Save Page
Minggu, 13 Okt 2019
XVII DOB TRINITATIS
Khotbah : Mazmur 25:8-15
Epistel : Matius 21:28-32
MANGGOLUH BANI DALAN NI JAHOWA

Khotbah : Mazmur 25:8-15
25:8 TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. 25:9 Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati. 25:10 Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya. 25:11 Oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu. 25:12 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 25:13 Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 25:14 TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka. 25:15 Mataku tetap terarah kepada TUHAN, sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jaring.

Penjelasan:


* Kebaikan dan Belas Kasihan Ilahi (25:8-14)
Janji-janji Allah di sini dipadukan dengan doa-doa Daud. Ada banyak permohonan yang kita dapatkan dalam bagian awal mazmur ini, dan ada banyak juga yang akan kita dapatkan dalam bagian akhirnya. Dan di sini, di tengah-tengah mazmur ini, Daud merenungkan janji-janji itu, dan dengan iman yang hidup ia menyusu dari buah dada penghiburan ini dan dipuaskan olehnya. Sebab janji-janji Allah bukan hanya merupakan dasar terbaik bagi doa, yang memberi tahu kita apa yang harus kita doakan dan mendorong iman serta pengharapan kita di dalam doa, melainkan juga sudah merupakan jawaban langsung atas doa itu sendiri. Biarlah doa dipanjatkan sesuai dengan janji itu, maka barulah janji itu dapat dipahami sebagai jawaban atas doa tersebut. Dan kita harus percaya bahwa doa kita didengar, karena janji itu akan ditepati. Namun, di tengah-tengah janji-janji itu kita mendapati satu permohonan yang tampak diucapkan agak tiba-tiba, dan yang seharusnya ditindaklanjuti (ay. 7). Permohonan itu adalah, ampunilah kesalahanku (ay. 11). Namun, doa untuk meminta pengampunan dosa sekali-kali tidak pernah menyimpang dari pokok pembicaraan. Semua perbuatan kita sudah bercampur dengan dosa, dan oleh sebab itu doa minta ampun itu seharusnya juga dicampurkan dengan ibadah-ibadah kita. Ia menegaskan permohonan ini dengan berseru dua kali. Seruan yang pertama sangat biasa: "Oleh karena nama-Mu, ampunilah kesalahanku, karena Engkau telah menyatakan nama-Mu sebagai nama yang penuh rahmat dan berbelas kasihan, yang menghapus dosa pemberontakan demi kemuliaan-Mu, demi janji-Mu, dan demi kepunyaan-Mu" (Yes. 43:25). Tetapi seruan yang kedua sangat mengejutkan: "Ampunilah kesalahanku, sebab besar kesalahan itu, dan semakin besar kesalahan itu semakin besarlah belas kasihan ilahi akan dipermuliakan dalam mengampuninya." Adalah kemuliaan Allah yang Mahabesar untuk mengampuni dosa-dosa yang besar, untuk mengampuni kesalahan, pelanggaran, dan dosa (Kel. 34:7). "Besar kesalahan itu, dan oleh sebab itu aku akan binasa, binasa sampai selama-lamanya, jika belas kasihan yang tiada terbatas tidak turut campur untuk mengampuninya. Besar kesalahan itu, demikianlah aku melihatnya." Semakin kita melihat kekejian dalam dosa-dosa kita, semakin pantas kita mencari belas kasihan Allah. Ketika kita mengaku dosa, kita harus menegaskan betapa besarnya dosa kita itu. Marilah sekarang kita melihat janji-janji yang besar dan berharga yang kita miliki dalam ayat-ayat ini. Perhatikanlah,

