Save Page
Hagai 1:12-14 (SGK)
1:12 Lalu Zerubabel bin Sealtiel dan Yosua bin Yozadak, imam besar, dan selebihnya dari bangsa itu mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka, dan juga perkataan nabi Hagai, sesuai dengan apa yang disuruhkan kepadanya oleh TUHAN, Allah mereka; lalu takutlah bangsa itu kepada TUHAN. 1:13 Maka berkatalah Hagai, utusan TUHAN itu, menurut pesan TUHAN kepada bangsa itu, demikian: "Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN." 1:14 TUHAN menggerakkan semangat Zerubabel bin Sealtiel, bupati Yehuda, dan semangat Yosua bin Yozadak, imam besar, dan semangat selebihnya dari bangsa itu, maka datanglah mereka, lalu melakukan pekerjaan pembangunan rumah TUHAN semesta alam, Allah mereka,

Penjelasan:


* Hag 1:12 - Mendengarkan suara Tuhan // Allah mereka
Mendengarkan suara Tuhan. Di sini ditunjukkan kerja sama yang membesarkan hati di antara para penguasa dengan rakyat. Pesan sang nabi memiliki dampak yang diharapkan. Bangsa ini dengan cepat mengevaluasi arti pesan Hagai - kehendak Allah dinyatakan melalui hamba-Nya. Allah mereka. Dua kali Allah disebutkan demikian. Di sini rupanya tersirat bahwa bangsa ini sekarang telah semakin memenuhi hubungan yang dimilikinya dengan Allah sebagai bangsa pilihan dan umat perjanjian-Nya.

* Hag 1:13 - Utusan Tuhan itu, menurut pesan Tuhan // Aku ini menyertai kamu
Utusan Tuhan itu, menurut pesan Tuhan. Dengan wawasan rohani baru, bangsa ini mengakui Hagai sebagai juru bicara TUHAN, yang diperlengkapi dengan kuasa ilahi. Aku ini menyertai kamu. Pesannya memang singkat, namun tidak ada pesan lain yang bisa lebih menghibur atau menguatkan. Pada masa lampau, pesan ini telah dipakai Allah untuk mendorong manusia menuju berbagai penyelesaian yang hebat (mis., Kel. 3:12; Yer. 1:8), dan pesan itu tetap merupakan pesan yang paling menenangkan dari semua janji kepada para hamba Tuhan Yesus Kristus di seluruh dunia (bdg. Mat. 28:20). Tindakan kembali kepada TUHAN itu dilakukan dengan sepenuh hati; kalau tidak tentu kata-kata menenangkan yang tegas ini tidak akan diberikan kepada mereka.

* Hag 1:14 - TUHAN menggerakkan // Semangat // Datanglah mereka, lalu melakukan pekerjaan
TUHAN menggerakkan. Tiap maksud dan tujuan baik dari umat Allah bersumber dari TUHAN. Dialah yang menguatkan manusia untuk bersedia dan melakukan apa yang menyenangkan-Nya (Flp. 2:13). Semangat. Pemakaian istilah ini sebanyak tiga kali menunjukkan bahwa perjuangan itu mengalami menang atau kalah dalam lingkup rohani, bukan dalam suatu kondisi lahiriah yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan. Datanglah mereka, lalu melakukan pekerjaan. Bangsa itu mulai bekerja mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bangunannya; tetapi dasarnya baru diletakkan tiga bulan kemudian.

* Dengarkan Tuhan dan hamba-Nya.
Itulah yang dilakukan oleh bangsa Yehuda setelah 18 tahun mempunyai iman dan prioritas yang salah sebelum mereka berada di jalur yang benar. Sikap dengar-dengaran dimulai dari pemimpin, yaitu bupati dan imam besar, kemudian diikuti oleh seluruh bangsa. Memang sudah menjadi budaya manusia dalam suatu masyarakat dan bangsa, bahwa perubahan dapat terjadi bila ada teladan pemimpin dan respons umat untuk meneladani. Tindakan seperti inilah yang harus ada juga di dalam jemaat masa kini: dengar-dengaran kepada Tuhan dan hamba-Nya yang dimulai dari para pemimpin umat.

