Save Page

Gembalakanlah kawanan domba Allah
5:1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan   kelak.
5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah  yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak  Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan,  tetapi dengan pengabdian diri.
5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya,  sebab Ia yang memelihara kamu.
5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis , berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya  yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
5:11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Penjelasan:

* GEMBALAKANLAH KAWANAN DOMBA ALLAH. Nas : 1Pet 5:2
Para penatua (penilik atau gembala) bertanggung jawab untuk memelihara orang percaya, mendisiplin mereka, memberi makanan Firman Allah dan melindungi mereka
(lihat art. KARUNIA-KARUNIA PELAYANAN GEREJA; dan lihat art. PENILIK JEMAAT DAN KEWAJIBANNYA).

* JANGAN KARENA MAU MENCARI KEUNTUNGAN. Nas : 1Pet 5:2
Para gembala dan pemimpin gereja harus waspada terhadap dua dosa yang berbahaya:
    1) Keinginan akan uang (lih. 1Tim 3:3,8; Tit 1:7). Standar PB bagi mereka yang mengawasi pekerjaan Tuhan ialah memperoleh sokongan yang memadai dari gereja (Luk 10:7; 1Kor 9:14; 1Tim 5:17) dan merasa puas dengan persediaan bahan pokok yang perlu bagi diri dan keluarganya. Janganlah seorang hamba Tuhan memperkaya diri dari pekerjaan Tuhan. Mereka yang menjadi korban dari keinginan ini membuka diri untuk melakukan dosa keserakahan, kompromi, dan pencurian. Demi memperoleh uang, mereka mengurangi tuntutan Firman Allah, standar yang benar, dan prinsip kerajaan.
    2) Keinginan untuk berkuasa. Mereka yang haus kekuasaan akan menguasai orang yang mereka layani dengan menyalahgunakan wewenang mereka. Sebaliknya, seorang gembala harus memimpin jemaatnya dengan menjadi teladan dalam pengabdian kepada Kristus, pelayanan yang rendah hati, ketabahan dalam kebenaran, ketekunan dalam doa, dan kasih akan Firman Allah.

* RENDAHKANLAH DIRIMU. Nas : 1Pet 5:5
Kerendahan hati harus merupakan ciri semua orang percaya. Kerendahan berarti ketiadaan kesombongan, kesadaran akan kelemahan diri, dan sikap mengakui peranan Allah dan orang lain atas segala keberhasilan yang telah dan sedang dicapai (bd. Mat 11:29; Fili 2:3-4; Kol 3:12). (Versi Inggris NIV -- "kenakanlah kerendahan hati".) "Kenakanlah" (Yun. _egkomboomai_) berarti mengikatkan sepotong kain pada diri kita. Dalam zaman PB para budak mengikatkan sepotong kain putih atau celemek atas pakaian mereka supaya orang lain tahu bahwa mereka adalah budak. Petrus menasihati kita untuk mengikat kain kerendahan hati pada diri supaya
    (1) dikenal sebagai orang percaya dalam Kristus sewaktu kita bertindak rendah hati terhadap orang lain, dan
    (2) menerima kasih karunia dan pertolongan Allah (ayat 1Pet 5:5-7). Mungkin Petrus sedang memikirkan tindakan Yesus ketika Ia mengikatkan sehelai kain dan mencuci kaki murid-Nya (Yoh 13:4-5).

* IA YANG MEMELIHARA KAMU. Nas : 1Pet 5:7
Pemeliharaan Allah di tengah-tengah kesulitan setiap anak-Nya adalah suatu kebenaran yang ditekankan sepanjang Firman Allah (lih. Mazm 27:10; Mazm 37:5; 40:18; 55:23; Mat 6:25-34; 10:29-31; 11:28-30; lihat cat. --> Fili 4:6). [atau ref. Fili 4:6]
Semua ketakutan, kekuatiran, dan keprihatinan harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah (bd. Mazm 55:23; Luk 12:11-12; lihat art. PEMELIHARAAN ALLAH).

