Save Page

1 Yohanes 4:1-6 (SGD)

Roh Allah dan roh antikristus
4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
4:5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.


Penjelasan:

* UJILAH ROH-ROH ITU. Nas : 1Yoh 4:1
Alasan untuk menguji setiap roh (yaitu seorang yang digerakkan atau diilhami oleh roh) ialah karena ada "banyak nabi palsu" akan masuk ke dalam gereja (lihat art. GURU-GURU PALSU).
Kenyataan ini akan berlaku secara khusus apabila toleransi terhadap ajaran yang tidak alkitabiah akan makin meningkat menjelang akhir zaman (lihat cat. --> Mat 24:11; lihat cat. --> 1Tim 4:1;
lihat cat. --> 2Tim 4:3-4; lihat cat. --> 2Tim 4:4; lihat cat. --> 2Pet 2:2; lihat cat. --> 2Pet 2:2). [atau ref. Mat 24:11; 1Tim 4:1; 2Tim 4:3,4; 2Pet 2:1,2]

Orang Kristen diperintahkan untuk menguji semua guru, penulis, pengkhotbah, dan nabi Kristen, dan sebenarnya setiap orang yang menuntut bahwa pekerjaan atau berita yang dibawanya berasal dari Roh Kudus. Orang percaya sama sekali tidak boleh menganggap suatu pelayanan atau pengalaman rohani sebagai berasal dari Allah sekalipun ada yang mengatakan demikian. Lagi pula, tidak ada ajaran yang dapat diterima sebagai benar hanya berdasarkan keberhasilan, mukjizat, atau yang kelihatan seperti pengurapan (Mat 7:22; 1Kor 14:29; 2Tes 2:8-10; 2Yoh 1:7; Wahy 13:4; 16:14; 19:20).
1) Semua pengajaran harus diperiksa menurut penyataan kebenaran Allah dalam Alkitab (lihat cat. --> Gal 1:9). [atau ref. Gal 1:9]
2) Roh dari pengajaran itu haruslah diuji. Adakah ajaran itu memiliki roh dan penekanan yang sama dengan ajaran rasuli PB? Berwaspadalah terhadap ajaran yang orang katakan telah diterima dari Roh Kudus atau malaikat yang tidak dapat didukung oleh penafsiran alkitabiah yang dapat dipercaya.
3) Kehidupan guru harus diuji dalam hal hubungan mereka dengan dunia yang berdosa (lih. ayat 1Yoh 4:5; lihat art. HUBUNGAN ORANG KRISTEN DENGAN DUNIA), dan dengan ketuhanan Kristus (ayat 1Yoh 4:2,6; lihat cat. --> Rom 10:9; [atau ref. Rom 10:9] lihat art. KRITERIA UNTUK BAPTISAN DALAM ROH).

* YESUS KRISTUS TELAH DATANG SEBAGAI MANUSIA. Nas : 1Yoh 4:2
Liberalisme teologis dan bidat-bidat agama menunjukkan bahwa mereka adalah "antikristus" (ayat 1Yoh 4:3) ketika mereka menyangkal keilahian Yesus Kristus (lihat cat. --> Yoh 1:1),
[atau ref. Yoh 1:1] kelahiran-Nya dari seorang perawan (lihat cat. --> Mat 1:23), [atau ref. Mat 1:23] atau kematian yang menebus dan kebangkitan-Nya bagi keselamatan kita (ayat 1Yoh 4:9-10; 2:2; lihat art. KATA-KATA ALKITABIAH UNTUK KESELAMATAN).

Setiap penyimpangan dari penyataan Alkitab mengenai Kristus membuka kesempatan kepada "roh-roh" Iblis yang menipu (ayat 1Yoh 4:1) karena itu mengesampingkan kekuasaan dan sifat dapat dipercayai penuh dari Firman Allah (lihat cat. --> 2Pet 1:3; [atau ref. 2Pet 1:3] lihat art. PENGILHAMAN DAN KEKUASAAN ALKITAB).

* ROH YANG ADA DI DALAM KAMU, LEBIH BESAR. Nas : 1Yoh 4:4
Alkitab menekankan bahwa Roh Kudus diam dalam diri orang percaya (1Kor 6:19). Dengan Roh Kudus, kita dapat mengatasi kejahatan dalam dunia, termasuk dosa, Iblis, godaan, pencobaan, kesusahan, penganiayaan, dan ajaran palsu, dan dengan kemenangan kita dapat memenuhi kehendak Allah bagi diri kita.


