Save Page
Khotbah Ibadah Minggu, 5 Juli 2015
MINGGU VI SES.PENTAKOSTA
Ibadah Syukur HUT YAPENDIK

Mazmur 111:1-10 (SGD)
Kebajikan Allah
111:1Haleluya! Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.
111:2Besar perbuatan-perbuatan TUHAN, layak diselidiki oleh semua orang yang menyukainya.
111:3Agung dan bersemarak pekerjaan-Nya, dan keadilan-Nya tetap untuk selamanya.
111:4Perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib dijadikan-Nya peringatan; TUHAN itu pengasih dan penyayang.
111:5Diberikan-Nya rezeki kepada orang-orang yang takut akan Dia. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya.
111:6Kekuatan perbuatan-Nya diberitakan-Nya kepada umat-Nya, dengan memberikan kepada mereka milik pusaka bangsa-bangsa.
111:7Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh,
111:8kokoh untuk seterusnya dan selamanya, dilakukan dalam kebenaran dan kejujuran.
111:9Dikirim-Nya kebebasan kepada umat-Nya, diperintahkan-Nya supaya perjanjian-Nya itu untuk selama-lamanya; nama-Nya kudus dan dahsyat.
111:10Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.


* Penjelasan:
* AKU MAU BERSYUKUR KEPADA TUHAN. Nas : Mazm 111:1-10
Mazmur ini memuji Tuhan karena berkat-berkat rohani dan jasmani dan pemeliharaan-Nya atas orang yang mengasihi dan takut akan Dia. Pemazmur telah bertekad untuk tidak hanya secara pribadi memuji Allah tetapi juga di "dalam jemaah" (ayat Mazm 111:1). Adalah alkitabiah untuk memuji Allah secara spontan dan nyaring di dalam gereja.

* PERMULAAN HIKMAT ADALAH TAKUT AKAN TUHAN. Nas : Mazm 111:10
Kebenaran ini menjadi dasar untuk sastra hikmat PL (lih. Ayub 28:28; Ams 1:7; 9:10; Pengkh 12:13; lihat art. TAKUT AKAN TUHAN).

* Mzm 111:6 - milik pusaka bangsa-bangsa
Ayat ini menyinggung perebutan negeri Kanaan oleh umat Israel.

* Mzm 111:7 - titahNya
Ialah janji Allah sebagaimana ditetapkanNya.

* Mzm 111:5-9 - Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan // Perbuatan-Nya // Kebenaran
Kebenaran Pemeliharaan Allah. Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan. Allah ingat akan perjanjian-Nya, itu ditunjukkan oleh pemberian manna dan burung puyuh. Perbuatan-Nya dalam penaklukan Kanaan menunjukkan niat-Nya untuk memenuhi janji perjanjian Nya kepada Abraham. Kebenaran dari perbuatan-perbuatan Allah diberitahukan melalui kesetiaan-Nya.

* Mzm 111:10 - Permulaan hikmat
Bdk Ams 1:7+; Ams 9:10. "Takut akan Tuhan" dalam peristilahan Kitab Suci berarti: taat agama, takwa, bdk Maz 15:4+

Syukur untuk kebaikan Tuhan

Mazmur 111 ini merupakan ucapan syukur seseorang yang telah mengalami kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Dalam ucapan syukurnya, ia menyaksikan perbuatan Allah kepada umat Tuhan agar kumandang pujian menggema dalam ibadah umat Tuhan (ayat 1).

