Save Page
lbrani 12:16-17
12:16 Firaun menyambut Abram dengan baik-baik, karena ia mengingini perempuan itu, dan Abram mendapat kambing domba, lembu sapi, keledai jantan, budak laki-laki dan perempuan, keledai betina dan unta. 12:17 Tetapi TUHAN menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun, demikian juga kepada seisi istananya, karena Sarai, isteri Abram itu.

Penjelasan:

* Kej 12:11-16
Ketakutan mulai mencengkeram Abram ketika berada dekat dengan istana raja. Dia membayangkan bahwa Firaun akan berusaha membunuhnya untuk dapat menjadikan Sarai salah satu gundiknya. Mengingat kemungkinan tersebut, Abram memikirkan rencana untuk mengakui istrinya sebagai saudara, sementara ia menenangkan nuraninya dengan pikiran bahwa Sarai memang adalah adik tirinya sendiri. Tindakan tersebut memalukan. Akibatnya, calon ibu dari para pemimpin bangsa Israel itu diangkut ke harem Firaun Mesir!

*  Kej 12:17-20
Selanjutnya, ketika Firaun ternyata terkena tulah barulah disadari olehnya bahwa ada sesuatu yang tidak beres sehingga dia mengusir para pendatang tersebut dari negerinya. Abram mengambil istrinya, para pengikut dan hartanya --- yang bertambah besar selama tinggal sementara di Mesir --- lalu kembali melintasi jarak bermil-mil ke Negeb dan terus ke Kanaan. Tindakan Abram di Mesir tersebut sama sekali tidak layak dilakukan oleh jiwa besar seorang utusan khusus Yehovah kepada bangsa-bangsa. Abram perlu bertumbuh imannya jika akan melaksanakan rencana Allah bagi hidupnya. Dia perlu kembali ke Betel dan mendirikan kembali mezbah bagi Yehovah.