Tuhan tahu kebutuhan umat-Nya. Setelah hal-hal rohani dan praktis diungkapkan dan umat Tuhan terbuka matanya untuk membangun Bait Allah, mereka masih memerlukan "sesuatu". "Sesuatu" ini memegang peranan penting dalam mengendalikan motivasi dan dorongan, serta mendukung keadaan umat di tengah-tengah situasi yang tidak mendukung yaitu semangat. Allah memberikan semangat kepada orang-orang yang tepat.


SGDK
M|NGGU XIX SESUDAH PENTAKOSTA
RABU, 23 OKTOBER 2019
MENDENGARKAN SUARA TUHAN
Hagai 1 :12 - 14

Kitab Hagai sebenarnya berisi pesan-pesan Allah yang disampaikan oleh Nabi Hagai kepada orang-orang Israel yang telah kembali dari pembuangan di Babel. Pasukan Koresh dari Persia telah berhasil menundukkan Kerajaan Babel dan Raja Nebukadnezar. Karena kebijakan Raja Koresh, orang-orang Israel diizinkan kembali ke tanah air mereka (lih.Ezra 1:14). Mereka bersukacita, dan segera pulang ke tanah air mereka. Ketika tiba di Yerusalem, mereka mendapati kota mereka telah hancur. BaitAllah yang dulunya dibangun Raja Salomo secara mewah dan megah, juga telah menjadi puing reruntuhan. Bagaimana pun mereka harus membenahi kehidupan mereka. Mereka harus membangun rumah mereka, usaha mereka, dan tempat ibadah mereka. Namun saat mereka membangun rumah Allah, tantangan dihadapi oleh mereka yang kemudian menyebabkan pembangunan rumah Allah sempat terhenti selama lebih kurang 15 tahun. Nah, ketika berhenti itulah, mereka masing-masing kemudian sibuk dengan urusannya sendiri.

Mereka hanya memprioritaskan urusan pembangunan rumah mereka masing-masing dan tidak punya semangat lagi untuk membangun rumah Allah. Pengharapan umat akan memiliki kemakmuran dan kelimpahan, yang dijamin oleh khotbah para nabi prapembuangan, telah dikecewakan (Hagai 1:9), nam un mereka masih belum mengerti sebabnya. Pada saat itulah firman Allah datang dengan perantaraan Hagai, pertama-tama ditujukan kepada pemimpin umat, tetapi juga kepada seluruh umat.

PENJELASAN PERIKOP
Pada pasal 1 berisi kecaman nabi terhadap bangsanya, sebab mereka hanya tahu membangun rumahnya masing-masing dan membenahi perekonomian keluarga tidak memikirkan untuk membangun rumah Allah.

Pasal 1: 12-14 Sebutan Zerubabel adalah gubernurYehuda dan Yosua adalah imam besar di Yerusalem. Mendengar kecaman nabi, mereka baru memulai memerintahkan untuk membangun rumah Allah.

Dari nas bacaan kita ini, kunci semangat momulni pekerjaan untuk membangun rumah Allah adalah keyika para pejabat di wilayah itu serta imam Yosua, mau mendengar suara Tuhan yang menyerukan mereka semua untuk bergerak dan semangat untuk memulai membangun rumah Tuhan.

Hagai menyampaikan pesan firman Tuhan kepada umat Allah bahwa Tuhan akan menyertai mereka senantiasa dalam pekerjaan pembangunan rumah Allah.

Alangkah indahnya melihat para pemimpin wilayah dan pemimpin ibadah itu bersama segenap bangsa itu memiliki semangat tinggi.Tuhan|ah yang menggerakkan semangat itu kepada mereka semua.Dengan semangatjuang yang besar itu, mereka lalu melakukan pekerjaan pembangunan rumah Tuhan semesta alam. Tuhan mengajak umat-Nya untuk membangun rumah-Nya. Mengapa? Dapat dibayangkan tanpa rumah Tuhan, kehidupan umat akan berjalan sendiri-sendiri. Masing-masing orang sibuk dengan urusan rumahnya sendiri; sibuk dengan kepentingannya sendiri. Tldak ada ikatan persaudaraan di antara mereka. Tanpa persekutu-
an di rumah Tuhan, maka masyarakat yang tercipta adalah masyarakat yang terpecah-pecah; karena di dal am nya orang-orang berlaku egois!

