Save Page
Ulangan 15:12-16
Memerdekakan budak Ibrani
15:12 "Apabila seorang saudaramu menjual dirinya kepadamu, baik seorang laki-laki Ibrani ataupun seorang perempuan Ibrani, maka ia akan bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh engkau harus melepaskan dia sebagai orang merdeka. 15:13 Dan apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, maka janganlah engkau melepaskan dia dengan tangan hampa, 15:14 engkau harus dengan limpahnya memberi bekal kepadanya dari kambing dombamu, dari tempat pengirikanmu dan dari tempat pemerasanmu, sesuai dengan berkat yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, haruslah kauberikan kepadanya. 15:15 Haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau ditebus TUHAN, Allahmu; itulah sebabnya aku memberi perintah itu kepadamu pada hari ini. 15:16 Tetapi apabila dia berkata kepadamu: Aku tidak mau keluar meninggalkan engkau, karena ia mengasihi engkau dan keluargamu, sebab baik keadaannya padamu,

Penjelasan:

* Ul 15:12-18 - Engkau harus melepaskan dia // Ataupun seorang perempuan Ibrani
Engkau harus melepaskan dia. Sekalipun disusun untuk tujuh tahunan, hukum ini berbeda dengan 14:28, 29 dan 15:1-11 karena tidak mengacu kepada kesatuan sabat yang biasa di dalam siklus tahun Yobel, tetapi mengacu kepada sebuah periode tujuh tahun yang diawali pada saat seorang Ibrani menjadi budak. Peraturan ini juga terdapat di dalam Kitab Perjanjian (Kel. 21:2-6) dan diimbangi oleh peraturan dalam Kitab Imamat tentang tahun Yobel (Im. 25:39-55; bdg. Yer. 34:14). Ataupun seorang perempuan Ibrani. Pencantuman perempuan Ibrani yang mungkin tersirat dalam Keluaran 21:2-6 (bdg. Kel. 21:7-11 yang membahas kasus khusus tentang hamba perempuan yang merupakan gundik) dijadikan tersurat di sini. Sebagaimana dalam penghapusan hutang, demikian pula di dalam pembebasan budak, batas penerapannya hanyalah pada sesama orang Israel saja.

Ditinjau dari sudut pembedaan di antara "saudara" dengan orang asing" di dalam konteks ini dan penyebutan budak Ibrani sebagai saudara (15-12) maka teori yang menganggap bahwa budak Ibrani adalah seorang budak asing harus dipandang sebagai salah. Menurut teOri tersebut, apa yang diizinkan di Keluaran 21:6 dan Ulangan 15:17 bagi budak Ibrani, di dalam Imamat 25:44-66 tidak diperbolehkan untuk orang Israel. Tetapi Imamat 25 mengacu kepada suatu perbudakan yang dipaksakan, sedangkan budak Ibrani yang dimaksudkan di dalam nas-nas lainnya mengacu kepada tindakan sukarela. Peraturan tentang pembebasan budak pada tahun Yobel di Imamat 25:40, 41 menambah hak budak Ibrani untuk dilepaskan pada tahun yang ketujuh 'sebagai hadiah khusus bila tahun Yobel tiba sebelum dia melayani sebagai budak selama tujuh tahun.

* Ul 15:16 - Apabila dia berkata kepadamu: aku tidak mau keluar
Apabila dia berkata kepadamu: aku tidak mau keluar. Hak tambahan ini, seperti hak untuk dilepaskan pada tahun pengabdian yang ketujuh, bergantung pada hak budak itu untuk secara sukarela mengabdi seumur hidup pada seorang tuan yang dikasihi olehnya (bdg. Kel. 21:5, 6). Di dalam perumusan ulang Kitab Ulangan ini peraturan ini menjadi lebih luwes (15:13, 14) dan berbagai himbauan untuk taat ikut disebutkan (ay. 15, 18).

