Save Page
Matius 5:25-26
 5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. 5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Penjelasan:


* Mat 5:21-26 - Siapa yang membunuh // Harus dihukum // Marah // Kafir // Jahil // jahil // Neraka yang menyala-nyala // Di atas mezbah // Sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, // Berdamai dahulu // Lawanmu // Sebelum engkau membayar hutangmu // penjara
Ilustrasi pertama: pembunuhan. Yesus menunjukkan bagaimana penggenapan hukum Taurat oleh diri-Nya itu lebih mendalam daripada sekadar ketaatan lahiriah saja. Siapa yang membunuh menandai suatu perluasan tradisional dari Keluaran 20:13, tetapi tetap hanya berkenaan dengan tindakan membunuh. Harus dihukum. Dilaksanakan oleh pengadilan sipil Yahudi. sebagaimana dilandaskan pada Ulangan 16:18 (lihat juga Josephus, Antiquities, iv.8.14). Marah. Naskah-naskah yang terbaik menghilangkan 'tanpa alasan,' sekalipun Efesus 4:16 menunjukkan bahwa pembatasan ter tentu dapat diselipkan. Kafir (Rica). Mungkin berarti "kepala kosong" (dari istilah Aram yang artinya "yang kosong"). Jahil. Karena rangkaian julukan ini pada umumnya semakin pedas, Bruce menanggap Kafir sebagai menghina kepala orang, sedangkan jahil sebagai menghina watak seseorang (ExpGT, I, 107). Neraka yang menyala-nyala. Secara harfiah mengacu kepada lembah Hinom di luar Yerusalem, di mana sampah, limbah dan bangkai dibakar, sehingga merupakan suatu kiasan yang cocok untuk tempat penyiksaan abadi. (Sejarah Hinom yang menyeramkan dapat dibaca di Yer. 7:31, 32; II Taw. 28:3; 33:6; II Raj. 23:10.) Kristus menunjukkan bahwa akar pembunuhan adalah dalam hati seorang yang marah, dan Ia berjanji bahwa dalam Kerajaan-Nya hukuman yang dapat dilaksanakan sebelum pembunuhan dapat dilaksanakan. Di atas mezbah. Petunjuk bahwa khotbah ini bercorak Yahudi. Sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, maksudnya, apabila Anda telah melakukan kesalahan kepada saudara Anda. Berdamai dahulu mewajibkan si calon penyembah berdamai dahulu dengan orang yang tersinggung itu agar persembahannya berkenan (bdg. Mzm. 66:18). Lawanmu. Pihak dengan siapa kita bersengketa (bdg. Luk. 12:58, 59). Sebab penghakiman sedang menjelang, orang-orang yang bersalah sebaiknya berdamai secepat mungkin. Sebelum engkau membayar hutangmu. Mungkin suatu kejadian sesungguhnya di dalam Kerajaan Surga. Tetapi, apabila penjara melambangkan neraka, maka kemungkinan pelunasan dan pembebasan yang tersirat hanya berlaku pada perumpamaan ini dan bukan pada penafsirannya juga. Alkitab dengan jelas menyebutkan bahwa orang-orang yang ada di neraka akan berada di sana untuk selama-lamanya (Mat. 25:41, 46) sebab hutang mereka tidak akan mungkin terbayar.

