Dilihat: 373 x

Save Page
Yohanes 21:20-23
Murid yang dikasihi Yesus
21:20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?" 21:21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" 21:22 Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku." 21:23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."


Penjelasan:


* Yoh 21:20
Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka,1495 yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama bersandar pada pangkuan1496 Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
Pada waktu Petrus berjalan di atas air di Danau Galilea, dia baik dan aman, sampai saat dia melihat tiupan angin (Matius 14:30). Ada kesamaan dalam peristiwa ini. Dia baik dan aman selama dia berjalan dengan Tuhan Yesus, tetapi saat dia berpaling dan melihat Yohanes, dia mulai "tenggelam" dan perlu pertolongan Tuhan Yesus. Dengan kata lain, ayat ini mengajar kita supaya kita tetap kagum dan heran terhadap Tuhan Yesus, supaya hati kita penuh dengan Dia, sehingga kita tidak berpaling dan melihat orang lain.
Walaupun segan, Yohanes harus menceritakan dirinya karena dia terlibat dalam peristiwa ini, dan juga sebagai persiapan bagi ayat 24, di mana dia mengaku diri sebagai murid yang dikasihi Yesus. Yohanes memakai peristiwa Perjamuan Kudus, yaitu pasal 13:24-26, mungkin karena pada saat itu dia berada di tempat yang paling disukainya, yaitu di pangkuan Tuhan Yesus.

* Yoh 21:21
Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
Beberapa peristiwa dalam Injil Yohanes (dan Injil Sinoptik) telah menyatakan bahwa Petrus dan Yohanes atau "murid yang dikasihi Yesus" adalah sahabat yang akrab.1497 Oleh karena itu, pertanyaan Petrus lebih mudah dimengerti. Namun pertanyaan itu berbahaya dan tidak diharapkan. Petrus hendak membandingkan keadaan dirinya dengan keadaan temannya, suatu kebiasaan yang hanya menghasilkan perasaan iri hati.

* Yoh 21:22
Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup1498 sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.1499 Tetapi engkau: ikutlah Aku."1500
Tanggapan Tuhan Yesus terhadap pertanyaan Petrus merupakan teguran yang keras dan tegas. Dari satu segi, ada perbandingan yang jelas dengan apa yang dikatakan mengenai "nasib" Petrus dan keadaan Yohanes, tetapi dari segi yang lain, baik Petrus maupun Yohanes di bawah keadaan yang sama: keduanya harus ikut Tuhan Yesus ke mana saja Dia perintahkan mereka.
Sebaiknya kita mengerti bahwa ayat ini berlaku bagi kita juga. Kehidupan setiap kita masing-masing diatur oleh Tuhan, dan kita tidak usah merepotkan diri kita dengan keadaan teman-teman, yang tampaknya diberi keadaan yang lebih enak, seolah-olah Tuhan Yesus tidak fair, misalnya kalau satu orang memperoleh pekerjaan yang baik, tetapi temannya harus "mulai dari bawah". Sambil mengatur kehidupan dan pengalaman kita, Tuhan Yesus tidak minta izin dari kita, Dia hanya minta hati yang rela berpartisipasi dalam kehendak-Nya.
Pada saat kita berseru, "Tuhan, mengapakah aku harus menderita kesusahan ini?", Dia hanya menjawab dengan ayat ini. Apakah kita rela mengikuti Dia, atau tidak? Apakah kita siap menghadapi kesusahan itu dengan sikap iman, atau sikap meragukan kebaikan dan hikmat Tuhan Yesus? Apakah kita sedang berbegang pada keyakinan iman kita, apakah kita sedang percaya dengan iman yang semakin bertumbuh, sehingga kita dapat mengalami hidup yang berkelimpahan di dalam Dia?
Dalam bagian ini kita mengerti bahwa Tuhan Yesus menyusun suatu rencana khusus bagi setiap individu yang telah Dia panggil. Dia merencanakan jalan hidup yang dapat ditempuh oleh setiap kita, sesuai dengan hikmat-Nya dan kreativitas-Nya. Kebenaran ini dinyatakan dengan dua contoh yang ekstrem: yang satu Dia recanakan supaya mati syahid, dan yang satu mungkin direncanakan supaya tidak mengalami maut sama sekali. Demikianlah hak-Nya!

