Save Page
Bahan khotbah Minggu ke-40                            Tanggal 6 Oktober 2019

TEGUH DALAM IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH
(Tumanan lan Kapatonganan, Kapa'rannuanan na Pa'kaboro')

Bacaan Mazmur        : Mazmur 37:1-9
Bacaan 1            : Ratapan 3:19-26 (Bahan Utama)
Bacaan 2        : 2 Timotius 1:1-14
Bacaan 3        : Lukas 17:5-10  
Nas Persembahan    : Amos 4:5
Petunjuk Hidup Baru    : Ratapan 3:24-26

Tujuan:
1.Jemaat memahami peranan iman, pengharapan dan kasih
2.Jemaat mewujudkan buah-buah iman, pengharapan dan kasih dalam kehidupan setiap hari

Pemahaman teks
Mazmur 37:1-9 merupakan ajakan kepada orang benar agar tidak marah atau iri hati terhadap orang fasik. Pada ayat 12-26 berbicara tentang kejahatan dan  kebinasaan orang fasik, namun ayat 27-40 berbicara tentang janji Tuhan (pengharapan) bagi yang hidup benar. Lalu mengapa orang benar tidak perlu marah atau iri hati kepada orang fasik?
1.    Walau mereka kelihatan berjaya, tetapi mereka akan segera lenyap. Seperti rumput yang berumur pendek dan daun yang cepat layu. Demikian digambarkan orang fasik itu (ay. 2,9,10).
2.    Orang benar ada dalam pemeliharaan Tuhan (Providentia Dei, ay. 3-6,11). Bisa saja kehidupan orang benar lebih sengsara dari orang fasik, namun dalam jangka panjang akan terlihat, bahwa orang benar akan bertahan sampai kesudahannya karena mereka memiliki hidup yang berpengharapan. Kesanggupan orang benar  untuk bertahan adalah kasih karunia Tuhan, yang juga menganugerahkan iman bagi mereka.
3.    Kemarahan atau iri hati kepada orang fasik merupakan bentuk ketidakpercayaan seseorang kepada Tuhan. Ia meragukan keadilan Tuhan dan kemampuan Tuhan untuk memberkatinya, sedangkan di sisi lain iri hati juga hanya akan menimbulkan dosa.
Ratapan 3:19-26 menggambarkan, bahwa "Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap" (ay.21). Ratapan 3 menguraikan tentang tangan Tuhan yang menghukum karena dosa umat. Pergumulan peratap adalah pergumulan yang mewakili pergumulan umat yang sedang menerima hukuman Tuhan karena dosa mereka. Akibat dosa itu ialah penderitaan. Allah tidak bermain-main dengan dosa dan akibat dosa yang paling berat, adalah ditinggalkan oleh Allah. Itulah sebabnya Yesus berteriak di kayu salib "Eloi, Eloi lama sabakhtani".
Namun demikian, di tengah penderitaan yang dialami, tetap masih ada iman dalam diri sang nabi, yaitu pemahaman dan keyakinan tentang Allah yang adalah Kasih dan Sumber kasih, sehingga tidak akan membiarkan mereka selamanya demikian. Karena itulah ia berbicara tentang manusia dalam kesatuan sebagai pendosa tetapi yang juga dikasihi Allah (bnd. perkataan Marthin Luther, "simus iustus et peccator": berdosa tetapi sudah dibenarkan). Ia realistis tentang kuasa dosa, tetapi ia tidak berhenti di situ. Ia hidup dalam pengharapan, bahwa Allah adalah kasih dan sumber kasih. Karena Allah adalah kasih maka Ia hidup dalam iman dan pengharapan sebagai jalan menuju persekutuan kasih yang utuh dengan Allah. "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" (Ibrani 11:1). Di mana ada kasih, ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat-Nya.
Dalam 2 Timotius 1:1-14 dijelaskan tentang keyakinan atau iman Timotius yang teguh dalam menghadapi penderitaan. Iman yang teguh itu memang sudah diakarkan oleh ibu dan neneknya dahulu. Kini, keteguhan imannya diuji oleh pelbagai penderitaan yang harus dia hadapi sebagai murid Kristus. Ia diminta untuk tidak malu dan takut bersaksi tentang Injil dalam situasi bagaimanapun, bahkan tetap menunjukkan bahwa orientasi hidup kita melampaui kini dan di sini. Hidup kita menuju pada sebuah pengharapan yang pasti, yakni persekutuan yang utuh dengan Tuhan, seperti ucapan Daud bahwa tujuan akhir hidupnya adalah diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa (Mzm. 23:6).
Dalam Lukas 17:5-10 tertulis "Tambahkanlah iman kami". Iman adalah menggantungkan diri kepada sesuatu yang melampaui diri kita. Dengan iman kita mempercayakan hidup kepada Dia yang melampaui diri kita, yakni Tuhan. Allah beranugerah kepada kita dan kita diminta merespon dengan iman. Tetapi iman itu sendiri adalah anugerah Tuhan juga. Karena itulah murid-murid meminta kepada Tuhan, "Tambahkanlah iman kami".
Jawaban Tuhan atas permintaan para murid, ialah "kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu" (ay. 6). Maknanya cukup jelas, yakni selain menjelaskan dahsyatnya dampak iman yang sungguh, pertambahan iman ternyata juga harus dimulai dengan keberanian mengucapkan hal-hal yang kita harapkan. Hal ini tampak selaras dengan penjelasan Yesus berikutnya, yakni yang berbicara pada intinya mengenai ketaatan sebagai hamba. Murid yang beriman mendapatkan kekuatannya justru dari ketaatannya sebagai hamba. Sumber kekuatan untuk menegur dan mengampuni dosa adalah ketaatan sepenuhnya kepada Allah.

