close

Save Page

Gembalakanlah kawanan domba Allah
5:1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan   kelak.
5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah  yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak  Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan,  tetapi dengan pengabdian diri.
5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,  sebab Ia yang memelihara kamu.
5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis , berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya  yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
5:11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Penjelasan:

* GEMBALAKANLAH KAWANAN DOMBA ALLAH. Nas : 1Pet 5:2
Para penatua (penilik atau gembala) bertanggung jawab untuk memelihara orang percaya, mendisiplin mereka, memberi makanan Firman Allah dan melindungi mereka
(lihat art. KARUNIA-KARUNIA PELAYANAN GEREJA; dan lihat art. PENILIK JEMAAT DAN KEWAJIBANNYA).

* JANGAN KARENA MAU MENCARI KEUNTUNGAN. Nas : 1Pet 5:2
Para gembala dan pemimpin gereja harus waspada terhadap dua dosa yang berbahaya:
    1) Keinginan akan uang (lih. 1Tim 3:3,8; Tit 1:7). Standar PB bagi mereka yang mengawasi pekerjaan Tuhan ialah memperoleh sokongan yang memadai dari gereja (Luk 10:7; 1Kor 9:14; 1Tim 5:17) dan merasa puas dengan persediaan bahan pokok yang perlu bagi diri dan keluarganya. Janganlah seorang hamba Tuhan memperkaya diri dari pekerjaan Tuhan. Mereka yang menjadi korban dari keinginan ini membuka diri untuk melakukan dosa keserakahan, kompromi, dan pencurian. Demi memperoleh uang, mereka mengurangi tuntutan Firman Allah, standar yang benar, dan prinsip kerajaan.
    2) Keinginan untuk berkuasa. Mereka yang haus kekuasaan akan menguasai orang yang mereka layani dengan menyalahgunakan wewenang mereka. Sebaliknya, seorang gembala harus memimpin jemaatnya dengan menjadi teladan dalam pengabdian kepada Kristus, pelayanan yang rendah hati, ketabahan dalam kebenaran, ketekunan dalam doa, dan kasih akan Firman Allah.

* RENDAHKANLAH DIRIMU. Nas : 1Pet 5:5
Kerendahan hati harus merupakan ciri semua orang percaya. Kerendahan berarti ketiadaan kesombongan, kesadaran akan kelemahan diri, dan sikap mengakui peranan Allah dan orang lain atas segala keberhasilan yang telah dan sedang dicapai (bd. Mat 11:29; Fili 2:3-4; Kol 3:12). (Versi Inggris NIV -- "kenakanlah kerendahan hati".) "Kenakanlah" (Yun. _egkomboomai_) berarti mengikatkan sepotong kain pada diri kita. Dalam zaman PB para budak mengikatkan sepotong kain putih atau celemek atas pakaian mereka supaya orang lain tahu bahwa mereka adalah budak. Petrus menasihati kita untuk mengikat kain kerendahan hati pada diri supaya
    (1) dikenal sebagai orang percaya dalam Kristus sewaktu kita bertindak rendah hati terhadap orang lain, dan
    (2) menerima kasih karunia dan pertolongan Allah (ayat 1Pet 5:5-7). Mungkin Petrus sedang memikirkan tindakan Yesus ketika Ia mengikatkan sehelai kain dan mencuci kaki murid-Nya (Yoh 13:4-5).

* IA YANG MEMELIHARA KAMU. Nas : 1Pet 5:7
Pemeliharaan Allah di tengah-tengah kesulitan setiap anak-Nya adalah suatu kebenaran yang ditekankan sepanjang Firman Allah (lih. Mazm 27:10; Mazm 37:5; 40:18; 55:23; Mat 6:25-34; 10:29-31; 11:28-30; lihat cat. --> Fili 4:6). [atau ref. Fili 4:6]
Semua ketakutan, kekuatiran, dan keprihatinan harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah (bd. Mazm 55:23; Luk 12:11-12; lihat art. PEMELIHARAAN ALLAH).

