injil, mereka harus menyampaikan Perjanjian Baru sebagai penggenapan menyeluruh dari Perjanjian Lama, sebagai kelanjutan dan kesudahan dari pewahyuan ilahi. Mereka harus membawa Alkitab mereka (terutama saat mereka berkhotbah di hadapan orang Yahudi; bahkan Petrus, dalam khotbah pertamanya di hadapan orang-orang bukan Yahudi, menyuruh mereka untuk menyelidiki kitab para nabi, Kis. 10:43), dan harus memperlihatkan kepada orang-orang apa yang tertulis mengenai Mesias dalam Perjanjian Lama, kemuliaan dan karunia kerajaan-Nya, lalu memberi tahu bagaimana semuanya digenapi dalam diri Tuhan Yesus, sesuai dengan apa yang mereka ketahui.
                [1] Kebenaran Injil yang agung mengenai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus ini harus dikumandangkan kepada seluruh anak-anak manusia (ay. 46): Demikianlah yang ada tertulis dalam buku bermeterai mengenai rencana-rencana ilahi sejak kekekalan, yaitu di bagian perjanjian penebusan; dan hal ini tertulis dalam kitab Perjanjian Lama yang dapat dibaca semua orang, yang antara lain memuat rahasia-rahasia yang telah dibukakan, bahwa Mesias harus menderita, sebab rencana sorgawi memang harus terlaksana dengan saksama supaya tak ada satu pun firman Allah yang gagal. "Pergilah dan beritakan kepada dunia,"
                    pertama, "bahwa Kristus menderita, sebagaimana telah dituliskan tentang Dia. Pergi, dan beritakan tentang Kristus yang disalibkan. Janganlah malu akan salib-Nya, jangan malu karena Yesus yang menderita. Beri tahu mereka apa yang Dia derita dan mengapa Dia menderita, dan bagaimana segenap firman dalam Perjanjian Lama digenapi dalam penderitaan-Nya itu. Katakan kepada mereka bahwa Ia memang harus menderita, sebagai syarat untuk menebus dosa dunia dan menyelamatkan manusia dari maut dan kebinasaan: Bahkan, melalui semua penderitaan itulah Ia justru disempurnakan (Ibr. 2:10).
                    Kedua, "bahwa Ia bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga, sehingga dengan demikian, bukan saja aib kayu salib menjadi terhapuskan, tetapi juga telah terbukti bahwa Ia adalah Anak Allah yang berkuasa, dan dalam hal ini, firman Allah juga tergenapi (1Kor. 15:3-4). Pergi dan katakan kepada dunia betapa seringnya kamu melihat Dia setelah Dia bangkit dari antara orang mati, dan bagaimana akrabnya kamu telah berbincang-bincang dengan Dia. Kamu telah melihat dengan mata sendiri (sebagaimana yang dikatakan Yusuf kepada saudara-saudaranya ketika ia mengungkapkan siapa dirinya sebenarnya, seolah-olah dia baru saja hidup lagi), bahwa mulutku sendiri mengatakannya kepadamu (Kej. 45:12). Jadi, pergilah dan beritakan kepada mereka bahwa Dia yang tadinya mati kini hidup kembali, dan hidup selamanya, dan Ia memegang kunci maut dan kerajaan maut."
                [2] Kewajiban agung yang diperintahkan Injil mengenai pertobatan harus ditekankan kepada anak-anak manusia. Pertobatan dari dosa harus disampaikan dalam nama Kristus dan dengan kuasa-Nya (ay. 47). Semua anak manusia di mana pun harus dipanggil dan diperintahkan untuk bertobat (Kis. 17:30). "Pergi dan beritakan kepada semua orang bahwa Allah yang telah menciptakan, dan Tuhan yang menebus mereka, ingin supaya begitu mendengar kabar ini, mereka harus segera berbalik dari segala berhala mereka, dan menyembah Allah yang telah menciptakan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga harus berhenti mementingkan perkara duniawi dan kedagingan. Mereka harus berbalik dan menyembah Allah di dalam Kristus, harus menghentikan segala kebiasaan dan perbuatan dosa. Hati dan hidup mereka harus diubahkan, dan mereka semuanya harus dibentuk dan diperbarui."
                [3] Hak istimewa penebusan dosa yang terdapat dalam Injil harus ditawarkan kepada semua orang, dan semua orang harus diyakinkan bahwa hak ini akan diberikan kepada semua orang yang bertobat dan percaya kepada Injil. "Pergi dan katakan kepada dunia yang berdosa dan berada di bawah hukuman kutuk Allah ini bahwa penebusan sudah dianugerahkan, sehingga semua orang yang bertobat dan percaya dapat ikut ambil bagian di dalamnya. Mereka bukan saja akan diampuni, tetapi juga akan diberikan tempat kehormatan. Katakan kepada mereka bahwa mereka kini memiliki pengharapan."
            (2) Kepada siapa mereka harus memberitakan Injil. Ke manakah mereka harus pergi menawarkan Injil, dan sejauh mana amanat tersebut harus dijalankan?