Sumber SGDK:
MINGGU TRINITAS
MINGGU. 31 MEI 2015
MEWASPADAI PENYESATAN
1 Yohanes 4 : 1 - 6

BENTUK I :
PANDUAN KHOTBAH

I. LATAR BELAKANG
Pada masa Kekristenan mula-mula salah satu tantangan umat
Tuhan adalah munculnya gerakan pengajar-pengajar di luar umat
yang berupaya merongrong dan mengaburkan pengajaran iman
Kristen. Ajaran lain yang sangat menonjol itu adalah aliran
Gnostik. Aliran ini memiliki pandangan bahwa dunia materi itu
jahat dan dunia rohani adalah baik. Tujuan hidup manusia
menurut mereka adalah untuk mem peroleh pengetahuan khusus
yang akan membebaskan manusia. Padahal iman Kristen
mengajarkan bahwa dunia materi juga adalah ciptaan Tuhan,
yang dipandang baik adanya. Pandangan Gnostik tersebut
berdampak pada pandangan tentang Yesus yang dilihat sebagai
makhluk rohani yang kemanusiaan-Nya tidaklah berarti.
Pandangan ini mau melemahkan arti dan makna "pengosongan
diri" Allah, serta penderitaan dan pengorbanan yang dilakukan
Yesus dalam keadaan-Nya sebagai manusia.

Pandangan Gnostik juga mengajarkan bahwa kehidupan
rohani Iebih penting daripada kehidupan etis-moral. Sebab bagi
mereka kebaikan moral hanya dilakukan oleh orang-orang yang
tidak memiliki "pengetahuan" rohani. Mereka memandang diri
sebagai orang yang telah dilahirkan kembali secara rohani dan
tidak mungkin melakukan dosa sehingga tidak perlu lagi ada dosa
yang diakui (bdk. 1 Yoh. 1:8-9). Dampak lanjutannya adalah
mereka menganggap tidak perlu lagi melakukan ajaran Yesus
dalam ranah etis-moral termasuk dalam hal mengasihi sesama.
Nas Perikop Pasal 1 Yohanes 4:1-6 merupakan respon atas
berbagai pengajaran di luar iman Kristen yang berupaya menga-
burkan keyakinan iman umat pada kala itu. Banyak pengajar-
pengajar yang memposisikan diri Iebih tinggi dari umat karena
menganggap diri mereka berasal dari dunia roh. Mereka meng-
gunakan legitimasi "dunia roh" dalam menyampaikan pengajaran
sehingga penulis surat Yohanes merasa perlu untuk meneguhkan
iman sekalian umat, sekaligus mengajak umat untuk menguji
pengajaran para penyesat itu.

*Acuan: Alkitab Edisi Studi (LA I, 2010)
- dan Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan (Gandum Mas,
30 2006)


ll. PENJELASAN NAS

Ayat 1:
Umat diajak untuk bersikap kritis dan bukan iman yang membabi
buta. Wujud bersikap kritis tersebut adalah dengan menguji setiap
orang (baca: pengajar/pengkhotbah) yang mengaku digerakkan
oleh roh apapun juga. Kata mengajar dalam bahasa Yunani
dokima,zw (dokimazo) yang juga bermakna: memeriksa,
membuktikan, meneliti (melihat apakah suatu hal asli atau tidak).
Sikap kritis seperti ini diperlukan agar umat dapat berpegang
teguh dalam kebenaran Tuhan sebab banyak nabi-nabi palsu
yang gencar melakukan berbagai upaya penyesatan.

Ayat 2-3a:
Dalam menguji setiap roh, umattelah memiliki pengenalan akan
Roh Allah. Cara mengukurnya jelas. Setiap orang mengakui
bahwa Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia
berarti hidup dalam naungan Roh Allah. la memahami kehendak
dan maksud Allah. Mereka yang tidak mengakui Yesus, tidak
berasal dari Allah. Yesus adalah Allah ysejati namun juga ia da-
tang sebagai manusia sejati. Yesus sebagai manusia, turut
merasakan penderitaan manusia dan bahkan menggantikan
posisi manusia yang berdosa dengan menderita dan mati disalib
dalam rangka menebus dan menyelamatkan.