* Pada Tahun Sabat berbagai tindakan pembebasan harus umat lakukan. Pertama, penghapusan utang. Kedua, pembebasan para budak. Dengan bertindak demikian, umat turut serta di dalam mewujudkan kemurahan Allah. Murah hati (ayat 6-8), memancarkan kesadaran akan kemurahan Allah yang lebih dulu telah memberkati umat dengan limpah. Kebaikan membebaskan orang yang memperhamba diri sebab ketidakberdayaan memancarkan kesadaran bahwa Allah adalah Pembebas yang telah memberi kebebasan dengan melimpah (ayat 15).



SBU

MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 12 JUNI 2019
Renungan Pagi
GB.284:1,2 -Berdoa
BUKA TANGAN DAN HATI KEPADA ORANG MISKIN

Ulangan 15:1-11
Sebab orang-orang miskin tidak hentinya akan ada di dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang tertindas dan yang miskin di negerimu. (ay.11)

Pinjam-meminjam uang adalah suatu budaya yang sudah sangat tua dalam kehidupan masyarakat; suatu pola hidup yang biasa, sederhana, alami serta dijiwai oleh semangat saling menolong sesama. Dalam perkembangannya, budaya dan pola hidup alami ini bermetamorfosis menjadi pekerjaan yang bisa membuat orang kaya, tetapi sekaligus membuat orang berlaku tidak adil, kejam dan menindas sesama. Korbannya adalah orang-orang kecil dan miskin. Orang yang berhutang uang, jika tidak dibayar bunga atau
tidak dikembalikan pokok pinjaman pada waktunya, akan dikenakan denda dan bunganya bertambah. Jika tidak bisa dibayarkan juga maka anaknya dipekerjakan sebagai budak untuk waktu tertentu, atau rumah dan tanah akan diambil.

Musa tidak melarang pekerjaan ini, tetapi iajuga tidak melanggengkan ketidakadilan dan penindasan berlaku. la menciptakan prinsip dan sistem baru. Prinsipnya, bahwa se-gala sesuatu yang dilakukan adalah karena Tuhan dan untuk Tuhan. Sistemnya adaiah
tahun penghapusan hutang. Setiap akhir tujuh tahun, orang yang berpiutang harus membebaskan sesamanya dari hutang. Orang asing boleh tetap ditagih, tetapi sesama orang israel, nutangnya dihapus. Tujuannya, supaya tidak ada orang miskin di Israel. Setiap
orang bisa bekerja dan membangun hidupnya lagi agar dapat mengatasi kemiskinannya. Tetapi kalau masih tetap ada orang miskin maka umat diajak tidak menegarkan hati dan menutup tangan. Sebaliknya, membuka tangan dan memberi pinjaman dengan limpahnya, cukup untuk keperluan, seberapa ia perlukan. Hati tidak boleh kecewa, kesal dan dukacita dalam mem beri, agar tidak menjadi dosa; tetapi mesti tulus dan sukacita agar Tuhan
mem berkati hidup kita.

Mari membuka tangan dan hati kita untuk membantu orang miskin agar mereka hidup layak dan melimpah dengan sukacita.

GB.284 : 3
Doa : (Tuhan, mampukan kami membuka hati dan tangan bagi sesama)


MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 12 JUNI 2019
Renungan Malam
GB.248:1,4 -Berdoa
MEMANUSIAKAN MANUSIA

Ulangan 15:12-18
Dan apabila engkau melepaskan dia sebagai orang merdeka, maka janganlah engkau melepaskan dia dengan tangan hampa. (ay.13)

Perbudakan terjadi ketika keinginan manusia yang kuat untuk menguasai dan mengontrol orang lain yang iemah demi memenuhi kebutuhan dan kepentingan dirinya. Perbudakan terjadi ketika orang miskin dan lemah terpaksa menjual dirinya karena tidak mampu
mambiayai hidup atau membayar hutangnya. Memang, ada juga sistem penataan masyarakat yang telah terbangun menurut kelas, bahwa ada kelas bangsawan, kelas menengah dan kelas para hamba/budak yang bertugas untuk melayani para bangsawan. Perbudakan adalah tindakan yang cenderung memperlakukan manusia sebagai obyek tidak berharga; bukan sebagai subyek yang berharkat dan bermartabat sama sebagai ciptaan Tuhan. Padahal Tuhan menciptakan manusia menurut gambar dan rupa Allan; sama dan setara; semua berharga di hadapan Ailah.

