Save Page
Ibrani 13:1-5
Nasihat dan doa selamat
13:1 Peliharalah kasih persaudaraan! 13:2 Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat. 13:3 Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini. 13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah. 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."


Penjelasan:

* Ibr 13:1-6 - kasih persaudaraan // dipelihara // orang (asing) // menjamu malaikat-malaikat // orang-orang hukuman // kamu sendiri juga // janganlah kamu menjadi hamba uang // apa yang ada padamu // dengan yakin kita dapat berkata ... Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Situasi yang normal dibahas dahulu. Seperti pada surat I Yohanes, kasih persaudaraan harus dipelihara. Salah satu bukti tetap dari kehidupan Kristen ialah cara orang Kristen berhubungan dengan sesamanya. Karena tidak ada tempat peristirahatan umum, keramahan juga dikemukakan, khususnya dalam hal orang (asing) yang mengenal Kristus. Matius 25:35-40 mengemukakan hal yang paling mirip dengan menjamu malaikat-malaikat (elathon, "tidak sadar").

Tugas-tugas sosial atau hubungan antara manusia ini kemudian diperluas hingga mencakup juga orang-orang di penjara orang-orang hukuman. Ungkapan kamu sendiri juga mengandung arti simpati dan persamaan. Orang-orang percaya diperintahkan untuk berbagi dengan orang-orang hukuman seakan-akan mereka sendiri adalah orang hukuman. Istilah "ikut merasakan" mencakup hal yang dimaksud. Selama orang-orang percaya masih di dalam tubuh jasmaniah ini, setiap orang mungkin saja menderita karena permusuhan atau dipenjarakan. Oleh karena itu mereka disuruh berbagi rasa.

Kemudian, tentu saja, hubungan kemanusiaan yang paling dekat, yakni pernikahan, harus menunjukkan semua keindahan dari kehidupan Kristen. Jika orang-orang Ibrani ini tinggal di Roma atau di kota-kota yang sudah rusak moralnya di bagian Timur Laut Tengah, maka mereka berada di tengah-tengah masyarakat di mana kesucian dan kesetiaan terhadap hubungan pernikahan kurang diperhatikan. Di sisi yang lain juga terdapat berbagai kelompok keagamaan yang menekankan petarakan dan askese. Petarakan bukan sebuah cara mengamankan diri dari kedursilaan; pernikahan yang terhormat merupakan hidup yang paling sempurna. Kesucian di dalam ikatan pernikahan merupakan suatu kesaksian kristiani yang kuat. Orang yang jengak dan liar suatu saat harus mempertanggungjawabkan dosa dan perilaku mereka kepada Allah.

Mengenai keuangan, penulis mengingatkan, janganlah kamu menjadi hamba uang. Aphilargyros artinya "tidak mencintai uang," dan bukan serakah. Gaya hidup atau sikap yang harus dikembangkan ialah kepuasan dengan hal-hal yang tersedia, atau apa yang ada padamu. Jika gelombang penyalahgunaan dilemparkan pada orang-orang Kristen Yahudi ini oleh kalangan lain yang lebih makmur karena mereka kurang makmur. maka inilah nasihat yang sangat praktis dan serius dari Perjanjian Baru. Bukannya menikmati harta milik, orang Kristen hendaknya menikmati kehadiran dan pemeliharaan Allah, sebab Dia tidak akan pernah meninggalkan atau melupakan mereka. Jadi dengan yakin kita dapat berkata ... Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? Anak kalimat terakhir merupakan pertanyaan yang tepat sekali. Yosua 23:14 dan Mazmur 118:6 memberikan kesaksian tentang kesetiaan Allah.