Ayat 3b:
Para nabi palsu berupaya kuat untuk mengaburkan dan me-
nyesatkan pemahaman iman umat tentang Yesus Kristus agar
umat menjadi goyah dan bahkan meninggalkan iman kepada
Tuhan Yesus Kristus. Mereka mempengaruhi agar orang me-
nyangkal Yesus adalah Mesias. Juga mengajarkan bahwa Yesus
bukan sungguh-sungguh manusia. Di dalam mereka terdapat
semangat antikristus, semangat yang sangat menghendaki
manusia agar tidak mengenal Kristus sehingga kehilangan
keselamatan. Beberapa penafsir menyebutkan bahwa roh
antikristus adalah kekuatan roh jahat yang ingin memisahkan
manusia dari kasih Allah di dalam Kristus.

Ayat 4:
Di ayat ini penulis memberikan pemisahan tegas, bahwa umat
yang tetap teguh adalah orang-orang yang mengalahkan para
nabi palsu tersebut. Roh Allah yang ada dalam diri umat akan
menghadirkan kesejukan cinta kasih ilahi dalam diri, menuntun,
mengajar dan mengingatkan umat akan Yesus. Roh Allah
memiliki kuasa yang jauh melebihi apapun juga sehingga umat
tidak perlu takut menghadapi mereka.

Ayat 5:
Penulis suratYohanes menyampaikan bahwa para pengajar palsu
itu berasal dari dunia. Terminologi "dunia" menegaskan bahwa
mereka berada di Iuar kebenaran Tuhan. Apa yang mereka
katakan adalah hal-hal duniawi, sehingga hanya orang-orang
duniawi yang mendengar dan mau mengikuti mereka.

Ayat 6:
Wibawa rasuli ditegaskan di sini kepada umat, yaitu berasal
dari Allah dan hendak disampaikan apa yang diajarkan Yohanes
merupakan pengajaran murni yang diperoleh dari Allah dan
merupakan kehendak Allah. Dengan tepat penulis menyam-
paikan bahwa pengenalan akan Allah akan membuat umat
mengerti bahwa apa yag disampaikan Yohanes juga berasal dari
Allah sehingga mereka akan mendengarkannya. Orang yang
berada dalam kebenaran Allah, dibimbing Roh Allah dan ia akan
memenuhi panggilannya membawa dan menuntun semua orang
dalam kebenaran. Bukan sebaliknya.

III. GAGASAN UTAMA
1. Menguji setiap pengajaran merupakan salah satu sikap
Kristiani yang diajarkan dalam Alkitab. Umat di sepanjang
segala abad diminta untuk bisa menyaring setiap pengajaran
dari siapapun. Membangun sikap kritis bukanlah hal yang
tabu untukndilakukan, justru demi kebaikan umat sendiri. Kritis
dengan cerdas dan bijak bukan juga dengan membabi buta.
Kritis berarti selalu waspada.

2. Kritis dan waspada terhadap pengajaran yang meredusir
keilahian dan kemanusiaan Yesus. Melemahkan peran dan
makna kehadiran Yesus di dunia akan meruntuhkan sendi-
sendi kehidupan iman seseorang. Ukuran dan patokannya
jelas dan tegas: bahwa Allah dalam dirl Yesus datang ke dalam
dunia menjadi manusia, sungguh-sugguh manusia. Sebab
dalam dan melalui cara "keberadaan-Nya" itulah terletak nilai
kebesaran dan keagungan kasih dan kuasa Allah. Pengajaran
tentang Yesus di Iuar hal ini, berarti bukan Yesus yang
dikisahkan dalam Alkitab.

3. Untuk bisa bersikap kritis dan menguji setiap pengajaran
dibutuhkan pengetahuan iman yang dibangun atas relasi yang
kokoh antara umat dengan Allah. Pengenalan umat dengan
Allah juga diperlengkapi dan diperteguh dengan bertekun
membaca dan menghayati serta melakukan pengajaran kitab
SUCI.

IV. TUJUAN KHOT BAH
1. Agar umat dapat menyebutkan cara menangkal upaya
penyesatan yang dilakukan oleh pengajar-pengajar palsu,
sehingga umat dapat tetap teguh dalam iman kepada Kn"stus.
2. Agar umat dapat menjelaskan bahwa pokok iman percaya
kepada Kristus adalah mengakui bahwa Yesus adalah Allah
yang menjelma menjadi manusia. Bahwa dalam diri Yesus
terdapat keilahian-Nya 100% dan kemanusiaan-Nya 100%.
3. Agar umat dapat menyebutkan/mendeklarasikan sikap iman-
nya kepada Allah di dalam Kristus yang datang untuk
menebus dan menyelamatkan manusia dari dosa dan maut
melalui penderitaan dan pengorbanan di kayu salib.

