Save Page
Minggu, 29 Sept 2019
XV DOB TRINITATIS
Khotbah: Efesus 4:7-16
Epistel: Mazmur 40:7-11
MAMBOHALI KURIA NAMA PANSING

Khotbah: Efesus 4:7-16
4:7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus. 4:8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia." 4:9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? 4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu. 4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, 4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, 4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, 4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -- yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota -- menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Penjelasan:

* Ef 4:7 - Kepada kita masing-masing // Telah dianugerahkan kasih karunia // Menurut ukuran
Kepada kita masing-masing. Ini hanya berlaku untuk orang-orang yang percaya kepada-Nya. Telah dianugerahkan kasih karunia. Bukan kasih karunia yang menyelamatkan, melainkan kasih karunia yang dicurahkan sebagai karunia kepada orang-orang percaya - kemurahan Allah yang bukan diberikan karena jasa manusia dan bukan imbalan atas pekerjaan manusia. Menurut ukuran. Ukuran yang tidak bisa diukur.

* Ef 4:8 - Itulah sebabnya // membawa tawanan-tawanan; // Memberikan pemberian-pemberian
Itulah sebabnya. Kutipan diambil dari Mazmur 68:19. Hubungannya kurang jelas. Tetapi dalam kenaikan-Nya Tuhan Yesus dikatakan telah membawa tawanan-tawanan; maksudnya, Dia menawan apa yang menawan kita dan meniadakan kekuasaannya. Memberikan pemberian-pemberian. Di dalam beberapa ayat Alkitab, pemberian disebutkan dalam arti pemberian Tuhan kepada perseorangan, misalnya: I Korintus 12. Di sini yang dimaksudkan adalah orang-orang dengan berbagai kemampuan yang diberikan Tuhan kepada Gereja.

* Ef 4:9 - ke bagian bumi yang paling bawah -
Sang rasul, ketika memberikan tanggapan atas kutipan tersebut, mengemukakan bahwa Tuhan Yesus harus turun dahulu sebelum Dia dapat naik. Beberapa penafsir menganggap ini sebagai mengacu pada kematian-Nya dan pada apa yang disebut turunnya Dia ke dalam dunia orang mati. Namun, tampaknya lebih mungkin bahwa yang dimaksudkan adalah turunnya Dia dari surga. Dia turun ke bagian bumi yang paling bawah - bentuk genitif dari oposisi (bdg. Yoh. 3:13).

* Ef 4:10 - Jauh lebih tinggi daripada semua langit
Jauh lebih tinggi daripada semua langit. Bandingkan Ibrani 4:14.

* Ef 4:11 - Dan Ialah yang memberikan // Rasul-rasul // Nabi-nabi // Pemberita-pemberita Injil // Gembala-gembala dan pengajar-pengajar
Dan Ialah yang memberikan. Berbagai jenis pelayanan yang disebutkan merupakan karunia Kristus bagi Gereja. Rasul-rasul. Ini adalah jabatan khusus pada awal Gereja. Para rasul tidak memiliki pengganti. Mereka memperoleh tugas yang khusus dari Tuhan Yesus (bdg. 2:20). Nabi-nabi. Seorang nabi adalah juru bicara Allah. Di dalam Alkitab istilah ini pada umumnya mengacu kepada seseorang yang kepadanya diberi penyataan langsung yang harus diberitakannya kepada orang lain (bdg. 2:20). Dalam artinya yang paling tepat ini juga merupakan jabatan sementara dalam Gereja sebab sesudah Perjanjian Baru lengkap, secara teknis tidak ada lagi nabi. Pemberita-pemberita Injil. Orang-orang yang menyebarkan berita yang menggembirakan - yaitu mereka yang memberitakan Injil. Gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Dua jabatan ini berjalan seiring. Orang-orang yang merupakan gembala bagi sidang juga merupakan pengajar. Seorang gembala sidang sejati hendaknya melaksanakan pelayanannya dengan memberitakan Firman dengan cara menjelaskan.

