Save Page
Nehemia 13:25-31
13:25 Aku menyesali mereka, kukutuki mereka, dan beberapa orang di antara mereka kupukuli dan kucabut rambutnya dan kusuruh mereka bersumpah demi Allah, demikian: "Jangan sekali-kali kamu serahkan anak-anak perempuanmu kepada anak-anak lelaki mereka, atau mengambil anak-anak perempuan mereka sebagai isteri untuk anak-anak lelakimu atau untuk dirimu sendiri! 13:26 Bukankah Salomo, raja Israel, telah berbuat dosa karena hal semacam itu? Walaupun di antara begitu banyak bangsa tidak ada seorang raja seperti dia, yang dikasihi Allahnya dan diangkat oleh Allah itu menjadi raja seluruh Israel, namun diapun terbawa ke dalam dosa oleh perempuan-perempuan asing itu. 13:27 Apakah orang harus mendengar bahwa juga kamu berbuat segala kejahatan yang besar itu, yakni berubah setia terhadap Allah kita karena memperisteri perempuan-perempuan asing?" 13:28 Seorang dari anak-anak Yoyada bin Elyasib, imam besar itu, adalah menantu Sanbalat, orang Horoni itu. Oleh sebab itu kuusir dia dari padaku. 13:29 Ya Allahku, ingatlah bagaimana mereka mencemarkan jabatan imam serta perjanjian mengenai para imam dan orang-orang Lewi. 13:30 Kutahirkan mereka dari segala sesuatu yang asing dan kutetapkan tugas-tugas untuk para imam dan orang-orang Lewi, masing-masing dalam bidang pekerjaannya, 13:31 pula kutetapkan suatu cara untuk menyediakan kayu api pada waktu-waktu tertentu dan untuk hasil-hasil yang pertama. Ya Allahku, ingatlah kepadaku, demi kesejahteraanku!

Penjelasan:


* Neh 13:23-27 - Amon // Moab // kukutuki mereka // beberapa orang di antara mereka kupukuli // kucabut rambutnya // kusuruh mereka bersumpah demi Allah // Salomo
Dengan mengadakan perjalanan ke daerah perbatasan provinsi Yehuda, Nehemia menemukan adanya orang-orang Yahudi yang sudah sejak lama menikahi perempuan-perempuan dari bangsa-bangsa di sekitar itu, terutama para perempuan dari Asdod (sebuah kota di Filistia), Amon dan Moab. Semua ini dilakukan sekalipun sudah diadakan serangkaian pembaharuan oleh Ezra sekitar tiga puluh tahun sebelumnya, dan sekalipun sudah diambil sejumlah keputusan penting tentang hal itu di 10:30 dan 13:1-3. Anak-anak yang dihasilkan oleh pernikahan-pernikahan itu bahkan tidak bisa berbahasa Ibrani dengan benar. Nehemia, yang menanggapi tantangan ini dengan semangat yang menjadi ciri khasnya mengatakan, kukutuki mereka (Ul. 25:2), dan beberapa orang di antara mereka kupukuli (Ul. 25:2), dan kucabut rambutnya (Yes. 50:6) dan kusuruh mereka bersumpah demi Allah bahwa mereka tidak akan menikah dengan perempuan bukan Yahudi lagi. Dengan mengingat Ezra 10: 19, Nehemia mungkin juga mendesak agar ikatan-ikatan tidak suci itu harus diputuskan. Sekalipun tampaknya kasar, peraturan-peraturan semacam itu mutlak diperlukan, sebagaimana dibuktikan oleh sejarah sesudah itu. Kasus Salomo yang menyedihkan (bdg. 12:45) secara efektif digunakan saat itu. Sekalipun Salomo itu unik di antara para raja (II Taw. 1: 12; I Raj. 3:12) dan dikasihi Allah (II Sam. 12:24) toh perempuan-perempuan asing yang terbukti menyebabkan kehancurannya (I Raj. 11 :1-8).