Pemazmur melihat dunia ini penuh dengan perbuatan ajaib Tuhan, yang patut direnungkan dan digemakan (ayat 2-4), agar selalu menjadi dasar kekuatan umat Tuhan untuk bersyukur bahkan ketika dunia menyajikan ketidaknyamanan hidup. Lebih khusus lagi, pemazmur memperhatikan karya Tuhan dalam kehidupan bangsanya (ayat 5-6). Pemeliharaan dan perlindungan Tuhan dalam sejarah bangsa Israel merupakan pengalaman yang tidak pernah boleh mereka lupakan. Hal itu merupakan keyakinan pemazmur bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka. Akhirnya, pemazmur melandaskan ucapan syukurnya kepada karakter adil dan benar dari Allah yang tidak pernah berubah (ayat 7-8). Karakter inilah yang menjadi satu jaminan yang pasti bahwa perjanjian-Nya kekal (ayat 9). Dan demi nama-Nya yang kudus dan dahsyat itu, pemazmur dan umat Tuhan pasti akan mengalami terus-menerus kasih setia Tuhan. Hanya orang berhikmatlah yang melandaskan hidupnya pada karakter Tuhan yang teguh tersebut (ayat 10).

Allah yang tidak berubah, dulu, sekarang, dan selamanya adalah Allah yang kita sembah dalam Tuhan Yesus. Dia sudah menyatakan kasih setia-Nya melalui kurban diri-Nya sendiri di kayu salib. Dialah satu-satunya Pribadi yang dapat kita andalkan untuk menapaki masa depan kita. Mengukur masa depan dengan situasi masa kini memang membuat kita jadi tawar hati. Namun melihat karya Tuhan dan sejarah umat Tuhan apalagi meyakini karakter-Nya yang tak pernah berubah itu akan memberikan pengharapan yang selalu segar bagi kita.

* Renungan SBU Malam 2015
MINGGU, 5 JULl 2015
Mazmur 111:6-10
BERAKAL BUDI YANG BAIK

MINGGU VI SESUDAI-I PENTAKOSTA
MINGGU, 5 JULl 2015
RENUNGAN MALAM
KJ.10:1,3 -Berdoa
BERAKAL BUDI YANG BAIK

Mazmur 111:6-10
Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya (ay. 10)

Seorang istri menyampaikan rasa kagum atas sikap suaminya yang akhir-akhir ini dinilainya sangat luar biasa, lebih dari dirinya sendiri. Sang istri mengatakan, "saya heran Iho bu pendeta, suami saya itu biarpun capek dan lelah dari bekerja, tetapi tetap taat membaca Alkitab baik pagi maupun malam, saya kagum bu!" Saya mendengarkan dengan penuh perhatian Ialu mengatakan, "ibu harus belajar dari suami ibu, ia begitu mencintai Tuhan sehingga tekun membaca Firman-Nya dan setia melakukannya."

Bersekutu dengan Tuhan dan tekun membaca Firman-Nya adalah langkah awal seorang yang takut akan Tuhan dan mau belajar berpegang pada tuntunan dan arahan dari-Nya. Namun sering kali kita tidak melakukannya karena sibuk dan tidak ada waktu atau alasan yang lainnya. Perolehan hikmat didapat melalui menghayati perbuatan-perbuatan Allah (ayat 6-9), dan untuk memperoleh akal budi yang penuh hikmat selalu diawali dari rasa takut akan Tuhan, bersedia mempelajari Firman-Nya dan miliki pengenalan akan Dia yang akan menuntun kita melakukan apa yang harus kita lakukan dalam kehendak-Nya.

Akal budi yang tidak diasah didalam sikap hormat pada Allah akan cenderung membuat manusia rapuh, gegabah dalam mengambil keputusan dan memilih yang bodoh tanpa menyadari risiko atau akibatnya. Akal budi adalah anugerah dari Allah untuk dikembangkan dari hari ke hari, pagi dan malam melalui kesukaan merenungkan Firman Allah, maka bertekunlah untuk itu, sehingga kita menemukan apa yang harus kita lakukan dalam hikmat Allah. B. Russel mengatakan,"Jika anda tidak mengganggap Tuhan ada, pertanyaan tentang tujuan hidup tidak ada artinya." Akal budi dibentuk melalui ketekunan merenungkan Firman dalam tuntunan Roh-Nya. Gunakan asah dan murnikanlah akal budi anda dan mulailah dengan Tuhan, sebab anda dan saya dilahirkan untuk tujuan dan harapan-Nya.