BENTUK ll : CONTOH NASKAH KHOTBAH

A PENGANTAR

Jemaat yang dikasihi Kristus,
Ketika melakukan perjalanan ke suatu daerah yang belum
dikenal tidakjarang pengendara harus turun dan bertanya kepada
orang yang ditemui di jalan, untuk menunjukkan arah yang benar.
Orang-orang yang baik akan memberikan arah yang sebenarnya
sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman. Tetapi
terkadang, ada juga orang-orang yang sengaja memberikan
petunjuk yang salah dengan tujuan menyesatkan. Akibatnya si
pengendara keliru men"gambil jalan.

Tersesat di daerah asing mungkin tidak menimbulkan bahaya.
Tetapi jika si pengendara yang sengaja disesatkan itu tidak
menguasai jalan dan medan area sekitar itu bisa membahayakan
dirinya sendiri dan orang lain. ltulah sebabnya membekali diri
akan penguasaan arah jalan sangat diperlukan bagi setiap
pengendara agar tidak tersesat. Kalaupun harus bertanya dia
juga tidak akan mudah disesatkan orang. Apalagljaman sekarang
teknologi sudah semakin canggih. Dengan aplikasi-aplikasi
mutakhir yang memuat arah dan peta jalan, pengguna aplikasi
bisa dituntun ke arah tujuan yang sebenarnya.Tersesat di jalan
saja bisa membuat orang kebingungan dan membahayakan diri,
apalagi jika seseorang tersesat dalam hal iman. Bukankah akan
lebih membahayakan lagi?

ISI
Jemaat yang dikasihi Kristus,
Upaya penyesatan iman telah berlangsung sejak awal
kekristenan. Upaya meredusir dan bahkan menghilangkan sama
sekali makna kedatangan Kristus dilakukan dengan begitu masif.
Yesus Kristus adalah Allah yang datang dalam diri seorang
manusia, dilihat dengan cara pandang mereka sendiri. Parahnya
mereka berupaya mempengaruhi agar umat Tuhan mengikuti
pandangan tersebut.

Bahwa Yesus adalah Allah yang datang dalam diri seorang
manusia adalah pokok iman yang mendasar dalam kekristenan.
Allah datang dan merendahkan diri menjadi sama dengan
manusia. lni membuktikan keagungan kasih ilahi yang melebihi
akal pikiran manusia. Maka kemanusiaan Yesus merupakan
kemanusiaan sejati yang tidak dipungkiri sebab maksud dan
tujuan kedatangan-Nya adalah untuk melakukan penyelamatan
bagi manusia melalui pengorbanan-Nya disalib. Allah adalah
Tuhan yang berbela rasa, yang mengerti penderitaan umat-Nya.
Ketika la datang dalam diri seorang manusia, la melakukannya
dengan penuh kesungguhan dan bukan sedang bermain
sandiwara.

Peristiwa penyelamatan oleh Tuhan Yesus Kristus merupakan
bukti cinta kasih ilahi yang menyentuh kedalaman hati manusia.
Bagaimana Allah dengan kuasa-Nya yang Mahatinggi mau datang
dan mengorbankan diri bagi manusia yang hina dan rendah.
Jemaat yang dikasihi Kristus,

ltulah sebabnya penulis surat Yohanes menegaskan dengan
sangat kepada umat agar tidak mudah percaya apalagi terbuai
dengan pengajaran-pengajaran yang diberikan oleh siapapun.
Mereka diminta untuk menguji setiap pengajaran yang didengar.
Menguji setiap pengajaran merupakan salah satu sikap Kristiani
yang diajarkan dalam Alkitab. Umat di segala abad diminta untuk
bisa menyaring setiap pengajaran dari siapapun. Membangun
sikap kritis bukanlah hal yang tabu untuk dilakukan, justru demi
kebaikan umat sendiri. Kritis dengan cerdas dan bijak bukan juga
dengan membabi buta. Kritis berarti selalu waspada.