* Berbagai-bagai Kewajiban
    Tujuan Kristus menyerahkan diri-Nya untuk kita adalah supaya Ia dapat membeli bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik. Nah, Rasul Paulus memanggil orang-orang Ibrani yang percaya untuk melaksanakan berbagai kewajiban yang sangat baik, karena sudah sepantasnya apabila orang Kristen unggul di dalam hal-hal tersebut.
        I. Untuk memelihara kasih persaudaraan (ay. 1). Dengan ini yang dimaksudkannya bukan hanya kasih secara umum kepada semua orang, yang secara alami adalah saudara-saudara kita, yang semuanya diciptakan dengan darah yang sama. Kasih ini juga bukan kasih dalam makna lebih terbatas yang pantas diberikan kepada mereka yang seayah seibu dengan kita, melainkan juga kasih secara rohani dan khusus yang harus hidup di tengah anak-anak Allah.
            1. Di sini, orang-orang Ibrani dipandang telah memiliki kasih persaudaraan ini seorang kepada yang lain. Sekalipun pada masa tersebut bangsa Ibrani mengalami perpecahan dan kekacauan berat di antara mereka, baik mengenai berbagai macam persoalan keagamaan maupun dalam hidup bermasyarakat, namun masih ada kasih persaudaraan sejati yang terdapat di antara orang-orang yang percaya kepada Kristus. Ini tampak dengan sangat jelas segera sesudah Roh Kudus dicurahkan, ketika mereka menjadikan segala sesuatu kepunyaan mereka bersama, dan menjual harta milik mereka untuk mengumpulkan uang guna menopang hidup saudara-saudara mereka seiman. Semangat Kekristenan adalah semangat kasih. Iman bekerja melalui kasih. Ibadah yang sejati adalah ikatan persahabatan yang paling kuat. Jika tidak demikian, maka percuma saja mereka menyandang nama Kristen.
            2. Kasih persaudaraan ini terancam lenyap, dan ini terjadi di masa aniaya, yang justru paling dibutuhkan pada saat-saat tersebut. Ini terjadi karena berbagai perselisihan di antara orang-orang Ibrani mengenai apakah mereka masih harus menghormati upacara-upacara di dalam hukum Musa atau tidak. Perselisihan tentang agama terlalu sering berakibat pada membusuknya kasih Kristen. Walau begitu, ini harus dicegah, dan segala cara yang pantas harus dipakai untuk memelihara kasih persaudaraan. Orang Kristen harus selalu mengasihi dan hidup sebagai saudara. Semakin mereka bertumbuh di dalam kasih yang tulus kepada Allah Bapa mereka di sorga, maka semakin pula mereka bertumbuh di dalam kasih satu dengan yang lain oleh karena Dia.
        II. Untuk saling memberi tumpangan. Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang (ay. 2). Kita harus menambahkan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Di sini perhatikanlah,
            1. Tugas apa yang diwajibkan, yaitu memberi tumpangan kepada orang, baik orang di luar bangsa Israel, maupun orang yang tidak kita kenal, khususnya orang-orang yang menyadari bahwa diri mereka adalah orang asing di dunia ini dan sedang mencari negeri yang lain. Sebab itulah yang dialami oleh umat Allah, dan demikianlah yang terjadi pada zaman itu, ketika orang Yahudi yang percaya sedang dalam keadaan putus asa dan tertekan. Namun, agaknya Rasul Paulus berbicara mengenai orang dalam artian orang asing itu sendiri. Sekalipun kita tidak tahu siapa mereka, atau dari mana asal mereka, namun ketika melihat bahwa mereka tidak mempunyai tempat tinggal, kita harus memberikan tempat bagi mereka di hati kita dan di rumah kita, ketika kita memiliki kesempatan dan kemampuan untuk itu.
            2. Maksud dari kewajiban itu. Sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat. Itulah yang dialami oleh Abraham (Kej. 18) dan Lot (Kej. 19), dan salah satu yang dijamu oleh Abraham adalah Anak Allah. Sekalipun kita tidak dapat menjamin bahwa kita akan mengalaminya, namun ketika kita berbuat demikian terhadap orang asing, karena taat kepada Allah, maka Ia akan menganggap dan membalas perbuatan itu sebagai perbuatan yang dilakukan terhadap diri-Nya sendiri (Mat. 25:35). Ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan. Allah sudah sering mengaruniakan kehormatan dan perkenan kepada para hamba-Nya yang suka memberi tumpangan, melampaui segala pemikiran mereka, dengan tidak diketahui mereka.
        III. Untuk menjadi orang Kristen yang penuh berbela rasa. Ingatlah akan orang-orang hukuman (ay. 3). Di sini perhatikanlah,
            1. Tugas yang dimaksud, yaitu mengingat akan orang-orang hukuman dan yang diperlakukan sewenang-wenang.
                (1) Allah sering mengatur sedemikian rupa supaya sementara sebagian orang Kristen dan gereja-gereja diperlakukan sewenang-wenang, yang lainnya justru menikmati kedamaian dan kebebasan. Semua orang tidak dipanggil secara bersamaan untuk bertahan sampai titik darah penghabisan.
                (2) Orang-orang yang hidup dalam kebebasan harus berbela rasa terhadap mereka yang sedang menjalani hukuman dan diperlakukan sewenang-wenang, seakan-akan mereka sendiri juga sedang dihukum bersama-sama dengan orang-orang itu. Mereka harus turut merasakan penderitaan saudara-saudara mereka.
            2. Alasan mengapa tugas itu diberikan. Karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini (KJV: juga hidup di dalam tubuh itu – pen.). Mereka tidak hanya masih ada di dalam tubuh secara jasmani, yang kemungkinannya bisa mengalami penderitaan serupa, sehingga sekarang kita harus bersimpati terhadap mereka supaya orang lain juga bersimpati terhadap kita ketika masa pencobaan kita sendiri tiba, tetapi juga ada di dalam tubuh rohani yang sama, di bawah kepala yang sama. Jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita (1Kor. 12:26). Tidak wajar apabila orang Kristen tidak saling bertolong-tolongan menanggung beban mereka.
