Save Page
Yesaya 27: 1-5
Israel diselamatkan
27:1 Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut. 27:2 Pada waktu itu akan dikatakan: "Bernyanyilah tentang kebun anggur yang elok! 27:3 Aku, TUHAN, penjaganya; setiap saat Aku menyiraminya. Supaya jangan orang mengganggunya, siang malam Aku menjaganya; 27:4 kehangatan murka tiada pada-Ku. Sekiranya tampak kepada-Ku puteri malu dan rumput, Aku akan bertindak memeranginya dan akan membakarnya sekaligus, 27:5 kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku!"

Penjelasan:

* Kebinasaan Para Penganiaya; Hak Istimewa Orang-orang Kudus (27:1-6)
    Di sini sang nabi sedang bernyanyi tentang penghukuman dan rahmat,
            I. Tentang penghukuman atas musuh-musuh jemaat Allah (ay. 1), yakni penindasan kepada mereka yang menindas kamu (2Tes. 1:6). Ketika Tuhan keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi (26:21), Ia pasti akan menghukum Lewiatan, ular naga yang di laut, setiap penguasa lalim yang berbuat semena-mena dengan angkuh, yang mendatangkan ketakutan dan yang, seperti Lewiatan, begitu kejam hingga orang yang nekat pun takkan berani membangkitkan marahnya, hatinya keras seperti batu, dan bila ia bangkit, maka semua yang berkuasa menjadi gentar (Ayb. 41:1, 15-16). Jemaat punya banyak musuh, namun pada umumnya ada orang tertentu yang lebih mengerikan dibanding yang lain. Begitulah halnya Sanherib pada masanya, dan Nebukadnezar serta juga Antiokhus. Sama halnya dengan Firaun sebelum itu, yang disebut Lewiatan dan sang naga (51:9; Mzm. 74:13-14; Yeh. 29:3). Jemaat Perjanjian Baru juga menghadapi lewiatan-lewiatan. Kita membaca perihal naga merah padam yang besar yang siap menelannya (Why. 12:3). Di sini kekuatan-kekuatan penganiaya yang berbahaya itu dibandingkan dengan sang lewiatan karena tindak-tanduk dan serangannya yang besar, kuat dan dahsyat di dunia. Mereka dibandingkan dengan naga karena angkara murka dan keganasan mereka. Juga dibandingkan dengan ular, ular yang meluncur, karena strateginya yang menusuk tajam, gerakannya yang gesit, dan yang begitu berhasil memagut kepala musuh, langsung saja akan segera melilit seluruh tubuhnya. Mereka bagaikan balok-balok melintang, berdiri tegak merintangi jalan semua orang di sekitar mereka dan menghalang-halangi mereka. Mereka seperti ular yang melingkar, licik dan sulit ditebak, gigih, dan jahat. Raja-raja besar dan perkasa, jika mereka melawan umat Allah, dianggap sebagai naga dan ular oleh Allah, sebagai tulah bagi umat manusia. Pada waktunya nanti Tuhan akan menghukum mereka. Mereka terlampau sulit dihadapi dan diatasi oleh manusia. Karena itu, Allah yang besarlah yang akan menangani sendiri masalah ini. Ia memiliki pedang yang keras, besar dan kuat, untuk melaksanakan penghukuman atas mereka, ketika kedurjanaan mereka sudah genap dan waktunya sudah tiba. Tuhan dengan pedang-Nya yang keras, besar, dan kuat, akan menghukum penjahat yang sulit diatasi dan semena-mena ini, dan hukumannya adalah hukuman mati: Ia akan membunuh ular naga yang di laut, sebab upah dosanya adalah maut. Hal ini seperti membantai binatang buas, yang tidak saja akan mencegah dia melakukan kejahatan lebih lanjut, tetapi juga merupakan hukuman yang adil atas celaka yang telah didatangkannya, seperti halnya menghukum mati pengkhianat atau pemberontak. Allah memiliki pedang kuat untuk melakukan hal ini, berbagai penghakiman yang mampu merendahkan mereka yang paling angkuh serta mematahkan musuh-musuh-Nya yang paling kuat. Ia akan melakukan ini pada waktu hari penghukuman itu tiba: Pada hari itu Ia akan menghukum, dan harinya sudah dekat (Mzm. 37:13). Hal ini mengarah pada kemenangan-kemenangan rohani yang diperoleh Yesus Tuhan kita atas kuasa-kuasa kegelapan. Ia tidak saja melucuti, menghancurkan dan melemparkan penguasa dunia ke luar, tetapi juga dengan pedang-Nya yang kuat, kuasa kematian-Nya, dan pemberitaan Injil-Nya, Ia benar-benar akan memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut, si Lewiatan yang perkasa itu, si ular tua itu, si ular naga. Ia akan dibelenggu agar tidak dapat menyesatkan bangsa-bangsa, dan itulah penghukuman atas dirinya (Why. 20:2-3). Dan pada akhirnya, ia akan dilemparkan ke dalam lautan api (Why. 20:10), karena menyesatkan bangsa-bangsa.