* LAWANMU, SI IBLIS. Nas : 1Pet 5:8
Ketika umat manusia jatuh dalam dosa, Iblis menjadi penguasa dunia ini (Yoh 12:31; 14:30; 16:11). Iblis menguasai seluruh dunia (1Yoh 5:19), meronda di bumi, dan menjadi pemimpin dari pasukan roh-roh jahat yang dipakainya untuk memperbudak dan menawan mereka yang di luar Kristus (Ef 2:2; lihat art. KUASA ATAS IBLIS DAN SETAN-SETAN). Hanya orang percaya telah dibebaskan dari kuasanya (lihat art. KERAJAAN ALLAH).

Namun, seperti singa yang mengaum-ngaum, dia tetap menjadi ancaman bagi orang percaya (Mazm 22:14; Yeh 22:25) dan berusaha untuk membinasakan mereka, khususnya melalui pengalaman penderitaan (ayat 1Pet 5:8-10). Iblis akan secara rohani membinasakan seseorang yang meninggalkan perlindungan Allah. Oleh iman kita dalam darah Kristus (Wahy 12:11), peperangan rohani kita oleh Roh Kudus (Ef 6:11-18) dan doa-doa kita kepada Allah (Mat 6:13), kita dilengkapi penuh untuk mengalahkan muslihat Iblis (Ef 6:11), melawan dia dan berdiri teguh dalam iman (ayat 1Pet 5:9). "Roh yang ada di dalam kamu lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia" (1Yoh 4:4).


* Sumber SGDK:

MINGGU IV SESUDAH PASKAH
MINGGU, 26 APRlL 2015
MELAYANI DENGAN RENDAH HATI
1 Petrus 5:1-11

A. KERANGKA KHOTBAH

1. PENGANTAR
Memimpin merupakan suatu seni menata, mengarahkan, dan mengelola seluruh potensi manusia. Karena itu, selain berkemauan kuat (ambisi) untuk memimpin seorang juga patut berkemampuan dalam mewacanakan visi, menjabarkan misi dan menyusun strategi. Artinya, seorang pemimpin mumpuni harus memahami dengan jelas apa yang hendak ia capai; mengetahui secara tepat segala sesuatu yang mesti dilakukan untuk mencapainya; dan terampil dalam mewujudkan setiap rencana lewat aksi nyata.

Namun demikian, apakah sejumlah kecakapan yang telah mengemuka di atas akan menjamin keberhasilan seorang dalam melaksanakan kepemimpinannya? Jika seorang pemimpin telah
memiliki kemampuan dan keterampilan, maka sudah pantaskah ia disebut sebagai seorang pemimpin besar, pemimpin sejati atau pemimpin yang benar-benar memimpin?

Ternyata tidak cukup sampai di situ. Lukas memberi kesaksian tentang perkataan Yesus, bahwa seorang pemimpin harus berjiwa pelayan; pemimpin yang melayani; hamba yang memimpin (Lukas 22:26-27). Lalu bagaimanakah seorang pemimpin harus melayani di tengah gelombang penderitaan yang menerpanya dan orang-orang yang ia pimpin? Model kepemimpinan atau pelayanan seperti apakah yang harus ditampilkannya? Kita akan belajar dari penulis Surat 1 Petrus.