* Ef 4:12 - Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan

Untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan. Karunia-karunia ini dianugerahkan Allah kepada Gereja untuk memperlengkapi orang-orang kudus sehingga dapat melayani. Maksudnya, melayani merupakan tugas semua orang kudus - bukan hanya sekelompok pemimpin saja. Para pemimpin diangkat dengan tugas memperlengkapi orang-orang percaya untuk melaksanakan pelayanan ini. Sebagian besar Gereja masa kini tidak melaksanakan gagasan Perjanjian Baru ini. Sudah merupakan kebiasaan untuk membiarkan gembala sidang melaksanakan seluruh pelayanan. Kadang-kadang gembala itu merasa lebih mudah melakukan sendiri semua pelayanan daripada melatih orang lain untuk melakukannya. Tetapi tugas gembala ialah memperlengkapi pekerja dan di dalam jangka panjang pelayanannya akan makin berhasilguna dengan cara demikian.

* Kesatuan Iman dan Pengetahuan (4:13-16).

Kesatuan orang-orang percaya di dalam Kristus cenderung menghasilkan kesatuan iman dan pengetahuan.

* Ef 4:13 - Kesatan iman // iman // Kedewasaan penuh
Kesatan iman. Yang dimaksudkan dengan iman di sini ialah tubuh yang dikuasai kebenaran. Ketika kita berpegang pada hal ini, kita pada gilirannya dipersatukan dengan yang lain. Kedewasaan penuh. Bukan acuan kepada orang percaya secara individu, melainkan orang percaya secara keseluruhan; yaitu tubuh yang Kepalanya adalah Kristus.

* Ef 4:14 - Sehingga kita bukan lagi anak-anak // Yang diombang-ambingkan // Permainan palsu manusia // permainan

Sehingga kita bukan lagi anak-anak. Secara harfiah, bayi-bayi. Yang diombang-ambingkan. Diterbangkan angin yang di sini tentu saja dipakai sebagai kiasan - angin pengajaran. Permainan palsu manusia. Kata yang diterjemahkan dengan permainan aslinya berarti permainan dadu. Kemudian berubah menjadi berarti suatu permainan licik jenis apa saja, sebab di dalam bermain dadu dipakai berbagai cara untuk menipu. Satu-satunya cara untuk mengetahui yang salah ialah mengenal yang benar; karena itu kita harus mencapai pengenalan akan Anak Allah, mencapai kedewasaan Kristen. Seorang tidak perlu mempelajari setiap lembar uang palsu yang ada. Yang dia perlukan hanya mengenal sungguh-sungguh lembaran uang yang asli.

* Ef 4:15 - Teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih // bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia // Kepala // Kristus

Teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih. Bisa saja orang memegang teguh kebenaran tetapi tidak di dalam kasih. Kita harus bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia. Allah ingin agar kita dewasa atau berkembang sepenuhnya, menjadi orang dewasa. Kita memiliki Kepala yang sempurna sekali, Kristus sendiri.

* Ef 4:16
Perhatikan kesempurnaan tubuh. Betapa hebatnya setiap bagian itu pas satu sama lain! Karena itu tubuh manusia merupakan gambaran yang sangat jitu mengenai tubuh Kristus. Pernah seorang mengatakan bahwa tidak mungkin semua orang menjadi bagian yang lebih penting, sebab semua bagian sangat penting. Semua bagian memiliki peranannya sendiri (bdg. I Kor. 12; Rm. 12).


Epistel: Mazmur 40:7-11
40:7 (#40-#8) Lalu aku berkata: "Sungguh, aku datang; dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku; 40:8 (#40-#9) aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada dalam dadaku." 40:9 (#40-#10) Aku mengabarkan keadilan dalam jemaah yang besar; bahkan tidak kutahan bibirku, Engkau juga yang tahu, ya TUHAN. 40:10 (#40-#11) Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar. 40:11 (#40-#12) Engkau, TUHAN, janganlah menahan rahmat-Mu dari padaku, kasih-Mu dan kebenaran-Mu kiranya menjaga aku selalu!