Kita tidak diberitahu bagaimana hal ini akan diwujudkan dalam pengalaman kita masing-masing. Yang terlihat bagi kita adalah bentuk Tuhan Yesus di depan kita, yang telah diilhamkan kepada kita melalui Injil Yohanes ini.

*  Yoh 21:23
Maka tersebarlah kabar1501 di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."1502
Pada waktu Yohanes menulis Injil ini, dia sudah lanjut usia. Menurut sumber-sumber sejarah, sesudah rasul-rasul yang lain telah mati syahid, Rasul Yohanes masih hidup. Tampaknya perkataan Tuhan Yesus diubahkan menjadi nubuatan bahwa Yohanes tidak akan mati. Maka pentinglah supaya kabar angin itu diperbaiki, supaya nanti pada waktu Yohanes meninggal, tidak ada orang yang berpikir bahwa nubuatan Tuhan Jesus gagal.

*    Pertanyaan yang diajukan Petrus mengenai Yohanes (ay. 21): "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini? Engkau telah memberi tahu aku tentang tugasku, yaitu menggembalakan domba, dan nasibku, yaitu dibawa ke tempat yang tidak aku kehendaki. Lalu apa yang akan menjadi tugas dan nasibnya?" Ini dapat ditafsirkan sebagai,
            (1) Suatu perhatian bagi Yohanes, dan perbuatan baik baginya: "Tuhan, Engkau menunjukkan kebaikan yang sangat besar bagiku. Di sini ada murid-Mu yang sangat Engkau kasihi, yang tidak pernah merusak perkenanan-Mu seperti yang pernah kulakukan. Dia berharap untuk diperhatikan. Tidakkah Engkau mengatakan sesuatu kepadanya? Tidakkah Engkau memberi tahu dia bagaimana dia harus bekerja, dan bagaimana dia akan dimuliakan?"
            (2) Atau suatu perasaan tidak nyaman akan apa yang telah dikatakan Kristus kepadanya mengenai penderitaannya: "Tuhan, haruskah aku sendiri yang akan dibawa ke tempat yang tidak aku kehendaki? Mestikah aku ditetapkan untuk menderita, sedangkan orang ini tidak harus ambil bagian dalam salib?" Memang sulit untuk menerima bahwa kita mengalami penderitaan dan kesukaran tertentu yang harus kita hadapi sendiri.
            (3) Atau, ini menandakan suatu keingintahuan, dan keinginan untuk mengetahui hal-hal yang akan datang mengenai orang lain, sebagaimana mengenai dirinya sendiri. Sepertinya, berdasarkan jawaban Kristus, ada sesuatu yang salah dalam pertanyaan ini. Ketika Kristus memberikan tugas yang sedemikian berharga kepada Petrus, dan memberitahukan pencobaan yang sedemikian berat, wajar jika Petrus kemudian berkata, "Tuhan, kalau begitu apa yang harus kulakukan agar aku tetap setia pada kepercayaan yang Engkau berikan, dalam pencobaan yang sedemikian berat? Tuhan, tambahkanlah imanku. Seiring bertambahnya usiaku, demikian juga kekuatanku." Namun bukannya demikian,
                [1] Petrus justru tampak lebih peduli terhadap orang lain daripada dirinya sendiri. Kita cenderung untuk sibuk dengan urusan orang lain, tetapi melalaikan urusan kita sendiri. Kita malah sibuk menghakimi orang lain, serta meramalkan apa yang akan mereka kerjakan, saat kita punya cukup banyak tugas untuk menguji pekerjaan kita sendiri, dan mengerti jalan hidup kita.
                [2] Petrus tampak lebih peduli mengenai peristiwa daripada tugas. Yohanes lebih muda daripada Petrus, dan secara alamiah, mestinya ia akan hidup lebih lama dari Petrus: "Tuhan," katanya, "kapan ia akan dipanggil untuk menunaikan tugasnya?" Padahal, jika Allah dengan anugerah-Nya memampukan kita untuk bertahan sampai akhir, dan mengakhirinya dengan baik, serta pergi ke sorga dengan selamat, kita tidak perlu bertanya, "Bagaimana nasib orang-orang yang akan datang sesudah kita?" Bukankan sudah cukup, asal ada damai dan keamanan seumur hidupku? Nubuatan Kitab Suci harus dipandang untuk menuntun pengertian kita, bukan untuk memuaskan rasa ingin tahu kita.
        . Jawaban Kristus atas pertanyaan ini (ay. 22), "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, dan tidak menderita sebagaimana engkau harus menderita, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: Uruslah tugasmu sendiri, tugas yang ada sekarang, ikutlah Aku."
            (1) Rupanya di sini ada suatu petunjuk akan rencana Kristus mengenai Yohanes, dalam dua hal:
                [1] Bahwa ia tidak akan mengalami kematian yang kejam, seperti Petrus, melainkan akan tetap hidup sampai Kristus sendiri datang untuk menjemputnya melalui kematian yang natural. Para ahli sejarah zaman kuno yang paling tepercaya memberi tahu kita bahwa Yohanes adalah satu-satunya di antara kedua belas murid yang tidak sungguh-sungguh mati sebagai martir. Dia memang sering berada dalam bahaya, ditawan dan diasingkan, namun pada akhirnya ia mati di atas ranjangnya, pada usia tua.