*  Karena sebelum ini dilaksanakan, kita menghadapi ancaman besar (ay. 25-26). Sungguh berbahaya apabila kita tidak berusaha keras untuk berdamai, dan ini harus dilakukan dengan segera, karena dua tanggung jawab:
            (1) Tanggung jawab sementara. Jika pelanggaran yang telah kita lakukan terhadap saudara kita, baik terhadap tubuh jasmani, harta, maupun nama baiknya, sedemikian besarnya hingga dapat mendatangkan kerugian besar baginya, maka kita harus bijaksana, dengan mengingat kewajiban kita terhadap keluarga kita, untuk mencegah terjadinya hal itu dengan bersikap rendah hati dan mengusahakan pemulihan yang adil dan damai. Sebab, jika kita tidak melakukan hal ini, bisa-bisa orang itu akan menuntut kita secara hukum dan, yang lebih buruk lagi, kita dipenjarakan. Karena itu, lebih baik kita berdamai dan menyelesaikan masalahnya daripada bersikeras dengan masalah tersebut. Sebab sia-sia saja untuk menentang hukum, karena ada bahaya kita bisa terlindas olehnya. Banyak orang hanya menghancurkan diri mereka sendiri karena bersikeras dengan pelanggaran yang mereka lakukan terhadap orang lain, padahal sebenarnya masalahnya dapat didamaikan asalkan mereka mau bersedia pada awalnya. Saran Salomo supaya kita aman-aman saja adalah, "pergilah, berlututlah, dan dengan demikian tetapkan hatimu supaya engkau bisa melepaskan dirimu" (Ams. 6:1-5). Sungguh baik untuk membuat kesepakatan, sebab hukum mahal harganya. Seperti kita harus berbelas kasihan terhadap orang-orang yang kita kuasai, maka kita juga harus berbuat adil terhadap mereka yang menguasai kita, semampu kita. "Buatlah kesepakatan dan segeralah berdamai dengan lawanmu, jangan sampai ia merasa kesal dengan sikap keras kepalamu itu dan terdorong untuk menuntut engkau seberat-beratnya dan tidak bersedia lagi untuk berdamai, yang mungkin sedianya mau dilakukannya." Penjara merupakan tempat yang menyengsarakan bagi orang-orang yang dijebloskan ke dalamnya karena kesombongan, kedegilan, keras kepala, dan kebodohan mereka sendiri.
            (2) Tanggung jawab rohani. "Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, bersikap adil terhadapnya, bersahabat dengannya, sebab bila perselisihan ini terus berlangsung, maka, sama seperti engkau tidak layak untuk mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan tidak layak untuk datang ke meja TUHAN, demikian pula kematianmu nanti juga menjadi tidak layak. Jika engkau bertahan di dalam dosa ini, ada bahaya engkau akan disambar murka Allah, dan penghakiman-Nya tidak akan dapat kamu hindari atau tolak. Jika kesalahan itu ditimpakan ke atasmu, engkau akan binasa selamanya." Neraka adalah penjara bagi semua orang yang hidup dan mati dalam kejahatan dan kebengisan, bagi semua orang yang hanya mencari kepentingan sendiri (Rm. 2:8), dan dari penjara itu, tidak ada penyelamatan, penebusan, dan jalan keluar lain lagi, sampai selama-lamanya.

            Semuanya ini juga berlaku sepenuhnya dalam hubungan pendamaian kita dengan Allah melalui Kristus. Segeralah berdamai dengan Dia selama engkau masih di tengah jalan. Perhatikanlah:

                [1] Allah yang mahakuasa itu adalah Lawan bagi semua pendosa, Antidikos -- lawan secara hukum. Ia bertentangan dengan mereka, bertindak melawan mereka.
                [2] Sudah menjadi urusan kita untuk berdamai dengan-Nya, untuk mengenal Dia, supaya kita merasa tenteram (Ayb. 22:21; 2Kor. 5:20).
                [3] Kita harus bijaksana untuk melakukan ini dengan segera, sementara kita masih berada di tengah perjalanan. Kalau mati, sudah terlambat untuk melakukannya. Oleh sebab itu, janganlah membiarkan matamu tidur sampai hal ini dilakukan.
                [4] Mereka yang terus bermusuhan dengan Allah, akan selalu berhadapan dengan jerat keadilan-Nya dan murka-Nya yang mengerikan. Kristus adalah Sang Hakim itu, dan kepada-Nya semua pendosa yang tidak mau bertobat akan diserahkan, sebab Sang Bapa telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak. Dia yang telah ditolak sebagai Juruselamat tidak dapat dihindari sebagai Hakim (Why. 6:16-17). Sungguh menakutkan untuk diserahkan seperti itu kepada Tuhan Yesus, karena Sang Anak Domba akan menjadi Singa. Para pendosa ini akan diserahkan kepada malaikat-malaikat, yang adalah para pambantu Kristus (13:41-42). Demikian pula dengan roh-roh jahat, yang berkuasa atas maut, untuk menjadi pelaksana hukuman atas semua orang yang tidak percaya (Ibr. 2:14). Neraka menjadi penjara tempat orang-orang yang terus bermusuhan dengan Allah akan dicampakkan (2Ptr. 2:4).
                [5] Orang berdosa yang dikutuk harus tetap di situ sampai selamanya. Mereka tidak akan keluar dari sana, sebelum membayar utang mereka sampai lunas, dan ini tidak akan berakhir sampai selamanya. Demikianlah keadilan ilahi akan selamanya memuaskan, namun tidak pernah terpuaskan.