Penjelasan:

* Ketika sang rasul hendak menunjukkan kepada kita mengenai perbuatan sukarela Sang Penebus, dia tidaklah menuliskan catatannya dari buku hikmat Allah yang tersembunyi, yang bukan menjadi hak kita, melainkan dari hal-hal yang telah diwahyukan. Perhatikanlah:

    I. Betapa tidak cukupnya korban-korban lahiriah dalam menebus dosa dan mendamaikan kita dengan Allah serta memulihkan kebahagiaan kita di dalam Dia: Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan dan korban sajian. Engkau tidak menghendaki Sang Penebus mempersembahkan korban seperti itu. Sang Penebus itu harus mempunyai sesuatu untuk dipersembahkan sebagai korban, tetapi bukan korban-korban sembelihan dan bakaran (Ibr. 8:3). Oleh karena itulah, Dia tidak boleh berasal dari keturunan Harun (Ibr. 7:14). Atau, pada zaman Mesias, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak diwajibkan lagi, sebab semua tata cara lahiriah akan dihapuskan. Tetapi bukan hanya itu saja: bahkan sewaktu hukum Taurat yang mengatur semua itu masih berlaku pun, dapat dikatakan bahwa Allah tidak menginginkan dan menerima semua itu, demi kebaikan mereka sendiri. Korban-korban itu tidaklah mampu memuaskan keadilan Allah sehingga rasa bersalah akibat dosa dapat dihapuskan. Nyawa seekor domba, yang lebih jauh lebih rendah daripada nyawa manusia (Mat. 12:12), tidak dapat dianggap setara, apalagi sebagai sarana yang layak untuk melestarikan kehormatan pemerintahan Allah dan hukum-hukum-Nya, serta untuk memulihkan kehormatan yang telah tercemar oleh dosa manusia itu. Korban-korban itu tidak mampu menenteramkan hati nurani sehingga sengatan dosa dapat dilenyapkan. Juga, mereka tidak menyucikan sifat dosa sehingga kuasa dosa itu dapat dipatahkan. Semua itu mustahil (Ibr. 9:9; 10:1-4). hal yang membuat korban-korban itu berharga adalah karena mereka merujuk kepada Yesus Kristus, yaitu sebagai pelambang bagi Dia. Jadi, korban-korban itu sungguh hanya bayang-bayang saja, dari hal-hal baik yang akan datang, dan juga sebagai ujian atas iman dan ketaatan umat Allah, ketaatan mereka terhadap hukum Taurat dan iman mereka kepada Injil. Akan tetapi, yang asli atau yang sesungguhnya sendiri akan datang, yaitu Kristus, yang akan membawa kemuliaan bagi Allah dan anugerah kepada manusia. Dan kedua tindakan tersebut tidak mungkin dapat dilakukan oleh korban-korban tadi.
    II. Penetapan Tuhan kita Yesus untuk menjalankan pekerjaan dan jabatan sebagai Pengantara: Engkau telah membuka telingaku. Allah Bapa telah mengutus-Nya untuk melakukan hal itu (Yes. 50:5-6), dan kemudian mengharuskan-Nya untuk terus menjalankannya sampai tuntas. Engkau telah menggali telinga-Ku. Kalimat itu sepertinya menunjuk kepada aturan dan kebiasaan dalam mengikat budak-budak untuk melayani seumur hidup dengan cara menusukkan telinga mereka ke tiang pintu (Kel. 21:6). Tuhan kita Yesus begitu menyukai pekerjaan-Nya sampai-sampai Dia tidak ingin melalaikannya, dan karena itulah Ia tabah menjalankannya untuk selama-lamanya. Dan karena itulah, Ia sanggup juga menyelamatkan kita dengan sempurna , sebab Dia telah bertekad untuk melayani Bapa-Nya dengan sempurna, dan Bapa-Nya itu menopang Dia dalam melaksanakan tugas tersebut (Yes. 42:1).