Korelasi untuk pengembangan khotbah
Dalam kondisi kehidupan yang sulit sekalipun, umat Tuhan hendaknya tidak pernah kehilangan iman dan pengharapan kepada Tuhan, sebab kasih setia Tuhan tidak pernah berubah. Iman dan pengharapan yang sungguh inilah yang akan menolong mereka terus menyelesaikan persoalan mereka, serta menghasilkan buah-buah kebaikan dan kasih dalam kehidupan yang sulit sekalipun.

1.    Kasih mengarahkan kita kepada Tuhan, sedangkan iman dan pengharapan mengarahkan kepada kesempurnaan diri kita.
            Iman memberikan kita kesempunaan akal budi (iman adalah kegiatan akal budi) dan pengharapan menyempurnakan keinginan kita (harapan adalah kegiatan keinginan) akan kehidupan kekal di surge (bahasa Daud: diam di rumah Tuhan sepanjang masa). Atau dengan kata lain, kasih adalah tujuan akhir, namun iman dan pengharapan merupakan cara. Sama seperti cara melayani tujuan akhir, maka iman dan pengharapan melayani kasih.

2.    Kasih mengarahkan iman dan pengharapan. Iman tanpa kasih kepada Tuhan akan berakhir dengan iman yang mati
            1 Korintus 13:3 menggambarkan bahwa kasihlah yang menyebabkan seseorang penuh sukacita untuk mau belajar tentang Tuhan dengan lebih lagi setiap hari. Kasih juga yang membuat kita dengan penuh kesediaan dan sukacita melayani sesama kita. Harapan tanpa kasih kepada Tuhan adalah sia-sia (1 Kor. 13:3). Kasih kita kepada Tuhanlah yang menyebabkan kita terus berharap akan persatuan dengan Tuhan di tengah-tengah setiap penderitaan dan kesulitan yang kita alami. Harapan yang mati hanya berharap demi kesenangan pribadi, namun harapan yang dilandasi kasih membuat kita bersedia berkurban untuk orang yang kita kasihi, demi kasih kita kepada Tuhan. Inilah yang menyebabkan kita turut bersukacita dalam setiap penderitaan dan kesulitan karena kita berpartisipasi dalam penderitaan Kristus.

3.    Kasih adalah abadi, namun iman dan pengharapan akan lenyap.
            Kasih akan terus ada sampai selama-lamanya, karena Allah adalah kasih dan sumber kasih. Iman, yang merupakan dasar dari harapan yang tidak kita lihat, akan lenyap di surga, karena di surga, kita melihat Tuhan muka dengan muka. Jadi iman, tidak diperlukan lagi. Demikian juga dengan harapan, yang merindukan suatu yang baik, akan lenyap di surga, karena di surga kita telah mencapai tujuan akhir, yaitu kebahagiaan kekal. Pada saat kita mencapai sesuatu yang kita harapkan, yaitu kebahagiaan kekal, maka kita tidak berharap lagi, namun beristirahat dan menikmatinya (1 Kor. 13:8-12). Reinhold Niebuhr berkata, bahwa Tak ada sesuatu yang kita anggap bernilai yang dapat kita capai sepenuhnya dalam sepanjang hidup kita, karena itu kita mesti diselamatkan oleh pengharapan. Tak ada sesuatu yang kita anggap benar, indah atau baik akan lengkap maknanya sepanjang konteks sejarah hidup kita, karena itu kita mesti diselamatkan oleh iman. Tak ada sesuatu pun yang kita lakukan yang kita anggap luhur dapat kita selesaikan sendiri, karena itu kita mesti diselamatkan oleh kasih.