SBU

MINGGU VI PRAPASKAH
SELASA, 12 MARET 2019
Renungan Pagi
KJ.302 : 1 -Berdoa
PENGAMPUNAN MENDAHULUI PERSEMBAHAN

Matius 5:23-24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai  (ay.24)

Persembahan adalah salah satu bagian penting dalam ibadah yang melaluinya kita menyatakan rasa syukur dan kasih kita kepada Allah. Karena itu, Taurat menyatakan supaya persembahan
dipersiapkan dengan seksama, baik kuantitas maupun kualitasnya. Sebab Allah berkenan kepada mereka yang dengan tulus dan rela memberlkan persembahan terbaik kepada-Nya. Meski demikian, Yesus dalam khotbah-Nya di bukit mengingatkan kita bahwa persembahan bukanlah satu-satunya hal penting dalam ibadah kepada Allah. Mengapa? Karena ibadah kepada Allah tidak hanya mengandung dimensi vertikal, yaitu relasi manusia dengan Allah. Tetapi juga dimensi horizontal, yaitu relasi dengan sesama manusia. ltu berarti persembahan kita kepada Allah harus diikuti dengan hidup persaudaraan yang rukun dengan sesama. Bagaimana caranya? Yesus menyarankan 4 langkah.

Pertama, mengingat perasaan sesama tentang kita (ay. 23). Mengingat berarti membawa kembali memori kita pacla peristiwa yang telah lalu. Dengan mengingat, kita mampu untuk menyadari perkara-perkara apa saja yang belum terselesaikan dengan sesama kita, termasuk perselisihan. Bahkan kita pun termotivasi untuk melakukan sesuatu saat ini.

Kedua, tinggalkan persembahan di depan mezbah (ay.24). Tindakan ini kita Iakukan bukan karena tidak mendahulukan Allah apalagi melalaikan kewajiban kepada Allah, melainkan karena kita tahu betapa Allah menginginkan sikap hati yang benar terhadap sesama ketika kita beribadah di hadapan-Nya. Selain itu, kita tetap meninggalkan persembahan di depan mezbah supaya kita tidak tergoda untuk menunda atau membatalkannya.

Ketiga, pergi untuk berdamai dengan sesama (ay.24). Maksudnya, kita dengan rela dan aktif berupaya untuk memulihkan relasi yang retak/hancur dengan sesama, meskipun kita sendiri (barangkali) tersakiti oleh perbuatannya. Barulah setelah itu, kita kembali untuk menye-
rahkan persembahan kepada Allah (ay.24). Artinya, tunaikanlah nlat kita kepada Allah sama seperti kita tidak menunda-nunda untuk mengampuni dan berdamai dengan sesama. Selamat berdamai dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dalam karya kita hari ini.

KJ.302 : 2,3
Doa : (Ya Allah, mampukanlah aku untuk berdamai dengan sesama, dan mempersembahkan yang terbaik sebagai ibadah kepada-Mu)



MINGGU VI PRAPASKAH
SELASA, 12 MARET 2019
Renungan Malam
KJ.424 : 1 -Berdoa
BERDAMAI SELAGI ADA KESEMPATAN

Matius 5:25-26
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama (ay.25)

