Save Page
Bahan Khotbah Minggu ke-32                        Tanggal 11 Agustus  2019

KETAATAN YANG SUNGGUH
(Kamengkaolan Ponno Inaa)

Bacaan Mazmur        : Mazmur 50:1-8
Bahan 1            : Yesaya 1:1,10-20 (Bahan Utama)
Bahan 2            : Ibrani 11:1-3,8-16
Bahan 3            : Lukas 12:22-34
Nas Persembahan        : Mazmur 116:17-18
Petunjuk Hidup Baru    : Yesaya 1:19-20

Tujuan:
1.    Agar warga jemaat meyakini bahwa Tuhan mengganjar ketaatan kepada-Nya.
2.    Agar warga jemaat hidup dalam ketaatan yang sungguh kepada Tuhan.

Pemahaman Teks
Mazmur 50:1-8 berisi pengakuan Azaf  mengenai kekuasaan Tuhan yang mengatasi segala kuasa di bumi. Ia berfirman dan memanggil bumi, di Sion Allah tampak bersinar (ay. 1). Dia adalah Allah yang tidak berdiam diri setelah menciptakan dunia ini, melainkan tetap menyatakan tanda kehadiran-Nya di alam semesta, supaya manusia gemetar, menaruh percaya dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Ia bertakhta di gunung Sion, tempat yang kudus (ay. 2). Ia datang untuk orang-orang yang Dia kasihi (ay. 5). Dia tetap setia kepada orang yang setia, mengenal setiap orang yang berpegang pada perintah-Nya, namun sekaligus menghardik dan menghukum orang yang berlaku tidak setia (ay. 8). Keadilan Tuhan akan sungguh nyata demi mengingatkan semua orang untuk tetap berjalan dalam kasih karunia-Nya.
Yesaya 1:10-20 berisi teguran dan peringatan Allah yang begitu tegas kepada bangsa Israel. Mereka diumpamakan dengan bangsa Sodom dan rakyat Gomora karena ketidaktaatan mereka.  Kesetiaan dan kasih sayang Allah kepada umat-Nya dibalas bangsa Israel dengan pemberontakan dan ketidaksetiaan. Allah setia memelihara mereka seperti seorang ibu membesarkan anak-anaknya, namun anak-anak itu melupakan dan memberontak (ay. 2). Ungkapan lembu mengenal pemiliknya dan keledai mengenal palungannya (ay.3), adalah sindiran yang sangat tajam kepada bangsa Israel. Binatang yang tidak berakal budi mengetahui pemiliknya dan tempatnya makan, tetapi bangsa Israel justru tidak. Tuhan membenci perayaan dan persembahan korban umat-Nya karena tindakan mereka sehari-hari bertentangan dengan kehendak Allah. Mereka beribadah, rajin memberikan persembahan dan berkumpul di Bait Allah, tetapi perbuatan mereka sangat jahat. Mereka merampas dan merugikan sesama, sehingga Allah menolak persembahan mereka, bahkan doa mereka tidak berkenan bagi Tuhan (ay.15). Oleh karena itu jelas, bahwa Allah menginginkan satu hal, yakni pertobatan yang sungguh dari umat-Nya. Allah tidak mau berkompromi dengan dosa dan pelanggaran umat-Nya. Allah mau mereka meninggalkan perbuatan mereka dan kembali menjadi bangsa yang setia. Allah adalah Tuhan yang pengasih. Ia bersedia mengampuni dan menghapus segala dosa umat-Nya "Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba (Yes. 1:18). Inilah janji terbaik Allah bagi umat-Nya.    
Ibrani 11:1-3 dan 8-16 menjelaskan contoh kehidupan beriman umat Tuhan. Setiap manusia selalu memiliki alasan dalam melakukan sesuatu. Orang tua menyekolahkan anaknya agar anaknya pintar, berakhlak dan memiliki keterampilan untuk dipakai sebagai bekal mencari pekerjaan. Demikian juga hidup orang percaya. Dasar dari semua tindakan orang percaya, ialah iman.  Iman harusnya menjadi dasar tindakan kita (ay. 1) saat bersekutu di gereja dan mengajar anak-anak untuk mengenal dan takut akan Allah, bahkan saat memilih bahwa di Tongkonannya hanya perbuatan yang memuliakan Allah yang dapat dilakukan di situ. Orang yang mendasarkan hidupnya dengan iman akan berkenan kepada Tuhan dan berjalan menurut kehendak-Nya (ay. 8). Abraham telah membuktikan hal itu. Panggilan Allah yang diimani telah menuntun dia menjalani rancangan Tuhan baginya, yakni menjadi orang yang dipersiapkan Allah menjadi alat berkat bagi dunia (Kej. 12). Dalam kesetiaan Abraham hidup dalam panggilan Allah tersebut, Allah pun menyediakan baginya sebuah kota yang dipersiapkan dan dibangun oleh Allah sendiri, yaitu tanah air sorgawi (ay. 16).
Lukas 12:22-34 berbicara tentang hal kekuatiran. Kekuatiran memang tidak dapat dilepaskan dari hidup manusia, baik yang terkait dengan kecukupan uang, kesehatan yang baik, perjalanan dengan pesawat, maupun terkait dengan hilangnya barang-barang berharga yang dimiliki. Banyak sekali yang bisa menjadi penyebab kekuatiran. Yesus pun tahu bahwa manusia kuatir soal makanan, soal pakaian dan soal kehidupan (ay. 23). Sehubungan dengan itu, Yesus mengajarkan betapa kekuatiran manusia dapat menjadi pertanda bahwa ia sama sekali tidak berdaya dan tidak berkuasa sedikit pun atas hidupnya. Allah yang adalah pencipta langit dan bumi, Dialah yang berkuasa dan mengendalikan semua keadaan dan kehiduppan manusia (ay. 24,28). Jika Allah mendandani bunga bakung, jika Allah memberi makan burung pipit, maka lebih lagi manusia pasti dipelihara oleh Allah. Oleh sebab itu, hal yang paling penting bagi orang percaya ialah pertama-tama mencari dan melakukan kehendak Allah, kemudian yang lain akan ditambahkan (ay. 31). Dalam pemeliharaan Allah yang pasti ini, orang percaya dipanggil untuk menjadi berkat bagi sesama, itulah kekayaan yang tidak dapat binasa (ay.33).
 
