Save Page
Matius 5:25-26
 5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara. 5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Penjelasan:


* Mat 5:21-26 - Siapa yang membunuh // Harus dihukum // Marah // Kafir // Jahil // jahil // Neraka yang menyala-nyala // Di atas mezbah // Sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, // Berdamai dahulu // Lawanmu // Sebelum engkau membayar hutangmu // penjara
Ilustrasi pertama: pembunuhan. Yesus menunjukkan bagaimana penggenapan hukum Taurat oleh diri-Nya itu lebih mendalam daripada sekadar ketaatan lahiriah saja. Siapa yang membunuh menandai suatu perluasan tradisional dari Keluaran 20:13, tetapi tetap hanya berkenaan dengan tindakan membunuh. Harus dihukum. Dilaksanakan oleh pengadilan sipil Yahudi. sebagaimana dilandaskan pada Ulangan 16:18 (lihat juga Josephus, Antiquities, iv.8.14). Marah. Naskah-naskah yang terbaik menghilangkan 'tanpa alasan,' sekalipun Efesus 4:16 menunjukkan bahwa pembatasan ter tentu dapat diselipkan. Kafir (Rica). Mungkin berarti "kepala kosong" (dari istilah Aram yang artinya "yang kosong"). Jahil. Karena rangkaian julukan ini pada umumnya semakin pedas, Bruce menanggap Kafir sebagai menghina kepala orang, sedangkan jahil sebagai menghina watak seseorang (ExpGT, I, 107). Neraka yang menyala-nyala. Secara harfiah mengacu kepada lembah Hinom di luar Yerusalem, di mana sampah, limbah dan bangkai dibakar, sehingga merupakan suatu kiasan yang cocok untuk tempat penyiksaan abadi. (Sejarah Hinom yang menyeramkan dapat dibaca di Yer. 7:31, 32; II Taw. 28:3; 33:6; II Raj. 23:10.) Kristus menunjukkan bahwa akar pembunuhan adalah dalam hati seorang yang marah, dan Ia berjanji bahwa dalam Kerajaan-Nya hukuman yang dapat dilaksanakan sebelum pembunuhan dapat dilaksanakan. Di atas mezbah. Petunjuk bahwa khotbah ini bercorak Yahudi. Sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, maksudnya, apabila Anda telah melakukan kesalahan kepada saudara Anda. Berdamai dahulu mewajibkan si calon penyembah berdamai dahulu dengan orang yang tersinggung itu agar persembahannya berkenan (bdg. Mzm. 66:18). Lawanmu. Pihak dengan siapa kita bersengketa (bdg. Luk. 12:58, 59). Sebab penghakiman sedang menjelang, orang-orang yang bersalah sebaiknya berdamai secepat mungkin. Sebelum engkau membayar hutangmu. Mungkin suatu kejadian sesungguhnya di dalam Kerajaan Surga. Tetapi, apabila penjara melambangkan neraka, maka kemungkinan pelunasan dan pembebasan yang tersirat hanya berlaku pada perumpamaan ini dan bukan pada penafsirannya juga. Alkitab dengan jelas menyebutkan bahwa orang-orang yang ada di neraka akan berada di sana untuk selama-lamanya (Mat. 25:41, 46) sebab hutang mereka tidak akan mungkin terbayar.