PENGARAHAN UNTUK DISKUSI
1. Jelaskan sikap dan karakter manusia zaman sekarang ini yang hanya tertuju pada kepentingan diri sendiri!
2. Dalam gereja yang adalah rumah Tuhan, mana yang mau kita dengar: suara Tuhan? Atau suara egoisme diri, kelompok?
3. Sejauh mana, gereja sebagai persekutuan umat-Nya membawa suara kenabian yang mendorong semangat umat mengisi kehidupan serta siap menghadapi tantangan?



SBU


MINGGU XIX SES. PENTAKOSTA
RABU, 23 OKTOBER 2019
Renungan Pagi
KJ.252 : 1 -Berdoa
PRIORITASKAN TUHAN DALAM KEHIDUPAN

Hagai 1 : 1 - 11
"Apakah sudah tiba waktunya bagi kamu untuk mendiami rumah-rumahmu yang dipapani dengan baik, sedang rumah ini tetap menjadi reruntuhan?". (ay.4)

Seat orang-orang Israel kembali dari pembuangan ke Yerusalem, mereka mendapati keadaan bahwa kota Yerusalem dalam keadaan hancur. Bait Allah yang dulunya dibangun Raja Salomo secara mewah dan megah, juga telah menjadi puing reruntuhan. Bagaimana pun mereka harus membenahi kehidupan mereka. Mereka harus membangun rumah mereka, usaha mereka, dan tempat ibadah mereka. Namun saat mereka membangun rumah Allah, tantangan dihadapi oleh mereka yang kemudian menyebabkan pembangunan rumah Allah sempat terhenti selama lebih kurang 15 tahun. Nah, ketika berhenti itulah, mereka masing-masing kemudian sibuk dengan urusannya sendiri.

Mereka hanya memprioritaskan urusan pembangunan rumah mereka masing-masing dan tidak punya semangat lagi untuk membangun rumah Allah. Hagai diutus untuk menyerukan kepada umat agar membuat skala prioritas dalam membangun rumah Tuhan. Karena Tuhan menginginkan umat-Nya ini kembali memiliki persekutuan dalam Tuhan di rumah-Nya yang kudus.

Seruan untuk naik ke gunung bawalah kayu dan bangunlah rumah itu, maka Tuhan akan berkenan menyatakan kemuliaan Tuhan di situ. Umat diminta untuk kembali bersemangat dalam menyelesaikan rumah Tuhan. Percuma mengumpulkan materi, harta bahkan mengharapkan upah namun itu semua sia-sia hanya karena mereka terlalu mengandalkan diri sendiri. Rumah Tuhan hanya puing, bagaimana mereka dapat beribadah, membawa korban syukur dan mengabdi kepada Allah? Tuhan mengajak umat-Nya untuk membangun Rumah-Nya karena Dia menghendaki kebersamaan yang penuh kasih di tengah kehidupan dunia ini. Tanpa Rumah Tuhan, kehidupan umat akan berjalan sendiri-sendiri. Mengutamakan Tuhan di atas segala-galanya dalam segala aspek kehidupan, membuat kita menyatakan bagi dunia bahwa Tuhan adalah Allah yang mahakasih.