* LAWANMU, SI IBLIS. Nas : 1Pet 5:8
Ketika umat manusia jatuh dalam dosa, Iblis menjadi penguasa dunia ini (Yoh 12:31; 14:30; 16:11). Iblis menguasai seluruh dunia (1Yoh 5:19), meronda di bumi, dan menjadi pemimpin dari pasukan roh-roh jahat yang dipakainya untuk memperbudak dan menawan mereka yang di luar Kristus (Ef 2:2; lihat art. KUASA ATAS IBLIS DAN SETAN-SETAN). Hanya orang percaya telah dibebaskan dari kuasanya (lihat art. KERAJAAN ALLAH).

Namun, seperti singa yang mengaum-ngaum, dia tetap menjadi ancaman bagi orang percaya (Mazm 22:14; Yeh 22:25) dan berusaha untuk membinasakan mereka, khususnya melalui pengalaman penderitaan (ayat 1Pet 5:8-10). Iblis akan secara rohani membinasakan seseorang yang meninggalkan perlindungan Allah. Oleh iman kita dalam darah Kristus (Wahy 12:11), peperangan rohani kita oleh Roh Kudus (Ef 6:11-18) dan doa-doa kita kepada Allah (Mat 6:13), kita dilengkapi penuh untuk mengalahkan muslihat Iblis (Ef 6:11), melawan dia dan berdiri teguh dalam iman (ayat 1Pet 5:9). "Roh yang ada di dalam kamu lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia" (1Yoh 4:4).


* Sumber SGDK:

MINGGU IV SESUDAH PASKAH
MINGGU, 26 APRlL 2015
MELAYANI DENGAN RENDAH HATI
1 Petrus 5:1-11

A. KERANGKA KHOTBAH

1. PENGANTAR
Memimpin merupakan suatu seni menata, mengarahkan, dan mengelola seluruh potensi manusia. Karena itu, selain berkemauan kuat (ambisi) untuk memimpin seorang juga patut berkemampuan dalam mewacanakan visi, menjabarkan misi dan menyusun strategi. Artinya, seorang pemimpin mumpuni harus memahami dengan jelas apa yang hendak ia capai; mengetahui secara tepat segala sesuatu yang mesti dilakukan untuk mencapainya; dan terampil dalam mewujudkan setiap rencana lewat aksi nyata.

Namun demikian, apakah sejumlah kecakapan yang telah mengemuka di atas akan menjamin keberhasilan seorang dalam melaksanakan kepemimpinannya? Jika seorang pemimpin telah
memiliki kemampuan dan keterampilan, maka sudah pantaskah ia disebut sebagai seorang pemimpin besar, pemimpin sejati atau pemimpin yang benar-benar memimpin?

Ternyata tidak cukup sampai di situ. Lukas memberi kesaksian tentang perkataan Yesus, bahwa seorang pemimpin harus berjiwa pelayan; pemimpin yang melayani; hamba yang memimpin (Lukas 22:26-27). Lalu bagaimanakah seorang pemimpin harus melayani di tengah gelombang penderitaan yang menerpanya dan orang-orang yang ia pimpin? Model kepemimpinan atau pelayanan seperti apakah yang harus ditampilkannya? Kita akan belajar dari penulis Surat 1 Petrus.

2. MENDALAMI NAS ALKITAB
a. Latar Belakang
Pada bagian awal surat, penulis menyebut bahwa Surat 1 Petrus berasal dari Petrus, rasul Yesus Kristus. Walaupun secara jelas nama Petrus diperkenalkan, namun bukan berarti bahwa rasul Petrus yang secara langsung menuliskan kata demi kata dalam Surat kirimannya kepada sejumlah jemaat yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia (1 Petrus 1:1). Sejumlah pengkajian yang dilakukan oleh para Ahli Perjanjian Baru mengungkapkan bahwa, agak sulit membayangkan seorang nelayan dari Galilea, seperti Simon Petrus, memiliki kepiawaian menulis dalam bahasa Yunani. Dugaan itu makin kuat setelah mencermati 1 Petrus 5:12, yang menyebut seorang bernama Silawanus sebagai perantara Petrus dalam menulis suratnya. Namun demikian, kita tidak dapat meragukan bahwa Surat 1 Petrus mengandung wibawa rasuli dan bersumber dari kesaksian Simon Petrus, Rasul Kristus yang berkarakter kuat, tegas, berani dan pantang menyerah dalam memberitakan lnjil Kristus, me-ski iaharus menanggung penderitaan akibat hukuman Kekaisaran Roma.