Katakanlah seperti yang pemazmur katakan, " puji-pujian kepadaNya tetap untuk se|amanya." Maka muliakanlah Dia dengan akal budimu.

KJ.10 : 5
Doa : (Terima kasih Tuhan, atas akal budi yang Tuhan karuniakan bagi kami murnikanlah sesuai dengan tuntunan kebenaran dan keadilan sabda-Mu supaya kami tetap hidup di dalam-Mu dan memuliakan nama-Mu)


Sumber SGDK:

MINGGU VI SESUDAH PENTAKOSTA
MINGGU, 5 JULI 2015
BERSYUKUR KE PADA TUHAN DENGAN
Mazmur 111:1-10

LATAR BELAKANG
Model penulisan syair di Abad ke-5 dan ke-4 sM memiliki ciri
penulisan yang unik yakni menampilkan bentuk syair menurut
baris alifbata tujuannya agar mudah dihapal. Penulis syair sangat
mahir menulis syairnya hingga menjadi suatu mazmur puji-pujian
bercirikan pujian tentang perbuatan Allah yang ajaib dan besar
bagi kehidupan umat-Nya dan salah satunya adalah Mazmur 111
ini. Di zaman itu Sinagoge digunakan sebagai tempat
mempertahankan semangat iman dan ibadat umat. Sinagoge
berfungsi bukan hanya sebagai tempat ibadat, melainkan juga
tempat studi. Studi yang dimaksud adalah studi dalam bidang
keimanan. Taurat menjadi fokus pengajarannya, di zaman Ezra
di abad kelima dan keempat sM, Taurat dibacakan dihadapan
umum agar memotivasi umat untuk mulai membaca Taurat
secara teratur. Tujuan dari mendalami Taurat agar umat mengenal
Allah dan kehendak-Nya.

Schurer dalam H.H.R0wley, (2004:183) berpendapat bahwa
sasaran utama sinagoge bukanlah ibadat, melainkan ajaran
berdasarkan Taurat. Philo menyebut sinagoge itn "Sek0lah". Dan
Yosephus berkata, "Musa menetapkan Taurat menjadi bentuk
pengajaran yang paling utama dan paling mutlak, maka dia
menentukan supaya Taurat itu jangan didengar sekali dua kali
begitu saja, atau bahkan pada beberapa kesempatan, melainkan
seharusnya tiap-tiap Minggu orang meninggalkan kesibukannya
sehari-hari dan berkumpul mendengarkan Taurat, supaya
memiliki pengetahuan dengan saksama tentang isinya."
Jadi sinagoge bukan hanya tempak berkumpulnya orang-
orang Yahudi dalam beribadat untuk memuliakan Allah tetapl
juga sebagai pusat pengajaran, tempat pendidikan, yang di
dalamnya Tenak (Alkitab) merupakan pokok pendidikan utama,
bahkan pokok satu-satunya. Meneliti dan merenungkan Taurat
adalah kegiatan yang sangat penting.

Karena melalui proses mencari, menemukan, mendalaminya menjadi sebuah proses
pembelajaran yang berdampak mempengaruhi perubahan
tingkah laku dari proses olah rasa dan pikir, mendorong bertindak
untuk melakukan apa yang Tuhan kehendaki dalam hidup
manusia pembelajar. Awal dari Mazmur 1 sampai Mazmur 150
menyimpulkan tentang jalan kehidupan orang benar adalah
merenungkan Taurat Tuhan slang dan malam dan proses ini
memampukan umat untuk memuji Tuhan sepanjang hidupnya
dengan melakukan apa yang la kehendaki (maz 111:1).
Keseluruhan Mazmur menolong dan menuntun kita memiliki hati
yang terbuka dan mempersembahkan hidup kita sebagai per-
sembahan yang sejati bagi Tuhan dan ke_utuhan ciptaan.
Dengan latarbelakang ini maka Mazmur ini dapat dipastikan
berasal dari kalangan pembina umat yang merenungkan kitab
Ulangan dan pewartaan nabi-nabi terakhir. Penyairnya berakar
pada tradisi umat-Nya dan berusaha untuk menyadarkan orang
sezamannya.