    I. Siapa yang memiliki janji-janji ini, dan siapa yang dapat mengharapkan keuntungan darinya. Kita ini semua orang berdosa, jadi dapatkah kita berharap mendapatkan keuntungan dari janji-janji itu? Ya (ay. 8), Dia akan menunjukkan jalan kepada orang yang sesat, meskipun mereka sesat dan berdosa. Sebab Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa, dan, untuk melakukannya, Ia mengajar orang-orang berdosa dan memanggil mereka untuk bertobat. Janji-janji ini berlaku pasti bagi orang-orang yang sekarang menjalankan firman Allah meskipun sebelumnya mereka berdosa dan tersesat. Mereka ini adalah,
        1. Orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya (ay. 10), yang mematuhi perintah-perintah-Nya sebagai peraturan bagi mereka, dan yang menggenggam janji-janji-Nya sebagai bagian mereka. Mereka menerima Allah sebagai Allah mereka dan hidup sesuai dengan keputusan itu. Mereka menyerahkan diri kepada-Nya sebagai umat-Nya dan hidup sesuai dengan keputusan itu. Meskipun karena kelemahan daging, mereka kadang-kadang melanggar perintah, namun, dengan pertobatan yang tulus setiap kali berbuat salah dan dengan iman yang tetap kepada Allah sebagai Allah mereka, mereka berpegang pada perjanjian itu dan tidak melanggarnya.
        2. Orang yang takut akan Dia (ay. 12, dan lagi ay. 14), yang hormat pada keagungan-Nya dan menyembah-Nya dengan penuh rasa hormat, yang berserah pada wewenang-Nya dan mematuhi-Nya dengan senang hati, yang ngeri akan murka-Nya dan takut melukai hati-Nya.
    II. Atas dasar apa janji-janji ini diberikan, dan dorongan apa yang harus kita bangun darinya. Inilah dua hal yang mengesahkan dan meneguhkan semua janji itu:
        1. Kesempurnaan sifat Allah. Kita menghargai janji itu berdasarkan sifat Dia yang membuatnya. Oleh sebab itu, kita dapat mengandalkan janji-janji Allah itu. Sebab TUHAN itu baik dan benar, maka Dia akan berlaku sebaik apa yang difirmankan-Nya. Dia begitu baik sehingga Dia tidak dapat menipu kita, begitu benar sehingga Dia tidak dapat melanggar janji-Nya. Setialah Dia yang telah berjanji, dan yang juga akan menepatinya. Dia telah berbaik hati untuk membuat janji itu, dan karena itu Dia akan benar dalam menepatinya.
        2. Kesesuaian antara segala perkataan dan perbuatan-Nya dengan kesempurnaan-kesempurnaan sifat-Nya (ay. 10): Segala jalan TUHAN (yang artinya, segala janji dan pemeliharaan-Nya) adalah kasih setia dan kebenaran. Jalan-jalan-Nya itu, sama seperti Dia sendiri, baik dan benar. Semua tindakan Allah terhadap umat-Nya dilakukan sesuai dengan kasih setia dari tujuan-tujuan-Nya dan kebenaran janji-janji-Nya. Semua yang diperbuat-Nya berasal dari kasih, kasih dalam perjanjian. Dalam kasih-Nya itu umat-Nya dapat melihat kasih setia-Nya ditunjukkan dan firman-Nya digenapi. Sungguh hati orang-orang benar akan puas dengan limpahnya atas hal ini, sehingga apa pun penderitaan-penderitaan yang mereka alami, segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran, dan semua itu akan tampak kelak ketika mereka sampai pada akhir perjalanan mereka.
    III. Apa janji-janji itu.
        1. Bahwa Allah akan mengajari dan menuntun mereka dalam melaksanakan kewajiban mereka. Hal ini paling ditekankan, karena ini merupakan jawaban bagi doa-doa Daud (ay. 4-5), "Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, dan bawalah aku berjalan." Kita harus mengarahkan pikiran-pikiran kita dan bertindak dengan iman terutama atas janji-janji yang sesuai dengan perkara yang sedang kita hadapi.
            (1) Ia akan menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Mereka telah berdosa, karena itu perlu ditunjukkan jalan. Ketika mereka sadar bahwa mereka sesat, dan ingin ditunjukkan jalan, maka Dia akan mengajar mereka jalan pendamaian dengan Allah, jalan yang menuju damai hati nurani yang dasarnya teguh, dan jalan yang menuju pada kehidupan kekal. Dengan Injil-Nya, Dia membuat jalan ini diketahui semua orang, dan, dengan Roh-Nya, Dia membuka pengertian dan membimbing orang-orang berdosa yang bertobat, yang mencari-cari jalan itu. Iblis membutakan mata orang dan menuntut mereka ke neraka, tetapi Allah membuat mata orang terang, menjadikan segala sesuatu di depan mereka terang benderang, dan dengan demikian Dia menuntun mereka ke sorga.