            Di sini mereka diberi tahu:
                [1] Bahwa mereka harus menyampaikan kabar Injil ke segala bangsa. Mereka harus menyebar seperti yang dilakukan anak-anak Nuh setelah air bah melanda: yang seorang ke sini, dan yang lainnya ke sana, sambil terus membawa cahaya Injil ini ke mana pun mereka pergi. Para nabi telah menyampaikan pertobatan dan penebusan kepada bangsa Yahudi, tetapi kini para rasul harus memberitakannya ke segala bangsa. Tidak ada seorang pun yang dikecualikan dari kewajiban Injil untuk bertobat. Juga, tidak ada yang dikecualikan untuk menerima semua keuntungan pengampunan dosa. Namun, mereka yang tidak mau percaya dan tidak bersedia bertobat mendatangkan hukuman bagi diri mereka sendiri.
                [2] Bahwa mereka harus mulai dari Yerusalem. Di sanalah mereka harus menyampaikan khotbah pertama mereka mengenai Injil, dan di sana pula jemaat Injili pertama kali harus didirikan. Di sanalah hari pemberitaan Injil akan mulai menyingsing, dan sinarnya akan terus menyebar sampai ke seluruh penjuru bumi. Lalu, kenapa harus mulai dari sana?
                    Pertama, sebab ada tertulis demikian, sehingga mereka harus melaksanakannya dengan cara itu. Sebab, dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem (Yes. 2:3; Yl. 2:32; 3:16; Ob. 21; Za. 14:8).
                    Kedua, karena di sanalah terlaksana perkara-perkara yang menjadi dasar Injil, dan karena itu, di sana pulalah hal-hal tersebut harus terlebih dahulu dibuktikan kebenarannya, sehingga jika hasutan mengenai perkara itu mulai merebak, di sanalah tempat yang tepat untuk memperjuangkan dan membuktikan mana yang benar. Begitu kuat dan terang benderangnya cahaya kemuliaan sang Penebus yang telah bangkit itu, sehingga tidak ragu-ragu menghadapi dan menantang para musuh yang begitu ganas, yang telah menyebabkan kematian-Nya yang mengerikan itu. "Mulailah dari Yerusalem, supaya para imam kepala itu akan berusaha menghancurkan Injil dengan sekuat tenaga mereka, lalu menjadi murka karena usaha mereka itu sia-sia saja."
                    Ketiga, karena Ia ingin memberi contoh untuk mengampuni musuh kita. Yerusalem telah menjadi pihak yang paling sengit menentang-Nya (baik para pemimpin maupun rakyatnya), sehingga kota itu sesungguhnya tidak layak untuk menerima karya penebusan dosa. Namun demikian, kota itu justru yang pertama kali ditawari karunia Injil, dan dalam waktu yang singkat, ribuan orang di sana kemudian menyambut karunia itu.
            (3) Bantuan yang akan menyertai mereka saat mereka mengabarkan Injil. Tugas yang harus mereka lakukan itu sangat besar dan berat, apalagi mengingat perlawanan yang akan mereka hadapi dan penderitaan yang akan mereka alami. Karena itu, jika mereka kemudian bertanya-tanya, "Siapa gerangan yang mampu melakukan hal tersebut?" jawabannya sudah tersedia: "Sesungguhnya, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku, dan kamu akan diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi" (ay. 49). Di sini Ia menjanjikan mereka bahwa sebentar lagi Roh Kudus akan dicurahkan ke atas mereka dengan dahsyatnya sehingga mereka akan diperlengkapi dengan karunia dan anugerah yang diperlukan untuk menjalankan tugas agung itu. Karena itulah, mereka harus tetap tinggal di Yerusalem dan tidak mulai menjalankan tugas itu sampai Roh Kudus datang.