Saudaraku, dalam bacaan pagi tadi, kita diingatkan bahwa berdamai dengan sesama haruslah dilakukan sebelum kita beribadah kepada Tuhan. Sebab ibadah yang sejati bukan hanya soal persembahan materi, tetapi juga kehidupan yang penuh cinta kasih seorang terhadap yang lain. Malam ini, kita diajak untuk berdamai dengan sesama selagi masih ada kesempatan. Menurut Yesus, kesempatan perlu dimanfaatkan dan jangan disia-siakan. Dalam kasus sengketa di zaman-Nya, kedua pihak yang berseteru sesungguhnya masih memiliki kesempatan untuk berdamai atau menyelesaikan persoalan secara personal dan kekeluargaan. Cara ini jauh
lebih baik ketimbang menyelesaikan sengketa di hadapan para pemimpin agama Yahudi ataupun pejabat Romawi.

Pertama, karena menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum mengandung konsekuensi yang besar, seperti: wajib membayar ongkos paradilan, disesah sekian pukulan jika terbukti bersalah, hingga dilemparkan ke dalam penjara dan mendekam di sana sekian waktu runanya.

Kedua, karena persoalan yang semula hanya diketahui keluarga dan sedikit orang saja kini diketahui dan dipercakapkan oleh publik. Nama baik kita menjadi rusak dan keluarga kita pun
turut menanggung derita akibat cibiran dan hinaan dari lingkungan sekittar. Menyadari semua itu, Yesus mengajak orang banyak supaya mereka mengupayakan perdamaian. Perdamaian yang dimaksud disini tentu bukan akal-akalan alias upaya bulus supaya dapat lepas dari tanggung-jawab. Sebaliknya, perdamaian kita upayakan dengan sesama sebagai wujud penyesalan yang mendalam atas kesalahan yang telah kita lakukan, sekaligus meyakinkan mereka bahwa kita bersedia bertobat dan bertanggung-jawab kan segala dampak yang diakibatkan oleh kesalahan kita. Hanya dengan cara ini, maka relasi kita menjadi pulih dan kita memiliki satu kesempatan lagi untuk melakukan sesuatu yang lebih baik.

Saudaraku, marilah berdamai dengan sesama. Jangan menunda dengan berbagai alasan. Sebab kesempatan tidak akan berulang. Berdamailah sebelum semuanya terlambat. Selamat beristirahat, Tuhan melindungi kita.  

KJ.424 : 3
Doa : (Ya Allah, mampukanlah aku untuk berdamai dengan tulus, serta memperbaiki kesalahan dengan melakukan apa yang menjadi tanggung-jawabku)


Label:   Matius 5:25-26 


HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song
Jesus Is Risen Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU,13 MARET 2019 - 2 Yohanes 1:7-13 - WASPADA DAN MENOLAK ANTIKRISTUS -MINGGU Vl PRAPASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 11 MARET 2019 - MENGAMPUNI KARENA SUDAH DIAMPUNI - Matius 18:26-35 - MINGGU VI PRAPASKAH

Garis Besar Matius





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 Mei - Pengkotbah 9-11

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Hari ini, 22 Mei - Pengkotbah 9-11
rss lagu-gereja.com  Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 17 Desember 2019 - Yesaya 13:4-5 - MINGGU ADVEN III Yesaya 13:4-5 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Senin, 16 Desember 2019 - Yesaya 12:4-6 - MINGGU ADVEN III Yesaya 12:4-6 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 15 Desember 2019 - MANUSIA BERKESEMPATAN UNTUK HIDUP DI DALAM DAMAI SEJAHTERA - Zefanya 3:9-15 (SGD) - HARI MINGGU ADVEN III Zefanya 3:9-15 Penjelasan Ayat
Janji keselamatan, Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, Engkau tidak akan mendapat malu, Umat yang rendah hati dan lemah, Sisa Israel, Bersorak-sorailah, hai putri Sion, Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu
Khotbah Ibadah GPIB Sabtu, 14 Desember 2019 - Mazmur 72:1-11 - MINGGU ADVEN II Mazmur 72:1-11 Penjelasan Ayat

Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 13 Desember 2019 - Mazmur 60:1-7 - MINGGU ADVEN II Mazmur 60:1-7 Penjelasan Ayat