Umatjuga diminta untuk selalu mengembangkan sikap kritis-
konstru ktif, dan waspada terhadap pengajaran yang di dalamnya
terdapat upaya meredusir keilahian dan kemanusiaan Yesus.
Melemahkan peran dan makna kehadiran Yesus di dunia akan
meruntuhkan sendi-sendi kehidupan iman seseorang. Ukuran dan
patokannya jelas dan tegas: bahwa Allah dalam diri Yesus datang
ke dalam dunia menjadi manusia, sungguh-sungguh manusia.
Sebab dalam dan melalui cara "keberadaan-Nya" itulah terletak
nilai kebesaran dan keagungan kasih dan kuasa Allah. Pengajaran
tentang Yesus di luar hal ini berarti bukan Yesus yang dikisahkan
dalam Alkitab.

Oleh sebab itu agar umat bisa memiliki sikap kritis dan mampu
menguji setiap pengajaran, dibutuhkan pengetahuan iman yang
dibangun atas relasi yang kokoh antara umat dengan Allah.
Kehadiran Roh Kudus menjadi penuntun agar umat tetap
dibimbing dalam iman percayanya. Pengenalan umat dengan
Allah juga diperlengkapi dan diperteguh dengan bertekun
membaca dan menghayati serta melakukan pengajaran kitab
suci. Sama seperti seseorang perlu menguasai peta jalan agar
tetap pada arah dan jalan yang benar, demikian pula kita perlu
selalu memperlengkapi penguasaan peta rohani agar kita tetap
pada jalan Tuhan.

RELEVANSI DAN APLIKASI

Jemaat yang dikasihi Kristus,
Pada masa kini upaya penyesatan yang dilakukan oleh
pengajar-pengajar palsu tidaklah menyurut. Bentuknya mungkin
bisa bermacam-macam. Misalnya, mempengaruhi umat Tuhan
sehingga memandang Yesus bukanlah Allah. Atau memandang
kemanusiaan Yesus sebagai kepuran-puraan dan sandiwara
belaka. Bisa juga penyesatan muncul dengan melihat bahwa
Yesus dipandang hanya sebagai Tuhan yang kerjaan-Nya hanya
sekadar pemberi materi sehingga orientasi umat dan pelayan
hanya uang. Kemudian pengaruh arus modernisasi saat ini yang
membuat seolah manusia hanya perlu teknologi dan bukan
Tuhan.

Berdoa dan berjaga adalah sikap bijak yang dapat kita bangun
dan kembangkan, agar diri kita tidak terseret arus yang
menyesatkan iman. Munculnya pelbagai bidat dengan penga-
jarannya masing-masing membuat kita sebagai umat Kristen
perlu betul-betul menjaga dan memelihara iman kita kepada
Kristus dengan balk. Selain itu keluarga kita, anak-anak dan
generasi penerus kita yang hidup pada jaman yang akan semakin
maju dan canggih, membuat arus informasi semakin sulit
dibendung. Maka sebagai orang tua, kita juga perlu membekali
mereka dengan nilai dan pemahaman iman yang benar dan
kokoh. Yang juga tak kalah penting adalah, melalui keteladanan
yang kita berikan bagi mereka. Waspada dan selalu, berdoa dan
senantiasa berjaga setiap saat dalam iman. Amin.


Sumber SBU
:
Renungan SBU
Pagi 2015
MINGGU, 31 MEI 2015
1 Yohanes 4:1-6
MEWASPADAI PENYESATAN

MINGGU TRINITAS
MINGGU, 31 MEI 2015
HARI TANPA TEMBAKAU
RENUNGAN PAGI
KJ.436:1 -Berdoa
MEWASPADAI PENYESATAN

1 Yohanes 4:1-6
sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia (ay.1b)

Sejak awalnya ternyata Gereja sudah menghadapi ancaman dari dalam maupun dari luar berupa intimidasi, penganiayaan dan menyusupnya ajaran-ajaran sesat. Namun, ancaman dari dalam jauh lebih berbahaya dibanding dari luar karana dapat membuat kita lengah, menjauh dari Allah dan melenceng dari kebenaran-Nya.

Oleh karena itu, rasul Yohanes memberi nasihat supaya waspada adanya ancaman dari dalam, yaitu dari pengajar yang mengajarkan ajaran sesat. Umat didesak agar tidak percaya begitu saja kepada setiap roh serta dapat melakukan pembedaan (ayat 1). Jangan pernah berasumsi bahwa tiap pengalaman spiritual atau tiap penyataan kekuatan spiritual adalah dari Allah.