            (2) Ia membimbing orang-orang yang rendah hati. Ia akan mengajar orang-orang yang rendah hati, yaitu orang-orang yang merasa rendah dalam pandangan mereka sendiri, yang tidak percaya pada diri mereka sendiri, yang ingin diajar, dan yang dengan jujur bertekad untuk mengikuti bimbingan ilahi. Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar. Mereka ini akan dibimbing-Nya menurut hukum, yakni menurut aturan firman yang tertulis. Dia akan membimbing mereka mengenai apa yang mereka harus kerjakan, yang berhubungan dengan dosa dan kewajiban, sehingga mereka dapat memelihara hati nurani mereka agar tetap bersih dari segala pelanggaran. Dan Dia akan melakukannya dengan bijaksana (begitu menurut sebagian orang), yaitu, Dia akan menyesuaikan tindakan-Nya dengan perkara mereka. Dia akan mengajar orang-orang berdosa dengan hikmat, kelembutan, dan belas kasihan, dan sesuai dengan apa yang mampu mereka tanggung. Dia akan mengajar mereka jalan-Nya. Semua orang baik pasti menjadikan jalan Allah sebagai jalan mereka, dan ingin diajar tentang jalan itu. Dan mereka yang melakukannya pasti akan diajar dan dibimbing di dalam jalan itu.
            (3) Kepada orang yang takut akan TUHAN, Dia akan menunjukkan jalan yang harus dipilihnya, entah di jalan yang akan dipilih oleh Allah atau yang akan dipilih oleh orang baik itu sendiri. Semuanya sama saja, sebab orang yang takut akan Tuhan pasti memilih hal-hal yang berkenan kepada-Nya. Jika kita memilih jalan yang benar, maka Dia yang mengarahkan pilihan kita akan membimbing langkah-langkah kita, dan akan menuntun kita dalam menjalani jalan yang benar itu. Jika kita memilih dengan bijak, maka Allah akan memberi kita anugerah untuk berjalan dengan bijak.
        2. Bahwa Allah akan membuat mereka berbahagia (ay. 13): Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan, akan berdiam dalam kebaikan (menurut keterangan tambahan). Siapa berserah diri dalam rasa takut akan Tuhan, dan memberi diri untuk diajar oleh Allah, dia pasti akan berbahagia, kecuali dia sendiri berbuat salah. Jiwa yang dikuduskan oleh anugerah Allah, dan terlebih lagi yang dihibur oleh damai sejahtera Allah, menetap dalam kebahagiaan. Bahkan ketika tubuh sakit dan terbaring dalam penderitaan, jiwa dapat menetap dalam kebahagiaan di dalam Allah, dapat kembali kepada-Nya, dan beristirahat di dalam Dia. Ada banyak kejadian membuat kita tidak berbahagia, namun ada cukup banyak hal dalam kovenan anugerah yang juga dapat mengimbangi semuanya itu dan membuat kita berbahagia.
        3. Bahwa Dia akan memberikan kepada mereka dan kepada keturunan mereka segala yang baik sebanyak yang ada di dunia ini: anak cucunya akan mewarisi bumi. Hal yang harus kita pedulikan berikutnya setelah jiwa kita adalah keturunan kita, dan Allah menyimpan berkat bagi keturunan orang-orang benar. Orang-orang yang takut akan Tuhan akan mewarisi bumi, akan memiliki isinya dan mendapatkan penghiburan darinya, dan keadaan anak cucu mereka akan menjadi lebih baik saat mereka telah tiada, oleh karena doa-doa mereka itu.
        4. Bahwa Allah akan mengijinkan mereka ke dalam persekutuan yang rahasia dengan diri-Nya sendiri (ay. 14): TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia(kjv: rahasia Tuhan ada pada orang-orang yang takut akan Dia – pen.). Mereka memahami firman-Nya, sebab, barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah suatu ajaran berasal dari Allah atau bukan (Yoh. 7:17). Siapa menerima kebenaran karena rasa cinta kepadanya, dan mengalami kuasanya, dialah yang paling memahami rahasia-rahasianya. Mereka mengetahui dengan lebih baik daripada orang lain arti dari pemeliharaan-Nya dan apa yang sedang diperbuat Allah terhadap mereka. Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini? (Kej. 18:17). Dia tidak menyebut mereka hamba, melainkan sahabat, seperti Dia menyebut Abraham. Dari pengalaman, mereka mengetahui berkat-berkat perjanjian dan kegembiraan persekutuan yang dimiliki jiwa-jiwa yang penuh rahmat dengan Bapa dan dengan Anak-Nya Yesus Kristus. Kehormatan ini dimiliki oleh semua orang kudus-Nya.