*  Karena sebelum ini dilaksanakan, kita menghadapi ancaman besar (ay. 25-26). Sungguh berbahaya apabila kita tidak berusaha keras untuk berdamai, dan ini harus dilakukan dengan segera, karena dua tanggung jawab:
            (1) Tanggung jawab sementara. Jika pelanggaran yang telah kita lakukan terhadap saudara kita, baik terhadap tubuh jasmani, harta, maupun nama baiknya, sedemikian besarnya hingga dapat mendatangkan kerugian besar baginya, maka kita harus bijaksana, dengan mengingat kewajiban kita terhadap keluarga kita, untuk mencegah terjadinya hal itu dengan bersikap rendah hati dan mengusahakan pemulihan yang adil dan damai. Sebab, jika kita tidak melakukan hal ini, bisa-bisa orang itu akan menuntut kita secara hukum dan, yang lebih buruk lagi, kita dipenjarakan. Karena itu, lebih baik kita berdamai dan menyelesaikan masalahnya daripada bersikeras dengan masalah tersebut. Sebab sia-sia saja untuk menentang hukum, karena ada bahaya kita bisa terlindas olehnya. Banyak orang hanya menghancurkan diri mereka sendiri karena bersikeras dengan pelanggaran yang mereka lakukan terhadap orang lain, padahal sebenarnya masalahnya dapat didamaikan asalkan mereka mau bersedia pada awalnya. Saran Salomo supaya kita aman-aman saja adalah, "pergilah, berlututlah, dan dengan demikian tetapkan hatimu supaya engkau bisa melepaskan dirimu" (Ams. 6:1-5). Sungguh baik untuk membuat kesepakatan, sebab hukum mahal harganya. Seperti kita harus berbelas kasihan terhadap orang-orang yang kita kuasai, maka kita juga harus berbuat adil terhadap mereka yang menguasai kita, semampu kita. "Buatlah kesepakatan dan segeralah berdamai dengan lawanmu, jangan sampai ia merasa kesal dengan sikap keras kepalamu itu dan terdorong untuk menuntut engkau seberat-beratnya dan tidak bersedia lagi untuk berdamai, yang mungkin sedianya mau dilakukannya." Penjara merupakan tempat yang menyengsarakan bagi orang-orang yang dijebloskan ke dalamnya karena kesombongan, kedegilan, keras kepala, dan kebodohan mereka sendiri.
            (2) Tanggung jawab rohani. "Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, bersikap adil terhadapnya, bersahabat dengannya, sebab bila perselisihan ini terus berlangsung, maka, sama seperti engkau tidak layak untuk mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan tidak layak untuk datang ke meja TUHAN, demikian pula kematianmu nanti juga menjadi tidak layak. Jika engkau bertahan di dalam dosa ini, ada bahaya engkau akan disambar murka Allah, dan penghakiman-Nya tidak akan dapat kamu hindari atau tolak. Jika kesalahan itu ditimpakan ke atasmu, engkau akan binasa selamanya." Neraka adalah penjara bagi semua orang yang hidup dan mati dalam kejahatan dan kebengisan, bagi semua orang yang hanya mencari kepentingan sendiri (Rm. 2:8), dan dari penjara itu, tidak ada penyelamatan, penebusan, dan jalan keluar lain lagi, sampai selama-lamanya.

            Semuanya ini juga berlaku sepenuhnya dalam hubungan pendamaian kita dengan Allah melalui Kristus. Segeralah berdamai dengan Dia selama engkau masih di tengah jalan. Perhatikanlah:

                [1] Allah yang mahakuasa itu adalah Lawan bagi semua pendosa, Antidikos -- lawan secara hukum. Ia bertentangan dengan mereka, bertindak melawan mereka.
                [2] Sudah menjadi urusan kita untuk berdamai dengan-Nya, untuk mengenal Dia, supaya kita merasa tenteram (Ayb. 22:21; 2Kor. 5:20).
                [3] Kita harus bijaksana untuk melakukan ini dengan segera, sementara kita masih berada di tengah perjalanan. Kalau mati, sudah terlambat untuk melakukannya. Oleh sebab itu, janganlah membiarkan matamu tidur sampai hal ini dilakukan.
                [4] Mereka yang terus bermusuhan dengan Allah, akan selalu berhadapan dengan jerat keadilan-Nya dan murka-Nya yang mengerikan. Kristus adalah Sang Hakim itu, dan kepada-Nya semua pendosa yang tidak mau bertobat akan diserahkan, sebab Sang Bapa telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak. Dia yang telah ditolak sebagai Juruselamat tidak dapat dihindari sebagai Hakim (Why. 6:16-17). Sungguh menakutkan untuk diserahkan seperti itu kepada Tuhan Yesus, karena Sang Anak Domba akan menjadi Singa. Para pendosa ini akan diserahkan kepada malaikat-malaikat, yang adalah para pambantu Kristus (13:41-42). Demikian pula dengan roh-roh jahat, yang berkuasa atas maut, untuk menjadi pelaksana hukuman atas semua orang yang tidak percaya (Ibr. 2:14). Neraka menjadi penjara tempat orang-orang yang terus bermusuhan dengan Allah akan dicampakkan (2Ptr. 2:4).
                [5] Orang berdosa yang dikutuk harus tetap di situ sampai selamanya. Mereka tidak akan keluar dari sana, sebelum membayar utang mereka sampai lunas, dan ini tidak akan berakhir sampai selamanya. Demikianlah keadilan ilahi akan selamanya memuaskan, namun tidak pernah terpuaskan.