Pokok-pokok pengembangan khotbah
a.     Masih Adakah Iman di Bumi?
Diceritakan  di sebuah media online, bahwa saat gempa terjadi di Lombok pada skala 7,2 skala Richter, seorang imam yang tengah memimpin ibadah, ternyata tetap berdiri di posisinyasaat gempa meluluhlantakkan daerahnya, meskipun ia punya kesempatan untuk menyelamatkan diri. Ia lebih memilih tetap pada posisi ibadah sebagai tanda ketaatan dan kesetiaan kepada Yang disembahnya dari pada menyelamatkan dirinya. Tidak diragukan lagi bahwa apa yang dilakukannya adalah sebuah "Ketaatan Yang Sungguh". Jika sang imam bisa bertahan dengan kesetiaaan yang luar biasa, walaupun gempa bisa menyebabkan kematian atau kecelakaan yang fatal, maka pasti ada yang sungguh kuat dalam dirinya yang mendorongnya untuk tetap setia. Inilah yang dialami oleh bangsa Israel dalam hubungan dengan Tuhan. Tuhan mengasihi dan memelihara, serta memenuhi janji-Nya kepada mereka. Namun ketika semua keadaan mereka berubah menjadi semakin baik dan mapan, maka pada saat yang sama pun mereka melupakan Tuhan. Ungkapan "Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya" (Yesaya 1:3) merupakan keadaan bangsa Israel yang tidak mengenal lagi Tuhan. Hidup mereka seperti yang dikisahkan oleh salah seorang pendeta:
"Warga jemaat ketika masih belum punya apa-apa datang ke pendeta, memanggil penatua dan diaken. Ia mohon doa agar anak-anka berhasil dalam studi, kuliah dan lulus. Setelah lulus, datang lagi ke pendeta, tolong doakan anak kami mau pergi merantau, pergi mencari pekerjaan. Mereka pergi, dan sungguh Tuhan memberkati keluarga. Anak-anaknya sukses luar biasa di perantauan. Kemudian datang ke gereja memberikan persembahan. Sang anak yang sukses kembali ke kampung halaman, apa yang dilakukan? Dalam acara adat, bangun arena adu kerbau, pasang tempat untuk adu ayam. Apakah ini sikap yang layak? Apakah ini sikap menghormati Tuhan?  
Sang imam bertahan dalam Mesjid dalam posisi menyembah, karena hidup dalam ketaatan dan penyerahan diri kepada Yang disembahnya. Demikian juga setiap orang percaya. Allah memanggil kita untuk kembali mengingat kebaikan, kemurahan dan kasih Allah, lalu kembali merenungkan semua kebaikan dan kasih Tuhan dan mengambil sikap taat dan percaya kepada-Nya dengan segenap hati.