2. MENDALAMI NAS ALKITAB
a. Latar Belakang
Pada bagian awal surat, penulis menyebut bahwa Surat 1 Petrus berasal dari Petrus, rasul Yesus Kristus. Walaupun secara jelas nama Petrus diperkenalkan, namun bukan berarti bahwa rasul Petrus yang secara langsung menuliskan kata demi kata dalam Surat kirimannya kepada sejumlah jemaat yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia (1 Petrus 1:1). Sejumlah pengkajian yang dilakukan oleh para Ahli Perjanjian Baru mengungkapkan bahwa, agak sulit membayangkan seorang nelayan dari Galilea, seperti Simon Petrus, memiliki kepiawaian menulis dalam bahasa Yunani. Dugaan itu makin kuat setelah mencermati 1 Petrus 5:12, yang menyebut seorang bernama Silawanus sebagai perantara Petrus dalam menulis suratnya. Namun demikian, kita tidak dapat meragukan bahwa Surat 1 Petrus mengandung wibawa rasuli dan bersumber dari kesaksian Simon Petrus, Rasul Kristus yang berkarakter kuat, tegas, berani dan pantang menyerah dalam memberitakan lnjil Kristus, me-ski iaharus menanggung penderitaan akibat hukuman Kekaisaran Roma.

Jemaat yang menjadi tujuan Surat 1 Petrus adalah mereka yang disebut pendatang dan perantau (1 Petrus 2:11). Jemaat hidup sebagai orang asing, yang hak dan kebebasannya terbatas dan harus puas dengan perlakuan tidak adil di hadapan hukum pemerintah Romawi. Penindasan dan penganiayaan semakin merebak ketika umat menolak untuk menyembah Kaisar Romawi layaknya dewa penguasa semesta. Akibatnya, pemerintah Romawi bertindak keras. Mereka melakukan penangkapan dan
penyiksaan terhadap para pengikut Kristus. Keberadaan jemaat baik sebagai pribadi maupun institusi terancam. Dengan mudah umat dapat tercerai-berai, bagai domba yang kehilangan arah hingga binasa karena serangan 'serigala' kekaisaran Roma. Di tengah situasi demikian, jemaat membutuhkan figur
kepemimpinan yang mengayomi dalam berbagai kondisi, menginsipirasi dan tidak mementingkan diri sendiri serta tegas dan bijaksana dalam menegakkan ajaran Kristus. Oleh sebab itu, pada bagian akhir surat-Nya, Petrus berbicara tentang kepemimpinan dan pelayanan terhadap umat yang sedang
berada di tengah-tengah penderitaan.

b. PENJELASAN TEKS
Ayat 1 : Mengawali pesannya kepada para penatua, Petrus mengindentifikasi dirinya sebagai teman dari penatua. Kata 'teman' yang dimaksud di sini yaitu teman sepelayanan. Rekan sekerja dalam melayani jemaatTuhan. Petrus menghindari kesan superior (atasan), dengan tidak Iangsung menyebut dirinya
sebagai rasul pilihan Kristus. Petrus ingin menyampaikan kepada para pemimpin jemaat bahwa dirinya dan para penatua memiliki tanggungjawab yang sama, yaitu untuk menegakkan ajaran, melindungi umat Allah dan mengarahkan perjalanan persekutuan beriman mengikuti jejak kehendak Kristus. Para pemimpin di tengah jemaat hadir sebagai pelayan dan bukan penguasa.

Ayat 2-3 : Petrus menjabarkan karakteristik seorang pemimpin Kristiani di tengah jemaat, yaitu. Pertama, pemimpin yang berjati diri seorang gembala yang menuntun domba kepunyaan Allah. Kedua, pemimpin dengan hasrat besar untuk melayani dengan kerelaan dan bukan karena memenuhi kewajiban semata. Ketiga, melayani dengan berorientasi pada apa yang dapat mereka berikan (pengabdian diri), bukan apa yang akan mereka terima (mencari keuntungan). Keempat, pemimpin yang menampilkan keteladanan, bukan keterpaksaan atau melakukan pemaksaan.