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate) *,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Jumat, 17 Mei 2019
Open Heaven - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Beautiful - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Dance Like It's Done - Influencers Worship

Jumat, 17 Mei 2019
Halellujah - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Precious Angel - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Blowin in The Wind - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Jokerman - Bob Dylan

Jumat, 17 Mei 2019
Pressing On [Toronto, April 1980] - Bob Dylan

Senin, 13 Mei 2019
God Is With Us - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Here I Go Again - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Love Them Like Jesus - Casting Crowns

Senin, 13 Mei 2019
Courageous - Casting Crowns

Jumat, 10 Mei 2019
Hallelujah - Tori Kelly

Jumat, 10 Mei 2019
You Make Me Brave - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Oceans (Where Feet May Fail) - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Lord, I Need You - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
How Great Thou Art - Lauren Daigle

Jumat, 10 Mei 2019
Because of Who You are - Agnes Monica

Minggu, 05 Mei 2019
Revelation Song - Tori Kelly

Minggu, 05 Mei 2019
How He Loves - Tori Kelly / Romulo Costa

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



mada bsakti 236,   Lagu Rohani Gms terbaru,   when isee the blood donald lawrence,   kerinduanku datang padamu,   when isee the blood donald lawrence,   lirik lagu KITA MENABURKAN BIJI KEBENARAN,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   khotbah 1 raja raja 19:1-18,   khotbah pengkhotbah 8:9-17,   khotbah masmur 145:14-21,   download boanerges album,   keluaran 3:1-14,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   instrumen gita bakti 394,   when isee the blood donald lawrence,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,    download gita bakti 394,   gita bakti 394,   tafsiran markus 5:25-34,   gita bakti 394,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah yohanes 21 1-14,   khotbah amsal 1:2-7,   lagu persembahan di remaga,   membangun jemaat gereja toraja tahun 2019 tanggal 19 mei 2019,   lagu persembahan,   lagu rohani instrumental,   buku agenda GPIB 2019,   buku agenda GPIB 2019,   when isee the blood donald lawrence,   dumaisi hutabarat rohani mp3,   berkat menjadi laknat,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu rohani kristiani protestan,   ilustrasi mazmur 102,   lagu safaat,   lagu rohani kristiani protestan,   khotbah ezra 6 13 - 18,   lagu rohani kristiani protestan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   chord bapa ku datan,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   lagu pujian dan penyembahan di 26 mei di gpdi,   contoh kotbah minggu 26 mei 2019,   pkj 289,   ezra 6:13-18,   khotbah lukas 10:25-37 gke,   jamita partangiangan hkbp pesalmen 102:2-3,13-23,   lagu rohani menyentuh hati,   ronhkasan khotbah mazmur102:2-3,13-23,   chord bapa ku datan,   lirik lagu rohani pengampunan,   chord bapa ku datan,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   Renungan sgdk gpib 21 mei 2019,   lagu rohani penyesalan,   lagu rohani penyesalan,   chord bapa ku datan,   khotbah mazmur 102 2 3 13 23,   michelle alatas mp3 rohani,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,   nast pengantar persembahan,   Lagu lagu sekolah minggu GPDI,   ilustrasi