b.    Allah tidak bisa disuap
Pernah ada pertanyaan yang kemudian menciptakan diskusi dan perdebatan yang cukup serius, "apakah uang dari hasil judi, bisa dipersembahkan". Yang setuju mengatakan, "Uang tidak tahu apa-apa, uang hasil judi, uang hasil korupsi, uang hasil mencuri tidak masalah...yang masalah itu orangnya!" Sedangkan yang tidak setuju mengatakan, "Tidak bisa uang hasil judi dipersembahkan. Uang yang dihasilkan dengan cara yang tidak benar, tidak dapat dipersembahkan". Tentu ada berbagai pandangan dan alasan lainnya yang bisa dikemukakan. Namun jika perdebatan di atas dijawab dengan perikop Yesaya 1:10-13, maka jawabannya jelas betapa Tuhan tidak berkenan pada persembahan yang demikian. Yang sesungguhnya Tuhan inginkan, ialah pertobatan, sikap dan tingkah laku yang baik dari umat-Nya. Jadi bukan sekedar memberi persembahan. Persembahan yang benar berasal dari hati yang berkenan kepada Tuhan dan dari hidup yang benar, bukan yang bersumber dari dosa dan hasil kejahatan. Tuhan membenci hal itu. Yang Allah inginkan ialah persembahan syukur yang memang lahir dari hati yang menyembah, yang sujud dan memuliakan Dia.

 
c.    Panggilan dan Pengampunan Allah
Bangsa Israel seringkali tidak hidup dalam ketaatan kepada Allah. Mereka dengan begitu mudahnya meninggalkan kepercayaan dan ketaatan kepada Allah. Bagaimana dengan hidup iman orang percaya saat ini? Saya mengenal sebuah keluarga yang baru dikaruniai anak laki-laki oleh Tuhan pada kelahiran anak yang kelima. Diberi nama Ka sesuai doa orang tuanya. Kelahirannya disambut sukacita. Anak ini pasti bawa kebaikan dan sukacita. Setelah anak ini besar, bukannya bawa sukacita, bukannya bawa kebahagiaan malah bawa masalah, bawa pergumulan, nakal luar biasa. Sekolah tidak beres, di rumah berantakan, ke gereja tidak pernah. Ayah ibunya berdoa, menasihati dan mengajar, namun tidak ada yang berubah. Waktu berlalu dan anak ini pun "terpaksa" lulus di SMK. Setelah itu "dipaksa" pergi merantau, pulang lagi, pergi lagi, sehingga ayah dan ibunya hampir menyerah. Ayahnya katakan apa? "Dia nakal luar biasa, dia bandel, tidak taat, tidak mengdengarkan, memberontak kepada orang tua tetapi satu hal kami yakin....Dia adalah anak kami dan kami percaya Tuhan menganugerahkan kepada kami karena Tuhan punya rencana bagi hidup kami dan anak kami ini." Berita terakhir, sang anak telah bekerja di salah satu kota di Indonesia.
    Inilah model ketaatan kepada rencana Tuhan dan perbuatan-Nya yang luar biasa. Dosamu merah seperti kirmizi, pelanggaranmu merah seperti kain kesumba tetapi akan putih seperti salju, akan putih seperti bulu domba. Pengharapan bagi kita yang tidak dapat dibandingkan dengan apa pun dalam dunia ini. Sebenarnya kita semua sudah harus binasa, dihukum dan tidak layak di hadapan Allah, namun Dia tetap Allah kita dan kita adalah anak-Nya. Ia memanggil kita sebagai anak untuk taat. Jika Allah mengasihi kita luar biasa maka mentaati Dia adalah hal terbaik.