Jangan menerima begitu saja setiap ajaran tanpa melakukan pemeriksaan apakah itu adalah ajaran benar atau sesat. Juga jangan terpukau dan menerima begitu saja orang-orang yang mengaku sebagai hamba Tuhan, tanpa memeriksa apakah ia betul-betul seorang hamba Tuhan atau punya kepentingan pribadi. Pengujian harus berdasarkan Firman Tuhan dalam pimpinan Roh Kudus, sehingga tidak semata-mata menggunakan pikiran/logika saja.

Pada masa rasul Yohanes (Gereja mula-mula), telah muncul guru-guru dan nabi-nabi palsu yang berkeliaran kemana-mana. Itu juga terjadi pada saat ini. Yang penting adalah ketekunan kita untuk memahami Firman-Nya dan menaatinya dalam tuntunan Roh Kudus. Allah akan melindungi umat-Nya melalui pengetahuan dan pemahaman akan kebenaran. Demikian juga hidup kita akan dijaga dan diberi kepekaan untuk membedakan roh, mana yang dari Allah dan mana yang bukan.

KJ. 436 : 2,3
Doa : (Ya Kristus, kuatkan kami untuk melawan setiap godaan dan tawaran yang tidak benar)



Renungan SBU
Malam 2015
MINGGU, 31 MEI 2015
1 Yohanes 4:7-16
MENGASIHI, ITULAH TANDANYA!

MINGGU TRINITAS
MINGGU, 31 MEI 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.434 = 1- Berdoa
MENGASIHI, ITULAH TANDANYA!

1 Yohanes 4:7-16
Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi (ay.11)

Dalam bukunya "Jalan Kematian, Jalan Kehidupan", Pdt. Eka Darmaputera menuliskan : Jangan pernah kita berpikir bahwa hanya karena kita sudah dekat dengan salib Kristus, dengan sendirin ya kita mengalami kasih Kristus. Maksud dari pernyataan tersebut adalah kekristenan bukan sekadar simbol tetapi penghayatan dan perbuatan. Orang Kristen diajak sungguh-sungguh memahami kasih Kristus, juga mengenali dan mengalaminya, serta membuka dirinya untuk dikuasai kasih Kristus. Lantas, apa tandanya seseorang memahami, mengenali dan mengalami kasih Kristus?

Penulis surat 1 Yohanes mengingatkan kepada pembacanya, bahwa Allah itu kasih sehingga Allah sedemikian mengasihi manusia, sangat mengasihi manusia. Kasih Allah itu Ia buktikan dengan mengutus Anak-Nya ke dalam dunia dalam diri seorang manusia sebagai pendamaian bagi dosa manusia. ltu artinya Allah memberikan dan mengorbankan diri-Nya demi menyelamatkan manusia dari dosa tanpa memperhitungkan keberadaan latar belakang manusia.

Orang yang menerima dan percaya kepada karya penebusan Allah itu adalah orang yang telah mengenal dan mengalami kasih-Nya. Tandanya adalah ia digerakkan oleh kasih Allah yang telah Ia alami untuk sedia dan mampu mengasihi sesama. lntlnya, mengenal Allah yang adalah kasih dan itu seiring dengan tindakan mengasihi sesama. "Dunia" memang berupaya mengaburkan pengenalan kita akan Allah yang berdampak pada buramnya penghayatan kita akan makna mengasihi.

Makna kata mengasihi tidak pernah mengalami degradasl atau penurunan. Standarnya tetap : tulus, rendah hati dan mengorbankan diri. Jika kita mengaku mengenal dan mengalami kasih Allah di dalam Kristus, kita perlu selalu sudi dan berani dengan rendah hati mengevaluasi diri. Jangan-jangan kita hanya dekat pada (simbol) salib tetapi jauh dari penghayatan makna yang terkandung pada salib Kristus itu.