            II. Tentang belas kasihan kepada jemaat. Pada hari yang sama ketika Allah menghukum sang Lewiatan, hendaklah jemaat dan semua sahabatnya tenang dan bergembira. Hendaklah mereka yang mengiringinya bernyanyi untuk menghiburnya, bernyanyi untuk menenteramkannya dengan jaminan-jaminan ini. Biarlah nyanyian ini dilantunkan di dalam semua perhimpunannya,
                1. Bahwa ia merupakan kebun anggur Allah, yang berada di dalam pemeliharaan-Nya yang khusus (ay. 2-3). Di mata Allah, jemaat bagaikan kebun anggur yang elok. Dunia bagaikan padang gurun tidak berharga yang sia-sia. Sebaliknya, jemaat dikelilingi tembok seperti kebun anggur, sebuah tempat yang istimewa dan berharga, yang dipelihara dengan sangat cermat dan susah payah. Dari situlah buah-buah anggur yang sangat berharga dikumpulkan, dan dengan demikian menghormati Allah serta manusia. Jemaat bagaikan kebun anggur elok, yang menghasilkan buah-buah anggur pilihan terbaik, yang menyiratkan pembaruan jemaat, yang sekarang menghasilkan buah-buah baik bagi Allah, padahal sebelumnya ia hanya menghasilkan buah bagi diri sendiri, atau mengeluarkan buah anggur yang asam (5:4). Sekarang Allah memelihara,
                    (1) Keamanan kebun anggur ini: Aku, TUHAN, penjaganya. Ia mengatakan hal ini seperti sedang bermegah bahwa Ialah yang sedang dan selama ini telah menjadi penjaga Israel. Orang-orang yang menghasilkan buah bagi Allah selalu dan akan selalu berada di bawah perlindungan-Nya. Ia mengatakan ini untuk meyakinkan kita bahwa demikianlah yang akan terjadi: Aku, TUHAN, yang mampu melakukan semua hal, tidak dapat berdusta ataupun menipu, dan Aku sungguh menjadi penjaganya. Supaya jangan orang mengganggunya, siang malam Aku menjaganya. Kebun anggur Allah di dunia ini sangat rentan dilukai. Banyak yang hendak menyakitinya, menginjak-injaknya, dan menggerogotinya (Mzm. 80:14). Namun, Allah tidak akan membiarkan derita atau celaka besar menimpanya. Sebaliknya, Ia akan mendatangkan kebaikan dari dalam semua keadaan itu. Ia akan senantiasa menjaganya siang dan malam serta melepaskannya, sebab musuh tanpa henti membuat rancangan dan upaya untuk melawannya. Siang dan malam mereka mencari kesempatan untuk mendatangkan celaka ke atasnya. Allah akan menjaganya pada malam yang sarat penderitaan dan penganiayaan, serta pada siang hari yang penuh kedamaian dan kesejahteraan yang sebenarnya menyimpan godaan yang tidak kalah berbahayanya. Umat Allah akan dipelihara, tidak saja dari penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, tetapi juga dari penyakit menular yang mengamuk di waktu petang (Mzm. 91:6). Kebun anggur ini akan dipagari dengan rapat.
                    (2) Kesuburan kebun anggur ini: Setiap saat Aku menyiraminya, namun tidak sampai meluap. Embun kasih karunia dan berkat Allah yang hening serta senyap akan terus turun ke atasnya supaya menghasilkan banyak buah. Kita senantiasa membutuhkan siraman kasih karunia Ilahi yang tiada henti, sebab apabila siraman itu dihentikan, maka kita akan layu dan tidak berarti sama sekali. Allah menyirami kebun anggur-Nya melalui pelayanan firman para pelayan-Nya, yakni para nabi dengan pengajaran mereka yang turun bagaikan embun. Paulus menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah sendirilah yang menumbuhkan. Tanpa Dia, sia-sialah sang pengawal berjaga-jaga dan petani menyiram.