Epistel : Matius 21:28-32
Perumpamaan tentang dua orang anak
21:28 "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. 21:29 Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. 21:30 Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. 21:31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. 21:32 Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya."

Penjelasan:


* Mat 21:28-32 - aku tidak mau // pergi juga, // pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal, // Anak // aku pergi // tidak pergi, // Kerajaan Allah // Jalan Kebenaran
Perumpamaan Tentang Dua Orang Anak. Hanya Matius yang mencatat tiga perumpamaan (bdg. Mrk. 12:1, "dalam perumpamaan" ) yang diucapkan pada kesempatan ini, selaku tanggapan terhadap pejabat Sanhedrin yang mempersoalkan kekuasaan Yesus. Perumpamaan Tentang Dua Orang Anak ini ditafsirkan oleh Yesus sebagai melukiskan tanggapan bertentangan dari golongan yang tersisih secara religius dan para pemimpin mereka terhadap pelayanan Yohanes, yang merupakan persiapan bagi pelayanan Yesus sendiri. Anak laki-laki (sesungguhnya, anak) yang semula mengatakan aku tidak mau tetapi kemudian menyesal (bertobat) dan pergi juga, melukiskan pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal, golongan tersisih secara religius yang akhirnya menerima amanat Yohanes. Banyak di antara mereka menjadi pengikut Yesus (Luk. 5:35). Anak yang mengatakan aku pergi tetapi tidak pergi, melukiskan para pemimpin agama yang semula memberikan semacam persetujuan secara angkuh kepada Yohanes (Yoh. 5:35), tetapi tidak pernah ikut dengan sungguh-sungguh (Luk. 7:29, 30). Jadi, para pemungut cukai dan perempuan sundal itu, dengan menanggapi Yohanes, menunjukkan bahwa mereka siap untuk Kerajaan Allah Mesianis. Jalan Kebenaran (II Ptr. 2:21) melukiskan pemberitaan Yohanes (bdg. 22:16, "jalan Allah") yang dikaitkan dengan Nuh (II Ptr. 2:5), dan mungkin merupakan isi pemberitaan Yohanes, bukan perilaku pribadinya.




Lagu Natal (Christmas)
Latest Christian Song

NEXT:
Minggu, 20 Okt 2019 - Khotbah: Yohanes 4:21-26 - Epistel : Yesaya 2:2-5 - XVIII DOB TRINITATIS

PREV:
Minggu, 06 Okt 2019 - Khotbah : Kisah Para Rasul 20:21-31 Epistel : Pengkhotbah 3:1-14 - XVI DOB TRINITATIS





November 10 - 16 (Week 46) - Ezekiel 46-48; John 16 || Daniel 1-3; Psalm 88; John 17 || Dan 4-6; John 18 || Dan 7-9; Psalm 91; John 19 || Dan 10-12; John 20

Hari ini, 14 November - Yakobus 1,2<...

Hari ini, 14 November - Maz 119:171-...

Hari ini, 14 Nopember - Yohanes 11:1...

BACAAN ALKITAB SETAHUN:



Arsip Khotbah Gereja Gereja Anggota UEM 2019..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392





Latest Christian Song






Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,




New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402c AMIN

Rabu, 06 Mei 2015
GB 402b AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 402a AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 401 AMIN, AMIN, YA, BENAR ADANYA

Kamis, 20 Juni 2013
GB 400 AMIN, AMIN

Kamis, 20 Juni 2013
GB 399 AMIN, HALELUYA!