Jemaat yang menjadi tujuan Surat 1 Petrus adalah mereka yang disebut pendatang dan perantau (1 Petrus 2:11). Jemaat hidup sebagai orang asing, yang hak dan kebebasannya terbatas dan harus puas dengan perlakuan tidak adil di hadapan hukum pemerintah Romawi. Penindasan dan penganiayaan semakin merebak ketika umat menolak untuk menyembah Kaisar Romawi layaknya dewa penguasa semesta. Akibatnya, pemerintah Romawi bertindak keras. Mereka melakukan penangkapan dan
penyiksaan terhadap para pengikut Kristus. Keberadaan jemaat baik sebagai pribadi maupun institusi terancam. Dengan mudah umat dapat tercerai-berai, bagai domba yang kehilangan arah hingga binasa karena serangan 'serigala' kekaisaran Roma. Di tengah situasi demikian, jemaat membutuhkan figur
kepemimpinan yang mengayomi dalam berbagai kondisi, menginsipirasi dan tidak mementingkan diri sendiri serta tegas dan bijaksana dalam menegakkan ajaran Kristus. Oleh sebab itu, pada bagian akhir surat-Nya, Petrus berbicara tentang kepemimpinan dan pelayanan terhadap umat yang sedang
berada di tengah-tengah penderitaan.

b. PENJELASAN TEKS
Ayat 1 : Mengawali pesannya kepada para penatua, Petrus mengindentifikasi dirinya sebagai teman dari penatua. Kata 'teman' yang dimaksud di sini yaitu teman sepelayanan. Rekan sekerja dalam melayani jemaatTuhan. Petrus menghindari kesan superior (atasan), dengan tidak Iangsung menyebut dirinya
sebagai rasul pilihan Kristus. Petrus ingin menyampaikan kepada para pemimpin jemaat bahwa dirinya dan para penatua memiliki tanggungjawab yang sama, yaitu untuk menegakkan ajaran, melindungi umat Allah dan mengarahkan perjalanan persekutuan beriman mengikuti jejak kehendak Kristus. Para pemimpin di tengah jemaat hadir sebagai pelayan dan bukan penguasa.

Ayat 2-3 : Petrus menjabarkan karakteristik seorang pemimpin Kristiani di tengah jemaat, yaitu. Pertama, pemimpin yang berjati diri seorang gembala yang menuntun domba kepunyaan Allah. Kedua, pemimpin dengan hasrat besar untuk melayani dengan kerelaan dan bukan karena memenuhi kewajiban semata. Ketiga, melayani dengan berorientasi pada apa yang dapat mereka berikan (pengabdian diri), bukan apa yang akan mereka terima (mencari keuntungan). Keempat, pemimpin yang menampilkan keteladanan, bukan keterpaksaan atau melakukan pemaksaan.

Ayat 4 : Petrus hendak menegaskan bahwa Kepala dari para gembala di tengah jemaat adalah Yesus Kristus. Dia adalah Sang Gembala Agung, yangjuga akan datang kedua kali di akhir zaman sebagai Hakim Maha Agung. Yesus akan menghakimi semua orang, tanpa kecuali. Dia akan menganugerahkan mahkota kemuliaan yang tidak dapat Iayu bagi umat beriman kepada-Nya, termasuk para gembala jemaat. Mahkota tersebut merupakan suatu metafora (penggambaran) dari kehidupan kekal,
keselamatan abadi dalam Kristus. Perkataan Petrus merupakan suatu motivasi, baik kepada para gembala yang melayani tanpa pementingan diri maupun kepada umat yang tengah bergulat dengan penderitaan dan rupa-rupa pencobaan.

Ayat 5 : Petrus melanjutkan nasihatnya, khususnya terhadap kalangan muda dan kelompok orang-orang tua. Orang-orang muda hendaknya mau menghormati dan melakukan pengajaran orang-orang tua.Sebaliknya, orang-orang yang tua pun hendaknya hadir sebagai pemimpin bersuri teladan bagi orang-orang muda.Untuk mewujudkan hal tersebut, semua orang harus menanggalkan kecongkakan lalu hidup rendah hati. Yang muda menaruh hormat pada yang lebih tua; orang-orang tua bersedia
mendengar orang-orang yang lebih muda sehingga tercipta suasana saling melayani satu sama lain.