                2. Bahwa meskipun Ia terkadang menentang umat-Nya, namun pada waktu mereka patuh, Ia akan kembali berdamai dengan mereka (ay. 4-5). Kehangatan murka tiada pada-Nya terhadap kebun anggur-Nya. Meskipun Ia menjumpai banyak hal di dalamnya yang menyakitkan hati-Nya, Ia tidak mencari kesempatan untuk menentangnya ataupun teramat menunjukkan kesalahannya. Memang benar bahwa jika Ia menemukan onak serta duri dan bukannya tanaman anggur di dalamnya, dan mereka melawan-Nya (seperti halnya kebun anggur yang bukan milik-Nya tentulah melawan Dia), maka Ia akan menginjak-injak dan membakar mereka. Sebaliknya, "Jika Aku murka terhadap umat-Ku, mereka tahu apa yang harus mereka perbuat. Biarlah mereka merendahkan diri dan berdoa, mencari wajah-Ku, dan dengan demikian mencari perlindungan kepada-Ku dengan kerinduan mendalam untuk berdamai dengan-Ku. Aku akan segera berdamai dengan mereka, dan semuanya akan menjadi baik." Allah melihat dosa umat-Nya dan tidak menyukainya. Namun, ketika mereka bertobat, Ia menghentikan murka-Nya. Hal ini dapat ditafsirkan sebagai ringkasan pengajaran Injil, yang dengannya jemaat akan disirami setiap saat.
                    (1) Di sini tampak adanya perselisihan di antara Allah dan manusia, sebab ada pertempuran yang dilakukan, dan perdamaian yang dibuat. Ini merupakan perselisihan lama, sejak dosa pertama kali masuk ke dunia. Di pihak Allah, ini perselisihan yang benar, sedangkan di pihak manusia, ini perselisihan yang tidak patut.
                    (2) Di sini diberikan ajakan penuh rahmat kepada kita untuk menyelesaikan perselisihan ini dan membereskan perbedaan-perbedaan yang ada: "Biarlah orang yang ingin berdamai dengan Allah mencari perlindungan kepada-Nya, dari lengan-Nya yang kuat, yang dilayangkan-Nya kepada orang berdosa untuk membinasakannya. Biarlah ia menangkis pukulan itu melalui doa permohonan. Biarlah ia bergumul dengan-Ku seperti yang dilakukan Yakub, sambil bertekad tidak melepaskan-Ku sebelum mendapat berkat, maka ia akan menjadi Israel – seorang raja bersama Allah." Kasih setia atau belas kasih yang mengampuni merupakan kekuatan Tuhan kita, jadi biarlah ia berlindung padanya. Kristus adalah tangan kekuasaan TUHAN (53:1). Kristus yang disalibkan adalah kekuatan Allah (1Kor. 1:24). Biarlah ia dengan iman yang hidup mencari perlindungan kepada-Nya, seperti orang yang hendak tenggelam berpegangan pada dahan kayu, tali, atau papan yang bisa dijangkaunya, atau seperti orang berdosa berpegangan pada tanduk-tanduk mezbah dan percaya bahwa tidak ada nama lain yang dapat menyelamatkannya serta memperdamaikan dirinya.
                    (3) Di sini terdapat tiga alasan yang diuntai menjadi satu kesatuan untuk mendorong kita untuk melakukannya.
                        [1] Waktu dan peluang diberikan kepada kita untuk melakukannya. Sebab kehangatan murka tiada pada-Ku. Ia tidak mencurahkan murka-Nya kepada kita seperti orang-orang besar menumpahkannya kepada bawahan mereka, yakni ketika yang satu melakukan kesalahan dan yang lain menjadi murka. Orang-orang yang sedang murka tidak akan mengambil waktu untuk membuat pertimbangan. Yang ada pada mereka hanya kata dan hantaman. Orang-orang pemberang sangat lekas marah dan keras kepala ketika sedang marah. Hal kecil mampu menyulut amarah mereka, dan tidak ada satu hal kecil pun yang dapat menenangkan mereka. Tetapi tidak demikian halnya dengan Allah. Ia mempertimbangkan keadaan kita, lambat untuk marah, dan tidak mencurahkan murka-Nya ataupun mencaci tanpa henti.
                        [2] Sia-sia saja mencoba menentang Dia. Apabila kita berkeras hendak berbantah-bantah dengan-Nya dan menyangka berada di pihak yang benar, maka ini sama saja dengan meletakkan onak duri di depan api yang berkobar-kobar, yang bukannya memadamkan kobarannya, malah membuatnya semakin menyala-nyala. Kita bukanlah lawan yang seimbang bagi Yang Mahakuasa. Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya! Ia tidak mengenal kekuatan murka-Nya.
                        [3] Inilah satu-satunya jalan, jalan yang pasti, menuju perdamaian: "Biarlah ia mengambil jalan untuk berdamai dengan-Ku, dan ia akan mencari damai dengan Aku. Dengan demikian, kebaikan, semua kebaikan, akan datang menghampirinya." Allah bersedia diperdamaikan dengan kita asalkan kita mau diperdamaikan dengan-Nya.