    III. Kerelaan-Nya dalam menjalankan tugas tersebut: "Lalu aku berkata, sungguh, aku datang. Supaya pekerjaan penebusan tidak menjadi gagal karena korban dan persembahan tidaklah mencukupi, maka Aku pun berkata, sungguh, aku datang, untuk memerangi kuasa-kuasa kegelapan, dan untuk memajukan segala kepentingan kemuliaan dan kerajaan Allah." Hal ini menegaskan tiga hal:
        1. Bahwa Dia menawarkan diri untuk menjalankan tugas ini secara sukarela, padahal Dia tidak wajib melakukannya jika saja Ia tidak mau. Tetapi, Dia segera menyambutnya dengan sangat gembira ketika ditawari tugas tersebut, dan sangat disenangkan karenanya. Jika saja Dia tidak benar-benar menerimanya dengan sukarela, maka Dia tidak bisa menjadi jaminan ataupun korban persembahan, sebab oleh karena kehendak-Nya inilah (yang disebut dengan animus offerentis – pemikiran dari si pemberi persembahan) kita telah dikuduskan (Ibr. 10:10).
        2. Bahwa dengan tegas Ia mewajibkan diri-Nya sendiri bagi tugas itu: "Aku datang. Aku berjanji akan datang bila saatnya telah tiba." Dan karena itulah sang rasul berkata, "Pada saat Dia datang ke dunia inilah Dia benar-benar menggenapi janji ini, sebab untuk itu Dia telah berani mempertaruhkan nyawanya untuk mendekat kepada Allah." Karena itulah Dia kemudian rela dibelenggu, bukan hanya untuk menunjukkan kasih-Nya yang amat besar, tetapi juga supaya Dia boleh menerima kehormatan dari pekerjaan-Nya itu bahkan sebelum Ia menuntaskannya. Meskipun harganya belum lunas dibayar, utang itu sudah pasti akan dibayar. Jadi, Dialah Anak Domba yang telah disembelih semenjak dunia dijadikan.
        3. Bahwa dengan jujur Dia mengakui keterlibatan-Nya: Dia berkata, Sungguh, Aku datang. Dia terus-menerus mengatakannya kepada orang-orang kudus di sepanjang Perjanjian Lama, yang karena itu mengenal-Nya dengan sebutan ho erchomenos– Dia yang akan datang itu. Firman inilah yang menjadi dasar teguh dari iman dan pengharapan mereka, yang mereka nanti-nantikan dan damba-dambakan kegenapannya.
    IV. Alasan mengapa Dia datang dalam rangka melaksanakan tugas-Nya itu: sebab dalam gulungan kitab ada tertulis tentang Dia,
        1. Di dalam gulungan kitab yang berisi keputusan dan hikmat atau rencana ilahi. Di sanalah tertulis bahwa telinga-Nya telah dibukakan, dan Dia berkata, Sungguh, Aku datang. Di sanalah tercatat kovenan penebusan, hikmat atau rencana penebusan, hikmat atau rencana pendamaian (manusia dan Allah) antara Bapa dan Anak. Maka, terhadap semua itulah Dia mengarahkan mata-Nya dalam menjalankan perintah yang Ia terima dari Bapa-Nya.
        2. Dalam huruf-huruf yang tercetak di Perjanjian Lama. Musa dan semua nabi memberi kesaksian tentang Dia. Dalam seluruh gulungan buku itu, sesuatu pasti disinggung-singgung mengenai diri-Nya. Dan mata-Nya sendiri pun terarah kepada nubuatan itu, supaya semuanya dapat digenapi (Yoh. 19:28).