Dalam kapasitasnya sebagai pemimpin umat Israel yang baru bebas dari perbudakan, Musa rnenyajikan suatu tatanan baru terkait perbudakan; bahwa perbudakan, karena alasan apapun, tidak boleh berlangsung selamanya; tetapi ada batas waktu, yaitu sampai tahun keenam. Tahun ketujuh para budak harus dibebaskan/dimerdekakan; dibiarkan kembaii ke rumah dan tanahnya, tidak dengan tangan hampa, tetapi dengan bekal kambing domba, untuk kepenuan membangun hidupnya. Kecuali budak yang memutuskan untuk tidak mau keluarga dan tetap tinggai untuk melayani tuannya karena sangat mengasihi tuannya. la narus diberi tanda tindik di taiinganya dan menjadi budak selamanya.

Memanusiakan manusia adalah tindakan mengangkat, memulihkan dan mengern ba!ikan harkat dan martapat sesama manusia agar sama, setara dan berharga di hadapan Tuhan dan sesama. Pemerintah, terutama Gereja, memiliki tugas untuk memardekakan manusia dari segala bentuk perbudakan dan mengangkat serta memulihkan harkat dan martabatnya.

GB 248:5,6
Doa : (Tuhan, tolong kami untuk memanusiakan sesama melalui karya nyata)



SGDK
MINGGU PENTAKOSTA
RABU, 12 JUNI 2019
MEMANUSIAKAN MANUSIA
1 Ulangan 15:12-18

PENGANTAR
Memanusiakan manusia adalah tindakan mengangkat, me-
mulihkan dan mengembalikan harkat dan martabat sesama‘manu-
sia agar sama, setara dan berharga di hadapan Tuhan dan sesama.
Tindakan ini bisa terjadi jika kita melihat dan memahami orang
Iain, siapa, dari mana dan bagaimana pun dia sebagai sesama
ciptaan Tuhan. Sehingga ketika sesama kita beradadalam per-
gumulan dan penderitaan karena miskin, hina, terkurung dan sakit,
kita menyatakan rasa empatl dan berusaha menolong dan mem-
bebaskannya. Bukan sebaliknya, memanfaatkan pergumulan dan
penderitaan sesama yang miskin, hina dan lemah untuk menindas
dan memperbudaknya.

Pembebasan para budak setelah sekian tahun bekerja adalah suatu
tatanan baru yang diterapkan oleh Musa bagi orang Israel. Tindakan
ini mengacu pada tindakan Allah yang mem bebaskan bangsa Israel
dari perbudakan di Mesir. Sehingga mereka bertumbuh menjadi
suatu persekutuan umat dan bangsa milik Tuhan yang berperilaku
hidup berbeda dengan bangsa-bangsa sekitar.

TELAAH PERIKOP
Ay.12, menjelaskan bahwa perbudakan merupakan suatu realita
dalam kehidupanmasyarakat; tidak terkecuali di kalangan umat
dan bangsa Israel. Tantangan dan pergumulan hidup membuat laki-
laki maupun perempuan harus merelakan diri menjadi budak.
Memang, pada bangsa-bangsa tertentu ada sistem penataan
masyarakat yang telah terbangunmenurut kelas; ada kelas
bangsawan, kelas menengah dan kelas para hambal budak yang
bertugas untuk melayani para bangsawan. Namun, um umnya per-
budakan terjadi karena orang yang kuat ingin menguasai _dan
mengontrol orang yang lemah. demi memenuhi kebutuhan dan
kepentingan dirlnya. Perbudakan juga terjadi karena orang miskin
dan lemah terpaksa menjual dirinya untuk membiayai hidup atau
membayar hutangnya.

Berbeda dengan bangsa-bangsa lain, Musa tidak melang-
gengkan dan mengekalkan perbudakan di kalangan orang Israel
(lbrani). Orang boleh memperbudak sesamanya hanya selama
enam Tahun, dan pada Tahun ketujuh seorang budak harus dimer-
dekakan tanpa syarat, agar ia bisa menghirup udara pembebasan
sebagai orang merdeka.