3. PENERAPAN NAS ALKITAB (APLIKASI)
a. Para pemimpin yang hadir di tengah jemaat adalah pemimpin yang berperan sebagai pelayan dan bukan penguasa; memimpin untuk melayani dan bukan bermaksud menguasai. Menerima penetapan Allah dan memlliki wibawi ilahi, namun harus'melayani dengan rendah hati.
b. Keutuhan jemaat sebagai kawanan domba Allah terletak pada penjagaan para gembala. Gembala yang menampilkan keteladanan dan rela mendharmabaktikan seluruh potensi yang dimilikinya, akan mengokohkan, mencerdaskan dan memberdayakan jemaat. Untuk mencapai semua hal itu, para gembala jemaat harus bersedia mendengar arahan setia mengikuti jejak kehendak Yesus Kristus, Sang Gembala Agung.

Umat yang telah menerlma karya keselamatan Kristus, terpanggil untuk merendahkan diri seperti Yesus. Dia Gembala Agung yang tidak hanya bersedia mendengar keluh kesah kawanan domba-Nya, tapi juga memberi diri untuk merawat, memelihara dan menyelamatkan mereka. Seluruh warga jemaat bertanggungjawab untuk merawat memelihara dan menyelamatkan persekutuan umat Allah dengan hidup rendah hati, saling menghormati dan melayani satu sama Iain.

B. KHOTBAH LENGKAP
Umat yang dikasihi Tuhan,
Almarhum Pendeta Eka Darmaputera, seorang Pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI), pernah menulis dalam bukunya: "Kepemimpinan dalam Persepektif Alkitab", setiap orang siapapun dia dikarunia oleh Allah tiga "at". Ketiga "at" tersebut, yaitu amanit, mandal_dan berkgj. Manusia menerima ketiga "_a_t_"
tersebut sejak Allah menciptakan manusia (Kejadian 1:26).

Sebagai penerima amanat, mandat dan berkat, manusia memiliki wewenang dan kuasa untuk menjadi pemimpin. Sebab itu, semua manusia menurut Pendeta Eka, adalah sama-sama pemimpin. Benar semua manusia memiliki potensi untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi model dan kualitas kepemimpinan sudah pasti berbeda.

Contohnya, sejak Indonesia merdeka hingga saat ini, kita telah dipimpin oleh tujuh orang Presiden. Ketujuh Presiden sama-sama terpilih sebagai pemimpin, Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Republik Indonesia. Namun demikian, setiap presiden memiliki kekhasan atau keunikan masing-masing
dalam memimpin. Memang semua pemimpin sama-sama berkemampuan mewacanakan visi, menjabarkan misi dan menyusun strategi demi keberhasilan dalam memimpin. Namun menjelmakan semua hal itu dalam aksi nyata yang membawa kemajuan bagi masyarakat jelas berbeda-beda.

Para pembaca yang menjadi tujuan surat 1 Petrus, yaitu Jemaat-jemaat tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia (1 Petrus 1:1) adalahjemaat pendatang dan perantau. Hidup sebagai orang asing membuat hak dan kebebasan mereka terbatas. Jemaat harus puas dengan perlakuan tidak adil di hadapan hukum pemerintah Romawi. Sebagai bagian dari masyarakat saat itu, jemaat harus tunduk di bawah kekuasaan pemimpin Romawi. Kaisar Roma yang berkuasa memimpin dengan tangan besi. Semua orang, tanpa kecuali, yang hidup di wilayah kekuasaan Roma harus menyembah kaisar. Menolak untuk menyembah kaisar berarti siap menerima hukuman dan menanggung penderitaan. lnilah kondisi yang sedang dialami oleh jemaat dalam Surat 1 Petrus. Tentu mereka tidak mau menyembah Kaisar. Sebab hanya Tuhan Allah, dalam Yesus Kristus saja yang hendak mereka sembah. Akibatnya, pemerintah Romawi bertindak keras dengan melakukan penangkapan dan penyiksaan terhadap para pengikut Kristus. Keberadaan jemaat baik sebagai pribadi maupun institusi terancam.