Label:   Ratapan 3:19-26 




German Christian Songs
Latest Christian Song

NEXT:
Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 7-12 Oktober 2019 - TEGUH DALAM IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH (Tumanan lan Kapatonganan, Kapa'rannuanan na Pa'kaboro`) - 2 Timotius 1:1-14

PREV:
Khotbah Gereja Toraja Senin, 30 September 2019 - Wahyu 3:14-22

Garis Besar Ratapan





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Oktober - Matius 23-25


23 Oktober - Yohanes 7:1-13, 1 Petrus 4:12-19, Kidung 7, Ratapan 2

Arsip Khotbah Gereja Toraja 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392
Daftar Resmi Susunan Kabinet Jokowi Jilid II
Klik Disini



Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HARI DOA SEDUNIA 2019 - hari Reformasi, Kamis, 31 Oktober 2019
MARILAH SEGALA SESUATU TELAH TERSEDIA - Lukas 14:15-24
Link VIDEO Pesan Majelis Sinode dalam rangka HUT ke-9 PELKAT PKLU GPIB Minggu, 13 Oktober 2019

Tata Ibadah Syukur HUT ke-9 PKLU GPIB - Minggu, 13 Oktober 2019
1-JUKLAK HUT KE-9 PKLU GPIB, 2-PESAN MS GPIB HUT ke-9 PKLU, 3-SURAT PENGANTAR TATA IBADAH HUT PKLU KE-9, 4-TAIB HUT 9 PKLU




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 20 Oktober 2019
Joy To The World - David Crowder

Minggu, 20 Oktober 2019
The First Noel - Third Day

Minggu, 20 Oktober 2019
Away in a Manger - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Come and Worship - Bebo Norman

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come O Come Emmanuel - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Hallelujah (Light Has Come) - BarlowGirl

Minggu, 20 Oktober 2019
Hark The Herald Angels Sing - Matt Maher

Minggu, 20 Oktober 2019
O Come All Ye Faithful - Casting Crowns

Minggu, 20 Oktober 2019
Let Us Adore - Hillsong Worship

Jumat, 18 Oktober 2019
Wanted - Danny Gokey

Rabu, 16 Oktober 2019
Oh The Glory of His Presence - Terry MacAlmon

Rabu, 16 Oktober 2019
No Longer Slaves - Jonathan David & Melissa Helser

Rabu, 16 Oktober 2019
In Jesus' Name - Darlene Zschech

Rabu, 16 Oktober 2019
Breakthrough - Red Rocks Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Breathe - Hillsong Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Love Won't Give Up - Elevation Worship