SBU


MINGGU PASKAH
RABU, 24 APRIL 2019
Renungan Pagi
KJ. 282:1 -Berdoa
T|DAK PILIH-PILIH

Lukas 24:36-43
"Adakah padamu makanan disini?" (ay.41)

Para murid terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Hantu disini dipahami sebagai roh yang gentayangan, tidak punya daging dan tulang. Dan agar mereka yakin, Tuhan mempersilakan para murid untuk meraba tubuh-Nya.

Kebangkitan tubuh adalah salah satu nubuat tentang peristiwa yang akan terjadi pada akhir zaman, sebagaimana yang dimuat dalam Perjanjian Lama, diantaranya di kitab Daniel 12:2,13. Memang tidak semua kalangan di masyarakat Yahudi yang meyakini adanya kebangkitan tubuh, seperti kalangan Saduki misalnya. Namun kebangkitan Yesus menjadi bukti yang lebih dari cukup untuk mengetahui arti sesungguhnya dari nubuatan tersebut.
Para murid merasa girang dan heran. Girang karena guru dan pemimpin mereka sudah bangkit. Heran karena masih sulit diterima oleh mereka bahwa kebangkitan itu sungguh terjadi.

Untuk mencairkan suasana, Tuhan meminta makanan dan makan di hadapan mereka. Meski tubuh yang dikenakan-Nya merupakan tubuh yang dimuliakan, namun Dia tetap menjaga keakraban dengan para murid. Dengan makanan, Tuhan menempatkan diriNya di dalam situasi kehidupan para murid. Meski berbeda, namun itu tidak menghalangi hubungan di antara mereka yang tetap terjalin dengan kuat dan hangat.

Tuhan tidak pilih-pilih orang untuk menyatakan kehadiran-Nya. Mau di atas mejanya ikan bakar, atau hanya nasi putih dengan garam, Tuhan akan hadir selama umat-Nya itu mau menerima. Demikianjuga dengan kita sebagai pengikut Tuhan. Jangan sampai kita pilih-pilih orang dalam bergaul maupun dalam melayani. Apabila memang kita digerakkan oleh kebangkitan Kristus, maka semua di mata kita adalah sama. Pantas untuk menerima kehangatan cinta kasih Kristus yang membawa damai sejahtera.

KJ.282 : 4
Doa : (Ya Tuhan, peliharalah kasih-Mu dalam diri kami agar kami pun mampu mengasihi seperti yang Engkau teladankan kepada kami)


MINGGU PASKAH
RABU, 24 APRIL 2019
Renungan Malam
GB.164:1 -Berdoa
JALAN PIKIRAN YANG BERBEDA

Lukas 24 :44 - 49
"Lalu la membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci" (ay.45)

Kalau kita kembali mengingat apa yang disampaikan oleh kedua murid dalam perjalanan ke Emaus tentang Yesus, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pemahaman mereka tentang Mesias adalah sosok yang akan membebaskan bangsa lsrael.

Sosok pembebas ini Iekat pada kisah klasik Israel di masa kepemimpinan Daud yang berdaulat sebagai suatu bangsa merdeka dan disegani oleh tetangga-tetangga mereka di Palestina. Dan bisa jadi karena pemahaman itu, mereka tidak memperhatikan atau menyimak dengan sungguh-sungguh apa yang pernah dikatakan Yesus tentang mesias yang menderita itu.