Di tengah situasi demikian, jemaat membutuhkan figur kepemimpinan yang mengayomi dalam berbagai kondisi, menginsipirasi dan tidak mementingkan diri sendiri, tegas dan bijaksana dalam menegakkan ajaran Kristus. Oleh sebab itu, pada bagian akhir surat-Nya, Petrus berbicara tentang kepemimpinan
dan pelayanan terhadap umat yang sedang berada di tengah-tengah penderitaan.

Umat yang diberkati Kristus,
Petrus, pemimpin kedua belas rasul pilihan Kristus menasihati para penatua. la tidak menyebut dirinya sebagai seorang rasul, tetapi sebagai teman penatua. Walaupun Perus memiliki wilbawa rasuli, tapi dengan menyapa para penatua di jemaat sebagai teman, rekan sekerja. Sesama hamba Tuhan yang
bertanggungjawab terhadap pelayanan di tengah jemaat. Kepada para penatua Petrus menyampaikan beberapa hal penting, yaitu, Perfama, para pemimpin di jemaat berperan sebagai gembala yang harus menggembalakan kawanan domba Allah, yakni umat-Nya. Sebagai gembala, para pemimpin jemaat hendaknya melayani dengan kerelaan dan bukan karena memenuhi kewajiban semata. Bila melayani hanya karena ingin menunaikan kewajiban, maka pelayanan akan berpotensi menjadi beban. Akan
tetapi, bila pelayanan bersumber dari hati yang rela, maka ada cinta dan sukacita ketika melakukannya. Kedua, seorang gembala yang melayani dengan kerelaan akan memberi dirinya dengan rendah hati. Mau berinisiatif melakukan apa saja yang dapat mereka perbuat atau berikan bagi kehidupan domba-dombanya. Itulah yang disebut pengabdian diri. Dan bukan pasif dan mencari keuntungan dengan berharap apa yang akan mereka terima dari kawanan domba-dombanya. Ketiga, seorang gembala baik
mengajak domba-domba mengikuti teladannya dan bukan memanfaatkan wewenang dan kekuasaannya agar orang lain menuruti perintahnya.

Oleh sebab itu, para gembala di tengah jem_aat haruslah mengaca pada Yesus, sang Gembala Agung. Kepada Dialah seluruh tugas kegembalaan akan dipertanggungjawabkan. Yesus juga adalah Hakim Maha Agung yang akan memutuskan apakah seorang gembala telah menjadi gembala yang baik
seperti Dia (Yohanes 10:11,14): rela berkorban, mendharmabaktikan diri, dan telah menjadi teladan. Bila demikian yang dilakukan oleh para gembala, Petrus berkata maka kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. Mahkota merupakan suatu metafora atau penggambaran dari kehidupan kekal, keselamatan abadi dalam Kristus. Allah menyediakan penghargaan dan penghormatan kepada setiap gembala yang melayani dengan setia dan rendah hati.

Apakah mahkota tersebut hanya akan diterima oleh para gembala saja? Tidak. Sebab pada bagian selanjutnya, Petrus juga memberikan nasihat bagi jemaat, yaitu para orang tua dan orang-orang muda di tengah jemaat. Orang-orang muda hendaknya mau menghormati dan melakukan nasihat orang-orang yang tua. Sebaliknya, orang-orang yang tua pun hendaknya hadir sebagai teladan bagi orang-orang muda. Hal ini hanya dapat terjadi jika semua orang menanggalkan kecongkakannya, lalu hidup rendah hati. Yang muda menaruh hormat pada yang lebih tua; orang-orang tua bersedia mendengar orang-orang yang lebih muda. Petrus mengatakan bahwa Allah mengasihani orang yang rendah hati. AMIN.

Label:   1 Petrus 5:1-11 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah PKP Selasa, 28 April 2015 MINGGU IV SESUDAH PASKAH Pagi: Wahyu 18:1-8 Malam: Wahyu 18:9-10

PREV:
Khotbah Ibadah Keluarga MINGGU III SESUDAH PASKAH RABU, 22 APRIL 2015 BERKAT DARI SEJARAH Mazmur 105:12-22

Garis Besar 1 Petrus





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 Juli - Yeremia 13; Mazmur 13,14