Ayat 4 : Petrus hendak menegaskan bahwa Kepala dari para gembala di tengah jemaat adalah Yesus Kristus. Dia adalah Sang Gembala Agung, yangjuga akan datang kedua kali di akhir zaman sebagai Hakim Maha Agung. Yesus akan menghakimi semua orang, tanpa kecuali. Dia akan menganugerahkan mahkota kemuliaan yang tidak dapat Iayu bagi umat beriman kepada-Nya, termasuk para gembala jemaat. Mahkota tersebut merupakan suatu metafora (penggambaran) dari kehidupan kekal,
keselamatan abadi dalam Kristus. Perkataan Petrus merupakan suatu motivasi, baik kepada para gembala yang melayani tanpa pementingan diri maupun kepada umat yang tengah bergulat dengan penderitaan dan rupa-rupa pencobaan.

Ayat 5 : Petrus melanjutkan nasihatnya, khususnya terhadap kalangan muda dan kelompok orang-orang tua. Orang-orang muda hendaknya mau menghormati dan melakukan pengajaran orang-orang tua.Sebaliknya, orang-orang yang tua pun hendaknya hadir sebagai pemimpin bersuri teladan bagi orang-orang muda.Untuk mewujudkan hal tersebut, semua orang harus menanggalkan kecongkakan lalu hidup rendah hati. Yang muda menaruh hormat pada yang lebih tua; orang-orang tua bersedia
mendengar orang-orang yang lebih muda sehingga tercipta suasana saling melayani satu sama lain.

3. PENERAPAN NAS ALKITAB (APLIKASI)
a. Para pemimpin yang hadir di tengah jemaat adalah pemimpin yang berperan sebagai pelayan dan bukan penguasa; memimpin untuk melayani dan bukan bermaksud menguasai. Menerima penetapan Allah dan memlliki wibawi ilahi, namun harus'melayani dengan rendah hati.
b. Keutuhan jemaat sebagai kawanan domba Allah terletak pada penjagaan para gembala. Gembala yang menampilkan keteladanan dan rela mendharmabaktikan seluruh potensi yang dimilikinya, akan mengokohkan, mencerdaskan dan memberdayakan jemaat. Untuk mencapai semua hal itu, para gembala jemaat harus bersedia mendengar arahan setia mengikuti jejak kehendak Yesus Kristus, Sang Gembala Agung.

Umat yang telah menerlma karya keselamatan Kristus, terpanggil untuk merendahkan diri seperti Yesus. Dia Gembala Agung yang tidak hanya bersedia mendengar keluh kesah kawanan domba-Nya, tapi juga memberi diri untuk merawat, memelihara dan menyelamatkan mereka. Seluruh warga jemaat bertanggungjawab untuk merawat memelihara dan menyelamatkan persekutuan umat Allah dengan hidup rendah hati, saling menghormati dan melayani satu sama Iain.

B. KHOTBAH LENGKAP
Umat yang dikasihi Tuhan,
Almarhum Pendeta Eka Darmaputera, seorang Pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI), pernah menulis dalam bukunya: "Kepemimpinan dalam Persepektif Alkitab", setiap orang siapapun dia dikarunia oleh Allah tiga "at". Ketiga "at" tersebut, yaitu amanit, mandal_dan berkgj. Manusia menerima ketiga "_a_t_"
tersebut sejak Allah menciptakan manusia (Kejadian 1:26).

Sebagai penerima amanat, mandat dan berkat, manusia memiliki wewenang dan kuasa untuk menjadi pemimpin. Sebab itu, semua manusia menurut Pendeta Eka, adalah sama-sama pemimpin. Benar semua manusia memiliki potensi untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi model dan kualitas kepemimpinan sudah pasti berbeda.

Contohnya, sejak Indonesia merdeka hingga saat ini, kita telah dipimpin oleh tujuh orang Presiden. Ketujuh Presiden sama-sama terpilih sebagai pemimpin, Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Republik Indonesia. Namun demikian, setiap presiden memiliki kekhasan atau keunikan masing-masing
dalam memimpin. Memang semua pemimpin sama-sama berkemampuan mewacanakan visi, menjabarkan misi dan menyusun strategi demi keberhasilan dalam memimpin. Namun menjelmakan semua hal itu dalam aksi nyata yang membawa kemajuan bagi masyarakat jelas berbeda-beda.