* Neh 13:28-29 - Seorang dari anak-anak Yoyada ... adalah menantu Sanbalat // Kuusir dia daripadaku // Mereka mencemarkan jabatan imam serta perjanjian
Seorang dari anak-anak Yoyada ... adalah menantu Sanbalat. Dari 12:22, 23 dapat diketahui bahwa Yohanan adalah putra sulung Yoyada dan ayah dari Yadua. Di dalam papirus Elenfantin Yohanan disebut sebagai imam besar pada tahun 408 sM. Oleh karena itu, putra Yoyada yang menikahi putri Sanbalat pastilah merupakan adik dari Yohanan. Fakta ini penting sebab menunjukkan bahwa Yohanan pada saat ini pasti sudah cukup usia untuk memiliki putra sendiri, yang sulung di antaranya adalah Yadua. Lihat tafsiran 12:22. Kuusir dia daripadaku .... Mereka mencemarkan jabatan imam serta perjanjian. Dosa ini patut disebut secara khusus, sebab merupakan pelanggaran terhadap kehormatan-kehormatan yang lebih tinggi. Dengan menikahi putri dari orang asing, putra imam besar Yoyada ini secara terus terang telah menentang perjanjian Allah tentang kekudusan terhadap para imam keturunan Harun (Im. 21:6-8, 14, 15), sehingga sangat layak diusir dari bangsa itu. Yosefus (Antiquities, 7, 8) mengisahkan tentang seorang bernama Manasye, saudara laki-laki imam besar Yadua yang menikahi seorang putri Sanbalat pada zaman Alexander Agung. Ketika para penguasa Yahudi mengusirnya dari jabatan imam, Sanbalat mendirikan baginya bait suci dan penyembahan baru di Gunung Gerizim di Samaria. Memang bait suci tandingan semacam itu belakangan didirikan (bdg. Yoh. 4:20), namun Yosefus bingung waktu berusaha mengaitkan peristiwa ini dengan episode yang dicatat dalam Nehemia 13:28.

* Neh 13:30-31 - Ya Allahku, ingatlah kepadaku, demi kesejahteraanku
Nehemia merangkum sejumlah sumbangan besarnya bagi kesejahteraan rohani bangsanya. Secara negatif, orang-orang non-Yahudi disingkirkan dari kedudukan terhormat; dan secara positif, para imam dan orang-orang Lewi dipulihkan kedudukannya dan berbagai persembahan untuk Bait Suci dilaksanakan kembali. Ya Allahku, ingatlah kepadaku, demi kesejahteraanku. Bandingkan 5:19; 13:14, 22. Doa ini dijawab Allah dengan indah, sebab catatan-catatan Nehemia merupakan bagian yang permanen dari Firman Allah.

*  Kemudian Nehemia meminta pertanggungjawaban umat untuk kekudusan hidup secara pribadi. Ia menuntut umat untuk memisahkan diri dari pasangan yang tidak berasal dari bangsa Israel dan tidak lagi membiarkan perkawinan campur dengan bangsa kafir yang tidak mengenal Tuhan terjadi di antara umat (23-25). Nehemia mengingatkan bahwa nenek moyang mereka justru jatuh dalam penyembahan berhala karena perkawinan campur ini (26).

Kebangunan rohani sejati mengantar kita pada kehidupan kudus dengan berjalan di dalam firman Tuhan. Kita menjadi sadar untuk menolak nilai-nilai dan paham-paham sekuler yang dianut dunia, seperti materialisme, konsumerisme, prinsip untung-rugi dalam memutuskan banyak hal, dll. Kebangunan rohani sejati membuat kita gelisah dan tidak betah dengan cara hidup berdosa yang dianut dunia. Kita tegas menolak perselingkuhan, perseteruan, iri dengki, keserakahan, dan macam-macam nafsu kedagingan (Gal. 5:19-21).