Adanya kontradiksi antara pemahaman para murid dengan jalan pikiran Tuhan, bukan sesuatu yang luar biasa. Hal ini dapat terjadi karena kedua belah pihak berada dalam posisi yang berbeda. Pemahaman para murid bersumber pada kenyataan hidup yang dialami serta tradisi agama di lingkungan mereka. Sementara Yesus, meletakkan sumber pemahamannya pada kehendak dan rencana Allah. Bukankah memangjalan pikiran Allah mustahil dapat diselami oleh daya berpikir manusia? Terkadang mesti ada peristiwa dulu baru kita dapat memahami jalan pikiran Allah. Peristiwa itu sendiri ada sebagai bukti tentang rencana Allah yang sudah diutarakan kepada umatNya sejak lampau. Namun sibuk dengan ambisi dan obsesi yang manusiawi, membuat rencana tersebut tidak mudah dapat diterima apalagi diingat.

Kebangkitan adalah peristiwa yang menggenapi maksud dan tujuan Allah dalam menghadirkan mesias bagi umat-Nya. Penderitaan di atas kayu salib dan bangkit dari kematian, adalah tanda dari kehadiran Mesias tersebut. Melalui kedua peristiwa tersebut,
Allah menghadirkan pengampunan dosa bagi umat-Nya untuk membuka lembaran baru dalam relasi antara diri-Nya dengan umat-Nya. Lembaran yang memuat karya damai sejahtera Allah yang akan ten/vujud di bumi seperti di sorga.

GB.104: 1
Doa : (Tolonglah kami ya Tuhan untuk membuka diri pada Firman-Mu dan bukan bertahan pada pengertian kami sendiri)


Label:   Lukas 24:44-49 (SGK) 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - ANGKA 153 - Yohanes 21:7-14 - MINGGU PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 23 April 2019 - PENGALAMAN YANG MENGGERAKKAN - Lukas 24:28-35 - MINGGU PASKAH

Garis Besar Lukas






December 1-7 (Week 49) - Esther 7-10; Revelation 3 || Ezra 7-10; Psalm 97; Rev 4 || Nehemiah 1-3; Rev 5 || Neh 4-6; Psalm 98; Rev 6 || Neh 7-9; Psalm 140; Rev 7

Hari ini, 7 Desember - Efesus 1-3

Hari ini, 7 Desember - Maz 137:9-138:6, Dan 11-12, 1 Yoh 5, Ams 30:13-14

Hari ini, 7 Desember - Yohanes 16:1-11, Wahyu 4, Ayub 30, Yoel 2-3

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song
** Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 31 JANUARI 2020 - ORANG YANG MENANG ADALAH ANAK ALLAH - Wahyu 21:6-8 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 21:6-8 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Alfa dan Omega, di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka, Kebenaran dan kepastian dari keadaan yang membahagiakan ini disahkan oleh firman dan janji Allah, YESUS ADALAH SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATAN
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JANUARI 2020 - YESUS: RAJA DARI SEGALA RAJA DAN TUHAN DARI SEGALA TUHAN - Wahyu 19:14-16 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 19:14-16 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