        IV. Untuk hidup murni dan suci (ay. 4). Di sini disampaikan,
            1. Suatu anjuran untuk menaati ketetapan Allah tentang perkawinan. Perkawinan adalah sesuatu yang terhormat dalam segala hal (KJV), dan harus dipandang hormat oleh semua orang, dan tidak dilarang bagi orang yang baginya Allah tidak melarang. Perkawinan adalah hal yang terhormat, sebab Allah, yang mengetahui bahwa tidak baik jika manusia itu sendirian saja, telah menetapkannya bagi manusia di Firdaus. Allah mempersatukan dan memberkati pasangan yang pertama itu, orangtua yang pertama dari umat manusia, sebagai petunjuk kepada semua orang untuk berpaling kepada Allah dalam urusan yang sangat penting ini, dan supaya mereka menikah di dalam Tuhan. Kristus menunjukkan hormat-Nya pada perkawinan melalui kehadiran-Nya dan mujizat-Nya yang pertama. Perkawinan adalah hal yang terhormat, menjadi sarana untuk menghindari ketidakmurnian dan ranjang yang tercemar. Perkawinan adalah hal yang terhormat dan membahagiakan, ketika orang-orang dipersatukan dalam keadaan murni dan suci. Perkawinan juga menjaga supaya ranjang perkawinan jangan sampai menjadi cemar, tidak saja dari hubungan yang terlarang tetapi juga dari cinta yang tidak wajar dan berlebih-lebihan.
            2. Teguran yang menakutkan tetapi adil terhadap ketidakmurnian dan kekejian. Orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
                (1) Allah tahu siapa yang bersalah atas dosa-dosa semacam itu, tidak ada kegelapan yang dapat menyembunyikan hal itu dari-Nya.
                (2) Allah akan menyebutkan dosa-dosa semacam itu apa adanya menurut namanya. Allah tidak akan menyebutnya sebagai cinta dan sikap kesatria, melainkan sebagai persundalan dan perzinahan. Sundal jika dilakukan seorang lajang, dan zinah jika dilakukan orang yang sudah menikah.
                (3) Allah akan menghukum mereka, Ia akan menghakimi mereka. Allah menghukum dengan hati nurani mereka sendiri di dunia ini, dan membawa dosa-dosa mereka ke hadapan mereka untuk mempermalukan mereka dengan amat sangat (hati nurani, ketika tersadar, akan berakibat sangat keras terhadap para pendosa yang demikian). Atau, Ia akan memperhadapkan mereka pada pengadilan-Nya ketika mereka mati, dan pada hari terakhir. Ia akan menghakimi mereka, menghukum mereka, dan membuang mereka untuk selamanya, apabila mereka mati di dalam dosa ini.
        V. Untuk menjadi orang Kristen yang mencukupkan diri apa adanya (ay. 5-6). Di sini perhatikanlah,
            1. Dosa yang bertentangan dengan anugerah dan kewajiban ini, yaitu menjadi hamba uang. Menjadi hamba uang berarti memiliki keinginan atau nafsu yang berlebihan terhadap kekayaan dunia ini, mencemburui orang-orang yang mempunyai lebih banyak daripada kita. Kita tidak boleh memberi tempat kepada dosa ini di dalam tindak-tanduk kita, karena sekalipun ini adalah nafsu tersembunyi yang bercokol di dalam hati, apabila tidak ditaklukkan maka ia akan memasuki tindak-tanduk kita, dan muncul di dalam perkataan dan perbuatan kita. Kita harus berusaha untuk tidak saja menundukkan dosa ini, tetapi juga mencabutnya dari jiwa kita.
            2. Kewajiban dan anugerah yang bertentangan dengan sikap memperhambakan diri terhadap uang, yaitu merasa puas dan senang dengan apa yang ada pada kita, yaitu segala sesuatu yang ada sekarang, sebab hal-hal yang sudah lalu tidak dapat dikembalikan, sedangkan hal-hal yang akan datang berada di tangan Allah. Kita harus mencukupkan diri dengan apa yang diberikan Allah kepada kita hari demi hari, sekalipun itu masih kurang baik bila dibandingkan dengan apa yang telah kita nikmati sebelumnya, dan sekalipun itu tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan untuk masa depan. Kita harus mencukupkan diri dengan bagian kita saat ini. Kita harus mengarahkan pikiran kita pada keadaan kita yang sekarang, dan inilah cara yang ampuh supaya kita merasa puas. Orang yang tidak dapat berbuat demikian tidak akan merasa puas sekalipun Allah memperbaiki keadaan mereka sesuai dengan apa yang mereka pikirkan, karena seiring dengan membaiknya keadaan mereka, maka pikiran mereka juga menghendaki lebih lagi. Haman sudah menjadi kesayangan raja, tetapi masih belum puas. Ahab sudah menduduki takhta, tetapi masih belum puas. Adam sudah hidup di Firdaus, tetapi masih belum puas. Bahkan, para malaikat sudah tinggal di sorga, tetapi masih belum puas. Namun Paulus, sekalipun dihina dan tidak punya apa-apa, telah belajar mencukupkan diri dalam setiap keadaan, dalam segala keadaan.
            3. Mengapa orang Kristen harus mencukupkan diri dengan keadaan mereka.
                (1) Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau" (ay. 5-6). Ini dikatakan kepada Yosua (Yos. 1:5), tetapi perkataan ini berlaku bagi semua hamba Allah yang setia. Janji-janji di dalam Perjanjian Lama dapat diterapkan kepada orang-orang kudus zaman Perjanjian Baru. Janji ini mengandung inti dan merupakan hakikat dari semua janji Allah. Aku sekali-kali tidak akan, tidak, tidak akan membiarkan engkau, ataupun sekali-kali meninggalkan engkau. Di sini terdapat tidak kurang dari lima ungkapan negatif sekaligus, untuk menegaskan janji itu. Orang percaya yang sejati akan mengalami penyertaan Allah yang penuh dengan kemurahan semasa ia hidup, ketika ia mati, dan untuk selama-lamanya.
                (2) Dari janji yang bersifat luas dan mencakup semuanya ini, orang Kristen boleh yakin bahwa mereka beroleh pertolongan dari Allah. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" (ay. 6). Manusia tidak dapat berbuat apa-apa terhadap Allah, dan Allah dapat membuat apa saja yang dilakukan orang terhadap umat-Nya berbalik menjadi kebaikan bagi umat-Nya itu.