                Perhatikan:

                    Pertama, pada saat kita mati, Kristus datang kepada kita untuk meminta pertanggungjawaban kita, dan kita harus bersiap-siap akan kedatangan-Nya.
                    Kedua, meskipun Kristus menetapkan beberapa murid-Nya untuk bertahan sampai titik darah penghabisan, namun tidak semuanya. Meskipun mahkota seorang martir bercahaya dan mulia, namun murid yang dikasihi itu tidak memperolehnya.
                [2] Bahwa ia tidak akan mati sampai kedatangan Kristus untuk menghancurkan Yerusalem. Demikian beberapa orang menafsirkan tetap tinggalnya Yohanes sampai kedatangan Kristus. Semua rasul yang lain mati sebelum kehancuran tersebut, namun Yohanes tetap hidup selama bertahun-tahun sesudahnya. Dengan bijaksana, Allah mengaturnya sedemikian hingga satu dari para rasul itu harus hidup sedemikian lama untuk menutup kanon atau hukum perjanjian Baru, yang dilakukan Yohanes dengan sungguh-sungguh (Why. 22:18), dan untuk mencegah rencana musuh yang menaburkan ilalang bahkan sebelum para hamba jatuh tertidur. Yohanes tetap hidup untuk melawan Ebion, dan Cerinthus, serta para penyesat yang lain, yang bangkit dengan ajaran palsu mereka.
            (2) Menurut sebagian orang lagi, perkataan Kristus itu hanyalah suatu teguran terhadap keingintahuan Petrus, dan pernyataan bahwa Yohanes akan tetap tinggal sampai kedatangan Kristus yang kedua hanyalah suatu dugaan belaka: "Mengapa kamu menanyakan sesuatu yang asing dan rahasia? Seandainya pun Aku menentukan bahwa Yohanes tidak akan pernah mati, apa urusanmu dengan itu? Tidak penting bagimu kapan, di mana, atau bagaimana Yohanes akan mati. Aku telah memberitahumu bagaimana engkau akan mati. Itu sudah cukup bagimu untuk mengetahuinya, Ikutlah Aku." Perhatikan, Kristus ingin agar murid-Nya memikirkan tugas yang ada pada mereka, dan tidak bersikap ingin tahu dengan berbagai pertanyaan mereka tentang hal-hal di masa mendatang, baik mengenai diri mereka sendiri maupun orang lain.
                [1] Ada banyak hal yang cenderung kita khawatirkan, yang tidak penting bagi kita. Watak orang lain tidak penting bagi kita. Bukan tugas kita untuk menghakimi mereka (Rm. 14:4). "Bagaimanapun keadaan mereka," kata Paulus, "itu tidak ada urusannya denganku." Urusan orang lain tidak perlu kita campuri. Kita harus bekerja dengan tenang dan mengurus pekerjaan kita sendiri. Banyak pertanyaan yang teliti dan penuh rasa ingin tahu diajukan oleh