-----------
MERESTORASI  KEMURNIAN  HIDUP UMAT
Nehemia 13 : 25

Memahami Teks
Perikop kita ini mengisahkan kemerosotan rohani dari Umat Israel. Kemerosotan iman umat, dikarenakan  umat tidak menjaga kekudusan hidup sebagai bangsa atau umat yang telah dipulihkan (dibebaskan dari kekuasaan Babel). Hal ini terlihat dari :
* Praktek kejahatan yang terjadi di bilik rumah  Allah, dimana Iman Elyasib memberi  fasilitas berupa sebuah ruang untuk Tobia. Siapa Tobia ? Tobia adalah seorang yang tidak mengenal Allah  dan memusuhi atau menentang pembangunan tembok Yerusalem (band. Neh. 2:10,19  4:3,7  6:1,12,17-19). Sehingga terjadi praktek kecemaran dalam rumah Tuhan.
* Melanggar Kekudusan hari Sabat (13 -18). Umat Israel tetap melakukan pekerjaan mereka pada hari Sabat. Hal ini dilakukan umat dengan mengikuti trend kehidupan bangsa bangsa yang tidak mengenal Allah (16).
* Kawin campur dengan perempuan dari bangsa bangsa yang tidak mengenal Allah. Sehingga akibat dari kawin campur ini; adalah mereka akan digiring untuk tidak setia kepada Allah. Sebagaimana yang dikatkan oleh Nehemia dalam ayat  26.
Sehingga hal ini membuat Nehemia Marah. Dan kemarahannya tergambar dari penyiksaan fisik terhadap umat Israel. Dimana  umat dipukuli dan dicabuti rambutnya (gundul, rambut adalah mahkota, sebuah lambang hilangnya kemuliaan sebagai umat Allah). Mungkin  hal ini kelihatannya tidak manusiawi dan melanggar hak asasi manusia. Tetapi jika kita melihat konteks  bangsa Israel saat itu yang bergitu tegar tengkuk, sehingga ketegasan Nehemia sangat diperlukan dalam konteks ini. dan apa yang tergambar ini;  menunjukkan bahwa apa yang dilakukan umat itu sudah sangat kelewatan.

Catatan Renungan
Dalam menjalani kehidupan didunia ini; tentu kita tidak bisa hidup sendirian atau tidak berhubungan dengan orang lain. Karena kita adalah mahluk sosial, yang membutuhkan orang lain, yang harus bersosialisasi atau berhubungan dengan orang lain dan lingkungan. Perikop kita ini; bukanlah hendak mengatakan bahwa orang Kristen harus menarik diri dari dunia atau masyarakat. Tidak demikian sebab kita dipanggil selaku Gereja Tuhan dan diutus ke dalam dunia ini (bukan diluar angkasa).  Jadi menjalani hubungan dengan sesama (baik sesama umat Tuhan maupun umat lainnya) adalah hal yang umum harus kita lakukan tetapi bukan berarti kita berkompromi untuk melakukan hal hal yang tidak berkenan dihadapan Allah. Seperti misalnya :  meninggalkan persekutuan dengan Tuhan (tidak beribadah)  mencemarkan kehidupan kita, tidak menjadikan Firman sebagai dasar dan penuntun dalam kehidupan  (tidak mendengar perintah Tuhan  seperti apa yang dilakukan oleh umat Israel pada hari sabat).

Menjalani  kehidupan kekristenan  menuntut komitmen yang serius dalam mengikuti Kristus. Berkomitmen  pada Tuhan berarti menyerahkan  segala sesuatu dalam hidup kita sesuai  dengan kehendakNya. Maka dibutuhkan kerendahan hati sehingga menghasilkan kepatuhan untuk mau melakukan kehendak Allah. Sehingga gereja hadir didalam dunia untuk memberi terang dan menjadi garam bagi dunia. Dan bukan sebaliknya. Disinilah kehadiran gereja merestorasi kehidupan didalam dunia, yang dimulai dari merestorasi kemurnian kehidupan kita selaku gereja Tuhan.