jamita psalmen 102: 2-3,13-23,   Lagu sekolah GPDI,   bahan jamita pslmen: 102:2-3, 13-23,   Renungan harian gmit 20 mei-26 mei 2019,   epistel pslmen: 102:2-3, 13-23,   mazmur 102:2-23,   Psalm 102:2-3,13-23,   khotbah vem 26.com mei 2019,   kumpulan lagu penyembahan GSJA,   Renungan Yeremia 49,   download lagu rohani Kristen dalam nama Yesus,   renungan GMIT efesus 5:1-21,   pertolonganku datang dari Tuhan lirik,   renungan efesus 2:11-22,   sbu 21 mei 2019,   kotbah efesus 2:11-,   khotbah mazmur 102:2-23,   injil persembahan syukur,   lagu Nama Yesus berkumandang,   lagu Nama Yesus berkumandang,   Free download lagu lagu pantekosta lama,   khotbah kisah para rasul 11:27-30,   kesimpulan imamat 25,   keluaran 3:1-14,   lagu PERSEMBAHAN SYUKUR,   ilustrasi mazmur 102,   pesalmen 102:2,3, 13-23,   lagu rohani barat ,   khotbah mazmur 102,   Hatorangan turpuk √ąpistel Psalmen 102:2-3, 13-23.,   Jamita psalmen102;2-3;13-23,   khotbah ulangan 24:17-18,   contoh doa penutup ibadah dan terima berkat,   ilustrasi kotbah mzm 102;2-3+13-23,   tafsiran Mazmur 102 13-23,   khotbah markus 3:13-15,   pengasihan angka 3312 8666,   lagu pengakuan dosa gmim,   contoh renungan/kotbah minggu paskah Iv,26 mei 2019,   judul lagu gms terbaru,   judul lagu gms terbaru,   kumpulan lagu untuk persembahan kolekte,   kumpulan lagu untuk persembahan kolekte,   khotbah mazmur 102 13-23,   renungan Kristen kejadian 17 : 1-16,   ilustrasi mazmur 102,   naviri kamu puji dengan riang,   nats persembahan syukur,   lagu pengumpulan persembahan,   tema khotbah minggu 26 mei 2019 di gpdi,   khotbah mazmur 88:1-19,   bahan khotbah Alkitab kisah para rasul 11 : 27 - 30,   khotbah pembalasan adalah hak tuhan,   Makna Kitab Imamat 11:1-23,   download lagu kj pkj nkb,   lagu persembahan kristen,   lagu pengakuan dosa kristen,   kumpulan lagu rohani tentang doa,   Lirik Lagu Rohani Kristen ... Kutemukan hati Bapa Dalam diri-Mu Yesus ... "Hormat Bagi Sang Bapa" Ho,   Khotbah Ezra 6 : 13 - 18 ,   jamita partangiangan hkbp psalmen 102:2-3,13-23,   Khotbah Ezra 6 : 13 - 18 ,   jamita minggu 26 mei 2019 rogate,   jamita minggu 26 mei 2019 rogate,   chord besar dan ajaib GB,   kj 224 dan not lagu,   psalmen 102 : 2- 3,13- 23 bagaimana maksutnya,   kumpulan lagu kontemporer kristen 2018-2019,   Khotbah Ezra 6 : 13 - 18 ,   ilustrasi mazmur 102,   khotbah jangkep 26 Mei 2019,   khotbah jangkep 26 Mei 2019,   khotbahmazmur102:13-23,   kidung ceria,   Kisah Para Rasul 16:13-15,   www.lagu rohani indonesia.com,   kesimpulan imamat 25,   lagu untuk persembahan ibadah,   Khotbah Ezra 6 : 13 - 18 ,   Kisah Para Rasul 16:13-15,   apa arti dari pembacaan alkitab penghotbah 11 ayat 10 dalam buku mana GKI,   LAGU UNTUK PEMBUKA IBADAH DARI KJ ATAU PKJ ATAU NKB,   mazmur 47 lagu,   khotbah mazmur 102:2-3,   ilustrasi kotbah mazmur102:2-23,   eksposisi 2 kor 10:15,   ayat mengumpulkan persembahan tema memberi hati,   eksposisi 2 kor 10:15,   eksposisi 2 kor 10:15,   mazmur 47 lagu,   air hidup bacaan 1 raja raja 21:17-19,   mazmur 47 lagu,   apa arti dari pembacaan alkitab penghotbah 11 ayat 10 dalam buku mana GKI,   air hidup bacaan 1 raja raja 21:17-19,   chord saat indah andy ambarita,   mazmur 47 lagu,   lagu kidung jemaat populer,   lagu praise gms,   lagu praise gms,   khotbah ibrani 11 1-7,   kumpulan lagu kontemporer kristen 2018-2019,   renungan efesus 2:17-22,   download gms worship,   sapaan kristen dukacita hari Senin, 20 Mei 2019,   kumpulan lagu untuk persembahan kolekte,