    V. Kesenangan yang Dia rasakan dalam melaksanakan tugas-Nya. Setelah menawarkan diri dengan sukarela, Dia tidak menjadi pudar dan tidak patah terkulai, tetapi terus melaksanakan tugas itu dengan kepuasan penuh dalam diri-Nya (ay. 9-10): Aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Allahku. Bagi Kristus, makanan dan minuman-Nya adalah meneruskan pekerjaan yang telah ditugaskan kepada-Nya (Yoh. 4:34). Dan alasannya diungkapkan di sini bahwa, Taurat-Mu ada dalam dadaku. Taurat Allah tertulis dan berkuasa di dada-Nya sana. Maksudnya, itu mengenai hukum yang mengatur pekerjaan dan jabatan sebagai Perantara, yaitu apa yang akan dilakukan dan diderita-Nya. Taurat ini sangat berharga bagi-Nya dan begitu mempengaruhi-Nya di dalam keseluruhan pelaksanaan tugas-Nya itu. Perhatikanlah, ketika Taurat Allah tertulis di dalam hati, maka tugas kita pun akan menjadi kesenangan kita.
    VI. Pemberitaan Injil kepada anak-anak manusia, bahkan dalam jemaah yang besar(ay. 10-11). Sebagaimana sebagai Imam, Dia mengerjakan penebusan bagi kita, maka sebagai Nabi, Dia pun memberitakannya kepada kita, pertama-tama oleh Dia sendiri, kemudian disusul oleh para rasul-Nya, dan masih berlanjut hingga kini melalui firman dan Roh-Nya. Keselamatan yang sebesar itu mula-mula diberitakan oleh Tuhan(Ibr. 2:3). Injil Kristus-lah yang diberitakan ke segala bangsa.
        Perhatikanlah:
        1. Apa yang diberitakan itu: keadilan (ay. 10), keadilan Allah (ay. 11), keadilan kekal yang telah dibawa oleh Kristus (Dan. 9:24, bdk. Rm. 1:16-17). Keadilan itu merupakan kesetiaan Allah terhadap janji-Nya dan keselamatan yang telah dicari-cari sekian lamanya. Keadilan itu merupakan kasih dan kebenaranAllah, rahmat-Nya yang sesuai dengan firman-Nya. Perhatikanlah, di dalam pekerjaan penebusan, kita harus memperhatikan betapa gemilangnya sinar segala sifat ilahi, dan patutlah kita memuji Allah atas setiap sifat-Nya itu.
        2. Kepada siapa hal itu diberitakan: kepada jemaah yang besar(ay. 10) dan lagi (ay. 11). Saat Kristus ada di bumi ini, Dia berkhotbah kepada banyak orang, ribuan orang setiap kalinya. Injil diberitakan baik kepada kaum Yahudi maupun bukan Yahudi, kepada jemaah yang besar dari keduanya. Perkumpulan orang-orang saleh merupakan sebuah lembaga ilahi, dan di dalamnya kemuliaan Allah, melalui wajah Kristus, harus dipuji demi kemuliaan Allah, dan harus diberitakan untuk membangun manusia.
        3. Bagaimana kabar penebusan itu diberitakan: dengan leluasa dan terang-terangan, Tidak kutahan bibirku, tidaklah kusembunyikan, tidak kudiamkan. Hal ini menegaskan bahwa siapa pun yang ditugasi untuk memberitakan Injil Kristus akan terancam godaan untuk menyembunyikan dan mendiamkannya, sebab Injil harus diberitakan di tengah-tengah permusuhan dan pertentangan besar. Akan tetapi Kristus sendiri dan orang-orang yang dipanggil-Nya untuk melakukan tugas itu meneguhkan hati mereka seperti keteguhan gunung batu (Yes. 50:7), dan mereka terus melangsungkan pekerjaan itu dengan cara yang ajaib. Hal itu mendatangkan keuntungan bagi kita, sebab melalui cara-cara tersebut, mata kita dapat melihat terang yang penuh sukacita itu, dan telinga kita dapat mendengar bunyi yang penuh sukacita itu, yang jika tidak begitu, pastilah kita sudah binasa karena tidak mengetahuinya.