para ahli Taurat dan pembantah dari dunia ini mengenai petunjuk Allah, serta keadaan dunia yang kasat mata, mengenai hal-hal yang tentangnya kita dapat berkata, "Apakah artinya ini bagi kita?" Menurutmu apakah akan terjadi begini dan begitu? Ini merupakan suatu pertanyaan yang biasa diajukan orang, yang dapat dijawab dengan mudah dengan pertanyaan lain: Apa artinya itu bagiku? Entahkah ia berdiri, entahkah ia jatuh, itu adalah urusan tuannya sendiri. Apa perlunya bagi kita untuk mengetahui masa dan waktu? Hal-hal yang rahasia bukanlah urusan kita.
                [2] Hal besar yang benar-benar merupakan urusan kita adalah tugas, dan bukan peristiwa, karena tugas adalah bagian kita, sedangkan peristiwa adalah bagian Allah. Tugas kita adalah punya kita sendiri, bukan punya orang lain. Setiap orang harus menanggung bebannya masing-masing, yaitu tugasnya yang sekarang, dan bukan tugas yang akan datang, karena pimpinan Tuhan cukup untuk hari ini: TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya (Mzm. 37:23). Dia menuntun langkah demi langkah. Nah, semua tugas kita diringkas dalam satu tugas ini, yaitu mengikut Kritus. Kita harus menyertai setiap tindakan-Nya, dan menyesuaikan diri kita dengan tindakan-Nya itu, mengikuti Dia untuk melakukan perbuatan yang memuliakan Dia, seperti hamba bekerja bagi Tuannya. Kita harus melintas di atas jalan di mana Ia melintas, dan pergi ke mana Ia pergi. Dan jika kita mau bersungguh-sungguh melakukan tugas kita mengikuti Kristus, maka kita tidak akan memberikan hati atau waktu kita untuk ikut campur dengan apa yang bukan urusan kita.
        . Kekeliruan yang timbul akibat perkataan Kristus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan tetap hidup bersama dengan umat Tuhan sampai akhir zaman. Juga, bagaimana pemikiran ini dipupuskan melalui perkataan Kristus (ay. 23).



SBU

MINGGU PASKAH
JUMAT, 26 APRIL 2019
Renungan Pagi
 GB.156 : 1 -Berdoa
SEMUA KARENA CINTA

Yohanes 21 :15 - 19
"..apakah engkau mengasihi Aku?" (ay.15)

Sampai tiga kall Tuhan bertanya kepada Petrus, "..apakah engkau mengasihi Aku?" Sama dengan jumlah jawaban Petrus yang menyangkal Tuhan Yesus. Tuhan ingin memeriksa kesungguhan hati Simon Petrus, karena ke dalam tangannya, Tuhan akan menyerahkan tanggung jawab menggembalakan domba-domba-Nya. Tanggung jawab ini sungguh berat sampai dikatakan bahwa pada masa tuanya, Petrus akan diikat tangannya dan dibawa ke
tempat yang tidak dikehendakinya.