Label:   Yesaya 27:1-5 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Gereja Toraja Kamis, 22 Agustus 2019 - Yeremia 6:6-9

PREV:
Khotbah Gereja Toraja Selasa, 20 Agustus 2019 - Yesaya 5:25-30

Garis Besar Yesaya





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 18 Oktober - Matius 5-7

Hari ini, 18 Oktober - Maz 118:11-17, Yer 16-17, 1 Tes 5, Ams 26:25-26

18 Oktober - Yohanes 6:1-15, 1 Petrus 2:18-25, Kidung 3, Yeremia 49

Arsip Khotbah Gereja Toraja 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Rabu, 16 Oktober 2019
What A Beautiful Name - The Brooklyn Tabernacle Choir

Rabu, 16 Oktober 2019
There Was Jesus - Zach Williams and Dolly Parton

Rabu, 16 Oktober 2019
Worthy is the Lamb - Natashia Midori

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
Revival Anthem - Rend Collective

Rabu, 16 Oktober 2019
The steadfast love of the Lord

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Where You Are - Leeland

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Adore Him - Kari Jobe

Selasa, 15 Oktober 2019
Angels We Have Heard on High - Chris Tomlin

Selasa, 15 Oktober 2019
All Things Are Possible - Hillsong Worship

Selasa, 15 Oktober 2019
Resurrecting - Elevation Collective, The Walls Group

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



zefanya 3 9-20,   contoh kata sambutan kristen,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   album gms baru,   khotbah hari pekan pemuda tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   daftar lagu baru gms,   lagu rohani untuk penutup ibadah,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   khotba filipi 2:1-11,   bacaan injil bulan oktober 2019,   lagu gereja mp3,   download lagu kubri yang terbaik gms,   cache:0Zr0zI7toXoJ:https://www.lagu-gereja.com/index.php?ipage=12104,   Renungan Mazmur 119:32-33,   khotbah zakaria 3:9-20,   lagu gereja pagi,   kalender katolik 2019,   khotbah kisah para rasul 5 ayat 26 sampai 32,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   lagu penutup ibadah,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan matius 7 ayat 15 sampai 23,   khotbah Matius 7 ayat 15 sampai 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   Renungangzn Khotbah Matius 7 ayat 15 sampa 23,   jamita johannes4,21-26,   jamita minggu 20 oktober 2019 sian Johannes 4:21-26,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   yoke frits Tuhan tolonglah hambamu,   perikop yesaya 2:2-5,   Glory haleluya lagu natal alfa trio,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   khotbah dan penjelasannya Maleakhi 3:13-18,   lagu kantri rohani kidung jemaat mp3,   lagu persembahan,   tata ibadah penghiburan gki di tanah papua,   Ruhanga Ninkuhimbisa,   lagu penutup ibadah,   khotbah Yohanes 4:21-26,   lagu doa syafaat,   Download lagu rohani senada dengan surga,   khotbah minggu 27 Oktober 2019 Amsal 22 : 8 - 22,   khotbah amsal 22 : 8-12,   buku bimbingan pra nikah gmit,   pdf satb cari dahulu kerajaan allah,   khotbah dan penjelasan 1 Korintus 3:10-23,   khotbah dan penjelasannya Roma 16:25-27,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah amsal 22 : 8 - 12,   khotbah serta penjelasannya kissah para rasul 27:14-25,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   lagu lagu gereja,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah 1 korintus 7 : 1 - 16,   Yohanes 4 : 21-26,   khotbah Yohanes 4:21-26,   Lagu2 gereja tiberias pendeta pariaji,   download lagu el shaddai,   lagu2 gereja tiberias,   imamat 25 : 35,   perikop yesaya 2:2-5,   doa persembahan,   lagu