----------Pdt MDH ----------

------------------------


SBU

MINGGU XII SES. PENTAKOSTA
RABU, 4 SEPTEMBER 2019
Renungan Pagi
GB. 27:1,2 -Berdoa
TAATILAH HUKUM-NYA

Nehemia 13 : 1 - 8
"Ketika mereka mendengar pembacaan taurat itu mereka memisahkan ... " (ay. 3)

Ketika pembangunan tembok Yerusalem telah selesai. pada tahun ketiga puluh dua, Nehemia pulang ke Persia untuk rnenghadap raja (6; bdk. 5:14). Namun, ia tidak lama di sana dan segera kembali ke Yerusalern (?). Hal pertama yang dijumpainya sekernbalinya dari Persia
adalah perilaku imam Elyasib yang jahai telah mencemari Bait Allah. la memanfaatkan fasilitas Bait Allah untuk kepentingan diri dan kroninya. Elyasib memanfaatkan bilik itu untuk memperkaya Tobia. Bahkan ia merampas hak orang-orang Lewi dan para penyanyi sehingga mereka harus bekerja di laclang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (10).

Kini, kepemimpinan Nehemia terganggu eleh pihak-pihak yang tidak setia Ierhaclap hukurn Tuhan. Mereka mencemari rumah Tuhan (ay. 4-8), melanggar kekudusan hari Sabat (ay 18), dan melakukan kawin campur (ay 23-25). Namun, Nehemia berani menentang semua
itu dan menegakkan kembali hukum Tuhan di tengah-tengah bangsa Israel. Nehemia bukan hanya berhasil menjadi seorang tokoh yang memimpin pembangunan kembali ternbok Yerusalem, tetapi dia juga berhasil menjadi seorang pemimpin yang clisegani. Nehemia juga
bertindak tegas terhadap Tobia, yang menjadi musuh orang Israel. Tobia dan Sanbalat adalah orang yang sangat menentang pembangunan ternbok (Neh. 2:10). Tetapi beberapa petinggi Israel mau menjilat kepada mereka dan melanggar firman Tuhan dengan memberikan tempat bagi Tobia cli Bait Susi. Tindakan memberikan kedudukan istimewa kepada orang yang dinajiskan, justru di tempat yang dikuduskan untuk beribadah kepada Tuhan ini merupakan
penghinaan kepada Tuhan.

Sudahkah kita memelihara kernurnian motivasi pelayanan? Sudahkah pelayanan kita sesuai petunjuk fimwan Tuhan, ataukah bererientasi pada kekuasaan clan rnencari keuntungan? Nehemia berusaha untuk memperbaiki itu. Dia berusaha mengembalikan hormat bagi Tuhan. Kisah ini mengingatkan kita akan sikap Tuhan Yesus yang marah kepada para pemimpin di Bait Allah karena mereka membiarkan penyamun-penyamun berkedok pelayan Tuhan menodai kesucian rumah Tuhan (Yeh. 2:13-16). Kalau rumah Tuhan sendiri tidak kudus, bagaimana mungkin kekudusan Tuhan memancar dan rnempengaruhi umat Tuhan? Marilah kita mernelihara kemurnian motivasi pelayanan kita agar bisa mewujudkan darnai sejahtera-Nya.

GB. 27 : 3,4
Doa : (Ya Bapa, pakai kami untuk membersihkan segala bentuk enyalahgunaan penatalayanan di Gereja-Mu)



MINGGU XII SES. PENTAKOSTA
RABU, 4 SEPTEMBER 2019
Renungan Malam
GB. 23 -Berdoa
MERESTORASI KEMURNIAN HIDUP UMAT

Nehemia 13 : 25 - 31
"Kutahirkan mereka dari segala sesuatu yang asing  (ay. 31)

Masalah yang terakhir yang dihadapi Nehemla adalah mengenai kawin campur. Orang-orang Yahucli menikahi bangsa kafir. Bahkan ada seorang imam besar [Yoyada bln Elyasib] yang menikahkan anaknya dengan anak Sanbalat [orang yang menentang pembangunan kembali tembok Yerusalem]. Semua ini rnerupakan penyanqkalan terhadap perjanjian mereka di hadapan Allah. Mengapa tidak boleh kawin campur‘? Karena kawin campur pada saal ltu akan
mernpengaruhi pendidikan Allah bagi bangsa Israel untuk menyembah satu-satunya Allah yang benar. Nehemia menglngatkan bahwa nenek moyang mereka justru jatuh dalam penyembahan berhala karena perkawlnan campur ini (26). Nehemia begiiu rnarah sampai
mereka dipukuli dan dicabuti rambutnya. Mungkin hal ini kelihatan tidak manusiawi bagi kita, tetapi ilka kita mengingat konteks bangsa Israel saat itu yang begitu tegar tengkuk, sepertinya pada saat itu ketegasan Nehemia sangat diperlukan.