Petrus termasuk murid yang pemberani. Dia sempat mengadakan perlawanan terhadap prajurit yang mau menangkap Yesus di taman Getsemani. Oleh sebab itu, Tuhan mau memakai keberaniannya itu untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Namun, untuk kall ini, Tuhan mau agar Petrus benar-benar menyerahkan diri utuh kepada-Nya. Tuhan mau agar keberanian yang ada pada diri Petrus bukan digunakan untuk memperjuangkan pemikiran dan kepentingannya, melainkan untuk kemuliaan Allah. Untuk itu, butuh kekuatan besar yang ada dalam diri Petrus, yang dapat membuatnya hidup bukan untuk dirinya sendiri. Dan kekuatan
ltu hanya bisa ditimbulkan oleh kasih atau cinta.

Kasih itulah yang dituntut oleh Tuhan kepada Petrus. Seperti yang dikatakan oleh Firman, "Allah tidak melihat apa yang dilihat oleh manusia, Dia melihat hati."Dan cinta itu timbul dari hati. Percuma saja apabila seseorang sudah dilengkapi dengan segala keterampilan dan kekuasaan, tapi tidak punya hati untuk mengerjakan tanggung jawabnya. Ujung-ujungnya akan berantakan atau, kalau tidak, akan ditinggalkannya.

Cinta kepada Yesus adalah yang utama sebagai motivasi dari seseorang untuk menjalani panggilan dan pengutusan dari Allah. Tanpa kasih kepada Yesus, maka seseorang akan rentan putus asa dan patah hati akibat masalah yang dihadapi. Oleh sebab itu, peliharalah cinta tersebut sebagai gairah di dalam hidup ini agar kita setia menjadi alat-Nya yang membawa damai sejahtera.

GB.156 : 2
Doa : (Ya Tuhan, bimbinglah kami agar mengasihi-Mu senantasa)



MINGGU PASKAH
JUMAT, 26 APRIL 2019
Renungan Malam
GB.216 : 1 -Berdoa
MENGENAL DIA YANG HIDUP

Yohanes 21 :20 23
"...Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup.." (ay.22)

Siapakah yang dimaksud dengan murid yang dikasihi Yesus? Tak lain adalah Yohanes. Bagian ini sengaja dimuat dalam Injil untuk menyatakan masa kehidupan Yohanes. Berbeda dengan
beberapa rasul yang mati karena dibunuh, Yohanes hidup sampai usia lanjut dan meninggal dalam pengasingan.

Apabila Petrus diberikan tanggung jawab untuk menggembalakan umatNya, maka Yohanes sengaja direncanakan untuk hidup lebih lama agar kisah tentang Yesus dapat terus mengalir
dari dia yang pernah hidup bersama-sama dengan-Nya. Dengan kata lain, Yohanes diberikan tanggung jawab sebagai saksi hidup yang mengalami kebersamaan dan pelayanan dengan Yesus yang menjadi pusat dari pemberitaan lnjil gereja.

Menjadi saksi bagi Kristus yang didasari pada ajaran, memang harus diimbangi dengan menjadi saksi Kristus yang didasari pada pengalaman. Pengalaman itulah yang menghidupkan ajaran Kristus. Melalui pengalaman juga, makna kebangkitan yang menyatakan Yesus tidak berada di antara orang mati, terus terpelihara. Setiap pengikut Tuhan dalam kehidupan berimannya, tidak dapat hanya mengandalkan pengetahuan dan pemahaman terhadap
ajaran Kristus. Dia harus memiliki suatu perjumpaan pribadi dengan Kristus, agar ajaran itu sungguh-sungguh hidup di dalam dirinya.

Tuhan memakai kiasan benda hidup untuk menggambarkan hubungan antara diri-Nya dengan para murid." Akulah pokok anggur dan kamu adalah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia akan berbuah banyak." Dari perkataan-Nya ini, kita dapat mengerti bahwa beriman kepada Yesus sama dengan menerima daya kehidupan daripada-Nya. Dengan kata lain, kebenaran tentang Kristus, bukan sekadar datang dari pengetahuan tentang diri-Nya, tetapi datang dari pengenalan akan Dia yang hidup.