Selasa, 06 Agustus 2013
GB 398b MARANATHA dan GB lama maranatha - gb 293c pada GB Lama

Senin, 29 Juli 2013
GB 398a MARANATHA & GB lama 293a MARANATHA

Senin, 22 Juli 2013
GB 397 HOSIANA

Senin, 22 Juli 2013
GB 396 HOSIANA, HOSIANA

Kamis, 11 Juli 2013
GB 395 HALELUYA! AMIN

Kamis, 11 Juli 2013
GB 394 HALELUYA, HALELUYA! PUJILAH TUHANMU

Kamis, 11 Juli 2013
GB 393 HALELUYA

Senin, 20 Juli 2015
GB 392b KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Kamis, 18 Juli 2013
GB 392a KEPADAMU PUJI-PUJIAN

Rabu, 31 Juli 2013
GB 391 TUHAN MENYERTAI KAMU

Rabu, 29 April 2015
GB 389b KARNA ENGKAULAH

Selasa, 23 Juli 2013
GB 389a KARNA ENGKAULAH

Senin, 29 Juli 2013
GB 388 PUJI ALLAH | MULIAKANLAH

video lagu rohani kristen, lagu gereja 2019, lagu rohani kristen 2019, lagu lagu rohani kristen terbaru, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah kristen tentang filipi 4:10-20,   lagu lagu sekolah minggu dan remaja kristen ,   khotbah kristen tentang filipi 4:10-20,   kj 417 NOT ANGKA DAN LAGU,   kotbah ulangan 24:19-22,   renungan hosea 6:6,   instrumen koor natal satb partitur,   tex lagu dan not lagu rejoic in the lord always,   instrumen koor natal satb partitur,   instrumen koor natal satb partitur,   lagu untuk menutup ibadah,   lagu rohani persembahan ibadah,   lagu penutup ibadah pemuda,   nama untuk persekutuan,   instrumen koor satb natal partitur,   instrumen koor satb natal partitur,   pujian rohani penutup ibadah,   lagu penutup rohani mp3,   Jamita johanes 8:12-20,   Jamita natal johannes 8:12-20,   bagaimana cara memberitakan injil di lingkungan,   Yohanes 6 : 27 - 29,   kejadian 21:1-7renungan,   kejadian 21:1-7renungan,   tafsiran lukas 21 : 5-19,   forevermore gms mp3 ,   lagu ibadah penutup,   lagu memberikan persembahan,   kidung ceria cinta akan Yesus tak berarti hanya nyanyi dan doa,   khotbah Roma 1:18-25,   judul lagu rohani arab,   Yohanes 6 : 27 - 29,   Bahan khotbah dari 2 Tesalonika 3: 1-9,   lagu rohani pujian,   dunia gemar dan soraklah lirik,   dunia gemar dan soraklah lirik,   2 korintus 9;6-7 NATS PERSEMBAHAN,   nats ayat alkitab untuk persembahan,   lagu penutup ibadah,   tema natal tentang hendaklah kamu sehati,sepikir dalam tuhan bahasa batak,   lagu penutup ibadah,   lagu pembuka ibadah,   khotbah dari kitab nahum,   yakobus 3 cerita sekolah minggu,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   khotbah gereja toraja dari matius 16:13-20,   mazmur 69:20-37 gpib,   mazmur 69:20-37 gpib,   lagu doa syafaat,   lagu buat doa syafaat,   kristen kata pengantar persembahan,   2tesalonika3:6-13,   jamita filipi 4:10-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   kotbah Yosua 4: 1-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   gambar not angka tuhanlah kekuatan dan mazmurku ,   lagu lagu pengakuan dosa,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   lirik lagu firmanmu pelita bagi kakiku dan sebagai suluh pada jalanku,   download lagu mp3 di mazmur 150,   kumpulan lagu gereja kristen maranatha indonesia pengajaran tabernakel,   renungan ulangan 24 17 22,   lagu persembahan gmim,   filipi 4:10-20,   download lagu mp3 di mazmur 150,   khotbah : Tetaplah Setia,   Filipi 4:10-20,   Filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24 19 22,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   LAGU TENTANG PERSEMBAHAN,   syair dan not lagu gereja pdf,   khotbah yohanes 