SBU

MINGGU V SESUDAH PASKAH
RABU, 29 MEI 2019
Renungan Pagi
KJ.467 : 1 -Berdoa
AKAR PAHIT

lbrani 12 : 14 - 17
Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang. (ay. 15).

Jagalah hati, jangan kau kotori, jagalah hati lentera hidup ini" demikian sepenggal lagu yang diungkapkan oleh seorang tokoh agama. Syair tersebut mengingatkan setiap orang untuk menjaga hati, baik hatinya maupun hati orang lain. Mengapa? Jika bersumber pada pemahaman orang tertentu, hati dipahami sebagai pusat pertimbangan intelektual dan psikologi. Dari hatilah bersumber segala pertimbangan. Karena hati dijadikan sebagai pusat pertimbangan psikologi maka hati menggambarkansebuah perasaan manusia yang ringkih bahkan rentan ditumbuhi akar pahit. Tatkala hati sebagai lentera jiwa tersakiti dia akan menjadi sumber kegelapan yang menghasilkan kejahatan. Akar pahit bagaikan penyakit me-
nular. Jika hati seseorang telah tersakiti oleh orang lain maka orang tersebut akan berusaha untuk mengajak orang-orang lain membenci orang yang telah menyakiti hatinya.

Pertanyaannya adalah bagaimanakah agar hati tidak ditumbuhi akar pahit? Penulis kitab lbrani mengingatkan jemaat agar jangan menjauhkan diri dari kasih karunia Allah. Sebaliknya jemaat dipanggil untuk hidup kudus yaitu hidup yang hanya dikhususkan untuk mentaati Allah. Hidup yang mentaati Allah buahnya akan kelihatan melalui tindakan-tindakan kepada sesama. Yaitu hidup yang tidak didasarkan pada hawa nafsu dan keserakahan sehingga menjadi batu sandungan bagi orang lain, melainkan hidup yang suka berdamai dengan semua orang.