GB.216:3
Doa : (Ya Tuhan bawalah aku kepada pengenalan akan diriMu agar aku dapat dihidupkan senantiasa oleh iman kepada-Mu)


Label:   Yohanes 21:20-23 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 27 April 2019 - JANGAN SAMPAI LEPAS - 1 Korintus 15:20-30 - MINGGU PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 25 April 2019 - ANGKA 153 - Yohanes 21:7-14 - MINGGU PASKAH

Garis Besar Yohanes

Garis Besar 1 Yohanes

Garis Besar 2 Yohanes

Garis Besar 3 Yohanes





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 21 Agustus - 2 Tawarikh 4-6


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Beli Kaos C59. Klik Disni






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH SYUKUR HUT KEMERDEKAAN RI KE-74

TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 18 Agustus 2019
I'm Not Alright - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Changed - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Unstoppable God - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Commitment - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
Lazarus - Sanctus Real

Minggu, 18 Agustus 2019
No Longer Slaves - Lauren Daigle - spontaneous worship

Minggu, 18 Agustus 2019
Trust In You - Lauren Daigle - Spontaneous Worship

Rabu, 14 Agustus 2019
Jehovah Reigns - Jamel Strong

Selasa, 13 Agustus 2019
Side Of My Heart - Rachael Lampa

Selasa, 13 Agustus 2019
Canvas and Clay - Pat Barrett feat. Ben Smith

Selasa, 13 Agustus 2019
My Reason - Planetshakers

Selasa, 06 Agustus 2019
King of Kings - Hillsong

Selasa, 06 Agustus 2019
Chances - Isaac Carree

Selasa, 06 Agustus 2019
But God - Isaac Carree

Jumat, 02 Agustus 2019
You Know My Name - the Brooklyn Tabernacle Choir

Jumat, 02 Agustus 2019
No Longer Slaves - Zach Williams

Jumat, 02 Agustus 2019
I Believe (Island Medley) - Jonathan Nelson

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu pengakuan dosa nkb,   kotbah imamat 25 ayat 39,   lagu pengakuan dosa,   lagu ,   Kotbah masmur 100,   lagu rohani indonesia inggris dgn nyayian buka mata hatiku kumemandangmu,   penatalayanan menurut 1 tawarikh 6:31-53,   lagu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan,   kotbah 1petrus 3:8-12,   pkj 81,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   kotbah 3musa25:93-43.,   kotbah 3musa25:93-43.,   keluaran 19-21,   JadikanKu AlatMu chord,   JadikanKu AlatMu chord,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah nehemia 5:1-13,   https://rwuyatfty.wordpress.com/2012/08/25/kumpulan-lagu-rohani-persekutuan/,   pembahasan kotbah imamat 25:39-43,   bahan khotbah imamat 25:39-43,   lagu persiapan hati,   lagu rohani instrumental,   renungan mtpj 1 tawarikh 6:31-53,   imamat 25: 39-43,   download album lagu rohani semangat 2019,   Khotbah minggu 25-8-2019. Ev lukas 6:27-36. Epistel mus 25:39-43.,   lagu rohani dangdut,   lirik hymne pkp,   Khotbah GMIT 25 agustus 2019 ulangan 18:1-12,   lagu rohani kristen untuk pernikahan,   khotbah imamat 25:39-43,   mp3 lagu kristen barat lirik,   lagu rohani doddie dengar tuhan,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   sermon hkbp lukas 6:27-36,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Hatorangan epistel 3 Musa 25: 37-43,   kotbah Nehemia,   Imamat 25:39-43,   Renungan dari pdt Gilbert ulangan 5 :32-33,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   Lagu persembahan syukur,   tata ibadah rumah tangga GKE,   pembahassn kotbah imamat 25:39-43,   tata ibadah hut gereja,   jamita partangiangan 3 musa 25:39-43 tgl 25 agustus 2019,   pembahadan