Para pembaca yang menjadi tujuan surat 1 Petrus, yaitu Jemaat-jemaat tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia (1 Petrus 1:1) adalahjemaat pendatang dan perantau. Hidup sebagai orang asing membuat hak dan kebebasan mereka terbatas. Jemaat harus puas dengan perlakuan tidak adil di hadapan hukum pemerintah Romawi. Sebagai bagian dari masyarakat saat itu, jemaat harus tunduk di bawah kekuasaan pemimpin Romawi. Kaisar Roma yang berkuasa memimpin dengan tangan besi. Semua orang, tanpa kecuali, yang hidup di wilayah kekuasaan Roma harus menyembah kaisar. Menolak untuk menyembah kaisar berarti siap menerima hukuman dan menanggung penderitaan. lnilah kondisi yang sedang dialami oleh jemaat dalam Surat 1 Petrus. Tentu mereka tidak mau menyembah Kaisar. Sebab hanya Tuhan Allah, dalam Yesus Kristus saja yang hendak mereka sembah. Akibatnya, pemerintah Romawi bertindak keras dengan melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap para pengikut Kristus. Keberadaan jemaat baik sebagai pribadi maupun institusi terancam.

Di tengah situasi demikian, jemaat membutuhkan figur kepemimpinan yang mengayomi dalam berbagai kondisi, menginsipirasi dan tidak mementingkan diri sendiri, tegas dan bijaksana dalam menegakkan ajaran Kristus. Oleh sebab itu, pada bagian akhir surat-Nya, Petrus berbicara tentang kepemimpinan
dan pelayanan terhadap umat yang sedang berada di tengah-tengah penderitaan.

Umat yang diberkati Kristus,
Petrus, pemimpin kedua belas rasul pilihan Kristus menasihati para penatua. la tidak menyebut dirinya sebagai seorang rasul, tetapi sebagai teman penatua. Walaupun Perus memiliki wilbawa rasuli, tapi dengan menyapa para penatua di jemaat sebagai teman, rekan sekerja. Sesama hamba Tuhan yang
bertanggungjawab terhadap pelayanan di tengah jemaat. Kepada para penatua Petrus menyampaikan beberapa hal penting, yaitu, Perfama, para pemimpin di jemaat berperan sebagai gembala yang harus menggembalakan kawanan domba Allah, yakni umat-Nya. Sebagai gembala, para pemimpin jemaat hendaknya melayani dengan kerelaan dan bukan karena memenuhi kewajiban semata. Bila melayani hanya karena ingin menunaikan kewajiban, maka pelayanan akan berpotensi menjadi beban. Akan
tetapi, bila pelayanan bersumber dari hati yang rela, maka ada cinta dan sukacita ketika melakukannya. Kedua, seorang gembala yang melayani dengan kerelaan akan memberi dirinya dengan rendah hati. Mau berinisiatif melakukan apa saja yang dapat mereka perbuat atau berikan bagi kehidupan domba-dombanya. Itulah yang disebut pengabdian diri. Dan bukan pasif dan mencari keuntungan dengan berharap apa yang akan mereka terima dari kawanan domba-dombanya. Ketiga, seorang gembala baik
mengajak domba-domba mengikuti teladannya dan bukan memanfaatkan wewenang dan kekuasaannya agar orang lain menuruti perintahnya.

Oleh sebab itu, para gembala di tengah jem_aat haruslah mengaca pada Yesus, sang Gembala Agung. Kepada Dialah seluruh tugas kegembalaan akan dipertanggungjawabkan. Yesus juga adalah Hakim Maha Agung yang akan memutuskan apakah seorang gembala telah menjadi gembala yang baik
seperti Dia (Yohanes 10:11,14): rela berkorban, mendharmabaktikan diri, dan telah menjadi teladan. Bila demikian yang dilakukan oleh para gembala, Petrus berkata maka kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. Mahkota merupakan suatu metafora atau penggambaran dari kehidupan kekal, keselamatan abadi dalam Kristus. Allah menyediakan penghargaan dan penghormatan kepada setiap gembala yang melayani dengan setia dan rendah hati.

