Save Page
Minggu, 25 Agust 2019
X DOB TRINITATIS
Khotbah: Lukas 6:27-36
Epistel: Imamat 25:39-43
HAHOLONGI MA MUNSUHMU

Khotbah: Lukas 6:27-36
Kasihilah musuhmu
6:27 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; 6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. 6:29 Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. 6:30 Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. 6:31 Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. 6:32 Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. 6:33 Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. 6:34 Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. 6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. 6:36 Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."

Penjelasan:

* Nasihat tentang Keadilan dan Belas Kasihan (6:27-36)
    Ayat-ayat ini sesuai dengan Matius 5:38-48. Tetapi kepada kamu yang mendengarkan (ay. 27), kepada kamu semua yang mendengarkan, bukan kepada para murid saja, sebab semua pelajaran berlaku untuk semua orang di segala tempat. Siapa yang mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar. Orang-orang yang tekun mendengarkan perkataan Kristus akan mendapati bahwa Ia mempunyai sesuatu yang berharga untuk disampaikan kepada mereka.
    Pengajaran yang disampaikan Kristus di sini adalah:

    I. Bahwa kita harus menunaikan kewajiban kita kepada semua orang, serta bersikap jujur dan adil dalam semua urusan kita (ay. 31). Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka, sebab ini sama dengan mengasihi sesama manusia seperti dirimu sendiri. Apa yang kita harapkan supaya diperbuat orang kepada kita, baik menyangkut keadilan atau sikap dermawan, seandainya mereka mengalami keadaan yang seperti kita dan begitu pula sebaliknya, maka hal itulah yang patut kita perbuat kepada mereka. Kita harus menempatkan jiwa kita ke dalam tempat di mana jiwa mereka berada, dan berbelas kasihan serta menolong mereka, sama seperti kita juga berharap mendapat belas kasihan dan pertolongan.
    II. Bahwa kita harus bermurah hati dalam memberi kepada mereka yang membutuhkan (ay. 30): "Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu, kepada setiap orang yang kekurangan dan membutuhkan apa yang kamu miliki dengan berlebih. Berilah kepada mereka yang tidak mampu mencukupi diri sendiri dan tidak mempunyai sanak keluarga yang dapat menolong mereka." Kristus ingin agar murid-murid-Nya siap memberi dan berbagi, menurut kemampuan mereka dalam peristiwa-peristiwa biasa dan di luar kemampuan mereka dalam peristiwa-peristiwa yang luar biasa.
    III. Bahwa kita harus bermurah hati dalam mengampuni orang-orang yang menyakiti kita.
        . Janganlah kita terlampau menuntut hak ketika kita tidak menerimanya. "Barangsiapa yang mengambil jubahmu, baik dengan paksa maupun dengan curang, biarkan juga ia mengambil bajumu (ay. 29). Biarkan dia memperolehnya, tanpa harus bertengkar lagi. Demikian pula (ay. 30) kepada orang yang mengambil kepunyaanmu" (menurut Dr. Hammond), "yang meminjamnya, atau mengambilnya darimu berdasarkan kepercayaan. Jangan menagih milikmu darinya. Jika Allah mengizinkan utang tak terbayar, janganlah menggunakan hukum untuk melawannya, tetapi lebih baik kehilangan milik daripada menangkap dan mencekik orang itu (Mat. 18:28). Jika seseorang melarikan diri dengan utangmu dan mengambil kepunyaanmu, janganlah mengusik dirimu atau marah kepadanya."
        . Janganlah kita bersikap keras dan membalas kesalahan orang terhadap kita. Barangsiapa menampar pipimu yang satu. Daripada membalas perbuatannya atau mengirimkan surat perintah untuk membawanya ke pengadilan, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain. Artinya, abaikan saja hal itu, walaupun dengan begitu kamu mungkin akan merasa direndahkan, yang biasa terjadi dalam kejadian seperti ini. Jika orang menampar pipimu yang satu, daripada membalas tamparannya, bersiaplah menerima tamparan berikut darinya. Artinya, serahkan kepada Allah untuk membela perkaramu dan berdiam dirilah saat menerima penghinaan itu. Bilamana kita berbuat demikian, Allah akan memukul semua musuh kita, sejauh mereka adalah musuh-Nya juga, di rahang untuk mematahkan gigi orang-orang fasik (Mzm. 3:8). Karena Ia telah berkata, "Pembalasan itu adalah hak-Ku," dan Ia akan membuktikannya apabila kita membiarkan-Nya melakukan pembalasan bagi kita.
        . Bahkan lebih dari itu, kita harus berbuat baik kepada orang yang membenci kita. Inilah yang terutama hendak diajarkan Juruselamat kita dalam ayat-ayat ini sebagai suatu hukum yang khas dalam agama-Nya, dan sebagai suatu perbuatan yang harus dilakukan.