penutup ibadah,   khotbah tetap berpegang pada kebenaran yeremia 31:21-34; 2 timotius 3:14-4:5; lukas 18:1-8,   contoh tata ibadah kgpi,   contoh agenda kgpi,   tema khotbah tetap berpegang pada kebenaran 2 timotius 3:14-4:5,   bacaan liturgi 17 oktober 2019,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh full album,   lirik lagu nkb 42,   lirik lagu nkb 42,   chord pelengkap kidung jemaat,   lirik lagu nkb 42,   lagu kristen arab,   renungan gmim mazmur 85,   +firman-Mu plita bagi kakiku in mandarin lyrics,   renungan johanes 10;1-10,   renungan johanes 10;1-10,   renungan johanes 10;1-10,   Lagu persemban yang cocok,   thema - thema natal,   khotbah 2 raja-raja 2:23-25,   download pkj 289,   nyanyian rohani,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   Sabda bina umat 16 oktober 2019 ,   kalender liturgi katolik 2019,   bahan khotbah lukas 17:11-19,   bahan khotbah lukas 17:11-19,   lagu sungguh baik dan indahnya bila saudara semua diam Jalu Tegar Prasetya,   Jamita Johanes 4,21-26.,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   perikop yesaya 2:2-5,   tata ibadah penghiburan kristen protestan,   jamita johanes 4:21-26,   contoh khotbah kenamaan dan kepujian di bumi,   lagu untuk persembahan,   Kotbah lukas 16:19-31,   ringkasan dlm injil yoh 20:21-25,   renungan amsal 3:17-30,   Kunci lagu firman allah jayalah,   Jamita sian Habakuk 3:1-6,   kotbah kisah pararasul 4:32-33,   khotbah 1 tawarikh 16:29,   khotbah 1 tawarikh 16:29,   ayat alkitab tentang persembahan uang,   instrument lagu gereja,   lirik lagu rohani Kristen pemuda GKE,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal dan bersyukur padanya,   kmm 144,   lagu2 ceriah ambon,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal,   lirik lagu mari kita puji dia yg kekal,   mp3 mari kita puji dia yang kekal,   tafsiran kisah para rasul 1:1-5,   bacaan sbu hari ini 16 oktober 2019,   renungan kitab 2 timotius 3 : 14 - 4 : 5,   renungan kitab 2 timotius 3 : 14 - 4 : 5,   renungan rohani kristen pantang mundur,   renungan rohani kristen pantang mundur,   lagu untuk wedding indonesia Kristen,   kidung jemaat no 69,   Tata Ibadah Minggu GPIB, 6 Oktober 2019,   Tata Ibadah Minggu, 6 Oktober GPIB,   pembacaan sabda gereja,   pembacaan sabda gereja,   renungan Roma 1: 18 - 32,   khotbah mazmur 50,   Renungan kristen tentang pemudah di penghotbah,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   kumpulan lagu rohani terbaru 2018 mp3,   Renungan Filipi 3:17-23,   bulan keluarga lukas 18:9-14,   randas pemahaman iman,   nama grup rohani kristen,   Buku ende pentakosta,   lagu persembahan saat ibadah,   lagu ucapan syukur dan penyembahan,   Buku ende pentakosta,   lirik lagu rohani senja di batas hari,   kalender.katolik bln oktober .2019,   kotbah hkbp yesaya 2: 2-5. 2019,   sabda guna dharma hari rabu 16 oktober 2019,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   lirik lagu rohani terbaru gms live 2019,   wielbij ma duszo mocarza i krola wrzechswiata,   2 tesalonika 3 : 1-15 kotbah,   instrument lagu gereja,   khotbah kristen ul 28:1-6,   renungan yeremia 9:23,   lagu rohani persembahan syukur,   uraian khotbah yesaya 2:2-5,   lagu untuk membawa persembahan,   Bacaan injil untuk hari minggu 20 oktober 2019,   khotbah lukas 18:1-8,   sabda bina umat 15 oktober 2019 ,   renungan minggu 20 oktober 2019,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   jamita partangiangan yesaya 2:2-5 tgl 20 oktober 2019,   LIRIK LAGU PANTEKOSTA,   jamita partangiangan mateus 21:28-32,   gambar lembu menarik tabut,