Khotbah Ibadah GPIB RABU, 29 JANUARI 2020 - YESUS ADALAH SOLUSI - Lukas 8:22-25 SGDK) -MINGGU II SESUDAH EPIFANI Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Marilah kita bertolak ke seberang danau, Yesus tertidur // Taufan // Perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya, Kita binasa // Ia pun bangun, lalu menghardik air dan angin yang mengamuk itu, Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang danau, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SAMA 0| MATATUHAN
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JANUARI 2020 - BESAR DAN AJAIB - Wahyu 15:1-4 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 15:1-4 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Tujuh Cawan Penghukuman, telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya // nyanyian Musa, hamba Allah dan nyanyian Anak Domba, Pekerjaan penumpahan tujuh cawan, yang dipercayakan kepada tujuh malaikat, Patutlah Allah dipuji dan disembah sepanjang abad, BESAR DAN AJAIB
Khotbah Ibadah GPIB - SENIN, 27 JANUARI 2020 - JANJI PENYERTAAN TUHAN - Wahyu 1:17-20 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 1:17-20 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis, tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 31 Desember 2019 - TETAP SEMANGAT KARENA TUHAN SELALU BERI BERKAT - Yesaya 61:10-11 (SGD) - MALAM TAHUN BARU Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Orang percaya yang telah lahir baru dengan sukaria menanggapi janji-janji mulia ini., Kemakmuran Jemaat . BERSYUKUR BERSAMA TUHAN
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 30 Desember 2019 - PUJILAH NAMA TUHAN - Senin, 30 Desember 2019 - MINGGU SESUDAH NATAL Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Ajakan kepada bumi, Pujilah Tuhan di bumi, Sebuah Undangan untuk Memuji,
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 29 Desember 2019 - MENSYUKURI PENYERTAAN ALLAH - Yesaya 52:1-10 (SGD) - HARI MINGGU SESUDAH NATAL Yesaya 52:1-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Dorongan bagi Yerusalem,
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Desember 2019 - MENGENAL DlA - 1 Yohanes 1:3-6 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:3-6 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar // persekutuan. Kamu juga , Supaya sukacita kami menjadi sempurna , Allah adalah terang, Hidup di dalam kegelapan // Tidak melakukan kebenaran, Kesaksian Rasuli
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 Desember 2019 - HIDUP DI DALAM TERANG - 1 Yohanes 1:5-10 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:5-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB
TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH HARI NATAL 2019, TATA IBADAH SESUDAH NATAL 26 DES 2019, TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019, TATA IBADAH MALAM AKHIR TAHUN 2019, TATA IBADAH TAHUN BARU 2020




New Submit
KAMIS, 2 JANUARI 2020
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 2 JANUARI 2020 - HADIAH DARI SORGA - Filipi 3:12-16 - MINGGU SESUDAH NATAL


TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019 (bisa dilihat di HP)


TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019 (bisa dilihat di HP)

Jumat, 06 Desember 2019
Zie De Maan Schijnt Door De Bomen

Friday, December 06, 2019
John Schneider Scores First Number One Christian Country Single

Friday, December 06, 2019
End of journey as gospel star Zimu loses battle against cancer

Friday, December 06, 2019
‘A wakeup call:‘ British theologian N.T. Wright on the prosperity gospel, climate change and Advent

Kamis, 05 Desember 2019
When Christmas Comes Around - Caitie Hurst

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises NAU chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises university chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Early Rain Church Elder Sentenced to Four Years in Prison for Having Christian Literature

Wednesday, December 04, 2019
Lighthouse Christian School Contributes to Christmas Spirit

Selasa, 03 Desember 2019
Materi Rancangan Dasar (Randas) Akta Gereja


Kalender GKJ Desember 2020


Kalender GKJ Nopember 2020


Kalender GKJ Oktober 2020


Kalender GKJ September 2020


Kalender GKJ Agustus 2020


Kalender GKJ Juli 2020


Kalender GKJ Juni 2020

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, Khotbah Ibadah GPIB 2020, Lagu Natal (Christmas), TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB,