 



Label:   Yesaya 1:1,10-20 




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Khotbah Gereja Toraja Minggu, 11 Agustus 2019 - Ibrani 11:1-7

PREV:
Bahan Penelaahan Alkitab - Tanggal 5-10 Agustus 2019 KASIH ALLAH DAN KEDEGILAN HATI MANUSIA (Pa‘kaboro‘na Puang Matua na Kamakarrasan Penaanna To lino) - Lukas 12:13-21

Garis Besar Yesaya






December 1-7 (Week 49) - Esther 7-10; Revelation 3 || Ezra 7-10; Psalm 97; Rev 4 || Nehemiah 1-3; Rev 5 || Neh 4-6; Psalm 98; Rev 6 || Neh 7-9; Psalm 140; Rev 7

Hari ini, 7 Desember - Efesus 1-3

Hari ini, 7 Desember - Maz 137:9-138:6, Dan 11-12, 1 Yoh 5, Ams 30:13-14

Hari ini, 7 Desember - Yohanes 16:1-11, Wahyu 4, Ayub 30, Yoel 2-3

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Gereja Toraja 2019..

Register   Login  

contoh kj 424 bukan kj.424



Latest Christian Song
** Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 31 JANUARI 2020 - ORANG YANG MENANG ADALAH ANAK ALLAH - Wahyu 21:6-8 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 21:6-8 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Alfa dan Omega, di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang // bagian mereka, Kebenaran dan kepastian dari keadaan yang membahagiakan ini disahkan oleh firman dan janji Allah, YESUS ADALAH SUMBER PENGHARAPAN DAN KEKUATAN
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 30 JANUARI 2020 - YESUS: RAJA DARI SEGALA RAJA DAN TUHAN DARI SEGALA TUHAN - Wahyu 19:14-16 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 19:14-16 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)

Khotbah Ibadah GPIB RABU, 29 JANUARI 2020 - YESUS ADALAH SOLUSI - Lukas 8:22-25 SGDK) -MINGGU II SESUDAH EPIFANI Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Marilah kita bertolak ke seberang danau, Yesus tertidur // Taufan // Perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya, Kita binasa // Ia pun bangun, lalu menghardik air dan angin yang mengamuk itu, Kristus memerintahkan murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang danau, LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN SAMA 0| MATATUHAN
Khotbah Ibadah GPIB SELASA, 28 JANUARI 2020 - BESAR DAN AJAIB - Wahyu 15:1-4 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 15:1-4 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Tujuh Cawan Penghukuman, telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya // nyanyian Musa, hamba Allah dan nyanyian Anak Domba, Pekerjaan penumpahan tujuh cawan, yang dipercayakan kepada tujuh malaikat, Patutlah Allah dipuji dan disembah sepanjang abad, BESAR DAN AJAIB
Khotbah Ibadah GPIB - SENIN, 27 JANUARI 2020 - JANJI PENYERTAAN TUHAN - Wahyu 1:17-20 - MINGGU II SESUDAH EPIFANI Wahyu 1:17-20 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis, tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah

Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 31 Desember 2019 - TETAP SEMANGAT KARENA TUHAN SELALU BERI BERKAT - Yesaya 61:10-11 (SGD) - MALAM TAHUN BARU Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Orang percaya yang telah lahir baru dengan sukaria menanggapi janji-janji mulia ini., Kemakmuran Jemaat . BERSYUKUR BERSAMA TUHAN
Khotbah Ibadah GPIB Senin, 30 Desember 2019 - PUJILAH NAMA TUHAN - Senin, 30 Desember 2019 - MINGGU SESUDAH NATAL Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Ajakan kepada bumi, Pujilah Tuhan di bumi, Sebuah Undangan untuk Memuji,
Khotbah Ibadah GPIB Minggu, 29 Desember 2019 - MENSYUKURI PENYERTAAN ALLAH - Yesaya 52:1-10 (SGD) - HARI MINGGU SESUDAH NATAL Yesaya 52:1-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Dorongan bagi Yerusalem,
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 28 Desember 2019 - MENGENAL DlA - 1 Yohanes 1:3-6 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:3-6 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar // persekutuan. Kamu juga , Supaya sukacita kami menjadi sempurna , Allah adalah terang, Hidup di dalam kegelapan // Tidak melakukan kebenaran, Kesaksian Rasuli
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 27 Desember 2019 - HIDUP DI DALAM TERANG - 1 Yohanes 1:5-10 - MINGGU SESUDAH NATAL 1 Yohanes 1:5-10 Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)







Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB
TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH MALAM NATAL 2019, TATA IBADAH HARI NATAL 2019, TATA IBADAH SESUDAH NATAL 26 DES 2019, TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019, TATA IBADAH MALAM AKHIR TAHUN 2019, TATA IBADAH TAHUN BARU 2020




New Submit
KAMIS, 2 JANUARI 2020
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 2 JANUARI 2020 - HADIAH DARI SORGA - Filipi 3:12-16 - MINGGU SESUDAH NATAL


TATA IBADAH KELUARGA MALAM AKHIR TAHUN 31 DES 2019 (bisa dilihat di HP)


TATA IBADAH KELUARGA MALAM NATAL 2019 (bisa dilihat di HP)

Jumat, 06 Desember 2019
Zie De Maan Schijnt Door De Bomen

Friday, December 06, 2019
John Schneider Scores First Number One Christian Country Single

Friday, December 06, 2019
End of journey as gospel star Zimu loses battle against cancer

Friday, December 06, 2019
‘A wakeup call:‘ British theologian N.T. Wright on the prosperity gospel, climate change and Advent

Kamis, 05 Desember 2019
When Christmas Comes Around - Caitie Hurst

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises NAU chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Seek the light during busy Advent season, advises university chaplain

Wednesday, December 04, 2019
Early Rain Church Elder Sentenced to Four Years in Prison for Having Christian Literature

Wednesday, December 04, 2019
Lighthouse Christian School Contributes to Christmas Spirit

Selasa, 03 Desember 2019
Materi Rancangan Dasar (Randas) Akta Gereja


Kalender GKJ Desember 2020


Kalender GKJ Nopember 2020


Kalender GKJ Oktober 2020


Kalender GKJ September 2020


Kalender GKJ Agustus 2020


Kalender GKJ Juli 2020


Kalender GKJ Juni 2020

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, Khotbah Ibadah GPIB 2020, Lagu Natal (Christmas), TATA IBADAH NATAL 2019 dan TAHUN BARU 2020 GPIB,