Label:   Efesus 4:7-16 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Minggu, 06 Okt 2019 - Khotbah : Kisah Para Rasul 20:21-31 Epistel : Pengkhotbah 3:1-14 - XVI DOB TRINITATIS

PREV:
Minggu, 22 Sept 2019 - XIV DOB TRINITATIS - Khotbah: Yosua 24:13-25 - Epistel: Wahyu 20:11-15

Garis Besar Efesus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 14 Oktober - Nehemia 8-10

Hari ini, 14 Oktober - Maz 116:4 - 10, Yer 8 - 9, 1 Tes 1, Ams 26:17 - 18

14 Oktober - Yohanes 11:1-16, 1 Petrus 1:10-16, Pengkhotbah 11, Yeremia 35-38

Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Sabtu, 12 Oktober 2019
This Girl - Lauren Daigle

Sabtu, 12 Oktober 2019
Still Rolling Stones - Lauren Daigle

Jumat, 11 Oktober 2019
Beautifully Broken - Plumb

Minggu, 06 Oktober 2019
Hosanna - The Belonging Co ft Kari Jobe

Minggu, 06 Oktober 2019
Highest Price - Leeland

Minggu, 06 Oktober 2019
Way Maker - Leeland

Sabtu, 05 Oktober 2019
My Hope Is In The Lord - Sanctus Real

Sabtu, 05 Oktober 2019
On Fire - Sanctus Real

Sabtu, 05 Oktober 2019
Promises - Sanctus Real

Sabtu, 05 Oktober 2019
This Is Love - Sanctus Real

Sabtu, 05 Oktober 2019
More - Sanctus Real

Jumat, 04 Oktober 2019
When We Fall Apart - Ryan Stevenson

Rabu, 02 Oktober 2019
Holy Water - We The Kingdom

Selasa, 01 Oktober 2019
Na Your Way - Nosa feat. Mairo Ese

Sabtu, 28 September 2019
Up Again - Dan Bremnes

Kamis, 26 September 2019
A Billion People - Deitrick Haddon

Kamis, 26 September 2019
Crying in the Chapel - Elvis Presley

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



Mazmur126 khotbah,   pujian ucapqn syukur,   lagu penutup ibadah,   kotbah 3 nov 2019,   Mazmur126 khotbah,   bahan khotbah lukas 17:11-19,   Intisari dari yohanes 4:21-26,   lagu rohani penutup ibadah,   bahan khotbah 2 timotius 2 :1-13,   bahan khotbah 2 timotius 2 :1-13,   lirik lagu gpi,   pujian ucapqn syukur,   lagu penutup firman,   lirik lagu gpi,   lagu pernikahan kristen,   Materi katekisasi tentang iman kristen.doc,   lirik alleluya minggu biasa 13 oktober 2019,   pkj.219.Di saat aku bawa terbang mp3,   lagu pujian rohani yang bagus untuk ditampilkan,   lagu rohani penutup ibadah,   ayat alkitab kisah para rasul 20:21-31,   lirik lagu maranata,   lirik lagu maranata,   renungan amsal, 3 : 9-10,   Lagu2 Puji Syukur yang cocok untuk hari Minggu Misi hari Minggu,20 Oktober 2019.....,   lagu penutup ibadah,   khotbah 1 timotous 3 1 13 gpib,   Mat 21:28-32 dlm bahasa Batak,   yohanes 14 :15-17,   yohanes 14 :15-17,   tata ibadah hkbp 13 oktober 2019,   renungan dari kitab lukas 8:43-48,   bahan khotbah mazmur 25:8-15,   bahan khotbah mazmur 25:8-15,   ayat persembahan syukur,   suara gembira no 42,   not pkj 72,   lirik kidung ceria 07,   KC. 19 Yang Mahakasih,   KC. 19 Yang Mahakasih,   KC. 140 Firman-Mu Pelita,   lagu pujian penutup ibadah,   lagu pujian untuk menutup ibadah,   lagu pujian untuk menutup ibadah,   firmanmu plita bagi kakiku dan sebagai suluh,   nyanyian rohano 158,   ayat alkitab kisah para rasul 20:21-31,   firmanmu plita bagi kakiku dan sebagai suluh,   renungan Amsal 17:1-20,   lagu sekolah Minggu kidung ceria 204,   kotbah gereja katolik hari minggu 13 oktober 2019,   Khotbah kristen dari kitab yakobus 2:1-13,   kppk 59 lyrik,   kumpulan lagu untuk persembahan kolekte,   lagu untuk persembahan sekolah minggu,   kalender liturgi 2019,   ppr 220 kabar penting kabar terang,   khotbah dalam mazmur 86:11,   khotbah 1 korintus 16:10-16,   renungan Khotbah Lukas 15: 1-7,   khotbah gpdi dalam mazmur 86:11 ,   renungan 1 korintus 16:10-16,   mazmur 25:8-15,   beribadah dgn motivasi yg benar,   Kotbah