hothbah yesaya 40:1-8,   eksposisi yakobus 1:17,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   chord O Allagku.jenguklah diriku,   kata sambutan natal,   Santapan Harian Johannes 1:14-18,   ilustrasi kasih allah terbukti untuk sekolah minggu,   sentosa dalam yesus chord,   musik mazmur 72,   not nkb 166,   kabar gembira lagu natal,   partitur SATB Hai Mari Berhimpun,   renungan Lukas 3: 1-20,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   lagu kidung ceria syair ibu,   lagu kidung ceria syair ibu,   partitur lagu paduan suara tema hari ibu,   khotbah mazmur 91,   lirik lagu dunia gemar dan soraklah,   pesan dan kesan natal kaum bapak,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   siapa gerangan sang raja not angka,   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   kotbah natal 2017,   Lirik lagu natal Gloria Gloria,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   lirik lagu kj 376 versi toraja,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   +hotbah yesaya 60:1-7,   download mp3 kidung jemaat 69,   lagu natal untuk persembahan syukur,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   bahan khotbah Adven Gmit 2019,   gits bakti 324,   download lagu GEREJA,   download lagu GEREJA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   khotbah masa adventus yesaya12:1-6,   lirik lagu surya bersinar,   download lagu rohani mp3 gratis,   download lagu rohani mp3 gratis,   khotbah 1 tim. 4:1-16,   kalender liturgi 2020,   sambutan pranatal gmim,   contoh lagu komuni minggu advent ketiga tahun A 2019,   liturgi perayaan ekaristi 15 desember 2019 tahun a,   lagu mazmur untuk tahun a 15 desember 2019 minggu advent III,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   &rct=j,   Lirik lagu natal praise and worship ibadah natal 25 desember,   nyanyian rohani no 97,   lagu berita anugerah,   doa persembahan katolik,   pidato radio menjelang natal,   kalender liturgi 2020,   lagu persembahan,   khotbah maz 72:1-7,   khotbah maz 72:1-7,   pujian untuk persembahan,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah Yohannes 1:14-18,   contoh kata sambutan di acara natal,   lagu wartakanlah kabar gembira tek,   khotbah Matius 24:3-8,   kalender liturgi oktober 2020,   kalender liturgi 2019,   DSL NO 218 SAMBUTLAH,   materi adven ke1,   lirik lagu rohani pujian bukan setiap orang yang berseru Tuhan Tuhan masuk kerajaan Allah,   renungan Zakaria 9 ; 9-10,   matius 10 :34-42,   khotbah kisah para rasul 13:13-25,   contoh liturgi natal gpib,   not angka lagu bagimu damai sejahtera,   kalender liturgi desember 2019,   lagu persembahan,   pengertian tanah,kayu,perak,emas dalam konteks 2 timotius 2: 20,21,   sambutan natal sesuai tema yesus datang untuk pembaharuan,   lagu rohani o genta malam,   surat penitipan pemberkatan nikahgereja,   renungan mazmur 97 11 12,   Sabda Bina Pemuda 7 Desember 2019,   lagu rohani pakai hidupku sebagai alatmu,   kubawah kepadamu oh tuhan,   lagu kj tentang memuji tuhan,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   Rngn kisah para rasul 8:1-25,   kata sambutan kepala sekolah,   khotbah 1 tesalonika 3 7 - 13,   kotbah yesaya 43: 1-7,   Renungan harian 2 samuel 4,   MAZMUR 146:5-10 JUSWANTORI LIRIK,   partitur koor terpujilah allah hikmatnya besar,   partitur koor terpujilah allah besar kuasanya,   renungan tentang serigala akan tinggal dengan domba,   kalender liturgi 2020,   gambar kalender katolik 2020,   kalender Liturgi 2019,   lagu misa angkatlah hatimu madahkan lagu,   renungan yesaya 11:6-9,   lagu mankind,   &rct=j,   &rct=j,   lagu pengantar pernikahan digerja,   lagu sebelum doa syafaat,   renunngan ulangan 18:15-19,   renunngan ulangan 18:15-19,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh khotbah ibadah raya,   kunci lagu bagi allah yang mulia,   LIRIK mazmur gb 114,   kalender liturgi 2019,   LIRIK mazmur 146 5-10 juswantori,   Renungan Roma 15:1-13 Kaitan dengan Minggu Adven,   Berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   pakailah waktu anugrah tuhanmu lagu,   materi khotbah natal 2019,   khotbah yesaya 55:6-11,   PKJ no 72,   tata ibadah natal gbi 2019,   DAWNLOAD MP3 MULIAKANLAH,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   kalender liturgi 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   lagu worship terbaru mau khotbah,   renungan matius 3:10,   hari raya katolik 2020,   LIRIK LGU MULIA SEMBAH RAJA MULIA,   teks koor lagu natal katolik,   kata kata sambutan natal kristen,   kalender liturgi katolik 2019,   judul tata ibadah gereja,   renungan dari bacaan roma 15:4-9,   liturgi katolik desember 2019,   liturgi katolik desember 2019,   teks lagu misa hari anak misioner se dunia,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   jamita minggu 8 desember 2019, sian Johannes 1:14-18,   Yesaya 9:1-6,   kalender liturgi 2019,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   khobah minggu advend ke 2 2019 gmim,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   youtube download lagu masa adven pertama kristen protestan,   lagu persembahan natal,