KJ. 252 : 5
Doa :.(Bapa, kami ingin E|IgkauIah prioritas kehidupan kami. Kami percaya, Tuhan menjadi sumber berkat yang memelihara hidup dan keluarga kami)


MINGGU XIX SESPENTAKOSTA 
RABU, 23 OKTOBER 2019
Renungan Malam
KJ.412 : 1 -Berdoa
MENDENGARKAN SUARA TUHAN

Hagai 1:12-14
Lalu Zerubabel bin Sealtiel dan Yosua bin Yozadak, Imam besar dan selebihnya dari bangsa itu mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka dan juga perkataan nabi Hagai,.... (ay.12)

Peranan bupati Yehuda, Zerubabel bin Sealtiel dan Imam Besar Yosua bin Yozadak pada masa itu, sangat mempengaruhi kehidupan bangsa itu. Sebagai pemimpin mereka mendengar suara Tuhan dan mereka juga mendengar perkataan nabi Hagai. lni membawa dampak besar bagi umat dan bangsa saat itu. Hagai menyampaikan pesan firman Tuhan kepada umat Allah bahwa Tuhan akan menyertai mereka senantiasa dalam pekerjaan pembangunan rumah Allah.

Alangkah indahnya melihat para pemimpin wilayah dan pemimpin ibadah itu bersama segenap bangsa itu memiliki semangat tinggi. Tuhanlah yang menggerakkan semangat itu kepada mereka semua. Dengan semangat juang yang besar itu, mereka lalu melakukan pekerjaan pembangunan rumah Tuhan semesta alam. Tuhan mengajak umat-Nya untuk membangun rumah-Nya. Mengapa? Dapat dibayangkan tanpa rumah Tuhan, kehidupan umat akan ber-jalan sendiri-sendiri. Masing-masing orang sibuk dengan urusan rumahnya sendiri; sibuk dengan kepentingannya sendiri. Tidak ada ikatan persaudaraan di antara mereka. Tanpa persekutuan di rumah Tuhan, maka masyarakat yang tercipta adalah masyarakat yang terpecah-pecah; karena di dalamnya orang-orang berlaku egois!

Di zaman now saat ini, sifat egois dan mau menang sendiri terus mewarnai kehidupan manusia. Dalam gereja yang adalah rumah Tuhan mana yang mau didengar suara : Tuhan atau suara egoisme  diri, egoisme kelompok? Kepentingan diri dan kelompok terus merongrong persekutuan umat Allah di dalam gereja. Mari kembali taat dan mendengar suara Tuhan yang membawa kedamaian, berkat dalam persekutuan di gereja, keluarga bahkan dalam kehidupan berbangsa.

KJ.412 : 2
Doa : (Terima kasih Tuhan, untuk semangat yang Kauberi. Bimbing kami semua untuk taat mendengar suara-Mu dan melakukan kehendak-Mu)

Label:   Hagai 1:12-14 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Kamis, 24 Oktober 2019 - SETIA DAN TAAT MENDATANGKAN BERKAT - Hagai 2:16-20 - MINGGU XVIII SESUDAH PENTAKOSTA

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 22 Oktober 2019 - RUMAH DOA BAGI KESEJAHTERAAN DAN KEKUATAN BANGSA - Ezra 6:13-22 - MINGGU XVIII SESUDAH PENTAKOSTA

Garis Besar Hagai






November 17-23 (Week 47) - Ezra 1-2; John 21 || Ezra 3-4; Psalm 92; 1 John 1 || Haggai; Zechariah 1; Ps 138; 1 John 2 || Zech 2-5; Psalm 93; 1 John 3 || Zech 6-8; 1 John 4

Hari ini, 22 November - 1 Korintus 5-8

Hari ini, 22 November - Maz 127:5-128:6, Yeh 29-30, Yak 3, Ams 29:12-13

Hari ini, 22 Nopember - Yohanes 13:1-11, 3 Yohanes 1-14, Ayub 20, Daniel 5-6

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2019..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
Contoh Tata Ibadah Natal Tahun Lalu
TATA IBADAH MALAM NATAL KELUARGA 24 DESEMBER, TATA IBADAH MALAM NATAL 24 DESEMBER, NATAL 25 DESEMBER, NATAL 26 DESEMBER, MALAM TH BARU 31 DESEMBER, TAHUN BARU 1 JANUARI, TATA IBADAH MALAM TAHUN BARU KELUARGA 31 DESEMBER, TATA IBADAH JAMUAN KASIH NATAL
Tata Ibadah HUT ke-37 Pelkat PT GPIB