            (1) Kita harus bersikap baik kepada orang-orang yang menyakiti kita. Kita bukan saja harus mengasihi musuh kita dan berkehendak baik bagi mereka, tetapi juga berbuat baik kepada mereka seperti kepada siapa saja kalau memang diperlukan dan mampu kita lakukan. Kita harus berusaha menyatakannya melalui perbuatan yang membangun jika memang tersedia kesempatan untuk itu. Janganlah kita merencanakan yang jahat terhadap mereka atau berusaha membalas dendam. Apakah mereka mengutuk kita, berbicara jahat tentang kita dan mengharapkan kita celaka? Apakah mereka mencaci kita, baik melalui perkataan maupun perbuatan? Apakah mereka berusaha membuat kita tampak hina atau menjijikkan? Biarlah kita meminta berkat bagi mereka dan berdoa bagi mereka, berbicara yang baik-baik tentang mereka, mengharapkan yang terbaik bagi mereka, terutama bagi jiwa mereka, dan menjadi juru syafaat dalam doa kepada Allah bagi mereka. Hal ini diulangi dalam ayat 35: kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka. Supaya terasa ringan bagi kita, kewajiban yang sukar ini digambarkan sebagai suatu kemurahan hati dan sebagai suatu keberhasilan yang jarang dicapai orang. Mengasihi orang yang mengasihi kita bukanlah hal yang luar biasa dan aneh bagi murid-murid Kristus, sebab orang-orang berdosa pun mengasihi orang-orang yang mengasihi mereka. Dalam perbuatan itu tidak diperlukan penyangkalan diri sedikit pun. Perbuatan ini akan dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang yang berwatak buruk sekalipun. Tidak ada paksaan sama sekali dalam melakukannya (ay. 32). Bagi kita tidak ada jasanya bila kita mengasihi orang-orang yang berbicara dan berbuat tepat seperti yang kita mau mereka perbuat bagi kita. "Jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepadamu (ay. 33) dan membalas kebaikan mereka, apakah jasamu? Semua orang akan melakukan hal yang sama, karena memang kebiasaannya begitu, karena rasa hormat dan sebagai rasa terima kasih. Apakah manfaatmu bagi nama Kristus, atau nama baik apa yang bisa kauhasilkan? Sebab orang-orang berdosa pun yang tidak tahu apa-apa tentang Kristus dan pengajaran-Nya berbuat demikian. Namun, alangkah baiknya bila kamu melakukan sesuatu yang lebih mulia dan lebih tinggi, mengungguli sesamamu, melakukan hal yang tidak akan mau dilakukan orang berdosa, dan yang tidak akan mungkin dicapai berdasarkan landasan pikiran mereka: hendaklah kamu membalas kejahatan dengan kebaikan." Bukan supaya kita dianggap berjasa, tetapi supaya di mata Allah kita kelak menjadi ternama, terpuji dan terhormat, dan Dialah yang akan menerima ucapan syukur atas jasa-Nya.
            (2) Kita harus berbuat baik kepada orang-orang yang tidak akan memberikan keuntungan apa pun kepada kita (ay. 35). Pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan. Yang dimaksudkan adalah orang kaya harus meminjamkan sedikit uang mereka kepada orang miskin bagi keperluan mereka, untuk membeli makanan bagi diri mereka sekeluarga, atau untuk mencegah mereka dipenjarakan. Dalam hal ini, kita harus meminjamkan, dengan tekad tidak menuntut bunga atas pinjaman itu, seperti yang sepatutnya kita minta dari orang-orang yang meminjam uang untuk berdagang. Namun, ini belumlah semuanya. Kita harus meminjamkan meskipun memiliki alasan untuk menduga bahwa apa yang kita pinjamkan itu tidak akan kembali. Pinjamkan kepada mereka yang begitu miskin hingga mereka tidak mungkin mampu membayarnya kembali kepada kita. Ajaran ini dapat digambarkan dengan sangat baik melalui hukum Musa (Ul. 15:7-10) yang mewajibkan umat untuk memberikan pinjaman kepada saudara yang miskin sebanyak yang ia perlukan, walaupun tahun penghapusan utang sudah hampir tiba. Di sini terdapat dua alasan bagi kedermawanan ini.
                [1] Hal ini akan menguntungkan kita, sebab upah kita akan besar (ay. 35). Berdasarkan asas kedermawanan sejati, apa yang telah diberikan, dikeluarkan, dipinjamkan, atau terhilang di dunia ini akan digantikan di dunia yang akan datang dan akan sangat menguntungkan kita. Kamu bukan saja akan dibayar kembali, melainkan diganjar dengan upah besar. Kepadamu akan dikatakan, "Mari, hai kamu yang diberkati, terimalah Kerajaan itu."
                [2] Kita akan mendapat kehormatan olehnya, sebab dengan ini kita akan serupa dengan Allah dalam hal kebaikan, yang merupakan kemuliaan terbesar: "Kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, dan akan diakui oleh-Nya sebagai anak-anak-Nya karena menjadi serupa dengan-Nya." Allah itu sangat mulia karena Ia baik hati terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Ia melimpahkan pemeliharaan-Nya bahkan terhadap orang yang paling jahat sekalipun, yang setiap hari membuat-Nya gusar dan yang memberontak kepada-Nya, serta menggunakan pemberian-pemberian itu hanya untuk mempermalukan diri-Nya. Itulah sebabnya Ia menyimpulkan (ay. 36), Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Hal ini menjelaskan ayat dalam Matius 5:48 yang berbunyi, "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna. Contohlah Bapamu dalam hal-hal yang memancarkan kesempurnaan-Nya." Orang-orang yang murah hati seperti Allah yang adalah murah hati, bahkan terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat, adalah sempurna, sama seperti Allah yang adalah sempurna. Ia akan menerima perbuatan itu dengan senang hati meskipun jauh dari sempurna. Kedermawanan disebut juga pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kol. 3:14). Hal ini seharusnya membuat kita terdorong untuk bermurah hati terhadap saudara-saudara kita, bahkan terhadap mereka yang telah menyakiti kita. Ini bukan saja karena Allah berbuat demikian terhadap orang lain, tetapi juga terhadap kita, meskipun kita pernah dan masih berbuat jahat serta tidak tahu berterima kasih. Hanya karena belas kasihan-Nya sajalah kita tidak dibinasakan.