SBU

MINGGU VI PRAPASKAH
SELASA, 12 MARET 2019
Renungan Pagi
KJ.302 : 1 -Berdoa
PENGAMPUNAN MENDAHULUI PERSEMBAHAN

Matius 5:23-24
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai  (ay.24)

Persembahan adalah salah satu bagian penting dalam ibadah yang melaluinya kita menyatakan rasa syukur dan kasih kita kepada Allah. Karena itu, Taurat menyatakan supaya persembahan
dipersiapkan dengan seksama, baik kuantitas maupun kualitasnya. Sebab Allah berkenan kepada mereka yang dengan tulus dan rela memberlkan persembahan terbaik kepada-Nya. Meski demikian, Yesus dalam khotbah-Nya di bukit mengingatkan kita bahwa persembahan bukanlah satu-satunya hal penting dalam ibadah kepada Allah. Mengapa? Karena ibadah kepada Allah tidak hanya mengandung dimensi vertikal, yaitu relasi manusia dengan Allah. Tetapi juga dimensi horizontal, yaitu relasi dengan sesama manusia. ltu berarti persembahan kita kepada Allah harus diikuti dengan hidup persaudaraan yang rukun dengan sesama. Bagaimana caranya? Yesus menyarankan 4 langkah.

Pertama, mengingat perasaan sesama tentang kita (ay. 23). Mengingat berarti membawa kembali memori kita pacla peristiwa yang telah lalu. Dengan mengingat, kita mampu untuk menyadari perkara-perkara apa saja yang belum terselesaikan dengan sesama kita, termasuk perselisihan. Bahkan kita pun termotivasi untuk melakukan sesuatu saat ini.

Kedua, tinggalkan persembahan di depan mezbah (ay.24). Tindakan ini kita Iakukan bukan karena tidak mendahulukan Allah apalagi melalaikan kewajiban kepada Allah, melainkan karena kita tahu betapa Allah menginginkan sikap hati yang benar terhadap sesama ketika kita beribadah di hadapan-Nya. Selain itu, kita tetap meninggalkan persembahan di depan mezbah supaya kita tidak tergoda untuk menunda atau membatalkannya.

Ketiga, pergi untuk berdamai dengan sesama (ay.24). Maksudnya, kita dengan rela dan aktif berupaya untuk memulihkan relasi yang retak/hancur dengan sesama, meskipun kita sendiri (barangkali) tersakiti oleh perbuatannya. Barulah setelah itu, kita kembali untuk menye-
rahkan persembahan kepada Allah (ay.24). Artinya, tunaikanlah nlat kita kepada Allah sama seperti kita tidak menunda-nunda untuk mengampuni dan berdamai dengan sesama. Selamat berdamai dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dalam karya kita hari ini.