5:19-29,   khotbah yohanes 5:19-29,   you rise me up versi paduan suara,   lagu untuk persembahan,   renungan harian yohanes 5:19-29,   partitur lagu natal,   jembatan lagu untuk persembahan,   ambilan gkps 17 november 2019,   meresponi panggilan tuhan Yosua 1:1-9,   khotbah ulangan 24:19-22,   khotbah ulangan 24:19-22,   liturgi ibadah persekutuan kaum pria bala keselamatan,   lagu bala keselamatan perjuangan,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   Khotbah KRISTEN dari Ayub 19: 23-27,   jamita filipi 4:10-20,   khotbah ulangan 24:19,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   lagu gereja kj 49,   khotbah pilipi 4:10-20 versi hkbp,   renungan yakobus 2:1-13,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6 GKI,   Hari Tuhan Maleakhi 4:1-6,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Contoh renungan kotbah harian agama Kristen Protestan bulan November 2019,   pujian saat mengumpulkan persembahan,   Khlbh masmur 55:2-8,   renungan remaja kristen gmit,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   kothbah katolik menurut lukas 21:5-19,   renungan kristen insani 13:20-21 dari gmit,   lagu persembahan,   Tafsiran alkitap 2 tesalonika 3;13-15,   khotbah yakobus 2 1-10,   ayat2 alkitab utk ajakan persembahan,   lagu kristen yang sesuai dengan nats matius 25:31-46,   tata ibadah unit gpm,   MEMANDANG ALLAH MELAMPAUI HIDUP INI Ayub 19: 23 - 27a,   renungan Yosua 24:22-28,   kejadian 21:1-7renungan,   khotbah keluaran 23;1-13,   khotbah amsal 12,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,    kitab ulangan 24:19-22 berbuat baik bagi semua orang,   kotbah ulangan 24:19-22 ,    ulangan 24:19-22 melindungi sesama,   khotbah yoel 2 : 28-32,   khotbah yoel 2 : 28-32,   partirtur 4 suara lagu natal,   renungan sbu tgl 17 november,   khotbah yoel 2 : 28-32,   tafsiran “Engkaulah anakKu yang kukasihi, kepadaMulah aku berkenan” ?,   kalender liturgi katolik tgl 12 nopember 2019,   Jamita filipi 4;10-20,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   nyanyian pujian downlod,   nyanyian pujian downlod,   renungan kristen keluaran 19: 10-11 ,   renungan pagi sabda bina umat gpib matius 12. 46_ 50,   sabda bina umat gpib 12 nov 2019,   NYANYIAN BALA KESELAMATAN,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   contoh liturgi kedukaan kristen gki,   lagu gereja.com,   Gita bakti pdf,   Gita bakti pdf,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   contoh kotbah kitab ulangan 24:19-22,   ulangan 24:19-22 jamita partangiangan,   kasihnya seperti sungai lagu misa,   bahan sermon jamita 5 Musa 24 19-22,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   contoh kotbah ulangan 24:19-22 harus kau ingat dahulu kamu budak,   proses menulis kotbah ulangan 24:19-22,   firmanmu pelita bagi kakiku lagu misa,   renungan alkitab markus 13 ayat 33-37,   Renungan joel 2:23-32,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   khotbah gpib tahun 2019,   khotbah gpib 2019,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   yesaya 57 ayat 14 - 21,   NOT NYANYI ROHANI NKB LAGU NATAL UNTUK PERSEMBAHAN,   partitur lagu koor natal,   renungan Lukas 17:7-10,   khotbah yakobus 1:9-11,   lagu penutup ibadah,   kalendar liturgi 2020 agustus,   kalender katolik 2020,   kalender katolik 2020,   kidung kabungahan 45,   tafsir amsal 1 : 5,   contoh contoh tema natal ibadah wbi,   koor natal batak,