Epistel: Imamat 25:39-43
25:39 Apabila saudaramu jatuh miskin di antaramu, sehingga menyerahkan dirinya kepadamu, maka janganlah memperbudak dia. 25:40 Sebagai orang upahan dan sebagai pendatang ia harus tinggal di antaramu; sampai kepada tahun Yobel ia harus bekerja padamu. 25:41 Kemudian ia harus diizinkan keluar dari padamu, ia bersama-sama anak-anaknya, lalu pulang kembali kepada kaumnya dan ia boleh pulang ke tanah milik nenek moyangnya. 25:42 Karena mereka itu hamba-hamba-Ku yang Kubawa keluar dari tanah Mesir, janganlah mereka itu dijual, secara orang menjual budak. 25:43 Janganlah engkau memerintah dia dengan kejam, melainkan engkau harus takut akan Allahmu.

Penjelasan:

* Im 25:39-43 - Apabila saudaramu jatuh miskin
Apabila saudaramu jatuh miskin. Orang Israel yang harus menjual dirinya ke dalam perbudakan kepada sesama orang Israel bukan merupakan budak namun merupakan pekerja upahan biasa yang harus dihadapi dengan ramah. Ketika Tahun Yobel tiba, dia harus dibebaskan terkecuali dia sudah menyangkali haknya akan kebebasan. Yang dikemukakan di dalam ayat-ayat ini tidak bertentangan dengan Keluaran 21:2-6 sebab nas ini terbatas pada pembahasan tentang efek dari Tahun Yobel atas kebebasan seseorang. Jika seorang Israel menjual dirinya ke dalam perbudakan lebih dari tujuh tahun sebelum Tahun Yobel, maka yang berlaku adalah perintah-perintah pada Keluaran 21:2. Bagaimanapun juga, enam tahun merupakan jangka waktu maksimum seseorang dapat diwajibkan bekerja sebagai budak sebelum dia berhak kembali kepada keluarga dan harta miliknya.



Label:   Lukas 6:27-36 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Minggu, 01 Sept 2019 - XI DOB TRINITATIS - Khotbah: Yohanes 6:43-54 - Epistel: Yeremia 31:31-34

PREV:
Minggu, 18 Agust 2019 - IX DOB TRINITATIS - Khotbah: 1 Raja-raja 4:29-34 - Epistel: Roma 11:33-36

Garis Besar Lukas





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 22 September - Ezra 2; Mazmur 1, 121

Hari ini, 22 September - Maz 106:47-107:5, Yes 30-31, 2 Kor 12:11-21, Ams 25:1-2


Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   khotba Roma 1:10 Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk men,   Renungan amos 8:5,   kmm 33,   kmm 2,   lagu gereja baru,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   gambar meja persembahan di gereja,   kmm 2,   kmm 2,   kmm 2,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lagu rohani senja membayang di batas hari,   lirik lagu setelah ibadah,   KPPK 3,   yosua 24:13-25,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 22 september 2019,   kmm 33,   kmm 33,   lagu penutup ibadah,   khotbah amos 8:4-8,   40 lagu rohani kristen,   lagu sebelum firman tuhan kidung jemaat,   Renungan..Amos.8:4-8,   Khotbah Flp 1 9- 11,   renungan kristen mazmur 40:7-11 renungan raja wali,   pergaulan buruk merusak,   Khotbah kematian 2samuel 12:18-23,   khotbah amos 8: 4-8,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   tata ibadah penghiburan,   lagu kidung keesaan,   chord.gitar ku daki jalan mulia,   Renungan Harian GMIT 1 Timotius 6:2b-10,   download mp3 lagu kristen arab above all arabiac song,   ku mengasihi tuhan gb 238,   contoh-contoh pendalaman kotbah kejadian 21:18-13,   khotbah lukas 17 : 5 - 10,