Ay. 1 3-15, menjelaskan bahwa ketika seorang budak dibe-
baskan sebagai orang merdeka, ia tidak boleh dibiarkan pulang ke
rumahnya dengan tangan hampa. Orang Israel diajar untuk meng-
hormati dan mem perlakukan seorang budak sebagai sesama yang
harus dihargai dan diapreasi pekerjaannya selama menjadi budak.
Seorang budak yang dibebaskan setelah bekerja selama 6 tahun
harus dibekali dengan kambing domba dan harta benda lainnya
sesuai berkat yang Tuhan berikan. Sebab Tuhan telah memberkati
dengan melimpah rumah dan segala usahanya karena pekerjaan
sang budak tersebut. Sehingga ia harus mem beri bekal melimpah
kepada budaknya, agar dengan bekal tersebut, budak yang telah
bebas dapat bekerja dan membangun hidupnya sehingga tidak
lagi menjual diri dan menjadi budak. Hal ini dilakukan orang Israel
sam bil mengingat bahwa merekajuga pernah menjadi budak di
Mesir, tetapi Tuhan telah menebus mereka, sehingga mereka keluar
dari Mesir pun tidak dengan tangan hampa.

Ay. 16-17, menjelaskan bahwa ada budak yang tidak mau di-
bebaskan pada Tahun ketujuh.|a tidak mau meninggalkan tuannya
dan tidak mau keluar dari rumah tempat ia beker]'a. la sudah merasa
sebagai bagian dari keluarga itu. Sebab selama bekerja, ia merasa
tidak diperlakukan sebagai budak, tetapi sebagai saudara. Hidupnya
baik, nyaman dan sejahtera selama bekerja, sehingga ia meminta
agar tidak keluar dari tuannya. Ia tidak mau menjadi orang merdeka,
dan tetap menjadi budak selama-lamanya kepada tuannya dan
keluarga tuannya. Musa memerintahkan agar para budak yang
meminta dan memilih untuk tetap menjadi budak selamanya harus
diberi tanda khusus. Baik budak laki-laki, maupun perempuan,
telinganya harus ditindih dengan penusuk di pintu. Seorang budak
lbrani yang telinganya berlobang menandakan bahwa ia telah
memilih untuk mengabdi sebagai budak selama-lamanya.
Ay. 18, menjelaskan bahwa ada tuan atau nyonya dan keluarga
yang merasa menyesal dan susah ketika melepaskan seorang
budak sebagai orang bebas dan merdeka. Mereka belum siap
membebaskan seorang budak karena keberadaannya sangat
menguntungkan dalam berbagai hal. Melepaskannya merupakan
kerugian besar. Sebabjasa seorang budak sama dengan dua kali
upah seorang pekerja harian. Jadi sangat menguntungkan memper-
kerjakan seorang budak daripada menyewa pekerja harian. Musa
meyakinkan orang Israel agar tidak menahan untuk membebaskan
seorang budak pada waktunya, kecuali ia meminta untuk menjadi
budak selamanya dan tidak mau dibebaskan. Mereka tidak boleh
memperhitungkan untung rugi. Jika mereka membebaskan seorang
budak pada waktunya maka Tuhan akan memberkati dalam segala
sesuatu yang dikerjakan.

REFLEKSI
Perbudakan adalah tindakan yang cenderung memperlakukan se-
sama manusia sebagai obyek yang tidak berharga; bukan sebagai
subyek yang berharkat dan bermartabat sama sebagai ciptaan
Tuhan. Pem bebasan seorang budak pada waktunya adalah tindak-
an memanusiakan manusia; budak menjadi orang merdeka yang
memiliki harkat dan martabat yang mulia. Membebaskan budak
menjadi orang merdeka adalah tindakan yang bermartabat dan
berperikemanusiaan.Sebab Tuhan telah membebaskan kita dari
perbudakan dosa maka marilah kitajuga membebaskan sesama
dari segala bentuk belenggu yang kita ciptakan demi keuntungan
dan kepentingan pribadi.