injili tentang efesus 2:11-18,   kalender katolik 2019 bln oktober,   lagu rohani untuk persembahan,   Khotbah dari lukas 17: 7-10,   kalender liturgi oktober 2019,   Khotbah Mazmur 25:8-15,   Tafsiran Mazmur 25:8-15,   Kisah di balik lagu mampirlah dengar doaku,   kasih michael pan lirik,   vidio khotbah mazmur 66:1-12,   kasih satb,   kalender liturgi katolik 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   Renungan yosua 8:14-21,   sabda bina anak gpib september 2019,   khotbah keluaran 4 10-17,   khotbah keluaran 4 10-17,   download mp3 lagu iman pengharapan dan kasih,   lagu iman pengharapan dan kasih,   lagu iman pengharapan dan kasih,   lagu iman pengharapan dan kasih,   lagu rohani pengakuan dosa,   kotbah amsal 22:8-12,   lagu gms terbaru 2019,   free download mp3 gms home,   renungan mazmur 85 1-14,   lagu penutup ibadah,   materi katekisasi baptisan GMIM,   materi katekisasi baptisan GMIM,   materi katekisasi baptisan GMIM,   kata pengantar persembahan kristen dalam bahasa jawa,   khotbah mazmur 25 12 13,   Bahan khotbah dari Mazmur 25:8-15,   Bahan khotbah dari Mazmur 25:8-15,   renungan injil lukas 17:5_10,   kotbah yesaya 40,   Renungan Mazmur 25:8-15,   Renungan Mazmur 25:8-15,   Mazmur 25:8-15,   khotbah minggu mazmur 25 : 8-15,   kidung ceria 209,   pembahasan nats bibel bahasa batak psalmen 25:8-15,   pembahasan nats bibel bahasa batak psalmen 25:8-15,   pembahasan nats bibel bahasa batak psalmen 25:8-15,   pembahasan nats bibel bahasa batak psalmen 25:8-15,   penjabaran nats bibel psalm 25:8-15,   penjabarannatspbibelpsalm25:8-15,   bacaan harian injil katolik 2019,   kalender liturgi katolik 2019,   nama grub kristen,   Khotbah Lukas 15:1-7,   Bacaan-bacaan hari minggu tangal 13 October 2019,   yosua 23 : 1 - 13,   yosua 23 : 1 - 13,   yosua 23 : 1 - 13,   yosua 23 : 1 - 13,   lagu rohani pentakosta,   galatia 6: 1-10,   matius 19:16-22,   kotbah ! timotius 1:18-20,   mazmur 25 8-15,   llagu gereja ambon,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kalender liturgi iman katolik 12/10/2019,   download album home gms,   lagu kj 227,   koor satb kristen,   koor satb kristen,   ayat ungkapan syukur gereja,   nyanyian rohani nkb 84,   kalender liturgi katolik 2019,   19 oktober 2019 kalender liturgi,   khotbah kisah para rasul 5 27 32,   video khotbah amsa 22:8-12,   video khotbah amsa 22:8-12,   video khotbah amsa 22:8-12,   video khotbah amsa 22:8-12,   lagu gereja,   Kotbah renungan Yohanes 4:21-26,   lagu rohani kristen ingatlah ingatlah,   lagu rohani kristen ingatlah ingatlah,   khotbah pemuda keluaran 3:1-14,   Renungan dan khotbah kristen,, Marturia,, Matius 21:28-32.,minggu 17 set Trinitatis,   Renungan dan khotbah kristen,, Marturia,, Matius 21:28-32.,minggu 17 set Trinitatis,   Renungan dan khotbah kristen, Minggu 13 oktober 2019,,Matius 21 :28-32,   doa persembahan dalam ibadah minggu di gereja,   lagu penutup ibadah pkj,   tafsiran amsal 8:13,   khotbah 1 tawarik 16 29,   khotbah Kristen Markus 22:34-40,   lagu seindah siang disinari terang,   kata berkat dalam persembahan syukur,   LAGU rosario hari yang terindah,   SUDAHKAH KAU HITUNG BINTANG,   lagu doa syafaat,   SUDAHKAH KAU HITUNG BINTANG,   SUARA GEMBIRA,   bacaan injil untuk sabtu tgl 12 Oktober 2019,   tetapi Akulah yg mereka tolak, renungan,   gita bakti 263 ketika hidupku sentosa,   teks doa persembahan pada waktu perjamuan kudus,   lagu istri yang teramat baik,   freedownload partiture format docx lagu 4 suara rohani kristen,   khotbah Yosua 17 14 - 18,   Pengembangan Kepemimpinan Persekutuan Doa Parokial,   nyanyian rohani sebagai pengantar kotbah,