Hari ini, 23 Juli - Maz 85:5-11, Ezra 3-4, Kis 23:12-35, Ams 21:8-9

Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392




Beli Kaos C59. Klik Disni




Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,
TATA IBADAH HUT KE-69 PELKAT GP GPIB & JUKLAK - Minggu, 28 Juli 2019
URAT PENGANTAR JUKLAK HUT KE-69 PELKAT GP, Petunjuk Pelaksanaan HUT GP ke 69 bersama jemaat, JUKLAK SERAGAM-LOGO-MARS PELKAT GP GPIB 2019, TATA IBADAH HUT KE 69 PELKAT GP, Pesan HUT ke 69 Pelkat GP
TATA IBADAH HARI MINGGU dan SYUKUR 38 TAHUN PELKAT PKB GPIB Minggu, 21 Juli 2019
Surat Pengantar Pengiriman Juklak HUT ke 38 PKB, JUKLAK HUT KE-38 Pelkat PKB, JUKNIS BMKB HUT KE-38, JUKNIS IHMPA di Bulan Khusus - HUTPKB 5-Pesan Dewan PKB - HUT ke 38 6-JUKLAK-KBA-pdr Evie 7-TATA IBADAH HUT KE 38 PELKAT PKB
MARS YAPENDIK GPIB | Lirik dan Video Lagu - MINGGU, 14 JULI 2019




Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Senin, 22 Juli 2019
Redeemed - Influence Music

Senin, 22 Juli 2019
Dancing on Top of the World - The Afters

Senin, 22 Juli 2019
Fighter - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Misfits - Apollo LTD

Senin, 22 Juli 2019
Step Into Love - Tedashii, Sarah Reeves

Senin, 22 Juli 2019
Use My Life - Aline Barros

Senin, 22 Juli 2019
King of Heaven - Mack Brock

Senin, 22 Juli 2019
Here I Am - North Point InsideOut, Kaycee Hines

Senin, 22 Juli 2019
Every Good Thing - For All Seasons

Senin, 22 Juli 2019
Honest - We Are Messenger

Senin, 22 Juli 2019
New Day - Danny Gokey

Senin, 22 Juli 2019
Just A Vapor - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
Perfectly - Branan Murphy