KJ.434 : 4
Doa : (Tuhan, murnikan hati kami agar aliran kasih-Mu nyata dalam kesaksian hidup kami)

Label:   1 Yohanes 4:1-6 




German Christian Songs
HEALING WORSHIP SONGS
Latest Christian Song


NEXT:
Khotbah Ibadah Keluarga Rabu, 3 Juni 2015 MINGGU TRINITAS TUHAN BERJALAN DI DEPAN Yosua 3:1-17

PREV:
Khotbah Ibadah PKB Jumat, 29 Mei 2015 HARI PENTAKOSTA Efesus 4:25-32

Garis Besar 1 Yohanes





BACAAN ALKITAB SETAHUN:


Hari ini, 23 September - Mazmur 119

Hari ini, 23 September - Maz 107:6-12, Yes 32-33, 2 Kor 13, Ams 25:3-4


Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..

Register   Login  

contoh kj 392 bukan kj.392



Latest Christian Song





Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , Kidung Kabungahan GKP, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen,



Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)


New Submit
Sabtu, 07 April 2018
He Who Would Valiant Be Hymn

Selasa, 16 Februari 2016
26 Old Timeless Gospel Hymns Classics

Rabu, 20 Maret 2019
Sing - Ellie Holcomb

Minggu, 22 September 2019
Great Jehovah - Travis Greene

Minggu, 22 September 2019
On My Own - Ashes Remain

Minggu, 22 September 2019
God's Not Dead - Newsboys

Minggu, 22 September 2019
Gone - Elevation Worship

Sabtu, 21 September 2019
Burdens - Jamie Kimmett

Jumat, 20 September 2019
We're A Winner - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Vaya (Go With Love) - Phillip Bailey

Jumat, 20 September 2019
Truimph - Phillip Bailey

Kamis, 19 September 2019
Oh Jesus! - Mercy Chinwo

Kamis, 19 September 2019
Quiet Time (2): 1 Hour Soaking Worship Songs (Kim Walker, Hillsong, Israel Houghton)

Kamis, 19 September 2019
Free - Hillsong

Kamis, 19 September 2019
Hear My Song, Lord - Gaither Vocal Band

Kamis, 19 September 2019
Give God the Glory - Marcus Jordan

Kamis, 19 September 2019
Beautiful - Jonas Rayme

Kamis, 19 September 2019
Yes, I Know - Gaither Vocal Band

Minggu, 15 September 2019
Forever Faithful (Love Song for Jesus) - Lifebreakthrough

Minggu, 15 September 2019
Glory To The King - Hillsong

christian music charts, new contemporary christian songs, top christian radio songs, top 20 christian songs this week, top 10 christian songs, download lagu kristen mp3, lagu terbaru rohani kristen, mp3 rohani kristen, lagu2 rohani terbaru, lagu rohani yang enak, mp3 lagu rohani kristen terbaru,