Apakah mahkota tersebut hanya akan diterima oleh para gembala saja? Tidak. Sebab pada bagian selanjutnya, Petrus juga memberikan nasihat bagi jemaat, yaitu para orang tua dan orang-orang muda di tengah jemaat. Orang-orang muda hendaknya mau menghormati dan melakukan nasihat orang-orang yang tua. Sebaliknya, orang-orang yang tua pun hendaknya hadir sebagai teladan bagi orang-orang muda. Hal ini hanya dapat terjadi jika semua orang menanggalkan kecongkakannya, lalu hidup rendah hati. Yang muda menaruh hormat pada yang lebih tua; orang-orang tua bersedia mendengar orang-orang yang lebih muda. Petrus mengatakan bahwa Allah mengasihani orang yang rendah hati. AMIN.

Label:   1 Petrus 5:1-11 


German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah PKP Selasa, 28 April 2015 MINGGU IV SESUDAH PASKAH Pagi: Wahyu 18:1-8 Malam: Wahyu 18:9-10

PREV:
Khotbah Ibadah Keluarga MINGGU III SESUDAH PASKAH RABU, 22 APRIL 2015 BERKAT DARI SEJARAH Mazmur 105:12-22

Garis Besar 1 Petrus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 25 Juni - Yesaya 22-25

Hari ini, 25 Juni - Maz 76:5-11, 1 Taw 12-13, Kis 7:20-43, Ams 19:2-4

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NR, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, Nyanyian Pujian, Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH PERJAMUAN KUDUS & SYUKUR HUT KE-25 YADIA GPIB - MINGGU, 14 JULI 2019
1. surat pengantar HUT ke-25 Yadia 2. Juklak HUT ke-25 YADIA GPIB 3. PESAN HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 4 Tata Ibadah HUT YADIA KE 25 TAHUN 2019 5. Rekapitulasi Laporan Keuangan Yadia GPIB Tahun 2018 - 2019. 6. KOLEKTA IBADAH JAN SD DES 2018-319JEMAAT 7. KOLEKTA IBADAH JAN SD MAR 2019-319JEMAAT 8. KONTRIBUSI JAN SD DES 2019 - 319 JEMAAT 9.
TATA IBADAH HARI MINGGU III SESUDAH PENTAKOSTA & SYUKUR HUT KE-38 YAPENDIK GPIB Minggu, 7 JULI 2019

Tata Ibadah Bulan Pelkes GPIB 2019 - Minggu, 09 Juni 2019 sd 30 Juni 2019
Tata Ibadah dan Renungan yang terdiri atas: a. Ibadah Hari Minggu, tanggal 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; b. Ibadah Keluarga, tanggal 05, 12, 19 dan 26 Juni 2019; c. Ibadah Hari Minggu Persekutuan Teruna, tanggal 02, 09, 16, 23 dan 30 Juni 2019; d. Ibadah Pelkat GP, PKP, PKB, dan PKLU, tanggal 05 Juni 2019;



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Selasa, 25 Juni 2019
Heavenly Day - Patty Griffin