TAFSIRAN MAZMUR 111:1-5
Mazmur111 adalah untuk orang-orang yang belajar. Mazmur
ini menjelaskan bagalmana menjadi seorang pelajar yang
berkenan kepada Tuhan dan bertumbuh pada pengertian akan
kebenaran dengan kesimpulan, "Permulaan hikmat adalah Takut
akan Tuhan, semua orang yang melakukannya berakal budi yang
baik, puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Mulailah dengan beribadah (ayat 1). Pem azmur mengucap
syukur kepada Allah dengan segenap hati, dengan sukacita,
bukan karena rutinitas atau formalitas melainkan bersyukur
dengan penuh kesukaan beribadah kepada Tuhan. Tindakan pe-
mazmur memuji Tuhan di antara umat Tuhan dan mengundang
umat Tuhan dalam jemaah-Nya mengakui bahwa Tuhanlah yang
memberi hidup dengan menyelamatkan orang dari malapetaka.
Pemazmur mengajak semua orang menaruh kepercayaan ke-
pada Tuhan. Tindakan pemazmur mempersatukan umat ber-
dampak melahirkan hubungan dengan Tuhan makin benar dan
hubungan dengan sesama makin adil. Di Sinagoge inilah pe-
mazmur memuji Allah dengan segenap hatinya dan memper-
katakan perbuatan Allah dalam sejarah Israel.

Lihatlah Tuhan di dalam karya-karya-Nya (ayat 2-5).
Perbuatan-perbuatan Tuhan nyata melalui alam semesta, me-
lalui pengalaman-pengalaman iman dalam peristiwa-peristiwa
bersejarah, khususnya pembebasan Israel (Kitab Ulangan dan
Keluaran), semua yang Allah lakukan nyata dan terbukti seturut
dengan janji-Nya. Untuk itu Iayak diselidiki - direnungkan slang
dan malam (Maz 1:2) tujuannya adalah agar maknanya makin
jelas dan bukan sekadar hafalan belaka. Pencarian melalui
menyelidiki menjadi kerja akal dan juga budi - pikiran dan hati,
sesuat_u yang kognitif dan afektif yang pada akhirnya meng-
hasilkan perubahan tingkah laku menghasilkan generasi yang
menguasai pengetahuan, tehknologi atau sejarah yang semakin
tunduk pada Tuhan karena menemukan Allah dan kuasa-Nya di
dalam pengetahuan, tekhnologi dan sejarah yang ia pelajari.
Bukan semata-mata pengembangan intelektual. Menemukan
karya-karya besar Allah yang mulia, menyaksikan, memper-
lihatkan kekuasaan dan hikmat-Nya berdampak pada tindakan
untuk mengusahakan dan memelihara ciptaan-Nya sebagai
tanggung jawabnya pada Tuhan, alam dan sesamanya. ltulah
cara menyukai perbuatan Allah.

Trndakan pembebasan Allah atas umat-Nya berisi kesetiaan
Allah atas janji-Nya. Pertolongan Allah atas umat-Nya melebihi
apa yang manusia bayangkan dan rencanakan. Tindakan Allah
membebaskan umat yang lemah, menderita dan yang terancam
merupakan tindakan paling agung karena berisi kesem patan baru
menjalani anugerah Allah. Kita mengenal Allah sebagai Allah yang
memerdekakan Israel yang tertindas dan membebaskan, Allah
pengasih dan penyayang. Allah yang mem berlakukan umat-Nya
dengan penuh tanggung jawab dan kasih.