lagu nyanyian rohani,   lagu nyanyian rohani,   khotbah bilangan 28 16 31,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   chord dan lirik lagu pkj 14,   khotbah minggu 29 september 2019,   2 korintus 9:7-8,   Bacaan sbu oktober 2019,   Tata Ibadah HUT Organisasi Wanita (Kristen),   apa beda diaken dan penatua,   renungan amos 8 : 4-8,   jamita psalmen 40 7-11,   lagu rohani saat malam hari,   tafsiran Yesaya 65:17-25,   nama group gereja,   lagu gereja katolik penutup,   lirik lagu gereja mari bersyukur,   lirik lagu Tuhanku berkatmu limpah bagai hujan yang deras,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   khotbah kristen jaminan hidup yang sesungguhnya lukas 16:19-31,   rohani barat,   gpib zebulon batam september 2019,   lagu rohani mp3 free download,   nyaniyan rohani 132,   kotbah hari minggu ke 25 september 22, 2019,   Misa hari minggu biasa ke 25, september 22, 2019,   nyanyian suara gembira 21,   Doa sebelum ngambil khobat,    maz 40:7-11 renungan harian menanggapi karya pnenyelamatan Allah,   kidung muda mudi 87,   khotbah pelita hidup,   Khotbah Mazmur 40:7-11,   Khotbah Psalm 40:7-11,   ringkasan khotbah mazmur 40 7 11,   ringkasan kotbah mazmur 40 7 11,   KHOTBAH MENGADAKAN PENDAMAIAN,   sgdk oktober 2019,   renungan amos 8 ayat 4 - 8,   nyanyian suara gembira 21,   not angka gita bakti no 45 Dan lyrik,   not angka gita bakti no 45,   mars gerakan pemuda,   nyaniyan rohani 132,   tema mazmur 40:7-11,   sabda bina umat 22 september 2019 ,   jamita partangiangan 29 september 2019 mazmur 40:7-11,   kmm 33,   bahan kotbah mazmur 40:7-11 sabda.com,   Jamita psalmen 40:7-11,   khotbah yosua 24 13-25,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   khotbah mazmur 111:1-10,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   lagu rohani Yesus berkata jadilah terang,   renungan harian katolik tanggal 22 september 2019,   kotbah 1 tesalonoka 3:6-8,   tafsiran mazmur 40:7-11,   Renungan harian bacaan dan mazmur minggu 22 September 2019,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   jamita minggu efesus 4:7-16,   Lagu kidung jemaat kristen protestan,   ayat Alkitab persembahan untuk anak anak,   renungan harian katolik 22 september 2019,   renungan harian katolik 22 september 2019,   lagu rohani easy worship,   lagu penutup ibadah,   lagu rohani pdt erastus sabdono,   Kesimpulan dari dosa , anugerah , pertobatan , pengampunan dan hidup baru,   lagu rohani untuk persembahan,   kidung ceria bilasangkakala,   not lagu nyanyian kidung baru 201,   tafsiran Yosua 24:13-25,   Bahan khotbah Josua 24:13-25,   sabda bina teruna septembr 2019,   inti korbah JOSUA 24:13-25,   jamita josua 24:13-25,   download MP3 lagu lagu di lagu sion acapella,   yosua 23 13-25,   renungan yesaya 27:1-5,   Khotbah 1tesalonika3,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   khotbah yosua 24:13-25,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   chord dipintumu ku datang dan,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   Ilustrasi kotbah josua,   renungan harian hkbp 2019 mazmur 40:7-11,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   Ilustrasi kotbah josua,   kotbah lukas 14:1 +7-14,   renungan matius 5:21-26,   amos 8 ayat 4 penjelasan,   khotbah lukas 16:10-18,   nyanyian rohani 136,   kmm 1 notasi,   jamita na marhata batak Josua 24:13-25,   lagu persembahan pastekosta lama,   1 petrus 3 : 8-12,   Injil Renungan Minggu 22 September 2019,   khotbah yosua 24:13-25,   1 petrus 3 : 8-12,   bina anak gmim bln september,   renungan gpib hari ini september,   khotbah yosua 24:13-25,   bahan renungan alkitab 1 yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 6,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   khotbah yeremia 8:18-22 mendua hati,   ilustrasi untuk bacaan ulangan 30 : 15-20 untuk sekolah minggu,   khotbah dari gal 4:18÷20,   nyanyian masmur minggu 22 september 2019,   kidung muda mudi 87,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   Khotbah amos 8:4-8,   tafsiran amos 8:4-6,   download kidung keesaan gratis,   bahan khotbah ester 4:1-17,   kidung kaesaan,   khotbah yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kidubg kaesaan 6,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah minggu 22 september.2019,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   khotbah ibadah syukur setahun kepergian ibu yang terkasih,   lagu sesudah pembacaan alkitab,   download lg soraklah alleluya katolik,   khotbah lukas 16: 10-18,   renungan kis,   khotbah yosua 24:13-25,   instrumen lagu rohani mp3,   khotbah minggu 22 september 2019 Yosua 24:13-25,   khotbah yosua 24:13-25,   kmm 33,   Khotbah amos 8:4-8,   sabda bina umat online,   notasi nkb 122,   nkb 122 dengan not,   kotbah josua 24 13 25,   kotbah josua 24:13-25,   kotbah josua 24:13-25,   jangan mengusik orang2 yg Kuurapi, renungan,   Khotbah minggu tanggal 22 sep 2019 yosua 24:13-25,   lagu-lagu rohani katolik 2019,   khotbah mazmur 40:7-11,   khotbah mazmur 40:7-11,   lagu gms,   bina anak gmim bln september,   tema ibadah hki 22 september 2019,   mars pelkat pa,   mars pelkat pa,   lagu kidung jemaat awal pesta,   ku daki jalan mulia chord,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   youtube kc 184 bermacam-macam anak,   lagu bermacam-macam anak,   Kotbah:yosua 24:13-25,   khotbah bilangan 27,   lagu untuk persembahan,   Tertwa lgu rohni,   ilustrasi khotbah lukas 16:10-18,   renungan roma 12:1-8 menjalani kehidupan ibadah yang sejati,   khotbah amos 8: 4-8,   Album rohani john tanamal,   khotbah amos 8: 4-8,