hothbah yesaya 40:1-8,   eksposisi yakobus 1:17,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   TEMA NATAL GEREJA PROTESTAN MALUKU 2019/2020,   chord O Allagku.jenguklah diriku,   kata sambutan natal,   Santapan Harian Johannes 1:14-18,   ilustrasi kasih allah terbukti untuk sekolah minggu,   sentosa dalam yesus chord,   musik mazmur 72,   not nkb 166,   kabar gembira lagu natal,   partitur SATB Hai Mari Berhimpun,   renungan Lukas 3: 1-20,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   lagu kidung ceria syair ibu,   lagu kidung ceria syair ibu,   partitur lagu paduan suara tema hari ibu,   khotbah mazmur 91,   lirik lagu dunia gemar dan soraklah,   pesan dan kesan natal kaum bapak,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   contoh liturgi ibadah natal GPM,   siapa gerangan sang raja not angka,   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   KHOTBAH YOHANES 1:14-18 (ADVENT II),   kotbah natal 2017,   Lirik lagu natal Gloria Gloria,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   lirik lagu kj 376 versi toraja,   ucapan selamat natal untuk persekutuan,   +hotbah yesaya 60:1-7,   download mp3 kidung jemaat 69,   lagu natal untuk persembahan syukur,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   lagu masa adven 2019,   bahan khotbah Adven Gmit 2019,   gits bakti 324,   download lagu GEREJA,   download lagu GEREJA,   lirik lagu tuhan pelita hidupku,   khotbah masa adventus yesaya12:1-6,   lirik lagu surya bersinar,   download lagu rohani mp3 gratis,   download lagu rohani mp3 gratis,   khotbah 1 tim. 4:1-16,   kalender liturgi 2020,   sambutan pranatal gmim,   contoh lagu komuni minggu advent ketiga tahun A 2019,   liturgi perayaan ekaristi 15 desember 2019 tahun a,   lagu mazmur untuk tahun a 15 desember 2019 minggu advent III,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   kalender katolik desember 2019,   &rct=j,   Lirik lagu natal praise and worship ibadah natal 25 desember,   nyanyian rohani no 97,   lagu berita anugerah,   doa persembahan katolik,   pidato radio menjelang natal,   kalender liturgi 2020,   lagu persembahan,   khotbah maz 72:1-7,   khotbah maz 72:1-7,   pujian untuk persembahan,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah lukas 16 : 19-31 minggu biasa,   khotbah Yohannes 1:14-18,   contoh kata sambutan di acara natal,   lagu wartakanlah kabar gembira tek,   khotbah Matius 24:3-8,   kalender liturgi oktober 2020,   kalender liturgi 2019,   DSL NO 218 SAMBUTLAH,   materi adven ke1,   lirik lagu rohani pujian bukan setiap orang yang berseru Tuhan Tuhan masuk kerajaan Allah,   renungan Zakaria 9 ; 9-10,   matius 10 :34-42,   khotbah kisah para rasul 13:13-25,   contoh liturgi natal gpib,   not angka lagu bagimu damai sejahtera,   kalender liturgi desember 2019,   lagu persembahan,   pengertian tanah,kayu,perak,emas dalam konteks 2 timotius 2: 20,21,   sambutan natal sesuai tema yesus datang untuk pembaharuan,   lagu rohani o genta malam,   surat penitipan pemberkatan nikahgereja,   renungan mazmur 97 11 12,   Sabda Bina Pemuda 7 Desember 2019,   lagu rohani pakai hidupku sebagai alatmu,   kubawah kepadamu oh tuhan,   lagu kj tentang memuji tuhan,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   tema natal 25 desember se gbkp 2019,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   ppt yohanes 15: 9 - 17,   Rngn kisah para rasul 8:1-25,   kata sambutan kepala sekolah,   khotbah 1 tesalonika 3 7 - 13,   kotbah yesaya 43: 1-7,   Renungan harian 2 samuel 4,   MAZMUR 146:5-10 JUSWANTORI LIRIK,   partitur koor terpujilah allah hikmatnya besar,   partitur koor terpujilah allah besar kuasanya,   renungan tentang serigala akan tinggal dengan domba,   kalender liturgi 2020,   gambar kalender katolik 2020,   kalender Liturgi 2019,   lagu misa angkatlah hatimu madahkan lagu,   renungan yesaya 11:6-9,   lagu mankind,   &rct=j,   &rct=j,   lagu pengantar pernikahan digerja,   lagu sebelum doa syafaat,   renunngan ulangan 18:15-19,   renunngan ulangan 18:15-19,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   not angka lagu seribu lilin nyalakan,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh liturgi malam natal gkp,   contoh khotbah ibadah raya,   kunci lagu bagi allah yang mulia,   LIRIK mazmur gb 114,   kalender liturgi 2019,   LIRIK mazmur 146 5-10 juswantori,   Renungan Roma 15:1-13 Kaitan dengan Minggu Adven,   Berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   Khotbah tentang berharap pada Tuhan dalam Mikha 7:7-13,   pakailah waktu anugrah tuhanmu lagu,   materi khotbah natal 2019,   khotbah yesaya 55:6-11,   PKJ no 72,   tata ibadah natal gbi 2019,   DAWNLOAD MP3 MULIAKANLAH,   kalender liturgi 2019,   kalender liturgi 2019,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   TAFSIRAN YOHANES 1:14-18,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   kalender liturgi 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   Renungan untuk ibadah minggu tgl 8 desember 2019,   lagu worship terbaru mau khotbah,   renungan matius 3:10,   hari raya katolik 2020,   LIRIK LGU MULIA SEMBAH RAJA MULIA,   teks koor lagu natal katolik,   kata kata sambutan natal kristen,   kalender liturgi katolik 2019,   judul tata ibadah gereja,   renungan dari bacaan roma 15:4-9,   liturgi katolik desember 2019,   liturgi katolik desember 2019,   teks lagu misa hari anak misioner se dunia,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   jamita minggu 8 desember 2019, sian Johannes 1:14-18,   Yesaya 9:1-6,   kalender liturgi 2019,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Kumpulan penjabaran yohannes 1:14-18,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   khobah minggu advend ke 2 2019 gmim,   Khotbah Yesaya 9:1-6,   youtube download lagu masa adven pertama kristen protestan,   lagu persembahan natal,