Kekaguman kepada perempuan asing berjalan seiring dengan kekaguman kepada budaya bangsa asing. Kekaguman ini akhirnya berujung pada kekaguman kepada praktik lbadah bangsa lain. lni semua berkaitan. Jika kekaguman kita kepada Tuhan telah diganti-
Kan dengan icekaguman kepada yang lain, maka kerusakan iman, moral dan ketaatan dalam ibadah akan merasuk dalam kehidupan umat. Bagaimana dengan saat ini? Bukankah kekaguman gereja kepada kebudayaan dunia begitu besar? Bahkan tanpa klta sadari
ada begitu banyak budaya dunia yang dikagumi dan diadopsi oleh gereja? Mulai dengan rnusik, bacaan, media sosial, gaya hidup praktis, hedenis yang akhirnya menjadi gaya hidup yang tidak asing terjadi di kumpulan orang yang menyebut dirinya gereja.

Menialani kehidupan kekristenan menuntut komltmen yang benar-benar serlus dalam mengikutl Kristus. Komltrnen yang benar, bukanlah berdasarkan apa yang manusia kehendakl melainkan apa yang Tuhan kehendaki. Berkornitmen pada Tuhan berarti harus menyerahkan segala sesuatu dalam hidup kita sesuai dengan kehendak-Nya. Bila kita masih hidup dengan mengikuti gaya hidup dunia, mari kita merestorasi hidup kita agar kembali pada komltmen
awal untuk hidup sesuai kehendak-Nya.

GB. 28
Doa :  (Tuhan Yesus, mampukan kami untuk menjaga kekudusan dan hidup sesuai kehendak-Mu)



Label:   Nehemia 13:25-31 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 5 September 2019 - SERAHKAN SEMUANYA KEPADA TUHAN - Mazmur 35:9-10 - Bacaan Pagi: Mazmur 35:1-8 - MINGGU XI SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 3 September 2019 - JANGAN MARAH PADA KEJAHATAN - Mazmur 37:7-11 - Bacaan Pagi: Mazmur 37:1-6 - MINGGU XI SESUDAH PENTAKOSTA

Garis Besar Nehemia





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 September - Ezra 2; Mazmur 1, 121

Hari ini, 22 September - Maz 106:47-107:5, Yes 30-31, 2 Kor 12:11-21, Ams 25:1-2


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   Renungan amos 8:5,   kmm 33,   kmm 2,   lagu gereja baru,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   gambar meja persembahan di gereja,   kmm 2,   kmm 2,   kmm 2,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lirik lagu setelah ibadah,   KPPK 3,   yosua 24:13-25,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 22 september 2019,   kmm 33,   kmm 33,   lagu penutup ibadah,   khotbah amos 8:4-8,   40 lagu rohani kristen,   lagu sebelum firman tuhan kidung jemaat,   Renungan..Amos.8:4-8,   Khotbah Flp 1 9- 11,   renungan kristen mazmur 40:7-11 renungan raja wali,   pergaulan buruk merusak,   Khotbah kematian 2samuel 12:18-23,   khotbah amos 8: 4-8,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   tata ibadah penghiburan,   lagu kidung keesaan,   chord.gitar ku daki jalan mulia,   Renungan Harian GMIT 1 Timotius 6:2b-10,   download mp3 lagu kristen arab above all arabiac song,   ku mengasihi tuhan gb 238,   contoh-contoh pendalaman kotbah kejadian 21:18-13,   khotbah lukas 17 : 5 - 10,