Rabu, 16 Oktober 2019
Here in the Presence - Elevation Worship

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah matius 7 ayat 15 sampai 23,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   renungan zefanya 3:9-20,   tata ibadah hkbp 13 oktober 2019,   lagu persembahan,   Lagu Rohani GitaBakti,   Lagu Rohani GitaBakti,   lagu kristen persembahan,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   lagu KJ penutup,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kunci gitar yesus nampi nu dosa,   pujian Pkj 35 Suci.suci.suci,   kalender liturgi,   kalender liturgi,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   khotbah untuk pemuda dan remaja Ulangan 7 : 12-14,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   ayat untuk persembahan,   Rngn 1 kor 4:6-21,   Rngn 1 kor 4:6-21,   kalender.katolik bln oktober .2019,   free mp3 pujiam kristen,   free mp3 pujiam kristen,   renungan yoel 2 28,   download sound of praise - janjiMu Ya dan Amin,   khotbah : Tdk Ada Yg Mustahil Bagi Orang Percaya,   eksposisi zefanya 3:9-20 stemi,   ayat persembahan,   tak usah ku takut renna,   bahan diskusi zefanya 3:9-20,   contoh renungan kejadian 2:21-24 dan ilustrasinya,   epistel minggu 27 oktober 2019,   tampilan nats Amsal 22:8-12,   renungan wahyu 7 13-17,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lagu gms,   renungan yosua 2:1-7,   lirik lagu di tengah kesukaran,   partitur satb kidung jemaat,   kunci gitar bila ku ingat cinta Tuhanku,   khotbah dalam matius 10¦1-4,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   kj 384,   kj 384,   gita bakti 47 note,   CONTOH BPJ GKII JEMAAT INDUK DI INDONESIA,   teks lagu puji syukur no 320,   ilustrasi khotbah amsal 22:8-12,   rancangan khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi oktober 2019,   kalender liturgi oktober 2019,   lagu rohani untuk persembahan ,   lagu penu5up ibadah ,   khotbah amsal 22 : 8-12,   doa persembahan di partangiangan,   chord gitar bri padanya segnap hatimu,   lagu doa gereja singkat,   lagu doa gereja singkat,   lagu dan gerakan anak sekolah minggu umur 3-6 tahun,   gke tata ibadah,   Lagu rohani kuduslah tuhan yg terbaru,   Renungan Wahyu 7:13-18,   lyrics lagu yesus mulia,   lyrics lagu yesus mulia,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   khotbah zefanya 3 9 - 20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   renungan ibadah pemuda zefanya 3:9-20,   ny rohani 94,   lagu natal ceria,   lagu kidung ceria,   Lagu kur gereja tiberias,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   khotbah amsal 22:8-12,   khotbah amsal 22:8-12,   kalender liturgi katolik 2019,   lagu persembahan,   renungan hagai 1; 12-14,   kalender liturgi katolik 2019,   hagai 1:12-14,   hagai 1:12-14,   kunci lagu senja mulai terbenam lagu rohani,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   jamita 1 korintus 6 1-8,   khotbah kristiani kitab 2 timotius 3 : 10 -17,   renungan Melayani Tuhan seumur hidup,   Ambilan minggu bapa gkps 3september 2019 gkps,   khotbah Ulangan 7 : 12-14,   pelita hidup lukas 17:11-19 khotbah,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   pelita hidup khotbah lukas 17:11-19,   tafsiran amsal 22 8 12,   renungan zefanya 3:1-20,   renungan umat tuhan menjadi kenamaan dan pujian menurut zefanya 3:9-20,   patitur mazmur 150,   makna lagu burung pipit yang kecil,   Sabda bina pemuda gpib bulan oktober,   sabda bina umat gpib 21 oktober 2019,   khotbah yosua 23:1-28,   khotbah yosua 23:1-28,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   rancangan khotbah poda 22:8-12,   lirik tabur tabur mari menabur,   Oneway terbang. Mp3,   renungan matius 12:33,   contoh ilustrasi dari pembacaan kitab Yoel 1:13-20,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   chord gitar kidung ceria 265,   yesus nampi nu dosa loril,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa lirik,   Kidung kabungahan no 45 yesus nampi nu dosa,   kotbah gpib galilea minggu 20 oktober 2019 ,   lagu yang cocok untik persembahn,   renungan amsal 22:8-12,   kalender liturgi 2019,   Amsal 22; 8-22,   lagu-gereja.com,   renungan dari amsal 22 ,8;12,   khotbah dari amsal 22;8-12,   Penafsiran 1 yoh 4 ; 1 - 6,   dia girangkanku mp3,   download lagu kumasuki gerbangnya mp3 frankie,   download lagu kumasuki gerbangnya,   Sabda bina umat 17 Oktober 2019 ,   LAGU ROHANI PERSEMBAHAN,   lagu gereja baru,   lagu pernikahan dari kj atau nkb,   kotbah amsal 22:8-12,   katekisasi 22,   pembacaan Alkitab GMIM 20 oktober 2019,   slide ezra 4:1-16,   lirik lagu rohani hanya dekat allahku,   almanak HKI,   hari hari besar dalam kalender gerejawi gki,   alkitab johanes 4:21-26,   alkitab johanes 4:21-26,   isi nats johanes 4:21-26,   johanes 4:21-26,   lagu memberi persembahan,   jamita Johannes 4:21-26,   khotbah ibadah GMIT minggu 29 september 2019,   lagu rohani sebelum doa syafaat,   khotbah bilangan 22,   rohani 16,   lagu mazmur 121,   Jamita johanes 4:21-26,   download 40 lagu rohani kristen paling menyentuh hati saat teduh,   warna liturgii 20 oktober 2019,   khotbah tentang 2 timotius 3:14-4:5,   penilik jemaat dan kewajibannya,   doa berkat,   menjadi kenamaan di bumi,   menjadi kenamaan di bumi,   khotbah minggu,20 oktober 2019,   lirik lagu rohani badai prahara,   khotbah johannes 4,21_26,   lirik lagu rohani badai prahara,   lirik lagu rohani badai prahara,   renungan yohanes 4 : 21 - 26,   khotbah bilangan 22,   khotbah bilangan 22,   lagu rohani gita bakti bila ku seorang diri,   Ilustrasi khotbah yohanes 4:21-26,   kumpulan lagu pujian penutup ibadah,   Renungan Wahyu 7:13-17,