Jagalah hati. Baik hati sendiri maupun hati orang lain agar tidak ditumbuhi akar pahit. Orang yang hatinya ditumbuhi akar pahit hanya akan menularkannya pada orang lain hidup yang negatif. Akan tetapi orang yang hatinya dipenuhi kasih karunia Allah akan selalu menularkan perdamaian, persahabatan, dan nasihat yang membangun -serta membesarkan hati. Berdamailah dengan semua orang. Damai bisa terjadi jika didasarkan pada kasih karunia Allah yaitu pengampunan. Pengampunanlah obat mujarab untuk membasmi penyakit menular akibat sakit hati.

GB.467 : 2
Doa : (Tuhan mampukanlah kami hidup dalam kasih karunia-Mu sehingga hati kami tidak ditumbuhi akar pahit)



MINGGU V SESUDAH PASKAH
RABU, 29 MEI 2019
Renungan Malam
GB.345 : 1 -Berdoa
SALING MENOPANG

lbrani 13:1-5
Peliharalah kasih persaudaraan (ay. 1)

Satu sakit semua sakit, satu senang semua senang". Itulah motto hidup dari suatu persektuan yang sejati. Persekutuan yang sejati biasa disebut sebagai persekutuan yang hidup (komunisme). Persekutuan yang hidup dicirikan oieh anggotanya terus menerus tergerak dalam kebersamaan. Tidak stagnan atau berhenti pada suatu titik. Entah karena merasa persekutuan telah mencapai tingkat kesempurnaan, atau karena adanya permasalah. Segala sesuatu dihadapi secara bersama dalam sebuah irama tenggang rasa yang didasarkan pada kepedulian.

Dalam kekristenan, persekutuan yang hidup telah dimulai oleh jemaat mula-mula (Kis 2:41-47; 4:32-37).P0|a hidup jemaat ini berorientasi pada kualitas. Kualitas persekutuan ini kemudian berdampak pada kuantitas persekutuan. Akan tetapi sangat disesalkan, sepertinya dalam gerak langkah persekutuan Kristen selanjutnya mengalami perubahan pola pikir dan tindak. Kepedulian kepada sesama tidak lagi menjadi dasar persekutuan melainkan
egoisme. Mereka lebih peduli pada diri sendiri dan keluarganya. Itulah sebabnya penulis kitab lbrani mendengungkan agar jemaat memelihara kasih persaudaraan. Bersaudara di dalam Kristus yang dasarnya adalah kasih. Dimana terjadi hidup saling topang menopang. Jika ada yang membutuhkan tumpangan harus diberikan (ay.2). Jika ada yang di penjara harus dikunjungi/(ay.3). Harus menghormati kekudusan perkawinan supaya tidak ada yang mengingini isteri atau suami orang lain (ay.4). Dan hidup tidak berorientasi pada uang sehingga menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkannya. Sebab Allah akan memelihara mereka.

Mari hidupkan kembali pola hidup jemaat mula-mula. Satu sakit semua sakit, satu senang semua senang. Jemaat mula-mula tidak mengembangkan pola hidup egoisme. Mereka tidak beria-ria diatas penderitaan orang Iain. Atau, susah melihat orang senang, dan senang melihat orang susah. Hiduplah saling topang menopang agar orang yang ditopang beroleh sejahtera dan mereka memuliakan Allah.

GB.345 : 2,3
Doa : (Tuhan berikanlah keikhlasan dalam diriku untuk menolong orang lain agar mereka memuliakan Engkau)





German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 30 MEI 2019 - YESUS NAIK KE SURGA - Kisah Para Rasul 1:9-11 - MINGGU V SESUDAH PASKAH

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 28 MEI 2019 - JANGAN MERUGIKAN SESAMA - Imamat 19:11-16 - MINGGU V SESUDAH PASKAH




BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Oktober - Matius 23-25


23 Oktober - Yohanes 7:1-13, 1 Petrus 4:12-19, Kidung 7, Ratapan 2

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   tata ibadah hkbp 13 oktober 2019,   lagu persembahan,   Lagu Rohani GitaBakti,   Lagu Rohani GitaBakti,   lagu kristen persembahan,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   lagu KJ penutup,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kunci gitar yesus nampi nu dosa,   pujian Pkj 35 Suci.suci.suci,   kalender liturgi,   kalender liturgi,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   ayat untuk persembahan,   Rngn 1 kor 4:6-21,   Rngn 1 kor 4:6-21,   kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,