Senin, 22 Juli 2019
For Worse or Better - Stars Go Dim

Senin, 22 Juli 2019
Testify - Social Club Misfits ft. Crowder

Senin, 22 Juli 2019
Weakness - Dan Bremnes

Senin, 22 Juli 2019
Symphony - Newsboys

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



renungan harian Kristen arti sepadan,   pengkhotbah 7 ayat 11 sampai 12,   khotbah amsal 10 1 7,   instrumen buku ende,   instrumen buku ende,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   santapan harian dr mazmur 119:17-32,   lagu yang cocok untuk penutup ibadah,   www.download lagu rohani nada latuhari.com,   khotbah imamat 26 1-13,   Download lagu apapun yang terjadi didalam hidupku ini selalu ku katakan tuhan yesus baik,   khotbah imamat 26 1-13,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   bahan khotbah kristen kisah para rasul 18 1 17,   renungan imamat 26:1-13,   khotbah amos 7 : 1 - 3,   khotbah yeremia 31 16,   lagu penutup ibadah,   renungan dari Mazmur 29:1-11,   lagu penutup ibadah,   khotbah dalam kolose 1 15 23,   kumpulan kotbah kitah yohanes,   renungan imamat 26:1-13,   renungan Ulangan 6 :16-25,   judul lagu sekolah minggu gki hom hom,   kis 14:21-28,   renungan amsal 4:13-27,   lagu pernikahan Rohani kristen,   bahan khotbah gbkp bekasi - denpasar tgl 28 Juli 2019,   renungan kisah pararasul 8:4-25,   doa berkat penutup ibadah,   songwriter berkatilah keluargaku,   songwriter keluarga hidup indah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   tafsiran alkitab mazmur 36,   not angka pkj 255,   not angka pkj 255,   naot angka pkj 255,   kidung keesaan damai di dunia,   lirik mnr2 76,   kolose 1 15-23,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   kotbah kisah para rasul 18 :24-28,   khotbah kolose 1 18,   lagu rohani bersyukur,   khotba imamat 26;1-13,   materi khotbah ulangan 6:16-25,   lirik nr 76,   materi hotbah ulangan 1:16-25,   Jamita Minggu Panguhum 7:2-9,   lirik nr 76 ,   lirik nr 76 ,   yang kunanti datangmu lagu rohani download gratis,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   khotbah ulangan 6 : 6- 9,   kolose 1 15-23,   lagu rohani tentang teladan,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   lagu penutup ibadah,   renungan imamat 26:1-13,   jamita hakim-hakim 7:2-9,   khotbah kejadian 37:12-36,   Baca dan renugan minggu 2019 yohanes 6:1_15 yesus memberi makan lima ribu orang,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   Bacaan dan renugan minggu pagi 2019 yohanes 6:1_15,   gunung di israel,   gunung di israel,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   jamita panguhum 7:2-9 bahasa batak,   Hakimhakim 7,2-9.,   lagu penutupan ibadah,   kolose 1:7-2:5,   renungan kaum bapak tentang efesus 5:14-17,   lagu rohani pengutusan,   lagu praise gms,   khotbah hut 2019,   lagu praise gms,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   download lagu ketika hatiku tlah disakiti mp3,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   Jamita sian panguhum 7 :2-9,   khotbah dari ulangan 6 : 16 - 25,   pujian syukur awal ibadah,   nyanyian rohani,   lagu sudah ku dapat sayang tuhan,   khotbah yakobus 1 2-12,   khotbah roma 3:1-8,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu untuk memberikan kolekte kristen,   renungan amos 5 : 24,   Kotbah Imamat 26:1-17,   download musik rohani let shine mp3,   mp3 untuk pkj 163,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   dowenload lagu walau hanya sebentar tolong,   download lagu gereja,   gita bakti 244 download mp3,   gita bakti 244 download mp3,   bahan khotbah imamat 26,   doa persembahan dlm perjamuan kudus,   kisah para rasul 14: 26-26,   Ilustrasi Hakim-Hakim 7:2-9,   lagu mars pelkat PA GPIB,   mars pa gpib,   ilusttasi renungan yakobus 12:2-12,   free download lagu ku kagum akan kasihmu tuhan true worship,   nun gusti nu sipat,   ilustrasi khotbah yakobus 1 2-8,   khotbah imamat 26:1-13 untuk ulang tahun,   khotbah Yakobus 1:2-12,   khotbah yakobus1 :2-12,   renungan mazmur 119:1-3,   renungan mazmur 119:1-3,   tafsiran Yakobus 1:2,   Jakobus 1:2-12,   chord bunga-bunga yang di padang,   Jamita Evangelium minggu 21 juli 2019,   kidung ceria,   mp3 kidung.pujian,   mp3 kidung.pujian,   Renungan dari kitab penghotbah 5:9-19,   nyanyian rohani 137,   nyanyian rohani 136 :1,   nyanyian rohani 5 :7,   nyanyian rohani no 5,   ayat alkitab tentang persembahan kasih,   ayat persembahan syukur,   Renungan utk sekolah minggu,   Renungan utk sekolah minggu,   Khotbah kristen dari kitab yesaya 55:1-5,   khotbah 1petrus 2:6-8,   kunci.gitar lagu rinduka kau hari ini bagi smua berkatmu,   2:1-8 Tetapi engkau, beritakanlah apa yang sesuai dengan ajaran yang sehat:,   khotbah 1 korintus 3 16-17,   ayat emas alkitab hari minggu,   kunci gitar lagu firman allah jayalah,   Khotbah tentang Yohanes 6 : 1 - 15,   Khotbah tentang Yohanes 6 : 1 - 15,   khotbah Yakobus 1:2-12,   bahan jamita jakobus :2 :2-12,   nyanyian rohani no 136,   cerita alkitab di 2 tesalonika 3:1-5 untuk anak sekolah minggu,   cerita alkitab di 2 tesalonika 3:1-5 untuk anak sekolah minggu,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   khotbah tentang berkat tuhan imamat 26:1-13,   lagu pujian pantekosta,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   download lagu mendengar suaramu lagu rohani mp3 gratis,   khotbah minggu 16 juni 2019,   ulangan 6"16-25,   2 Korintus 6 : 1-10,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   Jamita jakobus 1:2-12 langsung sitorus,   khotbah lukas 8:40-56,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   lagu rohani mp3,   khotbah minggu 21 Juli 2019,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,   nkb beserta not nya,   doa persembahan,   doa persembahan,   nkb beserta not nya,   lagu rihani kristen yang menyentuh,   Khotbah pengkhotbah 5:9-19,