kotbah imamat 25:39-43,   khotbah kristen tentang keberhasilan yosia,   renungan amos 5:7-13,   lirik lagu gembala baik dan cord,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   Firman tuhan dari gmit pada minggu 25 agustus 2019,   nehemia 5 : 1-13,   tata ibadah perkawinan gpdi,   Sabda Bina Umat 21 Agustus 2019 ,   renungan roma 11 : 33 - 36,   pengertian mazmur 146 : 1,   imamat 25:39-43,   penjelasan matius 6:25-34,   kotbah imamat 25:39-43.,   kotbah imamat 25:39-43.,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   lagu rohani ada Orang buta Mp3 download,   8 lagu rohani yang mengucap syukur kepada Tuhan,   notasi kppk 325,   kotbah imamat 25:39-43,   lagu rohani tentang kekuatiran,   khotbah amos 5:7-12,   khotbah amos 5:7-12,   renungan ayub 5:1-27,   imamat 25:39-43,   imamat 25:39-43,   download ilusttasi dan renungan pengkhotbah 11:1 menabir untuk menuai,   nyanyian rohani,   jamita 3 musa 25 39-43,   nyanyian rohani mp3,   nyanyian rohani,   yesaya 5.bangsa asing sebagai murka Allah,   2 petrus 2:17-22.,   Rngn yak 1:2-8,   sbu 20 agustus 2019,   Contoh renungan kotbah agama Kristen Protestan,   Amsal 12:1-4,   gms live 2019,   khotbah kolose 1;21-23,   Renungan rohani bil 21:1-3,   download lagu shane filan beautiful in white mp3,   renungan kitap maleakhi 2:1-9,   Khotbah sekolah minggu GPIB 1 Petrus 3 : 8 - 12,   nyanyian rohani,   download lagu rohani alan jackson mp3,   Nehemia 8:1-9,   lagu fb dounload,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   yesaya 48:16-19,   Latar belakang Lukas 6:31,   chord kasih yesus melingkupi saya,   chord kasih yesus melingkupi saya,   lirik lagu pkj biarpun gunung gunung beranjak,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   download video lagu karaoke rohani kristen,   Khotbah Imamat 25:39-43,   Dihadapan tahtamu mp3 download,   bahan sermon imamat 3 : 39 - 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   tafsiran 3 Musa 25 ayat 39 s/d 43,   khotbah imamat 25 35 55,   ilustrasi kitab imamat 25:39-43,   khotbah imamat 25:39-43,   a love i know free download mp3 planetshakers,   renungan lukas 6 : 1-5,   kotbah imammat 25:39-43,   kotbah imammat 25:39-43,   contoh doa persembahan kolekte singkat,   contoh doa setelah persembahan,   khotbah tentang kasih 1Korentus 13:4-8,   lagu persembahan,   renungan 1 tawarikh 6:31-53,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah 1 yohanes 2:7-17,   dowload lagu rohani kristen terbaru,   Renungah harrian gereja toraja selasa 20 agustus,   khotbah amsal 3:16,   khotbah amsal 3:16,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   renungan pengkhotbah 7:15-22,   Rngn penghotbah 7:1-22,   Khotbah ibadah minggu 25 Agustus 2019,   santapan haran filemon 1,   sabda bina umat 2019,   Jamita Minggu 19 Februari 2019,   khotbah imamat 25 35-46,   Khotbah 2 Tes 3 : 11-15,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah kristen agustus,   1 Tawarikh 6:31-53,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   renungan 1 tawarikh 6,   kodbah 3 musa 25:39-43,   kodbah 3 musa 25:39-43,   SBU tanggal 21 agustus 2019,   kunci gitar ikut dikau saja tuhan,   1 Tawarikh 6:31-53,   Tafsiran Alkitab Pengkhotbah 11:1-8,   cerita sekolahmunggu amsal4:1-4,   Amsal 12:1-4,   lagu sion database,   download lagu rohani ambon katakan padaku,   almanak gkpi minggu 25 agustus 2019,   renungan yesaya 5:25-30,   khotbah 22 september 2019,   Bacaan injil tanggal 28 september 2019,   lagu ,   lagu ,   lagu ,   Dangdut gerejawi pernikahan,   download lagu menunggu rhoma ful album,