PERTANYAAN-PERTANYAAN
1. Apakah hukum perbudakan di Israel masih relevan; bahwa
seorang budak harus bekerja selama enam tahun dan akan
bebas murni pada tahun ketujuh?
2. Mengapa kita tidak boleh memperbudak sesama manusia ?
3. Sebutkan bentuk-bentuk perbudakan yang sekarang ini
marak terjadi dalam kehidupan bangsa kita. ' _
4. Bagaimana usaha gereja ‘mengatasi bentuk perbudakan
yang dihadapi?
5. Apa yang akan kita alami jika membebaskan budak dengan
mem beri bekal kepadanya sesuai berkat Tuhan tanpa
merasa susah dan rugi?



Label:   Ulangan 15:12-16 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 13 Juni 2019 - UTUSAN YANG PEKA TERHADAP VISI DARI TUHAN - Yeremia 1:11-19 - MINGGU PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 11 Juni 2019 - TUHAN MEMBERI LEBIH DARI YANG DIPERLUKAN - Keluaran 36:4-7 - MINGGU PENTAKOSTA

Garis Besar Ulangan





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 September - Mazmur 119

Hari ini, 23 September - Maz 107:6-12, Yes 32-33, 2 Kor 13, Ams 25:3-4


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



mazmur 40:7-11 memberitakan kasih tuhan,   nama komunitas rohani,   jaamita epistel pesalmen 40:7-11. topik paturetureon angka nabadia,   minggu 29 september 2019 epistel,   kumpulan lagu rohani mawar sharon mp3 download,   slide ibadah minggu gereja hkbp,   sgdk gpib september 2019,   epistel minggu 29-09-2019,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   sermon evangelium epistel mazmur 40:7-11,   mazmur 146 ayat 5,   kothbah mazmur 40:7-11,   sgdk gpib september 2019,   lagu penutup ibadah kristen,   renungan 1 tesalonika 3 12,   Rngn maz 113:1-9,   Khotbah 1tesalonika3,   nats pembimbing persembahan,   Rngn maz 113:1-8,   Masmur 145:8,   Jamita efesus4;7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   khotbah minggu Efesus 4: 7-16,   yang idlkukan oleh sadrakh, mesakh dan abednego utnuk menjaga kesucian ibadah,   renungan roma 1 18-32,   tafsiran Roma pasal 1 ayat 18,   kotbah dari lukas 8:19-21,   renungan Filemon 1:15 Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau,   Maksud renungan di Mazmur 33:4,   lagu rohani anak sekolah minggu donload,   LAGU PENGAKUAN DOSA POP ROHANI KRISTEN,   lagu nyanyian rohani,   lagu nyanyian rohani,   khotbah bilangan 28 16 31,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   khotbah minggu 29 september 2019,   2 korintus 9:7-8,   Bacaan sbu oktober 2019,   Tata Ibadah HUT Organisasi Wanita (Kristen),   apa beda diaken dan penatua,   renungan amos 8 : 4-8,   jamita psalmen 40 7-11,   lagu rohani saat malam hari,   tafsiran Yesaya 65:17-25,   nama group gereja,   lagu gereja katolik penutup,   lirik lagu gereja mari bersyukur,   lirik lagu Tuhanku berkatmu limpah bagai hujan yang deras,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   rohani barat,   gpib zebulon batam september 2019,   lagu rohani mp3 free download,   nyaniyan rohani 132,   kotbah hari minggu ke 25 september 22, 2019,   Misa hari minggu biasa ke 25, september 22, 2019,   nyanyian suara gembira 21,   Doa sebelum ngambil khobat,    maz 40:7-11 renungan harian menanggapi karya pnenyelamatan Allah,   kidung muda mudi 87,   khotbah pelita hidup,   Khotbah Mazmur 40:7-11,   Khotbah Psalm 40:7-11,   ringkasan khotbah mazmur 40 7 11,   ringkasan kotbah mazmur 40 7 11,   KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,