KJ.302 : 2,3
Doa : (Ya Allah, mampukanlah aku untuk berdamai dengan sesama, dan mempersembahkan yang terbaik sebagai ibadah kepada-Mu)



MINGGU VI PRAPASKAH
SELASA, 12 MARET 2019
Renungan Malam
KJ.424 : 1 -Berdoa
BERDAMAI SELAGI ADA KESEMPATAN

Matius 5:25-26
Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama (ay.25)

Saudaraku, dalam bacaan pagi tadi, kita diingatkan bahwa berdamai dengan sesama haruslah dilakukan sebelum kita beribadah kepada Tuhan. Sebab ibadah yang sejati bukan hanya soal persembahan materi, tetapi juga kehidupan yang penuh cinta kasih seorang terhadap yang lain. Malam ini, kita diajak untuk berdamai dengan sesama selagi masih ada kesempatan. Menurut Yesus, kesempatan perlu dimanfaatkan dan jangan disia-siakan. Dalam kasus sengketa di zaman-Nya, kedua pihak yang berseteru sesungguhnya masih memiliki kesempatan untuk berdamai atau menyelesaikan persoalan secara personal dan kekeluargaan. Cara ini jauh
lebih baik ketimbang menyelesaikan sengketa di hadapan para pemimpin agama Yahudi ataupun pejabat Romawi.

Pertama, karena menyelesaikan sengketa melalui jalur hukum mengandung konsekuensi yang besar, seperti: wajib membayar ongkos paradilan, disesah sekian pukulan jika terbukti bersalah, hingga dilemparkan ke dalam penjara dan mendekam di sana sekian waktu runanya.

Kedua, karena persoalan yang semula hanya diketahui keluarga dan sedikit orang saja kini diketahui dan dipercakapkan oleh publik. Nama baik kita menjadi rusak dan keluarga kita pun
turut menanggung derita akibat cibiran dan hinaan dari lingkungan sekittar. Menyadari semua itu, Yesus mengajak orang banyak supaya mereka mengupayakan perdamaian. Perdamaian yang dimaksud disini tentu bukan akal-akalan alias upaya bulus supaya dapat lepas dari tanggung-jawab. Sebaliknya, perdamaian kita upayakan dengan sesama sebagai wujud penyesalan yang mendalam atas kesalahan yang telah kita lakukan, sekaligus meyakinkan mereka bahwa kita bersedia bertobat dan bertanggung-jawab kan segala dampak yang diakibatkan oleh kesalahan kita. Hanya dengan cara ini, maka relasi kita menjadi pulih dan kita memiliki satu kesempatan lagi untuk melakukan sesuatu yang lebih baik.

Saudaraku, marilah berdamai dengan sesama. Jangan menunda dengan berbagai alasan. Sebab kesempatan tidak akan berulang. Berdamailah sebelum semuanya terlambat. Selamat beristirahat, Tuhan melindungi kita.  

KJ.424 : 3
Doa : (Ya Allah, mampukanlah aku untuk berdamai dengan tulus, serta memperbaiki kesalahan dengan melakukan apa yang menjadi tanggung-jawabku)


Label:   Matius 5:25-26 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB RABU,13 MARET 2019 - 2 Yohanes 1:7-13 - WASPADA DAN MENOLAK ANTIKRISTUS -MINGGU Vl PRAPASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB SENIN, 11 MARET 2019 - MENGAMPUNI KARENA SUDAH DIAMPUNI - Matius 18:26-35 - MINGGU VI PRAPASKAH

Garis Besar Matius





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Oktober - Matius 23-25


23 Oktober - Yohanes 7:1-13, 1 Petrus 4:12-19, Kidung 7, Ratapan 2

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   tata ibadah hkbp 13 oktober 2019,   lagu persembahan,   Lagu Rohani GitaBakti,   Lagu Rohani GitaBakti,   lagu kristen persembahan,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   lagu KJ penutup,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kunci gitar yesus nampi nu dosa,   pujian Pkj 35 Suci.suci.suci,   kalender liturgi,   kalender liturgi,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   ayat untuk persembahan,   Rngn 1 kor 4:6-21,   Rngn 1 kor 4:6-21,   kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,