RANCANGAN KHOTBAH
Melalui latar belakang dan tafsiran Mazmur 111 di atas serta topik
khotbah "Bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hati" dan
konteks HUT Yapendik GPIB yang disyukuri di hari minggu ini
maka kami memberikan masukan garis besar khotbah dengan
usulan memperhatikan bahwa seluruh kegiatan peribadatan umat
dan pengajaran gerejawi hendaknya menghasilkan pertumbuhan
kehidupan umat yang mengunakan hati dengan sebaik-baiknya,
sikap hati sangat menentukan penerimaan segala pemberian.
Hanya dengan hati yang terbuka dan terarah pada Tuhanlah maka
kita dapat menerima semua hal yang sedang diberikan Tuhan
kepada kita. (Maz.95:7-8) Hati manusia sebagai kunci membuka
relasi oleh kerja kuasa Roh-Nya.

Pada dasarnya hati merupakan kunci setiap relasi, sikap hati
menjadi syarat mutlak agar relasi antar sesama dan Tuhan dapat
tumbuh dan berkembang. Hatilah yang harus menjadi kunci
hubungan kita dengan Tuhan. Kalau hidup rohani merupakan
relasi pribadi dengan Tuhan, hatilah yang harus digunakan dalam
membangun relasi ini. Relasi antar pribadi, termasuk dengan
Tuhan, menuntut kita untuk menggunakan hati kita sebagai
keseluruhan pribadi kita, dan bukan sekadar penampilan lahiriah
dan pikiran-pikiran yang bagus secara kognitif saja. Melalui hati
nuranilah terjadi relasi intim antara manusia dan Allah.
Pengetahuan tentang Tuhan tidaklah mengimplikasikan adanya
relasi Iangsung dengan Tuhan. Sebab kita dapat mengetahui
banyak tentang seseorang tanpa menjalin relasi dengan orang
tersebut. Hidup rohani menyangkut relasi, dan bukan pengetahuan
belaka. Hanya hatilah yang menjadi pintu masuk ke dalam relasi
manusia dengan Allah. (Yehezkiel 36:26) Dengan demikian
diharapkan ;

1. Bahwa proses pembinaan umat dalam gereja melalui
kegiatan-kegiatan tradisi dan rutinitas kegiatan gerejawi
hendaklah kembali memperhatikan unsur pengajaran dan
ibadat/ritual agar seluruh ibadat sebagal sarana me-
nyentuh dan mengubahkan hati umat yang beribadah,
kesadaran akan karya Allah menjadi dasar seluruh karya
manusia yang takut akan Dia.

2. Pengajaran dalam kegiatan gerejawi hendaklah mem-
perhatikan keseluruhan ciptaan Tuhan, mulai dari
manusia, sesama (musuh) dan alam ciptaan-Nya.

3. Unsur mendidik akal budi dengan mengisi otak dan hati
patut diletakkan pada dasar yang utama yaitu mengasihi
Allah (Ulangan 6:4)

4. Yapendik GPIB mengarahkan kepada pembentukan
manusia yang berkualitas, manusia yang takut akan
Tuhan sebab dalam proses pembelajarannya senantiasa
membekali siswa dalam berbagai disiplin ilmu di mana
siswa mempunyai ruang yang cukup luas untuk me-
nyelidiki dan menemukan karya-karya besar Allah dan
kemuliaan-Nya atas ciptaan-Nya. Siswa menemukan
integritas iman dan ilmu.

5. Mulailah tidak hanya di gereja tetapi dari rumah dalam
kehidupan keluarga-keluarga Kristen dan kerjasama
dengan sekoIah-sekolah Kristen melahirkan angkatan
yang berhikmat karena takut akan Tuhan dan menjadi
manusia yang bertanggungjawab atas alam dan
sesamanya.

6. Proses kehidupan beribadah, proses pengajaranmu
adalah ibadahmu kepada Tuhan, mengagungkan Tuhan
dalam misi yang sementara kita laksanakan dan
kembangkan dan bersyukurlah sebab kita adalah jemaat
missioner Allah di dunia ini.