*  Abram Menyangkal Istrinya (Kejadian 12:14-20)
    Inilah,
        I. Bahaya yang mengancam Sarai karena membiarkan kemurniannya direnggut oleh raja Mesir. Tidak diragukan lagi bahwa bahaya dosa adalah bahaya terbesar yang dapat mengancam kita. Punggawa-punggawa Firaun (atau lebih tepatnya mucikari-mucikarinya) melihat Sarai, dan, dengan mengamati betapa ia adalah wanita yang elok, mereka memuji-mujinya di hadapan Firaun, bukan atas apa yang benar-benar merupakan pujian baginya – kebajikan dan kebersahajaannya, iman dan kesalehannya (semua ini bukanlah keutamaan-keutamaan di mata mereka), melainkan atas kecantikannya, yang mereka anggap terlalu indah untuk jatuh ke dalam pelukan seorang hamba. Mereka menyarankannya kepada raja, dan sekarang ia dibawa masuk ke dalam rumah Firaun, seperti Ester dibawa masuk ke dalam istana Ahasyweros (Est. 2:8), untuk diajak ke tempat tidurnya. Nah, kita tidak boleh melihat Sarai sebagai orang yang mendapat kesempatan emas untuk naik kedudukan, melainkan sebagai orang yang masuk ke dalam pencobaan. Dan yang menyebabkan hal itu adalah kecantikannya sendiri (yang menjadi jerat bagi banyak orang) dan kebohongan Abram, suatu dosa yang biasanya menjadi jalan masuk bagi dosa yang lebih besar. Selama Sarai sedang berada dalam bahaya ini, Abram mendapat perlakuan yang lebih baik oleh karena dia. Firaun memberi dia kambing domba, lembu sapi, dan sebagainya (ay. 16), untuk mendapat hatinya, supaya Firaun bisa berhasil dengan lebih mudah untuk mendapatkan Sarai, yang dikiranya sebagai adik Abram. Kita tidak bisa berpikir bahwa Abram sudah menduga hal ini akan terjadi ketika ia turun ke Mesir, apalagi sampai mengharapkan untuk menyangkal istrinya. Tetapi Allah mendatangkan kebaikan dari keburukan. Dan dengan demikian kekayaan orang-orang berdosa ternyata, dalam satu atau lain cara, ditumpuk bagi orang benar.
        II. Dibebaskannya Sarai dari bahaya ini. Dengan kehendak-Nya sendiri Allah berulang kali membebaskan kita dari segala kesesakan dan kesusahan yang kita datangkan karena dosa dan kebodohan kita sendiri. Kalau Dia tidak melakukan ini, kita sudah binasa segera, bahkan sudah lama binasa. Kita tidak bisa mengharapkan Allah untuk berjanji melakukan penyelamatan seperti ini kepada kita. Ia tidak memperlakukan kita seperti yang sepantasnya sudah harus kita dapatkan.
            1. Allah menghajar Firaun, dan dengan demikian mencegah dia melakukan dosa selanjutnya. Perhatikanlah, sungguh membahagiakan penghajaran-penghajaran yang mencegah kita di jalan dosa, dan yang secara berhasil membawa kita pada kewajiban kita, dan secara khusus pada kewajiban untuk mengembalikan apa yang sudah kita ambil dan pertahankan dengan salah. Amatilah, bukan Firaun saja, melainkan juga seisi istananya tertimpa tulah, mungkin terutama punggawa-punggawa yang sudah menyarankan Sarai kepada Firaun. Perhatikanlah, kawan dalam dosa sudah sewajarnya dijadikan kawan dalam hukuman. Orang yang melayani hawa nafsu orang lain harus bersiap-siap akan berbagi dalam tulah mereka. Kita tidak diberi tahu secara khusus tulah-tulah apa ini. Tetapi tidak diragukan lagi bahwa ada sesuatu di dalam tulah-tulah itu sendiri, atau suatu penjelasan yang ditambahkan padanya, yang cukup untuk meyakinkan mereka bahwa karena Sarailah mereka ditimpa tulah seperti itu.
            2. Firaun menegur Abram, dan kemudian menyuruhnya pergi dengan hormat.
                (1) Teguran itu tenang, tetapi sangat adil: Apakah yang kauperbuat ini terhadap aku? Sungguh suatu hal yang tak pantas! Sungguh tidak patut dilakukan oleh orang yang bijak dan baik! Perhatikanlah, jika orang-orang yang mengaku beragama melakukan apa yang tidak baik dan tidak jujur, terutama apabila mereka mengatakan sesuatu yang sudah masuk di dalam wilayah dusta, maka mereka harus sadar bahwa dusta mereka itu akan ketahuan, dan berterima kasih kepada orang-orang yang mau memberitahukannya kepada mereka. Kita mendapati seorang nabi Tuhan pantas ditegur dan dimarahi oleh seorang nakhoda kafir (Yun. 1:6). Firaun berbantah dengannya: Mengapa tidak kauberitahukan, bahwa ia isterimu?, yang menunjukkan bahwa, seandainya ia sudah mengetahui hal ini, ia tidak akan membawa Sarai ke dalam istananya. Perhatikanlah, adalah suatu kesalahan yang begitu sering dilakukan oleh orang-orang baik bahwa mereka selalu curiga terhadap orang lain melebihi yang sebenarnya. Sering kali kita mendapati lebih banyak kebajikan, kehormatan, dan hati nurani pada sebagian orang daripada yang kita duga. Jadi seharusnya kita bergembira ketika kita menjadi kecewa, seperti Abram yang mendapati bahwa Firaun itu ternyata seorang yang baik melebihi sangkaannya. Kemurahan hati mengajar kita untuk mengharapkan yang terbaik.
                (2) Perintah Firaun agar Abram pergi sungguh baik dan sangat murah hati. Ia mengembalikan istrinya kepada dia tanpa melakukan sesuatu yang menghina kehormatannya: Inilah isterimu, ambillah (ay. 19). Perhatikanlah, orang-orang yang ingin mencegah dosa harus menyingkirkan godaannya, atau menjauhkan diri darinya. Firaun juga menyuruh Abram pergi dengan damai, dan sama sekali tidak mempunyai rancangan untuk membunuhnya, seperti yang dikhawatirkan Abram, tetapi sebaliknya justru memedulikannya secara khusus. Perhatikanlah, kita sering kali membingungkan dan menjerat diri kita sendiri dengan ketakutan-ketakutan yang akan segera terlihat tidak berdasar sama sekali. Kita sering kali takut pada saat kita tidak perlu takut. Kita terus gentar sepanjang hari terhadap kepanasan amarah orang penganiaya, apabila ia bersiap-siap memusnahkan, padahal sebenarnya tidak ada bahaya (Yes. 51:13). Abram akan lebih mendapat pujian dan penghiburan jika ia mengatakan yang sebenarnya pada awalnya. Sebab, bagaimanapun juga, kejujuran adalah jalan yang paling aman. Bahkan, dikatakan (ay. 20), Firaun memerintahkan beberapa orang untuk mengantarkan Abram pergi, yakni,
                    [1] Ia menyuruh mereka untuk tidak menyakiti Abram sedikit pun. Perhatikanlah, tidak cukup bagi orang-orang yang berkuasa untuk tidak menyakiti, tetapi mereka juga harus mencegah hamba-hamba mereka, dan orang-orang di sekeliling mereka, untuk menyakiti. Atau,
                    [2] Firaun menunjuk mereka sebagai pengawal, ketika Abram bersiap-siap kembali pulang, setelah kelaparan itu, untuk mengantarnya ke luar dari negeri itu dengan aman. Ada kemungkinan ia menjadi ketakutan karena tulah-tulah itu (ay. 17), dan menyimpulkan darinya bahwa Abram adalah orang kesayangan Sorga, dan oleh sebab itu, karena takut tulah-tulah itu akan datang kembali, ia memastikan secara khusus agar Abram tidak mendapat luka sedikit pun di negerinya. Perhatikanlah, Allah sering kali membangkitkan sahabat-sahabat bagi umat-Nya, dengan membuat orang-orang tahu bahwa merekalah yang akan terancam bahaya jika mereka menyakiti umat-Nya. Sungguh berbahaya jika kita menyakiti anak-anak kecil milik Kristus (Mat. 18:6). Kepada bacaan inilah, selain bacaan-bacaan lain, sang pemazmur merujuk mazmurnya (Mzm. 105:13-15), raja-raja dihukum-Nya oleh karena mereka: "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi!" Mungkin jika Firaun tidak menyuruhnya pergi, ia akan tergoda untuk tinggal di Mesir dan melupakan tanah perjanjian. Perhatikanlah, kadang-kadang Allah memanfaatkan musuh-musuh umat-Nya untuk menginsafkan mereka, dan mengingatkan mereka, bahwa dunia ini bukanlah tempat peristirahatan bagi mereka, tetapi bahwa mereka harus berpikir untuk meninggalkannya.
    Yang terakhir, amatilah kemiripan antara pembebasan Abram dari Mesir ini dan pembebasan keturunannya dari sana: 430 tahun sesudah Abram pergi ke Mesir karena kelaparan, mereka pergi ke sana karena kelaparan juga. Ia dibawa keluar dengan tulah-tulah yang menimpa Firaun, demikian pula dengan mereka. Sama seperti Abram disuruh pergi oleh Firaun, dan diperkaya dengan jarahan dari orang-orang Mesir, demikian pula dengan mereka. Sebab pemeliharaan Allah terhadap umat-Nya adalah sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya


SBU

MINGGU IV PRAPASKAH
JUMAT, 29 MARET 2019  
Renungan Pagi
KJ.423:1,2 -Berdoa
HIDUP DAMAI DALAM KEKUDUSAN

Ibrani 12:14-15
"Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan" (ay.14a).

Saudara-saudara yang Tuhan Yesus kasihi, hidup dalam kekudusan adalah syarat mutlak untuk berjumpa dengan Allah. Kudus menunjuk pada suatu pola hidup yang berkesinambungan dan tidak sama dengan dunia sekalipun berada dalam dunia. Warga jemaat didorong untuk tetap melakukan peran mereka secara bertanggungjawab dalam pengharapan kepada Kristus Yesus. Peran yang demikian penting sebagai murid Kristus hendaknya tidak dikaburkan oleh berbagai hal yang jahat. Artinya, warga jemaat menghayati bahwa hanya dengan menjaga kekudusan mereka dapat mendemonstrasikan perilaku yang baik walaupun mereka berjumpa dengan dunia, namun berbeda dari dunia.

Kepastian sebagai umat Tuhan yang terus menjaga diri dalam kekudusan adalah sikap yang dewasa, matang dan teruji. Kenapa demikian? Sebab bukankah ketika menjadi murid Yesus, maka seseorang dapat dikucilkan, diusir, tidak dianggap sebagai anggota keluarga dsb. Kehadiran mereka sebagai umat Allah memberi ruang yang luas untuk terus berharap pada kasih karunia-Nya. Hal lain yang disampaikan ialah pentingnya untuk mendekat pada kasih karunia (ay.15) sebagai kesadaran bahwa tanpa Tuhan hidup menjadi tidak bermakna. Hidup yang tidak bermakna lebih potensial menimbulkan kerusuhan dan mencemarkan banyak
orang. Hidup demikian adalah hidup yang bertentangan dengan kekudusan dan mencemarkan diri. Hanya dalam kekudusan, maka relasi dengan sesama menjadi terhormat dan bermanabat. Maju terus bersama Tuhan Yesus, sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih Ielah kita tidak sia-sia.

KJ.423 : 3,4
Doa : (Tuhan, berilah kami kekuatan untuk selalu hidup dalam damai sejahtera dengan sesama dan sekaligus dalam kekudusan)



MINGGU IV PRAPASKAH
JUMAT, 29 MARET 2019  
Renungan Malam
KJ.451 : 1 -Berdoa
HIDUP CABUL MENGHADANG BERKAT

lbrani 12:16-17
Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau mempunyai nafsu rendah seperti Esau (ay.16)'

Saudara-saudara yang Tuhan Yesus kasihi, apa yang dilakukan oleh Esau menjadi contoh betapa rendahnya orang yang menjual berkatnya, sehingga mengakibatkan penyesalan yang luar biasa (Kej.27:38). Peristiwa Esau yang menjual hak kesulungan menjadi contoh dari kecerobohan, karena tidak dapat mengendalikan nafsu. Berkat kesulungan yang berlangsung seumur hidup telah ditukar dengan sepiring makanan yang bersifat sementara. lni berarti Esau telah kehilangan pandangan jauh kedepan dan sebaliknya hanya memandang dalam jangka pendek. Kenapa demikian? Sebab orang yang memiliki nafsu rendah akan menukar janji kesulungannya dengan banyak hal. Firman Tuhan ini mengingatkan kita agar menjaga kesucian diri dan menghindari percabulan agar kita tidak terjerat oleh nafsu rendah seperti Esau yang kemudian menyesal, namun terlambat.

Kasih Tuhan yang melampaui segala akal akan menjaga dan memelihara kita agar terhindar dari menjual hak kesulungan. Disini|ah diperlukan kesadaran yang utuh bahwa kuasa pergumulan bisa besar, tetapi kasih Tuhan lebih besar. Dengan begitu setiap persoa|an yang mendera bukanlah alasan untuk melarikan diri. Pergumulan dan tantangan memang tidak dapat ditolak, namun bagaimanapun kasih persekutuan lebih dominan.

Dalam keadaan yang demikian, maka kehadiran selaku manusia yang meyakini keselamatan, akan hadir dengan antusias. Dalam hidup yang demikianlah akan muncul kepastian bahwa dalam setiap perjuangan iman memang kita dihadapkan dengan masalah, namun kita mengatasinya dengan baik. Maju terus bersama Tuhan Yesus, sebab dalam persekutuan dengan-Nya jerih lelah kita tidak
sia-sia.

KJ.451: 2
Doa : (Tuhan, berilah kami kekuatan untuk selalu hidup dalam kekudusan, sebab hanya dalam kekudusan Tuhanlah rencana hidup kami terpenuhi)

Label:   lbrani 12:16-17 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 30 MARET 2019 - MENGUJI DIRI SENDIRI AGAR MAWAS DIRI - 1 Korintus 11:23-34 - MINGGU IV PRAPASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 28 MARET 2019 - YANG UTAMA DAN TERUTAMA - 1 Korintus 12:27-31 - MINGGU IV PRAPASKAH




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Oktober - Matius 23-25


23 Oktober - Yohanes 7:1-13, 1 Petrus 4:12-19, Kidung 7, Ratapan 2

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   tata ibadah hkbp 13 oktober 2019,   lagu persembahan,   Lagu Rohani GitaBakti,   Lagu Rohani GitaBakti,   lagu kristen persembahan,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   lagu KJ penutup,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kunci gitar yesus nampi nu dosa,   pujian Pkj 35 Suci.suci.suci,   kalender liturgi,   kalender liturgi,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   ayat untuk persembahan,   Rngn 1 kor 4:6-21,   Rngn 1 kor 4:6-21,   kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,   you tube karaoke lagu rohani ikut dikau saja tuhan,