Selasa, 25 Juni 2019
All Creatures Of Our God & King - Anthem Lights

Selasa, 25 Juni 2019
All Creatures Of Our God & King - Patty Griffin

Selasa, 25 Juni 2019
Up to the mountain - Patty Griffin

Rabu, 19 Juni 2019
Waking Up - Attaboy

Senin, 17 Juni 2019
Majesty (Here I am) - Seth Pinnock

Senin, 17 Juni 2019
Now Unto Him - Seth Pinnock

Sabtu, 15 Juni 2019
Family of God (Hymn) - Bill Gaither

Sabtu, 15 Juni 2019
Back On Top - Gloria Gaynor

Sabtu, 15 Juni 2019
Singin' Over Me - Gloria Gaynor Feat. Jason Crabb

Sabtu, 15 Juni 2019
Day One - Gloria Gaynor

Rabu, 12 Juni 2019
Greater Than All My Regrets - Tenth Avenue North

Rabu, 12 Juni 2019
Believer - Rhett Walker

Rabu, 12 Juni 2019
Hope - Emily Brimlow

Rabu, 12 Juni 2019
Up Again - Dan Bremnes

Rabu, 12 Juni 2019
Even Louder - Steven Malcolm feat. Natalie Grant

Rabu, 12 Juni 2019
The Kind Of Man - The Color

Rabu, 12 Juni 2019
Revival - Tori Harper

Senin, 10 Juni 2019
Speak To Me - For All Seasons

Senin, 10 Juni 2019
Let It Rain (Is There Anybody) - Crowder

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



khotbah kisa para rasul 2:41-47,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   sabda bina umat gpib 2019,   bahan sermon jamita Psalmen 32:1-11,   khotbah mazmir 127 gpib,   khotbah mazmir 127 gpib,   renungan alkitab untuk ibadah kunci bulan,   lagu gereja ,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah akhir bulan juni 2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   Sabda Bina Umat GPIB JUNI.2019,   khotbah mazmir 127 gpib,   download mp3 rohani kristen,   download mp3 rohani terbaru,   Vidio kidung pg...,   Free download Mp3 rohani kepuasan ku berada di hadiratmu,   menerima damai sejahtera yoh 20:19-23,   Renungan dari Amos 5:25-27,   download lagu rohani kristen mp3 gratis,   khotbah keluaran 15 : 12-18,   bahan renungan hosea 4:7-10,   roma 10:4-12,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   lagu rohani pernikahan,   khotbah keluaran 15:12-18,   partitur lagu anak rohani kristen,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   tata ibadah api unggun,   Rancangan Khotbah Minggu 7 Juli 2019,   khotbahmazmur 127gpib,   khotbahmazmur 127gpib,   dpwnlpad lagu you are my king (amazing love) w/ lyrics (Christy Nockles),   lagu seruling mas,   lagu rohani kristen mengucap syukur,   renungan mat 7 15-20,   injil matius 7 15 20 beserta kotbahnya,   makna renungan i tesalonika 5:21-22,   bahan kotbah kisahpararasul 13 : 15 - 25,   nyanyian rohani nomor 165,   renungan mat 7 15-20,   renungan mat 7 15-20,   liturgi pernikahan gereja kalimantan evangelis,   renungan mat 7 15-20,   hukuman bagi ketidakadilan amos 5,   download khotbah mp3 bagi yang gelisah,   lagu rohani pertobatan,   lagu rohani suara gembira apk,   download suara gembira,   contoh doa syafaat kristen protestan terbaru,   eksposisi galatia 5:1-15,   Renungan kotbah Kisah para rasul 17:22-30,   renungan pengkhotbah 11:9-10,   penjelasan ttg yehezkiel 11,   kumpulan lagu ende HKBP,   Renungan sgd rabu 26 juni 2019,   khotbah hakim hakim 4:1 - 24,   khotbah dari galatia 3 :1-29,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya,   tenungan mazmur 97,   kotbah mazmur 96,   lagu penutup untuk ibadah,   download lagu rohani