Tata Ibadah Syukur HUT ke 71 GPIB - Minggu, 3 November 2019





New Submit

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



contoh kehidupan Berita renungan nAHUM 1:1-8,   tafsiran kitab habakuk 3:1-6,   jesus ma bahenonmu goarna,   sabda gereja gpib,   renungan Habakuk 3:1-6,   Renungan Habakuk 3 : 1-6,   khotbah Habakuk 3 : 1-6,   Khotbah kristen dari kitab efesus 3:14-21,   doa persembahan syukur,   kalender liturgi katolik 2020,   doa persembahan syukur,   jamita partangiangan matius 6:47-50,   lagugereja.com,   khotbah kristen bulan november 2019,   Khotbah Habakuk 3:1-6,   lagu jecklin celose mp3 arti kehadiranmu,   kalender liturgi 2020,   kalender liturgi 2020,   lagu anak sekolah minggu terbaru 2019,   download liturgi gmit tanggal 24 november 2019,   sabda bina umat 22 november 2019 ,   lagu kemenangan iman,   gb 402c,   gita bakti pdf,   gita bakti pdf,   apa yg Tuhan kehendaki dalam kitab ibrani 11:1-6,   lagu kristen pantekosta,   renungan kitab nahum,   ilustrasi 2 tesalonika 3:1-15,   Kotba greja katolik minggu tgl 24 november 2019,   lirik lagu penyembahan kolekte,   free download mp3 kj 400 kudaki jalan mulia,   eksposisi lukas 23:33-43,   tuhan terang kasihmu bersinarchoire,   tuhan terang kasihmu bersinarchoire,   Jamita epistel : mateus 13 : 47 - 50,   Khotbah ayub 7:7-10,   lagu persembahan rohani,   Khotbah Kristen Habakuk 3 ayat 1 - 19,   khotbah minggu 17 november 2019,   lirik lagu sukacita persembahan,   partitur lagu natal,   partitur lagu natal gloria in excelsis deo,   partitur lagu natal gloria in excelsis deo,   Liturgi gereja katolik desember 2019-november 2020, tahun YA.,   Khotbah ayub 7:7-10,   2 tesalonika 3:6-13,   Kotbah Hari Minggu Pesta Raja Semesta Alam 2019,   khotbah natal dalam kitab matius pasal 2 ayat 1-12,   bukalah mata hatiku lirik,   lagu-lagu christmas carol,   lagu penutup ibadah,   jamita Habakuk 3 : 1-6,   khotbah habakuk 3:1-6,   khotbah habakuk 3:1-6,   khotbah habakuk 3:1-6,   khotbah habakuk 3:1-6,   renungan nahum 1:1-8,   kelender luturgi bulan november 2019,   renungan kristen tentang mazmur 82,   Khotbah kristen dari kitab yesaya 48:17-19,   kotbah acwc 2019,   khotbah berkati dan lindungi kami perjanjian lama,   lagu skidung ceria 139 alkitab mengisahkan,   lagu skidung ceria 139 alkitab mengisahkan,   materi khotbah mazmur 127:1 - 5, anak panah di tangan Tuhan,   di saat ini david graham chord,   lirik timor rohani rab,   sbu gpib Desember 2019,   khotbah. maleakhi. 4: 1-2a,   efesus 4 : 28,   khotbah habakuk 3:1-6,   lagu gereja 2019 kristen,   tata ibadah natal 25 Desember 2019,   lirik gita bakti 22,   not GB 22 besar dan ajaib chord gitar bersama not lagunya,   not GB 22 besar dan ajaib chord gitar bersama not lagunya,   khotbah Habakuk 3 : 1 - 6, minggu 24 November 2019,   bahan khotbah UEM,   khotbah minggu 24 november 2019,   kc 140,    ucapan doa menabur persembahan,   kalender liturgi 2020,   lirik firman mu pelita,   partitur lagu kumbayah my lord,   KHotbah habakuk 3:1-6,   ayat alkitab angkat sidi,   kotbah roma1:18-25,   khotbah Hosea 8:1-14,   bahan kotbah roma 1:8-15,   Donload lagu lagu natal,   lagu yang berhubungan dengan bait allah,   nahum 1 : 2-8,