7. Selebihnya dapat kita kembangkan sendiri. Selamat
melayani dan membina jemaat-Nya.


Label:   Mazmur 111:1-10 





NEXT:
Khotbah Ibadah GPIB Selasa, 7 Juli 2015 - JUJUR - Amsal 3:9-10

PREV:
Khotbah Ibadah GPIB Jumat, 03 Juli 2015 - PEMIMPIN YANG DIPERKENANKAN TUHAN - 2 SAMUEL 2:1-7



Sinergypro adalah Perusahaan yang bergerak di bidang Replikasi, Duplikasi Cd, Vcd, Dvd dan juga menangani desain Grafis, Percetakan Offset Printing seperti Cover, buku, Katalog, X-Banner, Spanduk, Umbul-umbul, Kaos dll.

Kami sudah puluhan tahun di bidang ini dan sangat berpengalaman sehingga dengan keahlian yang kami punya berharap dapat memuaskan para pelanggan di dalam kerjasama dengan kami. Kami terus meningkatkan kinerja yang lebih optimal melalui ketepatan waktu, ketelitian dan hasil yang memuaskan


Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns*, COUPLES FOR CHRIST SONGS (CFC SONGS)*, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS, YJ, ADV (Himnario Adventista)*,
JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, NKB, KC, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, KPRI, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KLIK, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, Puji Syukur, Madah Bakti,
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Lagu Gereja Tiberias Indonesia GTI




Arsip Khotbah Ibadah GPIB 2015..


rss lagu-gereja.com  Register   Login  

Lagu Kotbah


songbatak.com-karaoke





24 DESEMBER 2018
1. TATA IBADAH MALAM NATAL 24 DES 2018 2. TATA IBADAH HARI NATAL 2018 3. TATA IBADAH SESUDAH HARI NATAL 26 DES 2018 4. TATA IBADAH TAHUN BARU 2019


Minggu, 04 November 2018
Tata Ibadah Hari Minggu Syukur HUT ke-8 PKLU GPIB - Minggu, 04 November 2018

JUKLAK HUT KE-8 PKLU GPIB, PESAN MS GPIB HUT ke-8 PKLU, surat pengantar hut 8 pklu, TATA IBADAH PKLU GPIB HUT Ke-8 PKLU
Minggu, 28 Oktober 2018
MARS GPIB - GPIB, GEREJA YESUS KRISTUS (slide .jpg)





Gereja GPIB di Jakarta (Map)
Gereja GPIB di Surabaya (Map)
Gereja GPIB di Makassar (Map)
Gereja GPIB di Medan (Map)
Gereja GPIB di Bandung (Map)
Gereja GPIB di Manado (Map)
Gereja GPIB di Bekasi (Map)
Gereja GPIB di Tangerang (Map)
Gereja GPIB di Denpasar (Map)
Gereja GPIB di Bogor (Map)

SABTU, 12 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB SABTU, 12 JANUARI 2019 - PERGANTIAN NAMA - Yesaya 65:15-16 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
KESALEHAN DAN KESALAHAN, Dalam hal kehormatan dan nama baik
JUMAT, 11 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB JUMAT, 11 JANUARI 2019 - BERPALING DARI DOSA DAN KEMBALI KEPADANYA - Yesaya 65:1-7 - MINGGU EPIFANIA
Sabda Bina Umat (SBU)
Pertobatan Bangsa-bangsa Bukan Yahudi; Kefasikan Orang-orang Yahudi; Penolakan terhadap Orang-orang, BERKAT TUHAN UNTUK MEREKA YANG SETIA
KAMIS, 10 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB KAMIS, 10 JANUARI 2019 - ANGKAT HATI PADA ALLAH - Yesaya 64:7-12 - HARI EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
ALLAH TIDAK TURUN TANGAN ,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 (SGDK) - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Guna Dharma Krida (SGDK)
Permohonan Sepenuh Hati,
RABU, 9 JANUARI 2019
Khotbah Ibadah GPIB RABU, 9 JANUARI 2019 - KONEKSI DAN KOREKSI - Yesaya 63:15-19 - MINGGU EPIFANIA
Penjelasan Ayat Sabda Bina Umat (SBU)
Permohonan Sepenuh Hati, ALLAH PENYELAMAT TUNGGAL