yang menyentuh hati,   amsal 23:17 gpdi,   pelayanan yang berbasis pada panggilan kisah para rasul 6; 1-7,   renungan mika 06 : 6-8,   renungan mika 06 : 6-8,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah Wahyu 22 : 12-17,   khotbah roma 10:4-12,   khotbah roma 10:4-12,   doa persembahan pada ibadah hari minggu,   Renungan harian kis para rasul 2: 45,   khotbah galatia 3,   satb koor,   isi khotbah kisah para rasul 2:41-47,   lagu penyembahan pantemosata,   kotbah matius 7 15 20,   download suara gembira,   lagu pujian untuk pemberkatan pernikahan,   lagu rohani pernikahan kristen yang terbaru mp3,   Mars gp,   keluaran 15:12-18,   kidung konstektual 93,   amsal 3 ayat 11 20,   lirik lagu rohani saat memberikan persembahan,   kotbahi galatia 6 1 10,   lagu penutup ibadah gpdi,   kotbah galatia 6:1-18,   renungan amsal 4 : 10-15,   download lagu aog,   Khotbah minggu 30 juni 2019,   lagu rohani kristen terbaru mp3,   download hatiku percaya karaoke,   bahan renungan hosea 4:7-10,   buku kidung muda mudi gpib,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,   nyayian rohani untuk masuk firman,   materi katekisasi 2019,   kh8tbah ibran 2 : 1,   materi katekisasi perjamuan kudus,   katekisasi perjamuan kudus,   download lagu rohani tuhan ku bangkit,   renungan 1 yohanes 2 : 28 - 29,   lirik buka mata hatiku,   chord bertambah-tambah,   www.mp3 rohani tro ambisi .com,   lagu jonny agung persaudaraan,   nats persembahan,   nats persembahan,   the flame of the ages STEPHEN TONG,   Khotbah minggu 23 juni 2019 wahyu 22:12-17,   lirik lagu kaulah gunung batuku,trio elexis,   nyanyian rohani methodist,   lirik buka mata hatiku,   lagu pujian minggu 23 juni 2019,   bacaan alkitab gereja gpil hari ini,   yer 17 :1-8,   nyanyian rohani 160,   nyanyian rohani 160,   2 korintus 9:6-14,   indahnya saat yang teduh gereja,   Hktobah filipi 2:19-3 1a,   lirik nyanyian rohani 160,   lirik lagu dangdut rohani,   lirik lagu rohani gb 402 pkb gpib bukit benuas,   pangungkapon 22 : 12-17,   lagu penyembahan pantemosata,   download kidung keesaan,   nyanyian rohani 139:4-5,   nyanyian rohani 139:1-2,   lirik nyanyian rohani 160,   lirik nyanyian rohani 160,   lirik nyanyian rohani 160,   doa sebelum persembahan syukur 2019,   Ulangan 16 : 18 - 19,   Khotbah minggu 23 juni 2019 wahyu 22:12-17,   renungan Hakim Hakim 4:1-24,   doa sebelum persembahan,   doa pesembahan,   Khotbah Galatia 3:1-29,   tafsiran mazmur 104 1 24,   khotbah gpib 2018,   khotbah gpib 2018,   khotbah amsal 3:11-20,   chord mars teruna gpib,    KISAH PARA RASUL 8 : 26 - 40,   nyanyian rohani,   khotbah galatia 3:1-29,   khotbah galatia 3:1-29,   khotbah galatia 3:1-29,   2 korintus 9:6-14,   lagu syukur untuk persembahan,   free download lagu wordship terbaru 2019. mp3,   free download rohani kristen mp3 terbaru 2019,   ilustrasi khotbah ulangan 16 18 20,   Sabda bina umat 23 juni 2019,   sabda bina umat juni 2019,   sabda bina teruna 23 juni 2019,   sabda bina teruna 23 juni 2019,   sabda bina teruna 2019,   tata ibadah Gbkp bekasi,   nyoman djepun ulangan 16:18-20,   jam tangan mail,   tata ibadah Gbkp bekasi,   Download lagu Erastus,   kumpulan lagu rohani maluku,   download kidung keesaan,   lirik lagu 17 agustus beserta notnya ,